Mengungkapkan isi hati yang terdalam itu tidak mudah bagi Riky, Memiliki rasa mencintai yang mendalam untuk gadis cupu yang ternyata anak seorang pengusaha terkenal, gadis itu bernama, Keyla.
sempat berpisah, tapi mereka selalu setia menunggu, meskipun terpisah cukup lama tak akan membuat cinta mereka memudar justru semakin bertambah kuat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bangu Thry Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Curhat dengan Sahabat
lagi itu ia persembahkan untuk seseorang yang bahkan belum pernah Ia temui. karena memang Tio belum mempunyai pasangan, Ia hanya suka dengan lagu bertemakan romance.
Mulai memetik gitar dan menghayati setiap lirik dari lagu yang Ia nyanyikan.
...𝙺𝚊𝚞 𝚋𝚎𝚐𝚒𝚝𝚞 𝚜𝚎𝚖𝚙𝚞𝚛𝚗𝚊, 𝚍𝚒𝚖𝚊𝚝𝚊𝚔𝚞 𝚔𝚊𝚞 𝚋𝚎𝚐𝚒𝚝𝚞 𝚒𝚗𝚍𝚊𝚑...
...𝙺𝚊𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚍𝚒𝚛𝚒𝚔𝚞 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚞𝚓𝚊𝚖𝚞 ...
...𝙳𝚒𝚜𝚎𝚝𝚒𝚊𝚙 𝚕𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚑 𝚔𝚞, 𝚔𝚞 𝚔𝚊𝚗 𝚜𝚎𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚒𝚔𝚒𝚛𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚛𝚒𝚖𝚞...
...𝚃𝚊𝚔 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚔𝚞 𝚋𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐𝚔𝚊𝚗 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙𝚔𝚞 𝚝𝚊𝚗𝚙𝚊 𝚌𝚒𝚗𝚝𝚊𝚖𝚞...
...𝙹𝚊𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚔𝚊𝚞 𝚝𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚛𝚒𝚔𝚞...
...𝚃𝚊𝚔 𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚊𝚖𝚙𝚞 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚑𝚊𝚍𝚊𝚙𝚒 𝚜𝚎𝚖𝚞𝚊 ...
...𝙷𝚊𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊𝚖𝚞 𝚔𝚞 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚋𝚒𝚜𝚊...
...𝙺𝚊𝚞 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚍𝚊𝚛𝚊𝚑 𝚔𝚞 ...
...𝙺𝚊𝚞 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚓𝚊𝚗𝚝𝚞𝚗𝚐 𝚔𝚞...
...𝙺𝚊𝚞 𝚊𝚍𝚊𝚕𝚊𝚑 𝚑𝚒𝚍𝚞𝚙𝚔𝚞, 𝚕𝚎𝚗𝚐𝚔𝚊𝚙𝚒 𝚍𝚒𝚛𝚒𝚔𝚞 ...
...𝙾𝚑 𝚜𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐𝚔𝚞 𝚔𝚊𝚞 𝚋𝚎𝚐𝚒𝚝𝚞...
...𝚂𝚎𝚖𝚙𝚞𝚛𝚗𝚊, 𝚜𝚎𝚖𝚙𝚞𝚛𝚗𝚊...
Riky keluar dari mobil menghampiri Tio yang sedang bernyanyi.
"Bagus juga suara sahabat gue ini, cocoknya lo ikut kontes nyanyi biar bisa terkenal."
"Gue nggak suka ikut begituan, udah seneng gue dengan profesi gue sebagai fotografer. Emang lo kenapa lagi sampai nggak masuk kerja, nggak biasanya lo begini. Pasti masalah Keyla lagi ya."
"lo memang sahabat gue yang paling ngerti masalah gue, nggak diragukan lagi deh. Gue beruntung punya sahabat kayak lo."
"Ya iyalah, siapa dulu, mas Tio gitu..., selalu ada buat sahabat. Gimana kabarnya Dev dan Rizal ya, udah lama mereka enggak ada kabar. Apa mereka sudah punya pasangan sampai mereka melupakan kita."
"Mungkin mereka sibuk, Terbukti, perusahaan yang mereka pimpin juga sudah sukses." ucap Riky.
"Ya , Asal jangan lupain Kita, mereka berdua kalau nggak kita dulu yang kontak, ya nggak bakal ada kabar dari mereka." ucap Tio.
"Sekarang mau curhat, apa mau gosipin mereka berdua." ucap Tio.
"Ya mau curhatlah, sama siapa gue curhat masalah Keyla kalau bukan sama lo, Tio."
Riky menceritakan tentang kejadian di Restoran Padang sampai akhirnya ia bisa lolos dari sana.
"Hahaha, kenapa lo harus sembunyi, kalau lo sama Tania emang nggak ada apa - apa ya nggak perlu sembunyi. Kecuali lo mau kedua - duanya."
"Gue takutnya Keyla bakalan ngira kalau gue sama Tania sudah jadian, kalau Keyla sampai berpikir begitu dia bakalan jauhin gue lagi terus kalau dia menghilang lagi dari hidup gue, gimana, ? lo tahu sendiri gue lagi usaha buat dapatin hati Keyla lagi. Gue nggak akan nyerah sampai Keyla menjadi milikku lagi. Karena Gue yakin, Keyla juga masih punya rasa kepada gue."
"Kalau gue bisa bantu, pasti gue bantu." ucap Tio memberi semangat.
"thanks, Lo udah mau dengerin curhat gue yang nggak ada habisnya ini. Gue sedikit lega, sekarang yang Gue pikirin gimana caranya gue bisa lanjutin rencana gue tanpa membuat masalah untuk adik lo, Kasihan jika dia harus mendapat peringatan pada saat ia baru saja bekerja hanya karena dia bantuin gue."
Mereka sama - sama berpikir, memecahkan masalah tanpa harus merugikan orang lain.
"Kayaknya harus lo sendiri yang memberikan hadiah itu pada Keyla."
"Mana mungkin gue datang pada Keyla, lalu gue kasih dia hadiah gitu yang ada dia bakalan langsung tahu kalau semua hadiah itu dari gue." ucap Riky.
"ya lo datangnya nggak sebagai Riky juga, lo nyamar gitu jadi pengirim barang, atau apalah yang penting jangan sampai dia tahu itu elo." Tio mulai geram menjelaskan kepada Riky.
"Oooooo ...." ucap Riky mulai mengerti.
"lo emang bisa di andalkan, Tio. Gue pulang dulu ya."
Riky terlihat bahagia karena telah menemukan solusi dari masalahnya. sepanjang jalan Ia bernyanyi karena merasa mendapat kesempatan kedua.
jangan lupa mampir ya ke Novel ku juga