Seorang pemuda tampan dari sebuah alam bawah dan dari sebuah perkumpulan keluar SING yang ada di sebuah wilayah mencoba dan terus mencoba. Entah apa yang akan di laluinya.
simak terus jalan ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai Aiy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Garis Darah Tak tertandingi.
BOOM..
Suara petir di tubuh SING KANG semakin jelas terdengar lama kelamaan semakin tambah besar dan akhirnya.
Tungku perunggu raksasa tersebut meledak berkeping-keping, sembilan makhluk Ilahi berbentuk bayangan di dalam tubuh SING KANG nampak keluar melingkari tubuhnya.
Ada Harimau, ada Naga, ada Qilin Api, ada kura kura, ada Singa, ada Garuda, ada Rajawali, ada Beruang,vada KING KONG.
Sembilan binatang itu terus berputar putar mengelilingi tubuh SING KANG dan kemudian cahaya yang keluar dari sembilan binatang itu lama kelamaan semakin besar dan akhirnya menembus langit.
Untung tempat itu sudah di segel, sehingga cahaya itu tidak keluar menembus langit dan menggemparkan seluruh alam.
Mengapa tidak, dengan terbangkitnya sembilan nadi darah di dalam tubuh. Maka pemiliknya memiliki tubuh tak terkalahkan.
Ini benar benar sangat luar biasa, belum pernah ada di seluruh alam ini yang memiliki tubuh sembilan nadi sempurna. Inilah baru pertama kalinya muncul.
Tiba-tiba SING KANG membuka matanya, ia melihat kearah tubuhnya sendiri dan betapa terkejutnya dia.
Ini kekuatan yang sangat luar biasa, tetapi bukan terletak pada pusat dantiannya. Akan tetapi terletak pada tubuh fisiknya.
Energi di dalam tubuhnya seperti tak berujung, kultivasinya naik lima tingkat. Dan sekarang telah berada di Bintang Enam Dewa.
Jadi ini yang di sebut oleh sosok sisa kesadaran jiwa tadi bahwa garis darah tak tertandingi. Ternya benar "Kuat sekali"
Sepertinya kekuatan tubuhku dan garis darahku berada di tahap tiga. Sama dengan tingkat ENAM BINTANG DEWA.
SING KANG bergerak sangat cepat dan keluar dari bukit tersebut.
SWUSSS...
Ini..Ini sangat cepat sekali, melebihi kecepatanku ketika pertama kali aku datang ke bukit GEDE ini.
Setelah itu SING KANG mulai mempelajari tentang Tubuh sembilan nadi. Selama sepuluh hari dan akhirnya dia bisa keluar dari Bukit GEDE.
Dia di perintahkan oleh sisa sisa jiwa yang kini sudah menghilang terus melatih kekuatan sembilan nadi Ilahi secara sembunyi sembunyi dan lebih baik masuk kesebuah perguruan.
Setelah keluar dari tempat tersebut kemudian SING KANG berjalan dengan santai di pinggir sebuah sungai yang mengalir air sangat deras, sungai itu sangat lebar dan banyak ikan di dalamnya.
Tiba tiba beberapa orang berpakaian merah menghadangnya, mereka adalah sekelompok wanita kira kira berumur dua puluh lima tahun . Empat orang wanita paruh baya. Mungkin ini tetua dari kelompok mereka.
"Berhenti kau Bocah, jadi kau yang telah membunuh orang orang dari kelompok aliansi KANDOLE yang ada di kota SUNDARI dan juga dari kota TOGE. Kamu harus mempertanggung jawabkan perbutanmu itu" Ucap seorang wanita paruh baya.
" Maaf, mungkin Nyonya salah orang. Aku cuma Bocah biasa yang gemar kesana kemari tanpa tujuan yang jelas" ucap SING KANG.
"Kurang ajar, sudah membunuh kelompok kami masih saja tak mau bertanggung jawab. Tangkap Bocah itu dan siksa dia, sehingga Ibunya tidak mengenalinya lagi. kalau melawan bunuh!" Perintah wanita paruh baya itu kepada semua anggota kelompoknya.
"Hehehe..Ingin menangkapku, apakah kalian bisa. Dan ingin membunuhku, coba saja kalau berani" Balas SING KANG menantang mereka.
Setelah mengatakan itu kemudian SING KANG bergerak sangat cepat. Sebentar saja sudah menghilang dari hadapan kelompok aliansi KANDOLE itu.
SING KANG tak ingin meladeni kelompok wanita ini. Karena dia terlalu malas. Ujungnya pasti mereka yang jadi korban. Makanya sebisa mungkin dia menghindar. Karena ia tidak punya permusuhan dan dendam dengan kelompok aliansi KANDOLE tersebut.
"Keparat, dasar bocah licik. Dia langsung melarikan diri. Cepat. Ayo cepat kejar dia!" Wanita paruh baya itu mengumpat karena musuhnya melarikan diri.
SING KANG terus melarikan dirinya sembari tersenyum sendiri dalam hatinya. Ketika pagi datang, dia sudah tiba di pintu gerbang kota GEDE.
Setelah membayar beberapa keping emas, kemudian ia masuk ke pusat kota berjalan dengan santai.
Ia berencana mencari rumah makan, karena sudah beberapa hari ia tidak makan.
Setelah berjalan beberapa menit, akhirnya dia sampai di pertengahan kota dan juga matahari mulai menampakkan dirinya di atas awan.
Melihat sebuah rumah makan yang masih sepi, SING KANG langsung masuk kedalamnya, memesan makanan dan duduk di sebuah meja.
Seorang pelayan datang dan bertanya "Tuan Muda mau memesan makanan apa?" Ucapnya.
"Bawakan saja menu istimewa yang ada di rumah makan ini" Jawab SING KANG.
"Oke, Tuan Muda tunggu sebentar, pesanan anda akan segera sampai" Ucap Sang pelan itu, kemudian langsung pergi menyiapkan hidangannya.
Nampak di dalam rumah makan itu satupun belum ada pengunjungnya. Setelah menunggu beberapa menit, hidangannya telah sampai.
Tidak selang beberapa menit kemudian, tengah asyik menikmati hidangannya, sepasang pria paruh baya. Mungkin mereka sepasang suami istri masuk dan duduk di sebuah meja tidak jauh dari tempat SING KANG tengah lahap menyantap hidangannya.
Seorang pelayan datang kemeja mereka dan bertanya. Setelah itu langsung pergi.
Pria paruh baya itu menatap kearah pasangan wanitanya lalu berkata.
"Adik CO COM, apakah anak kita CO XIM akan mendaftar di turnamen yang akan diadakan kerajaan TANG KUR di Wilayah TIMUR INI?" Ucapnya.
Wanita paruh baya itu yang kelihatan sisa sisa kecantikannya tersenyum menatap kearah suami yang ada di depannya.
,"Kakak CO RENG, mengapa kakak menanyakan hal itu. Yang jelas putra kita CO XIM akan mendaftar dan mengikuti turnamen tersebut" Jawab Wanita paruh baya itu.
"Suamiku, ngak usah khawatir dengan kekuatan putra kita, lagi pula bukan kemenangan, akan tetapi pengalaman lah yang di perlukan untuk Putra kita. Karena CO XIM belum memiliki pengalaman dalam hal bertarung"
Dukung terus cerita ini dengan cara sebagai berikut..
Like.
Hadiah.
Suka.
Vote.
Iklan.
Jangan lupa kritik saran dan masukannya.
Ada kelanjutannya pada halaman sebelah kanan tunggu aja beberapa saat kemudian.