NovelToon NovelToon
MERESET TAKDIR SUAMIKU

MERESET TAKDIR SUAMIKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Time Travel / Diam-Diam Cinta
Popularitas:16.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ramanda

Tepat di hari perceraian mereka, Kirana Zhafira menyaksikan Damar Rafardhan tewas mengenaskan akibat tertabrak truk demi menyelamatkan cincin pernikahan mereka yang terjatuh. Kirana keliru menilai pernikahan dingin mereka selama dua tahun sebagai tanda ketidakpedulian. Namun, rahasia pilu membubung saat ibu mertuanya menyerahkan dompet Damar yang berisi foto pernikahan mereka dan cincin berlumuran darah kering.

Penyesalan terdalam menghantam Kirana begitu menyadari betapa sang suami sangat mencintainya dalam diam. Di tengah keputusasaan dan rasa sepi yang mencekam, keajaiban waktu terjadi. Kirana terbangun dan mendapati dirinya terlempar ke masa dua minggu sebelum tragedi maut itu merenggut Damar.

Berbekal kesempatan kedua dari semesta, Kirana bertekad meruntuhkan dinding es di antara mereka. Ia bersumpah akan mengejar cinta Damar, mengubah takdir tragis yang mengintai, dan memperjuangkan akhir bahagia yang tertunda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ramanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MELEWATI TAKDIR PERTAMA

Kilatan logam tajam yang mengarah ke punggung Damar mendadak terhenti di udara. Sebelum pisau itu sempat menyentuh kain jasnya, Ricko dengan gerakan refleksi yang luar biasa cepat telah memiting lengan sang pelaku. Suara hantaman tubuh yang tersungkur ke lantai marmer seketika memecah ketegangan di dalam ruang rapat utama.

"Pak Damar, awas!" seru Ricko sembari mengunci pergelangan tangan petugas kebersihan gadungan itu hingga pisaunya terlempar jauh.

Damar membalikkan tubuhnya dengan tenang. Tidak ada sedikit pun riak ketakutan di wajah tampannya yang tegas. Beberapa petugas keamanan internal perusahaan langsung merangsek masuk, membantu Ricko meringkus pria yang terus memberontak tersebut.

"Bawa dia ke ruang interogasi bawah tanah. Pastikan dia membuka mulutnya tentang siapa yang memesan aksi nekat ini," perintah Damar dengan nada suara yang sedingin es.

"Baik, Pak Bos. Tim kami juga baru saja mengamankan berkas transaksi ilegal dari keluarga Pratama yang mencoba menyabotase tender ini," lapor Ricko sembari merapikan kembali posisi kacamatanya yang sempat bergeser.

Hanya butuh waktu beberapa jam bagi tim hukum dan keamanan bentukan Damar untuk membongkar habis konspirasi busuk tersebut. Semua bukti rekaman CCTV, aliran dana suap, hingga keterlibatan langsung Rusiadi sebagai perantara keluarga Pratama berhasil diserahkan ke pihak kepolisian. Sore itu juga, aparat penegak hukum langsung melakukan penangkapan besar-besaran terhadap seluruh anggota keluarga Pratama di kediaman mewah mereka atas dakwaan percobaan pembunuhan berencana dan korupsi tender.

Sementara itu, di depan gerbang kampus, Kirana terus berjalan mondar-mandir dengan perasaan yang tidak menentu. Jam dinding digital di ponselnya telah menunjukkan pukul lima sore. Tepat saat kecemasannya berada di titik puncak, sebuah mobil sedan hitam yang sangat ia kenali perlahan menepi di hadapannya.

Pintu kemudi terbuka, dan sosok Damar melangkah keluar dengan setelan jas abu-abu yang masih tampak sangat rapi dan sempurna. Kirana terpaku, matanya dengan cepat memindai seluruh tubuh suaminya dari ujung kepala hingga ujung kaki.

"Kak Damar!" seru Kirana, langsung berlari kecil dan menghambur ke dalam pelukan hangat suaminya tanpa memedulikan beberapa pasang mata mahasiswa lain yang memperhatikannya.

Damar terkekeh rendah, membalas dekapan erat istrinya dengan penuh perasaan. "Lihatlah, aku pulang tanpa ada luka sedikit pun, bukan? Aku sudah menepati janjiku padamu, Kiran."

Kirana melepaskan pelukannya secara perlahan, menatap wajah tampan suaminya dengan mata yang berkaca-kaca karena rasa lega yang luar biasa masif. "Bagaimana dengan insiden di kantor, Kak? Apakah semuanya benar-benar aman?"

"Sangat aman, Sayang. Bajingan-bajingan dari keluarga Pratama beserta antek-anteknya sekarang sudah mendekam di balik jeruji besi," jelas Damar sembari membukakan pintu mobil untuk istrinya. "Ayo kita masuk ke mobil dulu, aku akan menceritakan detailnya di sepanjang jalan pulang."

Di dalam mobil yang melaju membelah jalanan kota, Kirana mendengarkan dengan saksama setiap penjelasan Damar mengenai bagaimana Ricko berhasil menggagalkan aksi penyerangan tersebut. Rasa syukur yang tidak terhingga terus bergema di dalam lubuk hati Kirana.

Alhamdulillah, ya Allah. Pengorbananku mengingat masa lalu tidak sia-sia, batin Kirana dengan perasaan yang sangat lega. Tanggal 8 April yang di masa lalu menjadi awal kehancuran bisnis suaminya kini berhasil terlewati dengan hasil yang sangat memuaskan. Keberhasilan pertama ini seketika membakar semangat di dalam dada Kirana. Ia menjadi sejuta kali lebih optimis bahwa ia pasti akan bisa mengubah takdir maut yang jauh lebih besar pada tanggal 15 April nanti, hari di mana kecelakaan maut itu merenggut nyawa Damar di masa lalu. "Aku pasti bisa menyelamatkanmu lagi, Kak."

Sesampainya di rumah, suasana malam terasa jauh lebih tenang dan intim. Setelah membersihkan diri dan menikmati makan malam sederhana, Damar mengajak Kirana untuk duduk bersantai di balkon kamar utama yang menghadap langsung ke arah taman belakang yang diterangi lampu-lampu temaram.

Kirana sedang menikmati angin malam yang berembus pelan ketika tiba-tiba Damar duduk di sampingnya dan langsung melingkarkan lengan kokohnya di pinggang Kirana, menarik tubuh wanita itu agar bersandar di dada bidangnya.

"Kiran," panggil Damar dengan suara baritonnya yang mendadak berubah menjadi sangat dalam dan seksi.

Kirana mendongak, menatap lekat sepasang manik mata suaminya yang memancarkan kilat kehangatan. "Iya, Kak? Ada apa?"

"Bukankah tadi pagi kamu memintaku berjanji untuk pulang dalam keadaan selamat tanpa ada luka?" tanya Damar dengan seulas senyuman misterius yang terukir di sudut bibirnya.

"Iya, Kak. Dan aku sangat bersyukur karena Kakak bisa menepati janji itu dengan sangat baik," jawab Kirana dengan tulus.

Damar menundukkan kepalanya sedikit, mendekatkan wajahnya hingga jarak di antara mereka berdua terkikis habis. "Karena aku sudah berhasil melewati tanggal delapan April yang sangat kamu takuti itu dengan kemenangan mutlak, bukankah seharusnya aku mendapatkan sebuah hadiah dari istriku?"

Wajah Kirana seketika merona merah seputih tomat matang mendengar permintaan suaminya yang tidak terduga. "Hadiah? Kakak ingin hadiah apa dari aku?"

Damar tidak langsung menjawab. Jemari tangannya bergerak perlahan mengusap lembut pipi Kirana yang terasa hangat karena tersipu. Tatapannya turun menatap bibir mungil istrinya dengan penuh kasih sayang yang teramat mendalam.

"Aku tidak meminta barang mewah, Kiran," bisik Damar dengan nada suara yang sangat lembut, membuat jantung Kirana berdegup dua kali lebih cepat. "Aku hanya ingin istriku ini berjanji untuk tidak pernah lagi menyembunyikan ketakutannya sendirian. Dan, aku juga ingin meminta hakku sebagai seorang suami yang sesungguhnya malam ini."

Kirana tertegun sejenak, menatap ke dalam mata Damar yang dipenuhi oleh ketulusan dan cinta yang murni tanpa ada paksaan sedikit pun di sana. Segala keraguan, ketakutan akan trauma masa lalu, dan dinding pembatas yang sempat menahan hatinya selama dua tahun ini seketika runtuh total tidak bersisa. Di hadapannya adalah pria yang rela melakukan apa saja demi melindunginya.

Kirana mengulas seulas senyuman tercantik miliknya, lalu perlahan menganggukkan kepalanya dengan mantap. "Iya, Kak Damar. Mulai malam ini, aku sepenuhnya milikmu."

Damar tersenyum penuh kebahagiaan mendengarnya. Ia mendekatkan wajahnya dan dengan penuh kelembutan mendaratkan sebuah kecupan yang teramat hangat, manis, dan penuh kasih sayang di bibir Kirana, mengunci janji suci mereka di bawah saksi benderangnya cahaya rembulan malam itu. Kedekatan mereka kini tidak lagi dilingkupi oleh rasa takut, melainkan oleh tekad bersama untuk menghadapi apa pun yang menanti di tanggal 15 April nanti.

1
Radya Arynda
baby damar otw lah😃😃😃😃
Nia nurhayati
monggo mas damar puas"in dahh🤣🤣🤣
Lia siti marlia
adehhhh kak damar ketagihan nya 🤭🤭🤭itu adik bandel banget 😁😁😁
Lia siti marlia
wis mau unboxing lagi damar 🤗🤗🤗🤗🤭🤭🤭
Aidil Kenzie Zie
bukannya kemaren udah melebur y apa belum sempat unboxing
Nia nurhayati
semoga Samar selamat ya ..agar Kira na tidak sedih lagii
Lia siti marlia
aduhhh semoga sama damar selamat dari kejahatan c clenning sevice itu 🥺🥺🥺ayo ricko kamu harus gercep lindungi bosmu itu
Lia siti marlia
cie cie masa masa bucin mulai terealisasikan 🤭🤭🤭meskipun bahaya mengintai untumgnya punya asisten yang gercep seperti ricko dan kawan kawan 😁😁😁
Nuzul Lina
seru dan menarik banget cerita nya
Lia siti marlia
semangat buat kiran sama damar untuk mengubah masa depan yang kelam🤗🤗💪💪💪
Radya Arynda
semangaaaat💪💪💪💪
Mira Hastati
bagus
Radya Arynda
semangaaat,,jangan menyerah kirana,,, hadapi semua ber sama damar suami mu,,,kamu harus bisa💪💪💪💪💪
Lia siti marlia
akhirnya terkuak sudah rahasia itu 😁😁semoga kedepannya cinta kalian semakin erat 🤗🤗
Lia siti marlia
akhirnya cinta damar sama kirana terbalaskan juga 🤗🤗🤗 semangat juga buat kiran cari terus sumber malapetaka suamimu 🤗🤗🤗
Radya Arynda
semangaaat💪💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
lanjuuutttt thor
GANBATEEE NEE 😁🤗💪
dome🌬️🌀🌀🌀
tengkiyuuu Thor....sudah kasih bab terbaikkk🤗🤗🤗
semangat yaa update nyaa😁😁😁
semoga benang takdir bisa terurai dan dalang dibalik Kematian damar bisa terungkap semuanya . semangat kiran, jaga damar dr takdir tragis nya 💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat update yaa thor. makasih update nyaaa.. jangan lama lama yaa crazy up ok😁a😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
akhirnya,,,,,.😁kalau ga ada keinginan kuat agar sembuh ga akan bisa lepas rasa trauma nya... hebas kiran demi laki2 yg dicintai dan dikasihi nya. rela kuat melawan rasa traumanya... heemmm semoga takdir buruk bisa berubah🤗🤗🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!