NovelToon NovelToon
Dosen Galak, Suamiku

Dosen Galak, Suamiku

Status: tamat
Genre:Tamat / Dosen / Nikahmuda / Berbaikan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.4
Nama Author: Star123

Karya ini hanya imajinasi Author, Jangan dibaca kalau tidak suka. Silahkan Like kalau suka. Karena perbedaan itu selalu ada 🤭❤️

Perjodohan tiba-tiba antara Dimas dan Andini membuat mereka bermusuhan. Dimas, yang dikenal dosen galak seantero kampus membuat Andini pusing memikirkan masa depannya yang harus memiliki status pernikahan.

Bagaimana kelanjutan kisahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Star123, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Tok..tok.. Dini mengetuk pintu ruangan Dimas tapi belum ada sahutan. Dini mengulangi mengetuk pintu ruangan tersebut namun hasilnya tetap sama, nihil.

"Apa aku buka saja ya" batin Dini sambil menggigit ujung jarinya. Ya, jika gugup Dini suka sekali menggigit ujung jarinya, mungkin sudah menjadi kebiasaan.

"Kucoba aja ah" Akhirnya Dini mencoba membuka pintu dan ceklek, pintu tidak terkunci.

"Permisi, Pak Dimas. Pak Dimas" panggil Dini dengan kepala masuk keruangan sedangkan badan masih didepan pintu.

"Lah, ga ada orang. Katanya pulang bareng masa gue ditinggal?" Dini mencoba mengambil handphonenya dan menelpon Dimas. Suara handphone terdengar didalam ruangan. Dini mengecek dan terlihat ada layar handphone menyala diatas meja. Dini langsung mematikan panggilan dan masuk ke dalam setelah menutup pintu.

"Permisi, Pak. Dini masuk ya" ucap Dini dengan pelan. Baru saja, Dini mau melangkahkan kaki ke arah sofa, pintu kamar mandi terbuka. Jelas saja, Dini menoleh dan Dini berteriak sambil menutup matanya dengan kedua tangan.

"Pak Dimas, kenapa ga pake bajuuuuuu?" teriak Dini bertanya. Dimas yang kaget dengan kedatangan Dini dan teriakkan Dini segera menetralkan jantungnya. Dimas segera berjalan ke arah lemari, mengambil pakaian dan kembali ke kamar mandi.

Tidak lama pintu kamar mandi terbuka dan tertutup kembali, Dini yang mendengar langsung membuka mata.

"Astaga, Mata gue" Dini mengelus dadanya yang masih deg-degan habis melihat tubuh Dimas. Perempuan mana yang tidak tergoda melihat tubuh laki-laki yang atletis. Setahu Dini, Dimas memang pernah menjadi pemain basket waktu dikampusnya dulu tapi Dini tidak pernah melihat Dimas membuka bajunya meski mereka tinggal serumah. Mereka selalu memakai pakaian didalam kamar mandi.

Pintu kamar mandi kembali terbuka memperlihatkan Dimas yang sudah lengkap memakai baju.

"Kenapa tadi Pak Dimas tidak pakai baju?" Dini mulai menginterogasi.

"Ini ruangan saya"

"Gimana kalau ada yang masuk seperti saya tadi?" Dimas mulai jalan mendekat ke arah Dini, Dini yang menyadari seketika mundur. Bugh! Dini sudah tidak bisa mundur. Dimas makin maju hingga wajah mereka sangat dekat. Aroma sabun tercium jelas dari tubuh Dimas

"Tidak ada yang berani masuk keruangan saya selain kamu, Dini" ucap Dimas jelas didepan wajah Dini. Dimas menatap Dini dengan intens. Entah kenapa, melihat bibir Dini yang berwarna merah jambu membuat Dimas ingin menyentuhnya. Deru nafas Dimas tersapu di wajah Dini. Mereka berdua sama-sama deg-degan. Dimas mendekatkan wajahnya, Hidung Dimas sudah mulai menyentuh hidung Dini, Dini menutup matanya.

Tok..tok..Suara pintu diketuk dari luar. Menyadarkan Dimas yang sudah terbuai.

"Ah" Dimas menarik wajahnya dan meninggalkan Dini yang terdiam dengan wajah yang memerah.

"Jantung gue ga aman" batin Dini sambil mengatur nafas.

"Sore, Pak" sapa Security kampus. Jam-jam segini sudah biasa Security mengecek ruangan untuk memastikan apakah tidak ada dosen atau mahasiswa yang tertinggal sebelum dia mengunci gerbang.

"Sore"

"Pak Dimas sakit? Kenapa Wajah Pak Dimas merah?" ucap Security kemudian.

"Heum, Saya baik-baik aja, Pak" balas Dimas sambil mengatur nafasnya.

"Oh, kalau butuh bantuan hubungin saya aja Pak" ucap Security itu lagi.

"Baik, Pak. Terima kasih"

Setelah Pak Security pergi, Dimas menutup pintu. Dilihatnya Dini sedang menatap keluar jendela.

"Ayo, kita pulang" Dimas segera mengambil handphone yang berada dimeja dan langsung memasukkan ke dalam tasnya. Dini mengikuti Dimas dengan Diam.

"Apa tadi Pak Dimas mau menciumku ya?" gumam Dini dalam hati.

Dimobil mereka berdua sama-sama diam, sibuk dengan fikirannya masing-masing.

"Minggu depan kita pindah?" Dimas membuka obrolan, berada didalam mobil dalam posisi diam itu sumpah tidak enak.

"Pindah kemana, Pak?"

"Pindah kerumah kita sendiri" jawaban Dimas membuat Dini membulatkan matanya.

"Jika tidak sibuk, mulailah mengemasi barang-barang kamu yang penting" lanjut Dimas. Apakah Dimas punya maksud terselubung dengan pindah kerumah baru?

1
Istifada
Luar biasa
Alanna Th
betul, aq juga hampir gk jadi nikah gr" camer baca srtq utk calon swami. Akh, seandainya bnr" gk jadi nikah, apakh penggantinya akan lbh baik?
Star123: Kak, terima kasih sudah mampir ya dan coment. saya doakan semoga apa yang kakak jalanin sekarang itu yang terbaik buat kakak 🥰
total 1 replies
Alanna Th
waaa, kozonk brp lama noh?
Alanna Th
dulu sama org tua dkshny teh. tapi stlh brklg, aq mnm obat pake air pth krn kl pingin teh musti nyeduh dulu
Alanna Th
aq lbh zuka film action, kalo horor takut kbw mimpi; tdrq gk ada yg nemenin seh /Facepalm//Good/
Alanna Th
smoga citra hamil lalu richard brsedia brtnggng jwb. sdh tamat ttg citra /Facepalm//Facepalm/ /Tongue/ /Good/
Alanna Th
slain ganteng, dimas juga kaya n tdk pelit, itu sebabnya citra gk rela mlps atm brjlnny
Alanna Th
pas dimas pergi nuntut ilmu, dini hamil. Beu makin berat ninggalin
Alanna Th
dulu rmhq stlh jadi gk lngsng dhuni, eh spt ada sesuatu. Pdhl rmh baru dbngn. Tapi gk ganggu seh. Cuma suka ser ser merinding /Toasted/
Alanna Th
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/ /Heart//Heart//Angry/
Alanna Th
Othor hebat, critamu beda dari yg lain /Facepalm//Heart//Heart/
Alanna Th
bgtlh wnt kl msh skt hati, syuzah ngebujuknya. Drayu dg kt" cinta donk, pk doski /Facepalm//Facepalm/
Alanna Th
waktunya para ortu mndamaikn anak mantu mrk! gr" dpaksa nikah, mrk blm siap saat gelombang badai mnerpa. Hayo m" dian ngaku salah noh telah bikin dini pth hati!
Alanna Th
haah? Untung mntnnya swamiq gk ada yg spt itu.
dini, eh mlh mertuanya ngasih ksmptn bwt tuh mntn gangguin
Alanna Th
bodo apa bego? ngasih ksmptn mntn ngerampok!
Alanna Th
ngajak gelud nie dini
Alanna Th
asal gk dselingkuhi aq mau djdhkn ortu. pastinya jln hidup rmh tnggq mungkin akan lbh baik?
Alanna Th
blm saling mncintai, pelakor sdh ngintip tuh
Alanna Th
haa haa haaa /Facepalm//Facepalm/
Alanna Th
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!