Kejadian yang dialami seila saat ini sangat berbeda dengan apa yang dialami dengan orang lain pada umunya, akan tetapi sejak munculnya hantu aneh di kampus bahkan bukan cuma seila saja yang melihatnya akan tetapi dani juga bisa melihatnya
Dani dan para mahasiswa lainnya bahkan jadi incaran hantu itu. Mereka bukan hanya di teror sampai di situ saja bahkan ada yang lebih para.
Saat itu mereka rencana akan pergi liburan ke desa, di sana mereka berbuat sesuatu yang tidak seharusnya dia lakukan, hantu lastri akhirnya marah dan meneror seila dan temannya.
Ikuti kisah selanjutnya hanya di lastri kembang desa.
aku tunggu like dan komen kalian 😉👌
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NurhamidahAshar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Restoran sederhana menggugah rasa
Tak terasa film yang selesai tayang itu akhirnya usai juga, Kedua pasangan sejoli ikutan berbaris di bagian belakang bagi para pelanggan film yang siap-siap untuk keluar ruangan.
Dani merangkul seila keluar dari bioskop itu, yah mereka kalau di liatin orang seperti saudara apalagi wajah mereka terlihat agak mirip. Sebagian orang-orang memperhatikan mereka yah tapi mereka hanya cuek-cuek aja seakan tidak terjadi apa-apa, lagian mereka udah kenal dari lama so whatever what people say.
Pemandangan di mall itu terlihat begitu ramai dan antusias orang-orang banyak yang berdatangan untuk bertransaksi, Dani yang dari tadi mengikuti langka gadis itu masuk ke tokoh buku hanya bisa mengikuti nya dari belakang. Akhir-akhir ini seila makin sering baca novel-novel bertemakan horor, Waktu begitu cepat tak terasa udah pukul 03:00 suara alarm waktu makan telah tiba.
Kroook, Krook, kroook, Terdengar suara bunyi nyanyian senandung alarm waktu makan udah lewat, kali ini seila hanya mengira kuping nya salah dengar soalnya dia sambil membaca sinopsis novel horor yang judul nya rumah angker.
Dani mengabaikan suara keroncongan itu dia lalu berjalan mendekati seila tiba-tiba sesuatu membuat seila tersadar dari alam bawah sadarnya.
"Kroook, kroooooook, Krooook, suara perut itu bunyi lagi.
"Hah suara apa tuh," tanya seila iseng sambil menatap muka Rendi.
"Hehehheee, suara peyut aku minta jatah lagi." ucap nya pada seila manja.
"Lah kan tadi udah di kantin dan ya ampun perutnya kayak gentong aja." ucap seila dengan suara ngambek sambil melanjutkan membolak-balik buku itu.
"coba liat sel," ucap nya lalu menarik buku itu dan mengambil beberapa novel horor best seller di rak buku dan membawanya pergi.
"Dan mau ngapain sih?" sambil mengejar Dani yang udah jauh. Kali ini dia tidak menggubris lagi perkataan Seila, Dani membayar beberapa buku novel horor itu di kasir. Setelah selesai membayar terlihat seila berlari kecil menghampiri nya.
"Dani sejak kapan kamu suka baca novel horor bukan nya penakut ih." ujar nya dengan nada masih kesel. Tanpa kata Dani memberikan kantong plastik itu dengan beberapa buku novel horor di dalam nya, seila termenung kaget.
"Tapi harga nya mahal loh, biar aku aja yang bayar." saat mau mengeluarkan uang nya tiba-tiba Dani menahan nya.
"Nggak usah udah ku bayar semua." ucapnya.
"Gimana dong," ucap nya, Dani merangkul nya menjauh dari kasir lalu membisikkan sesuatu ke telinganya. Dari kejauhan beberapa orang iri dengan respon Dani kepada gadis itu sambil menggeleng kepala.
"Dani ih nggak enak aku tau" Seila masih celoteh nggak jelas dari tadi.
"Gimana kalau traktir aku makan aja," ucap nya dengan senyum manis nya, seila menutup matanya sambil senyum-senyum siapa coba tidak baper kalau disenyumin sama cowok ganteng.
"Okey dill abis tuh kita impas gak ada utang-utang gak ada tagih-tagihan."
"Dill," Dani lalu mengarahkan jari kelingking nya dengan seila lalu merangkulnya masuk ke salah satu restoran yang ada di mall itu.
Mereka lalu memesan makanan yang ada di restoran itu, Dani dan seila memesan makanan yang sama. Terlihat pelayan membawahkan air putih dua botol Aqua sedang.
"Tau aja dia aku haus," ucap Dani lalu tersenyum ke arah mba nya.
"Makasih yah mba," ucap nya ramah tapi malah terdengar genit di telingan seila, mba itu hanya tersenyum manis lalu berjalan berbalik arah.
Seila seperti biasanya cuek-cuek aja seolah-olah tidak terjadi apa-apa udah biasa dia dengar Dani seperti ke semua cewek. Makanya dia sudah banget buat baper sama cowok itu.
"Eh dan ngomong-ngomong thanks yah buat yang tadi."
"Iya sayang sama-sama." ucap nya sambil tersenyum manis.
"Yeh elu dan semua cewek juga lu senyumin kayak gitu, sambil cemberut.
"Ehmmm, kenapa cemburu yah?" Tanya Dani sontak membuat seila kaget dan batuk-batuk.
"Apa, tadi ngomong apa aku gak salah dengar yah." Ucap nya.
"Seila cemburu yah kalau aku dekat sama cewek lain." Bisiknya di telinga seila.
"Ihh apaan sih dan, geli tau dengar nya." Ucap nya, Dani makin gemes liat seila kalau cemburu.
"Hahahaha, Bercanda kok." Seila hanya meliriknya sambil tersenyum paksa.
"ini mba, mas makanan nya semoga suka." ucap mba yang tadi.
"Owhh iya makasih yah mba, eh sama pesan jus alpukat nya dua yah." ucap nya kepada pelayan itu.
"Iya mas, kami akan segera mengantar nya." terlihat sesekali mba itu menatap ke arah seila yang sibuk membolak-balik novel yang di belikan Dani. Dia terlihat iri melihat kedua pasangan itu, mba itu lalu berjalan kembali dan menyiapkan pesanan pelanggan tersebut.
Kedua sejoli itu menyantap masakan khas restoran itu, terasa banget rempah-rempah nya menyatu dengan makanan itu, rasnya enak banget dan membuat yang mampir bakalan ketagihan makan di sini.
"Dani aku mau pesan satu mau pesanin sekalian buat dedek nggak?" tanya seila kepadanya.
"Boleh juga sih tapi seila yang traktir." ucap nya iseng.
"Siip deh," seila lalu memesan 2 bungkus lagi untuk di bawah pulang. Terlihat Dani menikmati jus alpukat itu sambil bermain game.
Ini adalah waktu di mana mereka untuk siap-siap pulang, waktu sudah menunjukkan pukul 05:00 sore. Mereka beranjak dari kursi itu sambil tertawa riah, kali ini mereka sangat puas.
"Sei besok persiapan kan, jadi nggak aja mereka?" Tanya Dani.
"Hah apa, ke mana ? tanya seila.
"Dih lu otak nya emang yah, liburan biasa liburan." ucap Dani ngingetin tangan nya mengetok dahi seila.
"Jadi dong tapi.... tiba-tiba seila terdiam seribu bahasa memikirkan apa yang ingin dia sampaikan saat itu.
"ayo mikiran apa kamu seyeng," ucap Dani iseng.
"Yah biasa lah kan tau sendiri tuh anak pada bar-bar banget lagi jadi khawatir gue".
"Tenang nanti kita pikiran masalah itu nya yang penting nih anak pada harus di kasih tau nih biar paham dia gimana caranya menghargai adat nya di kampung."
"Yeee, memangnya gampang apa kasih tau nya, paling juga kebanyak ngeyel nya mereka mah.
"Apa salah nya mencoba sih, kan cuman coba dulu kalau berhasil kan gak rugi.
"Kalau gak berhasil rugi kan." ucap nya dengan nada jenuh.
"i, iya juga sih hehehehe." Dani hanya garuk" kepala aja.
"Yok cabut pulang dulu nanti sampai rumah kita pikirin lagi.
"Okey sip." Dani dan seila lalu menuju ke parkiran. Motor GP itu melaju menjauh dari mall tempat mereka parkir, semakin jauh motor itu melaju semakin kencang lajunya. Terus mengaruki tanjakan dan melewati beberapa kendaraan lain seakan mereka saling berlomba-lomba untuk sampai di rumah mereka masing-masing.
Selamat Tahun Baru..🥳
Semoga tahun ini dipenuhi sukacita, keberkahan, kesehatan, kebahagiaan, kesuksesan serta terwujudnya mimpi2 & doa2 terbaik kita semua..🥰
Semangat ⭐❤️⭐❤️⭐❤️⭐❤️⭐
bacanya kadang jd g ngerti kadang namanya seila,cindi,tania,bnyk banget ya ganti perannya,tolong teliti lg ya sayang dlm penulisannya😊🙏🙏