kisah ini buruk dan nggak tau dimana berada kegelapan namun seorang sendiri di kursi itu dengan menggunakan topeng dia berada di dalam rumah yang kosong
no memplagiat novel/mengcopy novel!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon granger tiktok︎, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 26
Happy reading✈︎
Setelah masukin jendela kaca kamar girban melepaskan topeng dan berkata.
"Wah tadi sangat keren saat aku bisa keluar dari jendela dan tembus langsung!" ujar Girban yang nggak percaya dirinya kalo girban bisa keluar dari jendela kaca kamar itu.
[ Jadi bagaimana? Benarkah yang ku katakan tadi itu bisa tembus lah! ]
Perkataan robot itu nanya kepada girban dan bagaimana bisa tembus keluar dari jendela kaca.
"Ya sih bisa ini keren sistem untungnya bisa!" ujar girban menjawab dari robot.
[ Makanya itu aku udah bilang tadi! ]
Perkataan robot membuat girban yang nggak percaya tadi.
"Ya, sekarang aku mau tidur karena malam ini udah membuat aku ngantuk!" ujar girban mulai merasa ngantuk.
"Nih topeng di taruh mana? Biar Kamu yang simpan kan?!" ujar girban lagi nanya kepada robot tentang topeng yang tadi.
[ Sini Biar aku aja yang simpan topeng ini kamu tidur aja sana aku mau bereskan ini! ]
Perkataan robot setelah topeng itu di kembalikan kepada robot robot menyimpan topeng dan membereskan.
Girban memasuki ke kamar dan dia berbaring di kasur dia merasa sangat ngantuk dan dia tertidur.
...----------------...
Besok pagi!
07.20 pagi!
Robot sistem yang udah terbangun dari tidurnya hingga girban yang belum bangun tidurnya.
Pagi ini robot harus menyiapkan makanan pagi buat makan sendiri juga buat sehari hari tapi dia nggak pernah keluar dari rumah kosong itu yah seperti biasa selalu menggunakan alatnya atau meminta bantuin girban.
"Hoaam!" girban membuka mulutnya dengan lebar sedikit tapi dia terbangun dari tidurnya.
"Sekarang jam beberapa nih ya?!" ujar girban langsung terbangun dari kasur dan melihat jam itu.
Jam dinding 07.25 pagi.
"Eh nyata masih pagi ya tapi nggak apalah kalau aku bangun pagi!" ujar girban udah melihat jam dan girban segara membangun dari tempat tidur.
"Pagi ini aku ke dapur dulu!" ujar girban dia menunju ke dapur dan mau minum.
Tiba di dapur girban melihat robot sistem yang sedang membuat sesuatu lalu girban menyapa.
"Hallo sistem, udah bangun?!" ujar girban sapa dan nanya.
[ hallo juga! Oh girban? Tentu aja aku udah bangun! ]
Kata kata robot menjawab dan sapa kembali.
"Hari ini kamu lagi apa?" ujar girban nanya kepada robot sistem.
[ Ya seperti biasa aku lagi buat alat lagi dan membuat masakan juga! ]
Kata kata robot menjawab pertanyaan girban yang dilakukan sehari hari.
"Oh Aku mau keluar sebentar deh tapi lewat mana ya?!" ujar girban mau keluar tapi nggak tau harus lewat mana.
[ Sebaiknya lewat di samping itu bisa kok! ]
Kata kata robot memberi tau kepada girban kalau keluar lewat samping.
"Hm ya juga kalo gitu aku keluar ingin menikmati pandangan pagi!" ujar girban lalu mengambil sebuah cemilan yang ada di meja piring dan membawa air dan girban keluar.
[ Ok silahkan Gir! ]
Kata kata robot persilahkan girban untuk keluar.
Di luar rumah samping girban duduk di kursi itu sambil makan cemilan lalu melihat sekitar luar rumah yang ada rumput rumput yang tumpuk sertai daun daun yang berjatuhan dari pohon.
"Banyak sekali daun daun yang jatuh pasti dari pohon ini!" ujar girban melihat daun berjatuhan dari pohon.
Tiba tiba ada tetangga yang lewat lalu girban melihat dan sembunyi cepat agar nggak ketahuan dari tetangga itu.
"Waduh ada tetangga nih aku harus bagaimana nih?!" ucap girban yang kini sembunyi dari belakang dan melihat tetangga.
Tetangga itu ada 4 orang yang lewatin rumah kosong tapi tibanya berhenti di situ dan tetangga itu ngomong di situ.
"Kita mau kemana nih?!" ucap seorang tetangga Nanya kepada mereka.
"Lah tadi kan kita mau ke tempat toko dan mau belanja butuh sesuatu ya kan?!" ucap seorang tetangga satunya.
"Nah ya aku mampir aja lupa!" ucap seorang tetangga hanya lupa dan tadi nanya dulu.
"Ya udah kalo gitu kita lanjut jalan lagi!" ucap seorang tetangga satunya.
"Eh tunggu dulu!" ucap seorang tetangga yang berhenti jalan entah apa.
"Ada apa?!" ucap seorang tetangga Nanya ke duanya.
"Di luar halaman rumah kosong itu kok ada gelas kaca lalu ada airnya tuh!" ucap seorang tetangga melihat gelas di halaman rumah kosong itu.
"Eh ya aku juga baru lihat loh itu gelas berisi air!" ucap seorang tetangga satunya juga melihat gelas.
"Apa di rumah kosong itu ada orangnya?!" ucap seorang tetangga Nanya mungkin ada orangnya.
girban pun terdengar suara dari tetangga dia sembunyi sambil ngintip tapi dia dengar ngomongan mereka girban sampai lupa membawa gelas ketinggalan.
(★Aduh aku lupa bawa gelas ku lagi! Ini bagaimana? Malah ada tetangga itu dan dilihatin lagi!★) dalam hati girban nggak tau harus apa karena udah bersembunyi dari tetangga.
"Gak mungkin lah ada orang di situ kan rumahnya kosong." ujar seorang tetangga satunya yang nggak salah mungkin rumah kosong ada orang.
"Tapi kenapa ada gelas nya tuh?!" ucap seorang tetangga heran.
"Ya tuh tapi kenapa ada gelasnya ya?!" ucap seorang tetangga juga heran.
"Udah nanti kita Nanya dulu sama pemilik rumah ini! Sekarang kita mau ke toko dulu nanti kita nggak bisa beli!" ujar seorang tetangga ingin buru buru ke toko karena takut kehabisan barang yang dibeli.
"Ya udah ah ayo kita ke toko dulu!" ucap seorang tetangga ikuti satunya.
Mereka pun pergi meninggalkan rumah kosong saat mereka bahas tadi.
Kini Girban mengintip arah sana dan sini kemudian girban berlari untuk mengambil gelas tetapi baju girban ada yang tertarik girban nggak bisa lari.
Bersambung
Maaf kalo ada yang typo atau salah paham di bagian episode.
🙏
/Sweat/🙄
anaknya gak makan
salam kenal
/Facepalm/
belum sanggup dan belum ada idenya buat up episode
😌😌
🗿🗿