Syara gadis jutek yang cantik dan pintar. Yang banyak masalah dalam hidupnya. Lantaran Ia menolak menikah dan kabur di hari pernikahannya. Yang membuat orang tua malu dan marah. Sehingga Syara terpaksa belajar hidup mandiri. Lalu bagaimana dengan calon suaminya . Penasaran, ikuti kisahnya.......
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hidayati Yuyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 26
Lalu ketiganya pun pergi ke sebuah restoran. Dan ketika Syara keluar dari mobil tak sengaja ia melihat Ken yang keluar dari restoran bersama para relasinya.
" Dia....!! " kata Syara Ketika Ken melewatinya begitu saja, bahkan tak menegurnya sama sekali. Yang membuat Syara terpaku menatap suaminya itu
" Ada apa Sya," tegur Naura yang menyusul Syara dan menegur Syara yang mematung saat melihat rombongan orang orang berjas lewat
" Ah bukan apa apa," kata Syara sembari menarik nafas dalam
" Itu tuan Ken , rupanya dia habis makan bersama relasinya disini," kata Gee yang menghampiri Syara dan Naura
" Tuan Ken Kusama. Apa dia orang yang menginvestasikan dananya untuk perusahaan Farmasi itu Gee," kata Naura
" Ya seorang milyader muda berbakat,' kata Gee. Ayo kita masuk," kata Gee.
" Ya kak" kata Syara yang lalu melangkah bersama kedua senior itu. " kak Gee kenal kak Ken rupanya," bathin Syara yang berjalan di belakang Gee dan Naura. Sembari sesekali matanya melihat ke arah Ken yang masuk kedalam mobil.
Sedangkan Ken langsung masuk ke mobil Setelah Mark membukakan pintu untuknya.
" Tuan bukannya itu tadi nona muda," kata Mark Saat Ken sudah duduk di dalam mobil
" Hmm....biarkan dia bebas. Karna dia sedang. marah padaku,' kata Ken
" Astaga....dasar bocah," kata Mark menggeleng.
" Suruh Rista untuk mengawasinya besok. Syara praktek magang di RS Lestari. Rupanya dia mengenal dokter Gee" kata Ken
" Baik ... tuan, RS Lestari pemiliknya masih kerabat dokter Gee, jadi wajar jika nona muda mengenal dokter Gee ," kata Mark sembari menghidupkan mesin mobil. Lalu pergi meninggalkan halaman restoran
Di dalam restoran Syara duduk tenang sembari memikirkan Ken. Namun ia tak menyalahkan sikap suaminya Itu. " Pasti dia marah padaku," batin Syara.
" Sya kok diam, apa terlalu lelah kerja bersama Naura," kata Gee menegur Syara
" Ah tidak kak, Syara hanya sedang memikirkan bahan tugas Syara kak," kata Syara berbohong.
" Kau bisa minta pindah praktek di tempat kak Gee jika mau, apa lagi jika Naura terlalu memberatkan pekerjaan mu," kata Gee melirik Naura sambil bercanda.
" Dih enak aja, mana ada Gee. Syara betah kok kerja sama aku. Kamu aja tuh yang merasa keberatan. Mentang mentang direktur RS. Jadi sok perhatian sama junior ku ini," kata Naura sembari melirik Syara.
" Hehehe....terimakasih kak Gee. Kak Naura baik kok. Syara bakal betah praktek disana. Jadi ngak perlu pindah," kata Syara tersenyum
" Tuh ...dengar Gee, kamu saja yang berlebihan Aku mana tega menindas calon dokter kita ini,' canda Naura
" Ya tahu, tapi jika Syara nanti sudah lulus. Kalau mau magang kerja kedokteran. Tinggal hubungi kak Gee saja ya. Pasti kak Gee akan bantu kapan saja," tawar Gee yang tersenyum kepada Syara.
" Ya kak,' angguk Syara balas tersenyum. Karna memang Gee selalu baik padanya.
Hingga tak lama makanan pesanan mereka pun di hidangkan para pelayan. Dan mereka bertiga pun makan siang dengan lahap
*************
Malam nya Syara yang pulang kerumah berharap Ken pulang kerumahnya. Namun sudah jam 8 lewat. Ken belum terlihat batang hidungnya
" Apa dia tidak kesini?" batin Syara sembari. Melihat ruang tengah sepi.
" Sya sini sayang, apa Ken belum pulang?" tanya mami yang melihat Syara seperti sedang mencari sesuatu.
" Kok kak Farah ngak kelihatan mi. Apa dia pergi?" tanya Syara lalu duduk disebelah mami Dian. Pura pura mencari sang kakak
" Kakak mu itu sudah kembali ke Hongkong tadi siang. Karna papi mu menyuruh Farah untuk mengurus pekerjaannya. Jangan terlalu ambil hati dengan perkataan kak Farah mu,'" kata mami menatap Syara
" Maksud mami?" tanya Syara bingung.
" Suami mu sudah cerita semuanya tentang apa yang terjadi. Jadi maafkan kakak mu ya de. Mungkin dulu karna Farah sangat dekat dengan Ken. Sehingga belum bisa menerima Ken yang sudah memilih Syara ," kata mami sembari mengusap kepala Syara.
" Hmm...Syara ngak marah kok mi, kenapa mami berpikir Syara marah?" kata Syara bingung
" Syukur lah jika ade ngak marah sama kak Farah, tapi sikap cuek mu kurangi sedikit. Ingat Syara sudah menikah dan jadi nona muda keluarga Kusuma. Besok ada acara keluarga Kusuma dirumah orang tua Ken. Mami harap Syara bisa membawa diri," kata mami menasehati Syara.
" Ya mi, tapi kak Ken sendiri cuek kok sama Syara ," kata Syara manyun. Ketika tadi siang ia diabaikan oleh Ken.
" Hah kok bisa, tapi ade harus belajar banyak mengalah. Karna suami mu itu seorang pebisnis dan juga seorang dosen. Jadi Syara harus bisa menerima nak Ken dengan baik," kata mami
" Dih mami, seperti Syara bukan anak mami saja. Masa Syara yang lebih muda harus mengalah," protes Syara
" Hahaha...ya iyalah....karna Syara anak pintar. Itulah sebabnya tuan muda Kusama memilih mu de. Karna anak bungsu mami ini paling baik, supel, ramah dan pintar. Walau sedikit jutek dan tomboy," sindir mami. Yang membuat Syara tersenyum.
" Mami tahu aja, tapi lebay," kata Syara
" Heh ....kok gitu, mana ada mami lebay. Ingat kau harus bisa menjaga sopan santun mu di depan keluarga Kusuma. Walau ini nikah perjodohan, tapi ini cara kita bertahan dalam mengelola usaha bisnis keluarga," kata mami
" Lalu apa mami memarahi kak Farah?" tanya Syara.
" Tidak, mami hanya menasehati kakak mu itu saja. Agar Farah bisa menjaga sikapnya padamu juga pada tuan muda Kusuma," jelas mami
" Hmm ....kasihan kak Farah, tapi aneh juga ya mi, kenapa kak Ken memilih Syara," kata Syara menatap mami Dian.
" Masalah itu kau tanyakan sendiri pada suami mu de, masalah hati mami tak ikut campur. Tapi ingat jangan sikap mu pada suamimu itu. Karna kita berhadapan dengan keluarga yang lebih berkuasa. Kau tahu sendiri kan siapa keluarga Kusuma," kata mami
" Ya mi," kata Syara sembari menyandarkan tubuhnya di sofa. Karna ia tahu keluarga Ken ibarat ikan paus di tengah lautan. Sedangkan keluarganya hanya ikan tuna kecil yang kapan saja usaha papinya bisa bangkrut jika tidak punya penyokong besar yang kuat dan berpengaruh. Karna dalam berbisnis harus ada rantai piramid yang mengokohkan usaha bisnis seorang pebisnis itu sendiri.
************
Disisi lain Ken yang baru pulang ke rumahnya langsung mandi dan bergabung makan malam bersama Ayah dan bundanya.
" Kenapa Syara tidak dibawa kesini Ken?" tanya bunda saat mereka sedang berada di meja makan
" Dia masih sibuk bun, anak itu mudah stress dan lelah jika banyak tugas. Bunda tahu sendiri kan dia baru saja lepas dari tekanan keluarga. Jadi Ken biarkan dulu ia menenangkan dirinya," kata Ken yang sudah memberi tahu bundanya Jika Syara sudah pulang kerumah orang tua nya. Setelah seminggu kabur dari rumah semenjak akad berlangsung. .
" Hahaha....anak ayah ini memang pengertian Tapi bagaimana kau bisa membujuknya?" kata tuan Kusuma tertawa pelan.
" Ya....dengan cara yang masak akal lah yah. Karna bagaimana pun dia masih muda dan labil. Kita yang dewasa ini. Harus banyak mengalah dan menerima sikapnya," kata Ken
" Ya.....kau benar Ken, namanya juga anak muda. Tapi apa dia akan datang besok lusa. Karna keluarga kita akan berkumpul. Begitu juga dengan keluarga besan," kata bunda.
" Untuk itu biar nanti Ken yang membujuk nya bun, Ken percaya dia pasti mau di ajak pulang kesini bersama Ken," kata Ken yang sudah tahu bagaimana sifat Syara beberapa Minggu ini. Walau anak itu keras kepala. Namun Syara masih bisa ia kendalikan.
" Siapa adik ipar?" kata seseorang ikut bergabung.
" Ya sam....istri Ken. Dia masih belum bisa kesini karna masih sibuk," kata bunda yang bisa memaklumi keadaan menantunya itu.
Ingat Syara ,jika kumpul keluarga dijaga sikap dan tata bicara ya nona muda
Biar jadi istri kesayangan dan kebanggaan
Kau cari penyakit saja
Plis Syara ,dengarkan apa kata suamimu ya
Dan jangan kasih celah pihak ke 3 tuk merusak rumah tangga kalian
Pelakor sekarang lebih ngeri dari dedemit
Adikmu jadi tahu kalau kamu ngarep banget sama Ken
Tetap kalem ya Syara cantik baik pintar
Jangan kepancing ocehan orang mabok
Jangan ya dok ,plis urungkan niatmu
Sainganmu berat Tuan Muda Ken
Dasar kadal buntung modus doang
Jangan cemburu pas lihat sepupu suami yang cewek ya
Tunjukkan pesonamu
Siapakah Kak Gee ini ?
Syara Syara ,selamat kesandung cinta suami dosenmu
Dah lah terima nasib jadi istri kesayangan dosenmu ya Syara
Seperti apa reaksimu Syara saat tahu dosenmu adalah suami sahmu ?
Sedang calonmu sudah tahu sudah paham siapa kamu
Dijamin kamu syock saat tahu calonmu dosenmu juga /Grin//Facepalm/
Kenalan dulu ya Syara meski ujungnya macam tom jerry pula
Bagaimana reaksi keduanya saat dipertemukan lagi ya ?