Sulit nya mendapatkan restu dua keluarga setelah pernikahan karena permusuhan dua keluarga besar Hillatop dan Azzura sejak berabad-abad yang lalu mempersulit restu pernikahan mereka.
Bagaikan kisah Romeo dan Juliet, mereka berjuang untuk mendapatkan restu semua orang satu persatu termasuk restu orang tua.
Sequel dari season satu Tuan dingin jatuh cinta with Miss somplak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nila KingShop Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ingin bicara 4 mata
Bola mata Hayat menetap tajam ke arah wanita yang ada di sampingnya tersebut, dia pikir hari ini sepertinya dia siap untuk beradu argumentasi untuk meredam mulut atau bahkan beradu otak pada wanita yang ada di sisi kanannya itu. Entahlah dia hanya merasa tidak nyaman dengan apa yang diucapkan oleh wanita tersebut pada laki-laki tua yang ada di hadapannya itu, bener-bener seperti kehilangan sebuah etika cara menghormati orang tua hingga membuat siapapun yang mendengarnya pasti tidak suka.
Dia pikir bagaimana bisa di dunia ini ada anak yang seperti itu, seharusnya wanita itu menjadi penengah mencoba untuk bersifat lebih sabar dan juga bicara dengan penuh sopan santun kepada orang tua yang sudah tua renta, tapi bisa-bisanya setiap kali bicara dia mengeluarkan suara pedasnya dan itu membuat telinga Hayat jadi menghangat dan juga pedas dibuatnya.
"Kau bilang apa barusan?." wanita tersebut jelas saja kesal, dia langsung menaikkan ujung alisnya dan siap berdiri dari posisi duduk yang saat ini juga.
Tapi belum sempat wanita itu mengeksekusi keinginannya, tiba-tiba buyut Hillatop berkata.
"Berikan aku waktu untuk bicara dengan Putri Bii empat mata." ucap laki-laki tua itu kemudian.
Mendengar apa yang diucapkan oleh buyut Hillatop, membuat putrinya seketika terdiam, namun tatapan mata tajamnya mencoba menghunus ke jantung Hayat, bisa dilihat aroma permusuhan yang diberikan oleh wanita itu kepada Hayat saat ini, seolah-olah wanita itu berkata kau tunggu aku di luar sana.
Alih-alih dia takut pada pandangan wanita yang ada di sampingnya itu, Hayat seolah-olah memberikan tatapan dalam tantangan balik kepada wanita tersebut, di mana seakan-akan tatapannya berkata.
"aku sedikitpun tidak takut padamu, nyonya tua. Kau tantang aku lawan."
Ahem hanya bisa memijat-mijat pelipisnya untuk beberapa waktu, dia pikir jika istrinya kembali ke sifat awalnya, tidak akan pernah ada yang menang melawan seorang Hayat. kelicikan dan sifat tak terduga nya pasti kembali dan dia selalu punya ide untuk membuat orang lain tunduk pada ucapannya dan juga kelakuannya.
"Biarkan kami bicara empat mata, kalian berdua bisa meninggalkan kami di sini." buyut Hillatop kembali bicara melirik ke arah putrinya kemudian melirik ke arah Ahem untuk beberapa waktu.
Ahem langsung berdiri dari posisi duduknya meskipun tidak dipungkiri perasaannya cukup was-was tapi dia yakin istrinya mampu mengatasi segalanya, laki-laki itu menundukkan kepalanya dan sedikit membungkukkan tubuhnya, dia langsung beranjak dari sana dan meninggalkan istrinya juga buyut Hillatop di dalam ruangan tersebut.
Putri dari laki-laki tua itu mau tidak mau ikut beranjak pergi dari sana dalam kekesalannya, rasanya dia benar-benar mendapatkan musuh baru hari ini dan berpikir rupanya istri Ahem tidak selemah yang dia bayangkan.
begitu kedua orang tersebut beranjak pergi dari sana Hayat terlihat berusaha untuk duduk kembali ke posisinya dan menatap laki-laki tua di hadapannya tersebut untuk beberapa waktu, menunggu apa yang akan dikatakan oleh buyut Hillatop kepada dirinya saat ini. Meskipun tidak dipungkiri jika dia juga merasa cemas dengan keadaan dan mencoba untuk menebak-nebak apa isi pembicaraan yang akan dilontarkan oleh laki-laki tua yang ada di hadapannya itu saat ini.
"Jadi apa kamu kemari datang untuk membicarakan hubungan kamu dengan putra All zigra?." dan kini laki-laki tersebut bertanya kepada Hayat dengan cara yang cukup serius.
dan percayalah berada di jalan laki-laki tersebut cukup membuat Hayat terkejut.
Laki-laki tersebut menampilkan sosok yang berbeda ketika tadi bersama Ahem dan putri buyut tersebut.
happy ending sih, tapi kayak masih ada yg ganjel, belum tuntas semuanya..
atau memang masih ada sekuel lanjutannya kah?
benernya cerita ini luar biasa, entahlah gak bisa mikir otak mak othor kayak apa..
bisa menyesuaikan dg banyak novel sekaligus..
semua novel milik saudara Ahem masuk, novel Lucas-Karla masuk, bahkan cerita para ortu dan sesepuh Hillatop dan Azzura jg masuk..
keren dah pokoknya..
akhirnya dapat restu jg yah Ahem dan Hayat..
tetapi harus mengorbankan anak pertama mereka..
makanya waktu di novel Freya dan Zoe, anak mereka dibilang cucu pertama.. ternyata inilah jawabannya..
para cucu ternyata menyatukan semua terpisah..
hubungan Ahem-Hayat dan Zoe-Freya bisa direstui berkat andil para cucu..
ya walopun, nasib mereka berbeda, ada yg hidup tapi ada jg yg meninggal..
semoga setelah ini semua berjalan lancar dan berakhir bahagia..
oke lanjut karyamu berikutnya..
cerita generasi ketiga, para cucu Allzigra..
semoga sehat selalu ya mak..
tetap semangat berkarya dan semoga sukses selalu dimanapun berada.. 💪🏻😘🥰😍🤩
itu Ibrahim palsu (Alestor - anak Britania)
wah, ceritanya nyambung ke sini..
keren2..
otak tetap aman ya mak??? 😁
luar biasa bisa mikir cabang sana cabang sini.. 🎉🎉🎉
sedang ahem silsilah ke brp jd mungkin ahem menyebutnya nenek