NovelToon NovelToon
Terapi Hati Psikiater Gemulai

Terapi Hati Psikiater Gemulai

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyelamat / Dokter Genius
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Sebuah trauma kelam di usia dua belas tahun mengubah hidup Lova sepenuhnya. Sejak kejadian mengerikan itu, ia menderita fobia akut yang membuatnya ketakutan setengah mati, bahkan hanya untuk sekadar berdekatan atau disentuh oleh seorang pria. Baginya, semua pria adalah ancaman.

Sampai akhirnya, takdir mempertemukannya dengan Arnold, seorang psikiater genius dengan reputasi mentereng. Berbeda dengan pria lain, pembawaan Arnold yang sedikit gemulai justru memberikan rasa aman yang tak pernah Lova rasakan sebelumnya. Arnold menjadi satu-satunya pria di dunia ini yang bisa menyentuh kulit Lova tanpa memicu kepanikannya.

Demi menyembuhkan trauma Lova secara total dan sah di mata hukum, Arnold mendesak sebuah keputusan nekat: *Pernikahan Medis*.
Sebuah pernikahan yang menutupi alasan sebenarnya, menikahi wanita penuh trauma bahkan tak dicintai.

Bagaimana kedok psikiater pecinta lagu India ini? Apakah ia berhasil menyembuhkan Lova? Atau ia sendiri terjebak dalam rencana yang ditutup rapa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Titik Rapuh Suamiku

Bruk!

Lova yang baru saja keluar dari kamar ibunya langsung tersentak karena mendengar suara hantaman keras dari arah ruang tengah. Seketika degup jantungnya meningkat dua kali lebih cepat, memicu rasa ngilu di dadanya. Dengan langkah ragu dan takut ia berjalan menghampiri sumber suara.

Mata Lova membelalak saat mendapati tubuh Arnold lah yang terkapar di atas karpet berbulu, tepat di samping sofa. Pria itu tampak meringkuk dengan kedua tangan yang memijit kedua sisi kepala dengan kuat.

Lova menghentikan langkahnya tepat di batas antara lorong kamar dan ruang tengah. Kakinya mendadak terasa begitu. Isi hatinya dipenuhi keraguan besar dan menahan dirinya untuk tidak berlari menghampiri pria itu.

Bayangan beberapa jam lalu di mansion keluarga Darmawan mendadak berputar kembali di kepalanya. Lova teringat bagaimana tatapan kosong Arnold saat membentak Bi Inah, suaranya yang sedingin es saat memutus harapan ayahnya, dan aura kegelapan yang pekat yang seolah siap menelan siapa saja.

Pria yang terkapar di depannya ini baru saja menunjukkan sisi kelam yang mengerikan. Dan itu semua begitu asing bagi Lova, dan ia menyadari ternyata ia sama sekali belum mengenal siapa sebenarnya Arnoldy Darmawan.

'Bagaimana kalau dia bangun dan membentakku dengan tatapan menyeramkan itu lagi? Bagaimana kalau pernikahan atas nama terapi ini ternyata hanya jebakan aneh?' batin Lova parau.

Tangannya sendiri mulai bergetar di dada, menahan ritme jantungnya yang kian memburu. Ia benar-benar takut. Arnold yang biasa memberinya kenyamanan, beberapa jam lalu telah sukses membuatnya takut sama persis seperti pada pria lain.

Namun, rintihan lirih yang lolos dari bibir Arnold memecah berkecamuknya rasa takut Lova.

"A ... Adik kecil ...." gumam Arnold sangat samar, hampir tenggelam dalam sunyinya suasana malam.

Lova menelan ludah. Ia melihat bagaimana tubuh itu perlahan menggigil hebat di atas lantai. Rasa iba pun muncul di dalam diri Lova mulai berperang melawan ego ketakutannya. Arnold, terlepas dari segala kegelapan masa lalunya, adalah orang yang telah menyelamatkan ibunya dan berstatus sebagai suaminya.

Dengan gerakan yang sangat pelan dan perlahan, seolah takut membangunkan singa yang mengamuk, Lova memaksakan kakinya melangkah maju. Ia berlutut di samping tubuh Arnold. Saat telapak tangan Lova memberanikan diri menyentuh pipi pria itu dengan jemari, ia langsung tersentak.

Untuk memastikan, jemari pun berubah telapak tangan dan ia semakin yakin, bahwa suhu tubuh Arnold sangat tinggi. Kulitnya terasa sangat membakar, dan ia mengalami demam yang tinggi. Napasnya memburu pendek-pendek dengan dahi yang dipenuhi peluh dingin.

Ternyata, setelah bertahun menahan tekanan emosional, amarah yang membakar dada di mansion, serta kelelahan fisik karena harus bergerak cepat mengurus pemblokiran aset, pertahanan tubuh Arnold akhirnya runtuh seutuhnya. Sang psikiater yang hari ini begitu dingin, kini hanya seorang pria rapuh yang tak berdaya akibat demam tinggi.

Melihat kondisi kritis itu, lenyap sudah sisa-sisa ketakutan Lova. Dengan bersusah payah ia mengerahkan seluruh kekuatan ekstra yang ia miliki, Lova memapah tubuh Arnold yang lebih besar darinya menuju kamar. Setelah berhasil merebahkannya di atas ranjang king size dan menyelimutinya, Lova bergegas mengambil baskom berisi air hangat dan selembar handuk kecil.

"Lova, kenapa kamu terlihat cemas?" Ibu keluar dari kamar yang biasa ditempati oleh Lova.

"Ini, Bu. Kak Arnold panas tinggi. Aku harus membantunya," ucap Lova buru-buru membawa baskom itu ke kamar Arnold.

Ibu Lova mengikuti dari belakang. "Apa perlu ibu bantu?"

"Tidak usah, Bu. Ibu pasti lelah kan? Ibu istirahat saja. Aku akan menemani Kak Arnold di sini." Tangan Lova bergetar saat memeras handuk itu dan melipatnya di atas dahi Arnold.

Sang ibu pun tersenyum melihat perhatian putrinya kepada Arnold. Ibu pu mengangguk kecil meninggalkan mereka. "Kalau butuh bantuan, panggil Ibu ya?"

Namun, Lova bertekad akan mengurus suaminya sendiri tanpa perlu merepotkan sang ibu lagi.

Waktu terus bergulir, tetapi suhu tubuh Arnold terus semakin tinggi mulai meracuni alam bawah sadarnya. Jari-jemari tangan Arnold mendadak mencengkeram sprei kasur dengan sangat kuat.

"Adek ... tunggu Kakak ..." Arnold mulai mengigau. Suaranya terdengar sangat parau dan bergetar ketakutan, menghilangkan seluruh sisa wibawa Tuan Muda yang ia miliki.

Lova tertegun, tangannya yang hendak merapikan kompresan mendadak kaku di udara.

"Papa, Adek sakit ... Papa, tolong buka pintunya! Arnold mohon, Papa! Adek ketakutan di sana!" racau Arnold lagi. Air mata perlahan mengalir dari sudut matanya yang tertutup rapat, membasahi pelipisnya yang basah oleh keringat.

"Jangan usir Mama ... Arnold janji akan jadi anak baik ... Jangan bawa wanita jahat itu ke sini, Papa ..."

Mendengar igauan pilu yang keluar dari bibir Arnold, dada Lova serasa dihantam godam raksasa. Rasa perih yang luar biasa menjalar cepat di dadanya. Ketakutannya pada sisi kelam Arnold tadi langsung melebur menjadi rasa sesak yang tak terbendung.

Lova kini paham dari mana kegelapan itu berasal. Pria ini tidak kejam tanpa alasan; ia hanya seorang anak kecil yang jiwanya telah lama mati dan dipaksa mengunci traumanya di balik topeng ceria sebagai penyembuh jiwa.

'Kak? Ternyata... masa lalumu jauh lebih kejam dan berat daripada yang aku alami,' batin Lova lirih, air matanya sendiri kini ikut menetes tanpa bisa ditahan, jatuh mengenai punggung tangan Arnold.

Melihat tubuh Arnold yang semakin gelisah dan terus mengigaukan rasa sakitnya, Lova membuang seluruh ragunya. Ia mengulurkan tangan kecilnya, menggenggam erat jemari Arnold yang bergetar hebat. Saat ini, ia tidak peduli lagi pada rasa takutnya akan sentuhan pria. Ia hanya ingin menjadi pelipur lara bagi jiwa suaminya yang sedang tersesat di dalam labirin masa lalu yang kelam.

Begitu merasakan kehangatan jemari Lova, cengkeraman kasar Arnold pada sprei perlahan melonggar. Pria itu dengan gerakan refleks langsung meraba dan meremas pelan tangan Lova, menariknya hingga Lova mendekat ke dada dan langsung mendekapnya dengan erat.

"Jangan pergi ..." bisik Arnold di tengah igauannya, kali ini suaranya terdengar memohon.

Lova terdiam dengan posisi bersandar di dada Arnold. Ia menatap wajah suaminya dengan tatapan yang kini berubah sepenuhnya. Di tempat pribadi ini, malam ini, sebuah rasa yang tak ia mengerti perlahan semakin tumbuh di atas luka-luka mereka yang saling bertautan.

*bersambung*

1
Aku Rajin Membaca
masih ngarep ya Teddy. aq mulai bingung pilih yang mana 😂 teddy meski tau lova bagaimana, dia masih ttp bertahan
Aku Rajin Membaca
membayangkan ular lg mendesissss
Aku Rajin Membaca
duuuh, gimana nanti kalau lova udah jatuh cinta, ternyata malahnsadar dimanfaatin?
Aku Rajin Membaca
lova sebenarnya mau dianggap apa? jngan buru2 jtuh cinta ya?
Aku Rajin Membaca
arnold minta ditampol beramai-ramai nih kayaknya
Aku Rajin Membaca
nold,.lu kenapa cong? wkwkwkw..lg viral ni cong
Aku Rajin Membaca
setelah blokir teddy, kesadaran mulai mncul
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
SoVay: makasi ya kaka sayang, selalu menemaniku
total 1 replies
mimief
sudah lah nold
kalau memang kamu udah ga bisa sembuhin lova
lepas aja lah🥹
Eva Karmita
jangan buat dokter Arnold lolos bikin Shok terapi buat pak dokter sadar hubungan pernikahan bukan untuk main"
SoVay: 🙈🙈 ampuunin akuu ciiin, aq ga bersalah sama kamu? kenapa kamu buli.aku 🤧😭
total 2 replies
Eva Karmita
kopi meluncur... lanjut otor semangat 🔥💪🥰
SoVay: makasi ya kak 🙈
total 1 replies
mimief
🥹🥹🥹🥹🥹
Eva Karmita
lanjut otor semangat 🔥💪🥰
mimief: aku jugaaaa...
bakalan ada
total 3 replies
Eva Karmita
kenak sudah kamu pak dokter makanya kalau ada masalah tu jangan lari ke club harusnya mendekatkan diri kepada Tuhan... pengen lihat setelah Lova dikirimi video tadi reaksinya kayak apa pengen lihat pak dokter nangis di pojokan kamar menyesali diri 🤣🤣🤣 kirim Ted biar tau rasa Arnold ditinggalkan istrinya kayak apa ....sebel jadi orang kok seenaknya ngk mikirin perasaan orang lain
Eva Karmita: wkwkwk 🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Eva Karmita
rekam aja setelah itu hasil rekaman nya kasih ke Lova ya Ted....!!? biar tu dokter kebongkar kedoknya 😤 senang banget nyakitin perasaan Lova 😩 mentang" hak waris sudah dlm genggaman tangannya..,, jahat kamu pak dokter 😏😤 pengen nonjok mulutnya cungkil matanya sama cabut ginjal Arnold 😩😏😤🤣🤣🤣🤣
Eva Karmita: wkwkwk hahaha 🤣🤣🤣😏
total 2 replies
mimief
jangan Thor
judulnya terapi cantik ku yg rupawan
itu aja Thor
gemulai mah... terlalu klise😍😍
mimief: iy...sayang bet ya
padahal temanya seger bgt KL kataku
total 4 replies
mimief
jiaaahhh...
jadi bayangin
aduuh ternoda dah pikiran aye cyiiin🤣🤣🫣
SoVay: mikirnya wwf smackdown ni kayaknya 🙈
total 1 replies
mimief
yakin bang...bisa pergi
lova si udah mulai sembuh
ga terlalu perlu lu juga si...
tapi gimana yaaa???
Eva Karmita
Oke lanjut otor semangat 🔥💪🥰
SoVay: makasi y kak say
total 1 replies
Eva Karmita
aku dukung kamu Teddy biar pak dokter sadar dia cinta atau cuma manfaatkan di Lova ...biar pak dokter mencerna perasaan nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!