follow akun ig author : @maulidamaulida84
season 1
berceritakan tentang sepuluh murid yang baru menduduki kelas 9 SMP disemester kedua. Mereka yang tidak tau apa apa tiba tiba disuruh kepala sekolah mereka untuk menyamar jadi murid SMA?
kebayang gak tuh gimana ceritanya? kenapa mereka disuruh menyamar menjadi murid SMA?
***
season 2
tiga tahun setelah kejadian itu. maulida memutuskan untuk kembali ke jogja melanjutkan kuliahnya. hal hal yang tak terduga muncul seiring berjalannya waktu. dan perlahan... masalalu akan terungkit kembali...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MA84, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
liburan 2
roy menatap sendu gadis yang baru saja ia dorong itu. ini bukan keinginannya, tapi dia bisa apa? dia hanya bawahan yang bertugas untuk melaksanakan misi dari atasan.
" jalankan kapalnya!! " titah roy pada orang yang bertugas mengemudi kapal ini. memangguk patuh pria itu segera melajukan kapalnya pergi menuju pulau pulau lain.
" maafkan saya nona " gumam roy menggenggam erat ponsel yang sempat ia pinjam dari gadis itu untuk melancarkan aksinya.
***
seorang bagas alexander tengah memanfaatkan akhir pekannya seperti biasa untuk berlibur di tempat kesukaannya. pantai nglambor.
" siapkan speatboard ku!! aku ingin mengarungi lautan ini!! " titah bagas dingin pada bawahan ayahnya.
" akan segera saya siapkan tuan muda " dengan segera asisten pribadi bagas pergi untuk menyiapkan keinginan tuan mudanya itu. pewaris satu satunya perusahaan IT grup yang terkenal di sepenjuru kota jogja, bahkan sampai manca negara.
dengan stay cool bagas berjalan menuju pesisir pantai untuk menaiki speatboard yang sudah di siapkan asistennya bayu itu. begitu banyak gadis gadis cantik terpukau saat melihat remaja ganteng itu. siapa yang tidak akan terpesona dengan bagas? keturunan dari amerika-indonesia.
ngungg ngungg
sekiranya seperti itulah bunyi mesin speatboard yang di naiki bagas mengarungi lautan, dari pulau satu kepulau lainnya.
" arrrghhhh kenapa gue harus di takdirkan menjadi anak si tua bangka itu sih?! " teriak bagas di tengah lautan. yang mana yang mendengarnya hanyalah ombak dan burung burung yamg bersiul. mereka tidak seperti orang orang mun*fik itu yang saat di ceritakan akan di sebarluaskan.
" mama. bagas sayang sama mama. kenapa mama harus ninggalin bagas sendiri? apa mama udah gak sayang lagi sama bagas? " terlihat sekali pria itu langsung berubah sendu dan lemah saat mengucapkan sepatah dua kata untuk mamanya.
bagas mengambil teropongnya seperti biasa untuk melihat sekeliling lautan pantai. tapi kali ini objek penglihatannya berbeda. bagas mengerjap bingung lalu semakin memperbesar agar dapat melihat lebih jelas.
Dia!! seorang gadis terlihat sangat tersiksa di dalam air karna tidak dapat berenang. tapi bukan itu yang menjadikan dia langsung menyalakan mesinnya untuk menolong gadis itu, karna gadis yang tenggelam itu adalah maulida!! teman sebangkunya.
" bukannya dia bisa berenang? kok bisa tenggelam? gak!! persoalannya pasti gak semudah itu. jangan jangan.... brengsek!! " bagas menghentikan speatboardnya tepat di mana maulida berteriak minta tolong tadi, tapi yang dia lihat gadis itu sudah tidak ada, dan lautannyapun hanya menampakkan angin yang menggulung air ini menuju bibir pantai.
byurrr
tanpa menunggu bagas segera terjun ke air untuk mencari gadis itu. dan benar saja, dia melihat maulida tak sadarkan diri dengan tali yang mengikat kakinya di bebatuan karang. dengan cepat bagas melepas ikatan tali itu dan segera membawa maulida kepermukaan. jangan berharap bagas akan memberikan nafas buatan saat berada di air, karna dia tau jika dia melakukan itu, nyawanya akan melayang. dia masih sayang nyawa, dan lagi dia masih menjaga perilaku karna terlihat gadis ini sangat islami dengan berpakaian tertutup.
dug dug dug
" maulida bangun!! lo gak boleh mati sekarang!! gue belum sempet nyenengin lo!! gue mohon bangun!! " teriak bagas sambil terus menekan dada gadis itu agar mau bangun. sekarang mereka sudah berada di atas pasir putih setelah berhasil keluar dari air yang dingin dan mencekam itu.
" uhuk uhuk uhuk "
" MAULIDA!! "
***
dug dug dug
aku merasakan sesuatu tengah menekanku dengan sangat kuat. dan sesuatu yang ada di tubuhku terasa mendesak untuk keluar.
" uhuk uhuk uhuk "
" maulida!! " aku langsung memuntahkan air laut dari dalam perutku kesamping. mengambil nafas banyak banyak, aku kembali membaringkan tubuhku di atas pasir untuk istirahat sejenak. ini benar benar menguras tenagaku.
" kamu gak apa apa? " aku perlahan bangun dengan di bantu orang itu. dan saat aku melihatnya ternyata dia adalah bagas. nih anak udah kayak cenayang aja, muncul di mana saja dan kapan saja.
" gak apa apa. makasih banyak ya udah nolongin aku tadi, kalo enggak mungkin aku udah jadi santapan ikan hiu " gurauku. dia tidak menjawab apa apa, hanya memandangiku dengan wajah datarnya.
" sepertinya tadi aku ada bawa baju ganti deh di mobil. aku ambil dulu deh " merasa suasana semakin canggung, perlahan aku bangun dari pasir lalu berjalan sempoyongan menuju tempat kak roy memarkirkan mobilnya.
" gue temenin " dari arah samping bagas dengan hati hati mengikutiku menuju mobil untuk mengganti pakaian.
cklek cklek
" haiss mobilnya kekunci. gak mungkin bukan aku pecahin kacanya trus ngambil baju? entah berapa banyak kerugian yang harus aku ganti nantinya " gumamku bingung karna mobil kak roy terkunci, dan mungkin kunci mobil ini ada pada pemiliknya.
" kenapa? " tanya bagas yang baru saja datang setelah berpamitan sebentar.
" mobilnya kekunci " jawabku pelan.
" udah gue duga. nih ambil!! ganti baju lo!! entar masuk angin " aku mengerjap polos saat melihat bagas menyerahkan sebuah tas beg kepadaku. apa maksudnya ini?
" maksudnya? "
" ya ganti baju lah, masak kagak ngarti juga? " sewotnya. nih anak lagi pms ya? judes amat.
" tapi--- "
" gak ada tapi tapian, udah sana pergi keruang ganti!! " dengan kesal dia menyerahkan tas beg itu padaku lalu mendorongku untuk pergi keruang ganti. dengan enggan aku pergi untuk mengganti pakaianku.
hm... dia cukup pandai memilih baju. sebuah baju gamis sederhana berwarna pink dengan hijab senada. bajunya sih bagus, tapi.... warnanya terlalu 'cewek' banget. aku sebenarnya lebih suka warna yang lebih kalem, seperti warna hitam dan navy. udah ah!! syukurin aja apa yang ada, nasib baik tuh orang mau minjemin kamu baju juga!!
setelah mengganti pakaian aku keluar dengan perlahan menghampiri bagas yang juga sudah mengganti bajunya dengan celana selutut dan baju kaos berwarna putih.
" bagas!! "
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
visual cowok ndk cocok 🤣
maksa banget sih 🤣🤣🤣
ga jadi baca 🙈
bye 👎
karyamu hebat kak 👍
favorit 👌
gak sabar nunggu Up-nya
favorit
karyamu hebat kak
like meluncur 👍
karyamu hebat kak
like meluncur 👍
aku mampir nih thorr
semangatt yaa
yuk baca juga cerita aku yang judulnya CONVERGE!!
dijamin baper deh bacanyaa 😍
mari saling support thorr ❤️
thanks
semangat up & smg ceritanya sukses yah, aku sllu tunggu feedback-nya. 😉✨
aku membawa boomlike dan boom comment. jangan lupa mampir yaah thorr