NovelToon NovelToon
JERAT CINTA ALKA

JERAT CINTA ALKA

Status: tamat
Genre:Cintapertama / One Night Stand / Selingkuh / Tamat
Popularitas:764.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Apri Ana

Hanya demi sebuah ponsel keluaran terbaru, Amina rela menjual dirinya pada Alka, anak dari majikan ibunya.
Amina pikir cukup sekali tapi tidak untuk Alka.

Alka tidak melepaskan Amina, tidak akan pernah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apri Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26

Amina mendengar suara gemericik air yang membuat tidurnya terusik. Ia membuka matanya dan merasa bingung melihat langit kamar yang berbeda langit kamar miliknya.

"Dimana ini?" gumam Amina masih mengingat apa yang terjadi.

Amina bangun namun masih duduk diranjang, tubuhnya pun masih ditutupi selimut.

"Dimana ini?"

Dan Amina terkejut setengah mati setelah sadar jika Ia sedang berada diruang pribadi Alka. Kini Amina ingat jika siang tadi saat Ia selesai membersihkan ruangan Alka, Ia kelelahan hingga membuatnya berbaring diranjang Alka, siapa sangka jika Ia sampai ketiduran disana.

"Semoga Pak Alka tidak tahu, aku harus segera pergi dari sini." Gumam Amina buru buru melipat selimut dan saat Ia bersiap untuk keluar, Ia dikejutkan oleh suara pintu kamar mandi yang terbuka.

Amina menatap ke arah kamar mandi, Alka berdiri disana mengenakan jubah mandi dengan rambut basah yang menetes.

"Oh kau sudah bangun?" tanya Alka santai, berbeda dengan Amina yang terlihat ketakutan.

"Maafkan saya pak, saya ketiduran. Saya sudah menyelesaikan pekerjaan saya dan saya akan kembali ke pantry."

Alka tertawa mendengar ucapan Amina, "Kau pikir ini jam berapa?"

Amina menatap ke arah jam dinding dan lagi lagi Ia terkejut saat melihat jam ternyata sudah pukul 9 malam, semua orang pasti sudah pulang.

"Say saya tidur selama itu?" Amina masih tak percaya, tadinya Ia pikir hanya ketiduran beberapa menit saja namun ternyata sampai berjam jam.

Alka kembali tertawa, "Tunggulah diluar, aku ingin ganti baju dan setelah itu aku akan mengantarmu pulang."

Amina menggelengkan kepalanya, Ia tidak ingin diantar oleh Alka yang akhirnya membuat semua temannya salah paham lagi padanya.

"Tidak Pak, biarkan saya pulang sendiri."

Alka berdecak, "Ini sudah sangat malam, jalanan juga pasti sudah sepi. Sangat bahaya jika kau berjalan sendirian."

"Tidak apa apa pak, saya sudah biasa berjalan sendirian. Saya permisi pak." pamit Amina lalu keluar begitu saja.

Alka berdecak kesal, "Ada apa dengannya? Biasanya dia tidak pernah menolak."

Alka mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang, "Aku butuh bantuanmu."

Alka tersenyum lalu meletakan kembali ponselnya, Ia segera bersiap untuk keluar kantor.

Sementara Amina baru saja keluar dari gedung kantornya, Ia berjalan sendirian menuju rumahnya.

Benar kata Alka, jalanan begitu sepi bahkan hanya beberapa kendaraan yang lewat.

"Ck, tidak perlu takut, bukankah kau sudah biasa pulang sendirian?" gumam Amina meyakinkan dirinya agar tidak takut.

Amina terus berjalan sambil sesekali melihat ke belakang karena Ia merasa ada yang mengikutinya.

Amina mempercepat langkah kakinya hingga Ia dikejutkan oleh seorang pria berbadan kekar yang menghadang jalannya.

"Halo nona cantik, apa kau sendirian?" tanya pria itu tersenyum menyerigai yang membuat Amina takut.

Amina berbalik ingin mencari jalan lain namun ternyata dibelakangnya sudah ada pria berbadan kekar lain dan kini terkepung sudah Amina.

"Mau apa kalian? Jika kalian ingin merampok ku percuma karena aku tidak memiliki harta apapun." ucap Amina mengeluarkan keberaniannya.

Kedua pria berbadan kekar itu malah tertawa mendengar ucapan Amina, "Jika kau tidak memiliki uang setidaknya kau memiliki tubuh yang indah." ucapnya yang semakin membuat Amina takut.

"Jika kalian berani mendekat, aku akan teriak sekarang!" ancam Amina.

"Teriak saja, kau pikir ada orang yang akan menolongmu." ejeknya.

Amina tak peduli, ada orang atau tidak Ia tetap berteriak meminta tolong, "Tolonngg... Ku mohon siapapun tolong aku!"

Kedua pria berbadan kekar itu semakin tertawa keras mendengar teriakan Amina, "Bagaimana Nona? Kau lihat tidak ada yang datang bukan?"

Amina semakin pucat saja, apalagi salah satu preman berusaha untuk menangkapnya dan saat tangannya hampir disentuh, seseorang melempar botol ke arah pria kekar itu hingga membuatnya mengaduh.

"Sialan, siapa yang sudah berani melempar botol ini!" teriak pria itu terdengar kesal dan marah.

"Aku..." suara pria lain yang membuat Amina merasa lega karena teriakanya berhasil membuat seseorang datang.

Pria penolong itu semakin mendekat hingga Amina tahu siapa pria itu,

"Pak Alka..."

"Dasar gadis pembangkang, bukankah tadi sudah ku bilang jangan berjalan sendirian." omel Alka yang hanya membuat Amina tersenyum, merasa bersalah.

"Kau pikir bisa membawa gadis ini? Tidak akan sebelum kau bisa mengalahkan kami!" kata Pria kekar itu menahan Amina dibelakang tubuhnya.

"Ya sudah majulah jika kau ingin mati." ucap Alka santai.

Salah satu pria berbadan kekar maju lebih dulu melawan Alka.

Amina menutup matanya, tak berani melihat ke arah pertengkaran. Ia tak yakin jika Alka bisa melawan mengingat tubuh Alka lebih kecil dari kedua pria itu.

"Sial aku kalah." ucap pria berbadan kekar tersungkur dibawah membuat Amina memberanikan diri melihat.

"Tidak mungkin, bagaimana bisa?" gumam Amina.

kini giliran pria lain yang menahannya, maju untuk melawan Alka.

Alka bersiap menghajar pria itu namun Amina melihat Alka sempat terkena pukulan di bibirnya hingga berdarah sebelum akhirnya Alka berhasil melumpuhkan kedua pria itu.

"Jangan pernah menganggu orang lagi atau kau akan ku bunuh." ancam Alka yang membuat kedua pria berbadan kekar itu ketakutan dan lari meninggalkan tempat itu.

Amina segera berlari menghampiri Alka, "Bapak baik baik saja?"

Alka berdecak, "Apa kau tidak lihat ini?" Alka menunjuk ke arah lukanya.

"Maafkan saya pak."

"Aku sudah memperingatkan mu tadi dan kau masih tak mendengarku sekarang lihat apa yang terjadi? Jika saja aku tidak lewat sini entah bagaimana nasibmu tadi." omel Alka.

"Maaf pak maafkan saya dan terimakasih sudah menolong saya."

"Sekarang masuk ke mobil biar aku mengantarmu!" pinta Alka yang langsung diangguki Amina.

Alka tersenyum puas saat melihat Amina sudah memasuki mobilnya.

"Bibir Bapak terluka, sebaiknya kita cari obat dulu." Amina menatap bibir Alka penuh khawatir.

"Disana ada kotak obat." Alka menunjuk ke arah dasboard.

Amina membuka dashboard dan benar saja disana ada kotak obat kecil.

"Aku menyimpannya disana untuk berjaga jaga jika sewaktu waktu terjadi sesuatu."

Amina mengangguk, segera membuka kotak obat dan mulai membersihkan luka Alka menggunakan alkohol.

Alka terlihat meringgis kesakitan,

"Maaf pak, saya akan lebih pelan lagi." ucap Amina semakin mendekat agar lebih mudah mengobati Alka.

Wajah keduanya sangat dekat hingga hirupan nafas terasa diantara keduanya.

Amina terlalu fokus mengobati luka Alka hingga tak sadar mata Alka sedari tadi memandanginya.

"Sudah pak." Amina menatap Alka hingga tatapan mereka bertemu.

Cukup lama mereka berpandangan, Amina merasa wajah Alka semakin mendekat.

Amina diam ditempat, tidak menghindar ataupun kembali ke tempatnya hingga Ia merasakan bibir kenyal Alka menempel ke bibirnya.

Amina tidak menolak, entah mengapa Ia hanya diam dan malah membuka bibirnya membiarkan bibir Alka memasuki bibirnya.

Semakin lama semakin dalam ciuman Alka semakin mengebu hingga tangan Alka mulai nakal, berjalan membuka kancing baju Amina yang akhirnya membuat Amina segera tersadar dan langsung melepaskan ciuman mereka.

Amina kembali duduk ditempatnya, memalingkan wajah, menatap ke arah luar merasa malu dengan apa yang baru saja mereka lakukan sementara Alka? Ia tersenyum penuh kemenangan karena berhasil menikmati bibir manis Amina lagi.

Bersambug....

Komen yukk komennnn

1
You Bitch
Di Paris, bukan Diparis
Selfi Polin
juan org baik jdi apapun yg dia mau terkabul🤣🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
pancingannya bagus banget wkwk cewek suhu ditanya main udah paham arah nya kemana, coba cewek polos beneran dipikir ngajak main timezone yg ada 🤣
Bunda Dzi'3
amina cita2nya kok jdi berubah... kan cita2 amina jdi dokter
Win Arti
caper si alka ameena😄
JR Rhna
diulang lagi.kan sudah diberitahu baru menikah beberapa hari lepas
JR Rhna
bukannya suda ketemu tempat kuliah?
Muna Junaidi
Hadirrr thorrr
JR Rhna
🤣🤣
Duwie Sartika
lah,, di kasih sama sarah bilang ga mau kl blm ada ikatan... lah ini sekalinya kang teh celup juga 🤣
Yeni Fitriani
lagi lagi sdh kubilng novelnya bagus cm autor nya tdk mencatat point penting dlm bab2 yg tlah lalu.....di bab wkt surti dan amina msh ker6di rmh alka bik Surti bilang klo cita2 amina mau jd dokter....lah skrg pas ngibrol sm alka bik surti bilang cita2 amina mu jd guru.🤣 sepele tp bikin pr reader kurang nyaman.🙏maaf ya autor
Yeni Fitriani
novelnya bagus tp sayang sprti ya autor nya kurang mengingat isi bab2 yg tlah lalu jdnya agak kurng konsisten isinya.....di bab awal wkt alka br mau pindah perusahaan di bilang jarak luar kotanya cm 1 jam.....lah giliran pas pulang gegara di telpon mamanya malah jarak luar kotanya jd 3 jam perjalan darat🤦🏻‍♀️ dikit sih tp cukup membuat berdecak sebal para reader
RatuElla11: halo ka, mampir juga yuk ke karyaku "Istri Simpanan Pemuas Tuan Eden."
total 1 replies
Yeni Fitriani
ceritanya bagus tp agk gak masuk akal di suasana rmhnya sj......biasanya orjay pemilik perusahaan akan puny byk pembantu di rmh ortu nya lah ini cm satu suarti doang udh gt surti berhenti rmh ibunya jd gak punya ARTsatupun🤣beres2 rmh masak cuci baju siapa yg kerjain sdngkan mamanya alka sibuk sosialita 🤣
Yeni Fitriani
orkay yg sederhana makan mlmnya sayurasem😁
Halimatusaidah
bagus, rekomen buat di bacaaa
RatuElla11: halo ka, mampir juga yuk ke karyaku "Istri Simpanan Pemuas Tuan Eden."
total 1 replies
alin soebank
modus
alin soebank
😆😆😆😆😆😆😆😆
Lilis K. Lumban Gaol
🤣🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
BODOH bin OON..
Qaisaa Nazarudin
Karier ada pasang surutnya Tapi berbakti kepada suami dan rumah tangga akan bahagia selamanya,asal bukan salah pilih pasangan..Alka hidup bahagia dengan Amina,Sedangkan kamu...ckk kasihan banget..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!