NovelToon NovelToon
Maduku Mantan Terindah Suamiku

Maduku Mantan Terindah Suamiku

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:266.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lia

"Mas Dani, apa yang kamu lakukan?" Tanya Ita saat masuk ke dalam rumah.

Betapa kaget nya Ita saat melihat sang suami tengah bermesraan dengan wanita lain di rumah mereka, lebih tepat nya tetangga baru samping rumah mereka.

"I-ita ..." Ucap Dani gugup.

"Permisi saya mau pulang saja dulu mas" ucap wanita itu sambil berlalu keluar rumah. Namun, Ita mencegah nya agar ia tetap duduk di dalam rumah.

"Mau kemana kamu pelakor?"

"Heh jaga ucapanmu itu ya, aku bukan pelakor."

"Kalau bukan pelakor lalu apa namanya yang bermesraan dengan suami orang lain?"

"Kamu tanya saja sama suami mu itu, siapa aku sebenarnya."

Ita langsung menoleh ke arah Dani seolah meminta penjelasan dari nya, namun bukan penjelasan yang ia dapat melainkan perlakuan kasar dari Dani.

"Ayok kita bicara kan di dalam kamar saja, Dina kamu pulang saja ke rumah mu."

"Baik lah mas, dadah sayang."

Ita di seret hingga masuk ke dalam kamar, setelah di dalam kamar ia di banting di atas kasur dengan sangat keras oleh Dani.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Hari persidangan pun tiba Ita dan Dani hadir di hari pertama persidangan. Kedua nya di tanyai oleh hakim apakah sudah bulat untuk bercerai atau tidak. Bahkan mereka juga di berikan waktu untuk mediasi namun Ita menolak nya dengan mentah-mentah.

"Tidak pak. Saya akan tetap bercerai dengan mas Dani."

"Kenapa sih dek? Kenapa harus bercerai? Bukan kah selama ini kita baik-baik saja?" Sangkal Dani.

"Oh ya? Masa? Lalu apa kabar hubungan gelap mu dengan mantan mu itu mas? Dan bodoh nya aku masih saja percaya bahwa mbak Dina itu hanya tetangga biasa namun nyatanya kalian berdua itu sudah menikah sirih dan lebih lagi kamu tidak memberikan ku nafkah."

Deg

Dani kaget bukan main mendengar penuturan dari Ita. Pasal nya ia sudah berusaha sekuat mungkin untuk menutupi perselingkuhan nya itu dengan Dina. Namun ternyata masih saja tercium oleh Ita. Bahkan ia juga tidak mengetahui bahwa Ita menyimpan banyak sekali bukti perselingkuhan nya selama ini.

"Kamu jangan ngarang deh dek."

"Bapak bisa putar kan video yang tempo hari saya berikan sebagai barang bukti untuk bercerai?" Tanya Ita pada bapak hakim di sana.

Setelah kurang lebih tiga puluh detik putaran video itu, Dani lagi-lagi di buat mati kutu oleh perbuatan Ita.

Ternyata Ita selangkah lebih maju daripada Dani, Dani benar-benar tidak bisa menebak pergerakan sang istri selama ini.

Bukan hanya itu, bahkan kwitansi dan lain-lain nya pun ikut serta menjadi barang bukti perselingkuhan Dani dan sang mantan.

"Itu semua tidak benar dek, mas bisa jelas kan."

"Saya akan tetap bercerai."

"Tapi dek, bagaimana dengan Tiara? Ia masih butuh sosok ayah."

"Silahkan saja datang jika nanti Tiara membutuhkan mu mas, tapi aku rasa ia tidak akan membutuhkan mu terkecuali saat ia akan menikah nanti nya. Tapi itu masih panjang, karena Tiara akan kuliah di luar negeri."

"Apa?"

"Apakah sudah pak hakim?"

"Baik lah, persidangan pertama kita sudahi dulu. Nanti kita lanjut kan lagi, untuk sidang kedua masalah hak asuh. Dan jangan lupa bawa anak nya datang agar ia memilih dengan sendirinya ingin ikut dengan siapa. Untuk kedua belah pihak di mohon tidak melakukan provokasi pada sang anak."

Tok ... Tok ... Tok ...

Setelah selesai ia keluar ruangan persidangan, namun Dani terus saja mengikuti nya. Ia tidak terima dengan keputusan Ita yang akan menyekolahkan anak nya sampai ke luar negeri.

"Dek, kenapa sih kamu tidak berdiskusi dulu dengan mas."

"Apa yang perlu di diskusikan?"

"Masalah Tiara. Kenapa kamu main ambil keputusan saja akan menyekolahkan Tiara hingga keluar negeri?"

"Urusan nya dengan mu apa mas?"

"Aku ayah nya."

"Ayah yang selama ini tidak memberikan nafkah untuk sang anak?"

"Bu-bukan seperti itu dek."

"Lalu seperti apa?"

"Argh sudah lah, intinya Tiara harus ikut dengan mas titik."

"Dia tidak akan mau ikut dengan mu mas. Sudah ya, supir ku sudah menjemput sampai bertemu di persidangan kedua."

Dengan hati dan langkah gontay, Dani kembali masuk ke kantor. Karena tadi hanya izin menghadiri persidangan.

"Bro, Lo kenapa sih? Muka nya di tekuk aja." Tanya teman Dani yang mengenal kan Bella pada nya.

"Gue tadi abis sidang pertama dengan Ita."

"Lalu?"

"Ia tetap mau bercerai dengan ku."

"Bagus dong."

"Masalah nya ia juga akan membawa anak ku keluar negeri."

"Sudah lah bro, jangan di pikirkan toh sekarang Lo masih ada dua bini. Eh ngomong-ngomong Lo keren juga ya bisa mempersunting si Bella."

"Lah emang kenapa?"

"Dia itu bukan sembarang wanita malam bro, gue udah berapa kali tawarkan dia ke teman-teman yang lain. Namun, ia menolak bahkan kata si mamih tuh ya. Dia paling mahal bro karena paling muda, eh si t41 ini malah nikah kan dia. Gimana pelayanan nya? Mantap ga?"

"Jelas mantap bro, gue sampe seharian full kemarin bikin adonan sampai-sampai gue lupa sama tuh bini kedua."

"anjir lo, bisa-bisa nya kata gitu. Eh kapan-kapan kita main ke rumah Lo ya."

"Rumah yang mana nih?"

"Anjir belagu ha ha ha, rumah Lo sama si Dina. Gue penasaran gimana bentukan istri kedua Lo sampe Lo tetep selingkuh."

"Boleh, nanti saja setelah selesai dari kantor kebetulan malam ini jatah bini kedua ha ha ha."

Kedua sekawan itu tertawa bersama, hingga tidak terasa pukul lima sore pun tiba. Mereka pulang ke rumah Dani dan Dina.

Dina yang sudah di beritahu oleh Dani pun sudah berdandan sangat cantik, ia menggunakan gaun merah selutut dengan riasan wajah natural yang menambah kesan cantik dan elegan pada nya.

"Gila, bini Lo cantik wey."

"Iya bener, kenapa lo masih mau sama si Bella?"

"Beda coy, Bella itu sangat wah pokok nya kalau Dina pun wah juga sih. Tapi seru juga kali ya gue buat mereka bermain bersama ha ha ha."

"Benar-benar sudah gila kawan kita satu ini bro."

"Ayok di makan" ucap Dina.

"Sayang kemari lah," ucap Dani. Dan menyuruh Dina untuk duduk di pangkuan nya.

"Woy bro hargai kita yang jomblo ini lah."

"Kenapa mau?"

"Ya mau ha ha ha."

Lagi-lagi mereka hanya tertawa bersama, lain hal dengan Dina yang cemberut akibat guyonan Dani dengan teman-teman nya yang menawari nya melayani kedua teman nya itu.

Dina merasakan hal berbeda dari Dani, ia merasa Dani sedah sangat berubah. Suami mana yang rela jika istri nya bermain dengan laki-laki lain? Tapi lain hal dengan Dani, ia malah menawari teman-teman nya itu.

"Mas, kamu itu apaan sih?"

1
Surati
bagus
Jue
Barang siapa orang Islam yang mati bunuh diri Allah SWT akan melaknatnya , Jika caranya mati dengan minum racun maka di neraka kelak juga akan minum racun berkali-kali , Allah SWT akan mengampunkan atau tidak itu bergantung kepada amalannya selama ini ketika hidup .
sweetpurple
Luar biasa
Rina Susilowati
part akhir koq nggak jelas..🤔
DN
dasar istri bego. GK peka filling nya ....hadeww
Sella Darwin
Luar biasa
Itoh
bkin puyeng bcanya gk berurutnn
Sella Darwin
Luar biasa
Ken L
pin pin bo wkwkwk
Aiur Skies
gini hari masih ada cewek model gini🤬🤬🤬🤬🤬🤬
Sri Supeni
lanjut
Nita Anita
cerita yg ga jelas udah cape cape baja ending nya amburadul .ini orang bikin cerita mau mau kaga bikin kecewa
Andi Gaox
bingung,nie CRT gmn MB y bab atas kt'y Bella dh bahagia d ausie skrg malah mo Bu dir LG trz dr awal kn g da ayahnya Dani tp tiba2 ada
Rizky Sandy
Bella SM Ita Ita itu beda orangkh,,,,
Jue: Yah Ita mantan isteri pertama Dani manakala Bella mantan isteri ketiga Dani , Dani kan hobinya kahwin cerai seperti ayam .
total 1 replies
Olha Alamri
waduh Bu,..ibuuu sadar dong
Retno Harningsih
lanjut
Ani Safitri
kasian miris banget nasib bella
Nnek Titin
semoga itu cuma rencana ibunya Bella biar Eka TDK LG mencari bela
Retno Harningsih
lanjut
Indah Listyani
jangan2 Bella dan Khanza msh hidup, itu hanya alibi ortu nya Bella dan Bella, supaya Eka TDK bisa bisa menemui Bella lg dan Eka merasa bersalah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!