- sinopsis -
Luo Bing He berpindah dunia ke dunia novel yang telah ia baca sebelum ia meninggal. Ia pun menjadi tokoh pendukung pada komik itu dengan tambahan System overpower body dari dewa kematian.
"Aku Luo Bing He pasti bisa menjadi nomer 1 di alam semesta ini"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raisa Chandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebenarnya Siapa Yang Merencanakannya?! ( Ada Tambahannya )
SEBENARNYA SIAPA YANG MERENCANAKANNYA?!
"Ayo kita mulai mencari buah anggur merah kenikmatan itu, kita pakai mata kita untuk mendeteksinya" ucap ketua clan Lui kepada para tetua clan Lui.
Memang mata mereka adalah mata yang bisa juga mendeteksi keberadaan benda dari ingatan aroma, zat maupun lainnya tapi dengan radius beberapa meter saja dan hal itupun hanya bisa di gunakan satu kali sehari.
Sedangkan para clan, sekte dan anggota keluarga kerajaan yang mencari buah anggur merah kenikmatan itu mencari buah tersebut dengan cara mereka sendiri.
Misalnya saja clan Ghuan menggunakan penciuman mereka yang tajam karena mereka adalah alchemist jadi mereka punya kemampuan untuk mendeteksi keberadaan dari asal aroma tanaman spiritual (sama seperti anjing)
Sedangkan clan Unici mereka menggunakan alat untuk mendeteksi seberapa besar kuatnys aroma pada sebuah titik, jadi sekarang mereka sedang mondar-mandir untuk menentukan arah yang tepat sesuai dengan letak dari buah anggur merah kenikmatan itu.
Di kerajaan ini memang hanya ada 3 clan saja yakni clan Ghuan, clan Unici dan clan Lui, dan itu pun hanya keluarga cabang. Dan yang merupakan keluarga utama ada di tengah benua.
Sedangkan untuk anggota keluarga kerajaan, mereka mencari buah anggur merah kenikmatan dengan cara membuat anjing kerajaan mengendus keberadaan dari anggur merah kenikmatan.
Sedangkan berbagai sekte-sekte itu mereka memimpin berbagai clan itu karena hubungan baik di antara mereka.
Saat mereka semua tengah ingin mendeteksi keberadaan dari buah anggur merah kenikmatan secara tiba-tiba ada banyak sekali hewan spiritual yang muncul dan menyerang mereka.
Para pasukan yang di siapkan masing-masing clan, sekte dan anggota keluarga kerajaan pun yang bertugas untuk membunuh saat-saat seperti ini pun menyerang para hewan spiritual itu dan melindungi kelompok mereka masing-masing.
Tapi ada hal yang aneh, biasanya hewan spiritual yang menyerang itu pada saat seperti ini adalah hanya beberapa ratusan ribu saja tapi sepertinya sekarang ini seperti tak ada habisnya sampai siang akan segera menjadi sore.
Dari seluruh pihak yang ingin mengambil buah anggur kenikmatan itu sudah tahu akan letak dari buah surgawi itu tapi mereka terhambat dengan jutaan hewan spiritual.
Bahkan ada beberapa ratus yang telah meninggal dan juga sampai seperempat hutan menjadi hancur.
"Sepertinya hal ini tak bisa terus berlanjut aku rasa ini adalah invasi binatang spiritual kecil. Aku akan mengabarkan ini kepada raja" ucap salah seorang jenderal perang kerajaan.
Namun dari berbagai arah mereka di serang dengan sangat ketat dan bahkan di udara pun mereka di serang hal itu membuat mereka seperti orang yang di jebak.
"Akh, sialan para hewan ini!! ayo kita gunakan formasi penyerangan kita!!" ucap ketua clan Unici kepada para tetua clan Unici.
Tapi ada hal yang aneh yang terjadi, formasi yang akan mereka buat malah tak dapat teraktifkan. Akhirnya sifat licik para manusia itu pun keluar untuk mempertahankan hidup mereka.
Para ketua dan tetua yang kuat-kuat menjadikan yang paling lemah di antara mereka menjadi tameng untuk yang kuat berhasil keluar dari hutan kematian ini.
Hal itu pun tak dapat di bantah oleh yang paling lemah itu karena memang hidup di dunia ini sudah merupakan hal yang wajar yang seperti itu.
Akhirnya beberapa ketua dan tetua dari berbagai pihak yang ingin mengambil buah anggur merah kenikmatan itu pun berhasil keluar dari hutan kematian dengan tangan kosong.
Orang-orang yang melihat itu pun heran dan juga kebingungan akan hal tersebut karena biasanya tak sampai seperti itu dalam pencarian buah anggur merah kenikmatan.
Para ketua dan tetua yang dengan kejinya mengorbankan bagian dari mereka pun mengkonfirmasikan kalau para korban pada peristiwa itu berjuang mengorbankan nyawa untuk clan, sekte maupun kerajaan padahal hal itu karena keegoisan yang kuat saja.
Dan para keluarga korban pun hanya di beri beberapa koin emas yang tak sebanding dengan nyawa para korban yang di korbankan untuk kepentingan sekelompok orang saja, sangat egois dan kejam bukan?
Sedangkan di tempat yang jauh dari pedalaman hutan kematian, nampak ada seseorang yang mengambil buah anggur merah kenikmatan saat para manusia serakah itu berusaha mati-matian membunuh para binatang spiritual yang menyerang mereka.
Sebenarnya Siapa Yang Merencanakannya?!
Eits, bukan ratu ular Medusa ya..
Dan juga bukan Luo Bing He, dia bisa 100 membeli buah seperti itu di toko Systemnya.
*----*----*----*
Di ruang rapat keluarga kerajaan.
"Bagaimana bisa buah surgawi itu terlepas, siapa yang mengambilnya?" tanya raja tenggara kepada ke-3 jenderal perangnya.
"Saya rasa dari masing-masing clan dan sekte tak ada yang mengambilnya, apalagi letak dari buah surgawi itu kan tidak menentu setiap 100 tahunnya" jawab salah seorang jenderal perang.
"Mungkin saja ada seorang pemburu atau murid sekte/clan yang tak secara sengaja mengambil buah surgawi itu saat hendak menyelesaikan misi" ucap salah seorang jenderal perang.
"Pokoknya kita harus mengusut ini, kita akan menggunakan bantuan dari para ahli formasi kerajaan untuk mengetahui di mana letak buah surgawi yang sekarang" ucap sang raja tenggara.
Lalu mereka pun meminta bantuan kepada seluruh ahli formasi kerajaan untuk mencari tahu letak dari buah surgawi itu sekarang, ini bisa mendeteksi buah surgawi itu walaupun di simpan di ruang dimensi.
Dan betapa terkejutnya mereka saat tahu kalau letak dari buah surgawi itu ada di benua timur.
"Letaknya di sini ada di benua timur, tidak salah lagi sekarang kalian harus menyamar dan mendapatkan buah itu apapun caranya!" perintah raja utara kepada para jenderal perangnya.
"Baik!" ucap dua jenderal perang yang menerima misi dari raja mereka.
*Dari Author
Hello semua pembaca yang telah membaca karya ku ini, mohon ya untuk dukung author dengan like setiap bab yang kalian baca kalau kalian suka, komentar, tambah ke favorite biar gak ketinggalan baca bab baru ku dan vote ya.
harap d pertimbangkan komen dari reader.