Naya seorang Intel negara harus bertransmigrasi ke tubuh seorang wanita malam dan lebih gilanya lagi ternyata pria-pria simpanan wanita itu adalah bandit kelas kakap. Mampukah Naya bertahan di tubuh wanita itu dan menjalani hidup layaknya orang normal?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sellachan23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masa kecil Naya
Setelah Gerry menitipkan Selina ke pada ibunya ia kembali menghubungi radar agar kembali terhubung namun sayang sekali pergerakan nya tercium musuh sehingga dia tertangkap dan di seret. Di sisi lain Selena dan ibunya terus berlari dari kejaran kini mereka bersembunyi di dalam hutan lebat untung saja di sana sudah di perkirakan mereka sebagai tempat bersembunyi rahasia
"Nyonya bersembunyi di sini saya akan membunuh mereka semua!" Perintah pria itu
Dia menyerahkan Selena ke wanita itu namun sayang Selina dan Gerry tak ada sehingga membuat dia panik
"Mana Gerry!?" Panik nya
"Tenang nyonya akan kami cari! Percayalah Gerry pasti melindungi nona kecil" kata Robert
Kini mereka menutup tempat rahasia itu dan berlari menjauh agar musuh tidak sadar tempat itu, wanita itu hanya bisa menangis sembari memeluk Selena yang hanya diam dengan pipi yang sudah kedinginan. Setelah sembilan jam menunggu akhirnya pria itu menjemput istrinya di lokasi tersembunyi dan sayang sekali dalam perang banyak yang tewas termaksud tangan kanan pria itu beserta Robert
Mereka berdua menahan begitu banyak orang demi menyelamatkan tuan mereka dan akhirnya mereka gugur di pertempuran. Pria itu memeluk istrinya yang sudah pucat dengan raut sedih serta rasa bersalah di dalamnya
"Mari pulang sayang, kita kenang mereka semua" ajak pria itu
Wanita itu hanya mengangguk lemah dan berjalan sembari menggendong putri nya yang sama lemah nya dengan dia. Pria itu langsung membawa masuk ke rumah yang sudah banyak dokter dan tak lama mereka berdua di tangani. Kini ramalan itu benar sebab pria itu kehilangan putri nya yang memakai kalung matahari
"Kau tenang saja nak aku akan mencari mu kapan pun itu" janji pria itu
Tak terasa bertahun-tahun berlalu dan Selina berganti nama menjadi Kanaya agar neneknya tidak perlu takut akan bahaya yang menimpa gadis kecil itu. Dia merawat Naya dengan sangat baik layaknya cucu kandungnya sendiri
Naya tumbuh menjadi gadis yang pendiam hanya saja dia baik hati dan rajin membantu nenek nya tanpa di minta. Naya juga jarang berbicara dia seperti anak gadis yang tenang dan bijak di sekolah juga dia merupakan siswi terpintar. Namun semenjak Miska datang saat di bangku kelas empat Naya menjadi orang yang agresif
Ternyata Miska sengaja memprovokasi dirinya agar mau berbicara dan setelah Naya berbicara dengan mengeluarkan kata-kata yang pedas maka Miska tidak akan terima. Di sini lah puncak amarah Naya menggebu-gebu dan awal mula ia menjadi anak yang sering di bully
Saat sedang berjongkok sendiri di taman tiba-tiba seorang anak kecil laki-laki menghampiri nya, dia terlihat sangat lucu dengan pipi gembul, kulit putih dan mata biru hanya saja sorot matanya memancarkan kesedihan berbeda dengan Naya
"Ha..halo aku Samuel kamu siapa?" Kata nya gugup
Naya acuhkan dia dan tetap fokus membuat istana pasir tanpa perduli pada anak laki-laki di depannya. Namun tak putus asa anak laki-laki itu ikut membantu nya membuat istana pasir dan membuat Naya jengkel sebab merasa terganggu
"Pergi sana! Atau aku hajar kamu" bentak Naya
Samuel hanya diam dan tak mau pergi dari sana lantas Naya menarik nya agar Samuel segera pergi dari hadapannya. Bukannya menangis dia malah diam saja di perlakukan kasar oleh Naya
"Jangan usir aku! Kalau kamu sedang marah kamu boleh kok memukuli ku dulu ibuku juga begitu soalnya" jelas Samuel
"Benarkah?" Tanya Naya ragu
Samuel hanya mengangguk dan Naya tersenyum jahat, dia mulai menarik Samuel ke belakang taman dan saat di situ Naya mencari ranting pohon untuk di pukul kan pada Samuel
Ctass...
Kayu itu memukul tubuh Samuel dan membuatnya terluka, tak puas Naya melakukan nya lagi sampai emosi nya meredam akibat teman-teman nya di sekolah. Setelah sadar perlakuan nya barusan dia segera berlari mencari obat dan mengobati luka Samuel
"Kenapa kau diam saja dan tidak melawan monster seperti ku?" Tanya Naya dengan rasa penyesalan
"Kau mau berteman dengan ku? Kalau kau ingin berteman dengan ku maka kau bebas melakukan apapun pada diriku " ucap Samuel
Naya menarik nafas sejujurnya dia tak suka melakukan kekerasan hanya saja emosinya sering menggebu-gebu atas tingkah orang-orang di sekitar nya yang selalu menghina dia anak pungut. Ke esokan hari nya ternyata Samuel masuk ke kelas Naya sebagai anak baru dan semenjak dari situ mereka mulai berteman baik
Miska yang kesal melihat Naya memiliki teman dan lagi teman pria nya itu seorang bule jadi iri sehingga dia mencoba menghasut Samuel agar tidak usah berteman dengan Naya. Sayang sekali Samuel tak pernah perduli apapun yang di ucapkan teman sekelasnya dan juga mereka semua tak berani mengusik Samuel sebab sekolah itu milik ayahnya
"Hei Naya caper banget sih jadi orang! Kamu pasti temenan sama Samuel karena dia anak orang kaya ya" tuduh Miska
"Kalau aku diri mu pasti begitu namun sayang nya aku Naya yang tak perduli pada apa pun" balas Naya cuek
"Kurang ajar ya kamu!" Kesal Miska
Hari berlalu selalu begitu Miska yang selalu ingin membully Naya dan Naya yang tak pernah perduli pada mereka. Hingga mereka memainkan sebuah permainan di kelas yang jaga berjongkok di tengah untuk di nyanyikan sebab mereka membuat lingkaran untuk mengelilingi Naya. Awalnya Naya sudah menolak ingin main namun mereka semua menarik paksa Naya dan membuatnya berjongkok di tengah-tengah mereka
"Orang gila! Orang gila! Naya anak orang gila" ucap mereka yang mengelilingi Naya
Sembari menutup telinga dan menahan emosi dia terus saja mengingat pesan nenek nya untuk selalu bersabar. Namun sayang sekali ada yang memancing nya dengan bilang bahwa jangan berteman dengan anak orang gila seperti dirinya
"Diam! Atau kalian aku bunuh!" Ancam Naya
Kini semua merasa ketakutan namun Miska tidak senang mereka takut pada Naya jadi dia memutuskan untuk semakin mengompori Naya yang sudah terbakar emosi
"Dia ga punya orang tua jadi wajar ngomong nya ga beres! Tau ga kata mama aku Naya itu cuma anak adopsi " ucap Miska
Mendengar kata sesakit itu dan lagi anak kelas nya mengucilkan nya Naya sudah jadi gelap mata. Dia ingin berjalan ke arah Miska namun tangan nya di cekal Samuel agar ia dapat mengontrol dirinya. Namun sayang sekali Naya sudah menjadi monster mengerikan yang tak perduli apa pun yang terjadi
Naya berjalan cepat dan menghajar Miska hingga wanita itu berteriak minta tolong dan saat sampai di kantor bukannya mendapat keadilan malah di hina serta di kucil kan kembali. Sungguh nasib orang susah pikir Naya sebab segala hal akan susah jika kalah yang
Nenek Naya kemudian datang dan memohon-mohon maaf pada orang tua Miska padahal yang salah adalah anak dari wanita itu. Naya tidak terima dan dengan emosi menggebu-gebu dia pergi dari sana menuju taman dekat rumah nya. Namun Naya tidak sendiri di sana sudah ada Samuel yang menunggu nya dan tampak khawatir padanya
"Naya kau tidak apa-apa?" Cemas Samuel
"Cepat pergi dari sini! Jangan di sini atau kau akan terluka" usir Naya
"Tidak mau! Aku mau temenin Naya tenangin diri" tolak Samuel
"Aku bilang pergi sialan!"
Brukk...
Naya mendorong Samuel menjauh tapi Samuel malah terjatuh hingga kepala nya membentur batu dan mengeluarkan darah. Melihat Samuel yang terluka akibat ulah nya Naya hendak berjalan ke arah Samuel. Dan saat Naya ingin mendekat Samuel melihat seseorang membawa pisau dan ingin menusuk Naya dari belakang
"Naya awas!"
Jlebb...
Pisau itu menancap di perut tapi bukan perut Naya melainkan perut Samuel dan darah mengalir deras dari sana. Pria itu langsung berlari sebab salah sasaran dan Naya panik sembari berteriak minta tolong. Akhiri nya orang-orang berdatangan dan membantu Naya membawa Samuel ke rumah sakit terdekat
Saat sampai rumah sakit Samuel langsung di tangani dan tak lama ayah nya datang dengan wajah panik
"Kamu gadis yang selalu di ceritakan putra ku kan? Apa yang terjadi?" Tanya nya panik
"Hikss... Om maafin Naya hikss... Tadi ada orang yang mau menusuk Naya tapi malah di halangi Samuel sehingga dia yang terkena tusukan hikss.." ucap Naya sembari menangis
"Tidak apa jangan menangis, Samuel melakukan itu berarti dia benar-benar menyukai mu! Aku bangga pada putra ku yang bisa melindungi wanita yang dia suka" senyum pria itu
Dia mengelus kepala Naya agar anak itu tak merasa bersalah sebab ayah Samuel percaya ini semua atau kemauan putranya sendiri. Naya ijin untuk pulang takut di cariin nenek nya dan saat sampai taman dia berjongkok sebentar untuk menenangkan pikirannya
Saat sendiri ada seorang pria datang menghampiri nya dan menawarkan permen yang terlihat enak namun Naya tak berani mengambil dan menjawabnya ucapan pria itu. Saat Naya beranjak pergi tiba-tiba mulutnya di tutup sapu tangan dan pandangan nya mulai mengabur dan saat terbangun dia malah di siksa
Setelah selesai di siksa paman baik menyelamatkan nya dan fakta mengejutkan lainnya adalah paman itu merupakan pria yang membawa nya kepada neneknya alias Gerry, dia merasa bersalah melukai nona nya tapi dia harus tetap menyamar akan identitas nya tak di ketahui siapa pun. Setelah berhasil lari Gerry fikir ke dua teman nya tak akan mengecek kamar Naya dan saat mereka ingin cek ternyata ruangan kosong
Mereka memberi tau pada bos mereka dan di suruh mencari keberadaan Naya. Gerry tidak ikut dia hanya melihat apa yang akan di lakukan nona nya tapi sayangnya nona nya tertabrak mobil dan membuat dia panik. Segera dia menyusul ke rumah sakit juga dan melihat apa yang akan di lakukan ibunya Miska itu
Hari berlalu dan Naya tampak lebih tenang serta jarang emosi hanya saja dia tak mengingat apapun seperti orang yang baru di lahirkan. Samuel sudah sembuh dan mencari keberadaan Naya tetapi Naya sudah pindah akibat sabotase mama dari Miska itu
"Di mana Naya Daddy?" Tanya Samuel
"Pergi keluar kota dan juga kita harus kembali ke Amerika untuk pengobatan mu agar lebih cepat sembuh" balas ayahnya
Kini mereka berdua terpisah selama bertahun-tahun dan hanya Samuel yang tersisa memori nya untuk Naya. Dan juga Naya menjalani hari-hari nya dengan tenang di kota baru nya ini serta tak ada yang berani mengusik Naya lagi
sudah terangsang tp belum di tuntasin,Damian bangun jd sakit struk😂😂😂
aku suka novel yg begini
serasa kita masuk ke dalam novel