TERDIRI DARI DUA SEASON!!!
~ SEASON SATU
Dari bab 1 - 173 Tamat (174-175 spesial ending)
~ SEASON DUA
Dari bab 177 - 270 tamat
Sinopsis season 1
Alysscalla zalea adalah seorang dokter muda cantik dan cerdas yang baru saja memulai karirnya, tetapi semua berubah ketika ia pulang larut malam dan melewati jalan pintas yang tak sengaja melihat pembunuhan.
Pria itu menikam perut korban nya secara berulang terus menerus. Kecerobohan nya membuat ia terlihat oleh orang lain.
"Harus ku apakan orang yang suka ikut campur ini?" dengan seringai jahat, yang berbicara halus di samping telinga gadis itu
"Ampuni aku....
Aku takkan bilang siapapun" dengan wajah memelas dan memohon dengan gemetaran pada pria itu
Awal yang akan membuat dirinya terjebak oleh rantai terkuat dan terus menjerat hidup hingga tak memiliki jalan untuk keluar.
Sinopsis season 2.
Tak pernah terpikirkan oleh nya jika pria yang terhormat dan penuh dengan etika itu akan menodai n
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aylis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sepertinya aku menyukai mu
Setelah sarapan Alyss langsung bergegas pergi ke kamar nya bersiap-siap ia sangat senang karna akhirnya ia dapat keluar dari penjara mewah yang menahan nya.
Hazel yang melihat tingkah Alyss yang semangat nya sangat meluap-luap hingga tak dapat mengontrol ekspresinya lagi pun membuat wajah Hazel yang biasa nya terlihat dingin menjadi penuh senyuman.
"Ayo! Saya sudah siap" ucap nya dengan mata berbinar memandang Hazel.
Alyss saat itu mengenakan baju tanpa lengan berwarna biru.
Hazel pun yang melihat hal itu makin menambah senyum di wajah nya.
"Ayo!" ajak Hazel pada Alyss.
Hazel pun langsung menuju garasi, Alyss mengikuti Hazel dari belakang.
"Kau ingin naik yang mana?" tanya Hazel ketika mereka telah sampai di garasi.
Alyss terkagum melihat semua jenis mobil yang tersusun rapi di garasi tersebut. Alyss tak menjawab pertanyaan Hazel dan hanya terfokus pada mobil sedan terbuka berwarna putih di garasi tersebut.
"Ya ampun! Aku ingin naik mobil ini...
dan banyak sekali mobil disini kalau hilang satu dia tau tidak ya?" ucap Alyss dalam hati
Hazel mengikuti arah mata Alyss, ia tau sepertinya Alyss ingin naik mobil itu.
"Kita naik ini" ucap Hazel dan langsung menuju mobil yang menarik perhatian Alyss sejak tadi.
Alyss pun mengikuti Hazel dan ikut naik ke dalam mobil tersebut. Hazel menyalakan mesin mobil dan segera melajukan mobilnya.
Saat telah keluar dari kediaman Hazel Alyss kembali melihat pemandangan samar-samar saat ia di bawa pertama kali ke kediaman Hazel.
"Disini jauh dari perumahan penduduk yah" ucap Alyss tanpa sadar ketika melihat lingkungan kediaman Hazel yang menyendiri.
"Kenapa? kau ingin kabur dan meminta pertolongan?" tanya Hazel ketika mendapati pernyataan Alyss.
Alyss langsung menatap Hazel dan menggelengkan kepalanya.
"Ti-tidak saya tidak bermaksud begitu.." ucap Alyss langsung menyanggah Hazel.
" Dia benar-benar seperti peramal, kenapa selalu tau apa yang sedang ku pikirkan " ucap Alyss dalam hati ketika mendengar tebakan Hazel yang tepat sasaran.
"Jadi kau ingin tinggal dengan ku selamanya?" Goda Hazel pada Alyss.
"Kau gila?!" Alyss keceplosan mengatakan apa yang berada di pikirannya. Sontak dia pun langsung menutup mulutnya dengan satu tangannya.
"Apa yang kau katakan barusan?" tanya Hazel.
"Eh i-itu bagus sekali yah pemandangan nya, saya baru tau jika disini memiliki pemandangan yang sangat indah" ucap Alyss berusaha mengalihkan pembicaraan pada Hazel.
Hazel tak menjawab lagi dan melihat sekilas ke wajah Alyss yang sedang terpejam merasakan hembusan angin di wajahnya.
Setelah 2 jam mengendara akhirnya mereka telah sampai di pantai.
"Wah...." Alyss dengan mata berbinar memandang seluruh laut di pantai.
"Aku boleh ke sana?!" tanya Alyss dengan penuh semangat sambil menunjuk hamparan pasir putih dan desiran ombak menyapu pelan.
Hazel hanya menjawab pertanyaan Alyss dengan anggukan kecil.
Alyss yang mendapat persetujuan Hazel langsung berlari dan melompat-lompat seperti anak kecil.
Ia sangat senang akhirnya ia bisa keluar dari penjara mewah yang tak lain adalah kediaman Hazel yang telah menahan nya hampir 2 bulan.
"Alyss!! jangan terlalu jauh!" teriak Hazel.
Alyss menghentikan lari nya dan berbalik melihat Hazel.
"Iya!" Alyss menjawab Hazel dengan penuh senyuman di wajahnya. Senyuman yang sangat cantik.
Deg...
Hazel terpesona dengan senyuman Alyss, belum pernah Alyss melihat nya dengan wajah dan tatapan seperti itu.
Bukan senyum yang di paksa melainkan senyuman tulus. Saat itu Hazel baru tersadar bahwa ia benar-benar ingin memiliki Alyss untuk dirinya sendiri.
Ia ingin memiliki senyuman itu, wajahnya, tubuh nya, hati nya, bahkan jiwa dan raga Alyss. Ia ingin memiliki semua yang melekat pada Alyss.
Jantung Hazel menjadi berdebar sangat keras seperti ingin lompat keluar dari raga nya.
"Ada apa dengan jantung ku? Kenapa berdebar sangat keras? Apa aku benar-benar sudah menyukai Alyss?" ucap Hazel lirih dan seketika teringat ucapan Rian yang sering mengejeknya dengan mengatakan bahwa ia menyukai Alyss.
"Ya! Sepertinya aku telah menyukainya!" ucap Hazel ketika sudah memahami perasaan nya sendiri.
Hazel pun berlari menyusul Alyss dan langsung menangkap tangan Alyss.
"Ayo jalan bersama!" ucap Hazel sembari menggenggam tangan Alyss.
"Eh?! I-iya" ucap Alyss bingung melihat Hazel yang langsung menggenggam tangan nya dengan erat, dan ia juga berusaha untuk melepaskan genggaman tangan Hazel.
"Tenang dan nikmati saja pemandangannya!" ucap Hazel yang merasa Alyss berusaha melepaskan tangannya.
"Eh?! I-iya" ucap Alyss dan tak berusaha melepaskan tangan Hazel lagi.
Alyss hanya menatap wajah Hazel dengan tatapan bingung.
"Ada apa dengan nya ?" pikir Alyss dalam hati.
Karena Hazel hanya diam saja begitu pula dengan Alyss. Alyss merasa suasana nya menjadi sedikit membeku.
"Hmm... Kenapa disini sangat sepi?" tanya Alyss basa-basi pada Hazel untuk mencairkan suasana.
"Aku menyewa pantai ini. Sebenarnya aku ingin membawa mu ke pulau pribadi ku, tetapi aku harus masuk bekerja besok" Jawab Hazel menjelaskan.
"Hmm pantas saja...
tuan tak perlu membawa saya ke pantai pribadi milik tuan. Disini sudah sangat indah" ucap Alyss dengan senyuman di wajahnya memandang seluruh pantai.
Hazel terpesona lagi terhadap Alyss.
"Kau menyukai pantai ini? Mau ku belikan untuk mu?" tanya Hazel memandang wajah Alyss.
"Iya suka, Eh apa? beli? beli apa?" ucap Alyss bingung yang baru menyadari bahwa Hazel mengucapkan kata "membeli".
"Pantai ini, jika kau suka aku bisa memberinya untukmu, kau bisa kesini setiap sebulan sekali" jawab Hazel.
"Eh ti-tidak perlu, tapi jika kesini sebulan sekali itu ide yang bagus hihihi" jawab Alyss dengan tertawa kecil.
Hazel hanya memandang wajah Alyss.
"Alyss.." panggil Hazel dengan lembut.
"Iya?" jawab Alyss sambil menoleh ke arah wajah Hazel.
Hazel pun mengentikan langkah kakinya, yang membuat Alyss ikut berhenti juga.
"Kau tak boleh pergi dari ku, kau harus tau kalau kau milik ku, ingat ini baik-baik. Jika kau berani pergi dari ku kau harus tau konsekuensinya. Aku akan menghancurkan mu dan seluruh orang-orang yang kau sayangi" ucap Hazel dengan wajah serius memandang Alyss.
Alyss menjadi bingung dengan ucapan Hazel.
"Eh apa maksud nya? Kenapa?" tanya nya bingung dengan sejuta pertanyaan di pikirannya.
"Mungkin...
Karena aku telah menyukaimu" ucap Hazel enteng sembari menatap lekat wajah dan mata Alyss.
"Oh..." Alyss mengangguk mendengar jawaban Hazel, ia masih belum memproses jawaban Hazel di kepalanya.
"Eh?! Apa? kau menyukai ku?" ucap Alyss terkejut saat sudah memproses jawaban Hazel.
Hazel hanya tersenyum melihat wajah Alyss yang kebingungan. Ia pun menarik tangan Alyss lagi untuk melanjutkan jalan-jalan nya.
Sesekali Hazel melirik melihat Alyss yang masih seperti orang linglung dan bingung dengan pernyataan yang barusan Hazel katakan.
Hazel hanya tersenyum melihat wajah Alyss yang seperti itu.
......................
Hai ini visualnya lagi yah biar ga lupa hihi
Alysscalla Zalea
Hazel Rai
buat hazel mati bediri, gedek bgtttt
Buat aku aja rumahnya aku masih ngontrak😁😁
msk alys UD babak blur gt msh snggup melawan
ap LG UD smpe kna tusuk gt...