Lima juta tahun yang lalu, Shen Xuan adalah Leluhur Agung yang berdiri di puncak dunia kultivasi.
Demi menembus alam tertinggi yang bahkan para dewa tidak mampu mencapainya, ia menutup diri dalam kultivasi tanpa akhir dan menghilang dari sejarah.
Seiring berjalannya waktu, namanya berubah menjadi legenda, lalu mitos, hingga akhirnya terlupakan oleh dunia.
Namun ketika Shen Xuantian berhasil mencapai tingkat kekuatan yang melampaui langit dan bumi, ia mendapati dirinya kembali ke masa muda. Dunia yang ia kenal telah berubah.
Kekaisaran telah runtuh, para dewa telah mati, dan keluarga Shen yang dulu berjaya kini hanya menjadi keluarga kecil yang dipandang rendah oleh semua orang.
Saat ancaman datang dari Sekte-sekte kuat, keluarga bangsawan, hingga ras kuno yang bangkit kembali, Shen Xuan memutuskan untuk berjalan sekali lagi di jalan kultivasi.
Dengan pengalaman lima juta tahun, teknik yang telah hilang dari zaman purba, mampukah Shen Xuan membangkitkan Keluarga Shen?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mendatangi Kediaman Keluarga Wang
Orang-orang yang masih berada di dalam kereta kuda serta pengawal yang belum bergerak, mereka seketika diam mematung di tempat begitu melihat kejadian yang menyadarkan mereka akan satu hal.
Pangeran Kedua telah menyinggung pihak yang tidak seharusnya disinggung, pikir semua orang.
Sementara itu, apa yang dialami oleh para tamu dari ibu kota yang baru tiba di Kota Qinghe telah sampai ke telinga Penguasa Kota yang baru.
Zhao Dongyu, sang Penguasa Kota yang baru menjabat, dia langsung saja pergi ke tempat terjadinya kekacauan.
Tiba di tempat itu, dia langsung disuruh oleh pemandangan Pangeran Kedua yang terluka, juga sekelompok orang yang tampak begitu tenang, tapi karena dia adalah penduduk asli Kota Qinghe, dia langsung saja mengenali sosok Shen Yang, pemuda yang sering menghadiri pertemuan di Kota Qinghe.
Meski keluarga Shen pernah jatuh begitu rendah, nyatanya Shen Long sering datang ke acara pertemuan yang berlangsung di Kota Qinghe, dan beberapa kali dia mengajak Shen Yang, putra pertamanya yang kelak akan menjadi penerusnya sebagai sosok Kepala Keluarga.
Mengenali sosok Shen Yang, juga melihat sosok gadis kecil di dekatnya yang memiliki kemiripan wajah dengan pria itu, Zhao Dongyu yakin kelompok yang dilihatnya berasal dari keluarga Shen.
"Ini sangat-sangat buruk! Keluarga Shen saat ini terlalu misterius, bahkan banyak sosok kuat yang berasal dari ibu kota, mereka semua musnah tanpa jejak begitu datang ke kediaman keluarga Shen dengan tujuan buruk," gumam Zhao Dongyu, dimana dia untuk saat ini tidak ingin terlibat masalah dengan keluarga Shen.
Tetapi dia tidak ingin di hadapan Pangeran Kedua dan tamu dari ibu kota, mereka melihatnya memihak keluarga Shen.
Lebih baik aku tidak memihak pihak manapun, bersikap netral di tengah-tengah kekacauan yang tengah terjadi, pikir Zhao Dongyu.
Bersikap netral adalah pilihan terbaik yang diambil oleh Zhao Dongyu. Dengan begini, dia tidak akan terlibat masalah dengan mereka yang berasal dari ibu kota, sekaligus menjaga hubungan baik dengan keluarga Shen.
Merasa keadaan saat ini masih terasa begitu tegang, Zhao Dongyu yang telah mengumpulkan seluruh keberanian yang dimilikinya, dia mengambil langkah tegas, maju mencoba menenangkan keadaan.
Pertama dia memastikan keadaan Pangeran Kedua tidak mengalami luka serius.
Zhao Dongyu lega begitu tau Pangeran Kedua hanya mengalami luka dalam biasa, bukan luka dalam yang sampai membuatnya menjadi pria cacat.
Dengan kondisi yang lemah dan sadar telah salah memilih lawan, kali ini Pangeran Kedua memilih mundur untuk sementara waktu, tapi dia tidak menganggap kejadian hari ini telah selesai.
Secepatnya dia akan mengumpulkan semua informasi tentang kelompok orang yang telah bersinggungan dengannya, lalu setelahnya dia akan melaporkan kejadian hari ini pada Kaisar, tentunya dengan menambahkan bumbu yang diyakininya cukup untuk memancing amarah sang Kaisar.
Sejak dulu Pangeran Kedua memang terkenal licik, dan dari hari ke hari dia semakin semakin terampil menggunakan sifat liciknya, dimana sudah berkali-kali dia mencelakai orang hanya dengan bermodal ucapan kosong.
Pangeran Kedua yang terluka telah dibawa pergi ke sebuah kediaman mewah, sebuah kediaman yang baru-baru ini dibangun untuk menyambut kedatangan tamu penting dari ibu kota.
Saat Zhao Dongyu ingin menemui orang-orang dari keluarga Shen setelah sebelumnya dia lebih dulu menyelesaikan urusan Pangeran Kedua, dia tidak lagi mendapati keberadaan mereka yang berasal dari keluarga Shen.
"Mereka pergi tanpa meninggalkan jejak kekuatan, dan entah dimana mereka berada saat ini," gumam Zhao Dongyu, dan karena tidak lagi menemukan keberadaan orang-orang keluarga Shen, akhirnya dia memutuskan menyusul ke tempat Pangeran Kedua, memastikan sang Pangeran dalam keadaan baik.
Sementara itu...
Saat ini Shen Tian dan yang lainnya telah tiba di depan kediaman keluarga Wang, keluarga terkuat di Kota Qinghe, dimana di keluarga inilah adik Shen Long menjadi istri salah satu adik Kepala Keluarga Wang.
"Siapa kalian? Ada urusan apa datang ke kediaman keluarga Wang?" tanya salah satu penjaga gerbang kediaman keluarga Wang.
"Aku Shen Yang, kedatanganku ke tempat ini karena ingin bertemu dengan Bibi Shen Wanru," jawab Shen Yang.
"Ternyata para sampah dari keluarga yang lebih buruk dari sampah," ucap penjaga lainnya, "kediaman Wang tidak menerima kehadiran kalian! Jadi, segera kalian pergi dari tempat ini, dan untuk orang yang kau panggil Bibi, mungkin orang itu telah mati karena tujuh hari yang lalu dia berani menyinggung Nyonya Tua, lalu dijatuhi hukuman cambuk sebanyak seratus kali sebelum dikurung di gudang kayu!" lanjutnya sembari menunjukkan tawa penuh ejekan.
Tetapi, sesaat kemudian wajahnya tiba-tiba menjadi ungu gelap, sampai akhirnya dia tidak lagi bernapas, tubuhnya yang sebelumnya berdiri kokoh seketika terjatuh.
Rekannya yang melakukan pemeriksaan, dia terkejut begitu tau rekannya itu mati, tapi belum juga tau apa yang sudah terjadi, dia merasa semua yang dilihatnya berubah menjadi gelap, sebelum akhirnya yang dia lihat adalah kegelapan total.
"Kita masuk!" ucap Shen Tian dingin, dan alasan kematian para penjaga gerbang kediaman keluarga Wang, semua itu tidak lepas dari apa yang dilakukan olehnya.
Hanya dengan dorongan ringan, pintu gerbang kokoh kediaman keluarga Wang yang sebelumnya tertutup rapat, dengan entengnya pintu gerbang itu terbuka, membuat penjaga di bagian dalam langsung saja mengangkat senjata, menyerang orang-orang yang baru masuk ke dalam kediaman.
Tetapi cukup dengan menggerebek sedikit saja jari telunjuk tangannya, Shen Tian merubah orang-orang keluarga Wang yang datang menyerang menjadi kabur darah, dimana kakinya saat ini terus melangkah, menuju arah dimana dia merasakan keberadaan seseorang yang memiliki aura keluarga Shen.
Aura itu sangat lemah, menunjukkan sebuah keadaan yang sangat buruk, membuat Shen Tian semakin marah pada pihak yang begitu berani berbuat kasar pada anggota keluarganya.
Wang Shenglian dan para Ketua keluarga Wang yang sebelumnya sedang mengadakan pertemuan di aula kediaman, cepat mereka pergi menuju ke tempat keberadaan sekelompok orang, dimana orang-orang itu datang dan langsung membuat kekacauan di kediaman mereka.
Tidak lama mereka tiba di depan Shen Tian dan yang lainnya, dan cepat Wang Shenglian mencoba menghentikan orang-orang itu.
"Serahkan Shen Wanru pada kami, dan kami akan pergi dari tempat ini," ucap Shen Tian.
"Siapa kalian ini? Kenapa kalian menginginkan istriku?" teriak Wang Zong, adik Wang Shenglian, dan dia adalah suami Shen Wanru.
"Kau itu suami Bibiku, tapi kau diam saja saat Bibiku disiksa, bahkan kau terlihat baik-baik saja saat Bibiku entah bagaimana keadaannya saat ini!" teriak Shen Yang dengan mata memerah, menandakan amarah yang sewaktu-waktu bisa meledak.
Dengan kekuatannya saat ini, begitu Shen Yang marah, sekalipun Leluhur keluarga Wang turun tangan, satu keluarga itu hanya bisa menahan imbang Shen Yang.
"J-jadi kalian in anggota keluarga Shen?" tanya Wang Zong dengan suara terbata-bata, 'Sial! Kenapa mereka datang begitu cepat? Baru saja aku ingin datang mengobati wanita itu, dan mencoba memperbaiki hubungan dengan keluarga Shen. Kalau sudah begini, apa yang seharusnya aku lakukan?' batinnya.
"Hentikan obrolan tidak penting kalian!" bentak Shen Tian. "Shen Zhu, Adik Shen Ling, Nona Mu Qingxue dan Nona Su Ruoyan! Kalian cepat selamatkan Bibi Shen Wanru!" perintahnya. "Jika ada yang berani menghambat langkah kalian, bunuh!"
Shen Tian tampak tegas dan berwibawa. Ditambah adanya aura agung di sekelilingnya, saat ini sama sekali tidak ada yang berani bicara sebelum dia selesai bicara.
Bahkan saat Shen Zhu dan yang lainnya pergi, sama sekali tidak ada pihak dari keluarga Wang yang mencoba menghentikan mereka, tapi di situasi yang begitu menegangkan, tiba-tiba mereka mendengar seseorang menjentikkan jari, dimana itu dilakukan oleh Shen Tian.
Sesaat kemudian, mereka yang ada di tempat itu dikejutkan oleh kemunculan secara tiba-tiba sosok wanita tua, sosok yang tidak lain adalah Nyonya Tua keluarga Wang, orang yang telah menjatuhkan hukuman pada Shen Wanru, padahal wanita itu sama sekali tidak berbuat salah.
Wanita tua itu tidak bisa bergerak, bahkan untuk bicara saja dia tidak bisa melakukannya.
"Tunggu mereka yang pergi menjemput Bibiku kembali, baru setelahnya aku akan mempertimbangkan hukuman apa yang perlu aku berikan padamu juga pada keluarga ini!" ucap Shen Tian tenang, tapi di balik ketenangan itu tersimpan ketakutan yang sangat nyata di benak seluruh anggota keluarga Wang yang hadir.