NovelToon NovelToon
My Beloved Hubby

My Beloved Hubby

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Pernikahan Kilat / Pengganti / Pengantin Pengganti Konglomerat
Popularitas:86.1k
Nilai: 5
Nama Author: Park alra

Arumi dharma, terpaksa harus menikah dengan Dewangga Arjuna dirgantara, pria yang seharusnya menjadi kakak iparnya, ketika Yudha dirgantara, calon suaminya sendiri kabur tanpa kejelasan.

Bagaimana kehidupan rumah tangga tanpa cinta ini? lika- liku apa saja yang harus mereka hadapi? akankah berhasil berlayar atau berhenti di tengah jalan? ikuti kisah cintanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park alra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab • 26 •

"Arum! kenapa kau di sini?" dengan spontan Aksa menghempaskan tangan Dewa yang mencengkram kerah bajunya, lalu menghampiri Arumi dengan tergesa-gesa.

"Sudah ku bilang kan untuk istirahat saja di dalam," ucapnya dengan penuh perhatian. Sementara itu, Dewa terperangah menatap kedua orang yang sama sekali tak pernah ia duga akan berkhianat di belakang nya. Ya, perkataan yang meracuninya telah membuat Dewa berfikir jika Aksa dan Arumi benar-benar berselingkuh dan itu membuatnya meradang seketika.

"Kalian!" naik pitam Dewa segera menghampiri keduanya dan kemudian menarik tangan lengan Arumi hingga terlepas dari Aksa.

"Apa yang kau lakukan pada istri ku hah?" teriaknya pada Aksa.

Bukannya merasa ngeri Aksa justru tersenyum, lalu matanya melirik pada Arumi dengan masih senyum yang sama.

Arumi terdiam terpekur, ia kembali merenungi obrolan singkat nya dengan Aksa tadi pagi saat ia sudah sandarkan diri.

"Suami mu itu harus di kasih pelajaran Arum, dia sudah kelewat batas padamu."

"Aku punya ide."

"Apa?"

"Arum, pada dasarnya laki-laki itu jenis manusia yang paling simpel, jika dia jatuh cinta, mereka tidak akan pernah bisa menutupi perasaan itu, aku tahu Dewa sebenarnya perlahan sudah mulai jatuh cinta dengan mu."

"Kenapa kau percaya sekali?"

"Aku sudah bilang kan pada dasarnya laki-laki itu manusia simpel, kau ingin membuktikannya?"

"Bagaimana?"

"Buat dia cemburu. Kau akan tahu besok Arum."

Jadi inikah hal yang ingin di tunjukkan Aksa.

"Jika dia marah-marah besok saat tahu kamu ada di rumah ku itu berarti dia cemburu. Dan itu bisa jadi dua hal, dia mulai peduli padamu atau memang dia sudah jatuh cinta pada mu."

Kembali ia mengingat perkataan pria itu, Arumi tercengang, di tatapnya Aksa yang kini masih dengan senyum nya kemudian pria itu mengangguk sambil mengedipkan mata, seolah sedang mengatakan ' bukankah yang ku katakan itu benar?' seperti itulah yang kira-kira Arumi tangkap dari tatapan kedua netranya.

Lalu sebelum ia sempat untuk berfikir lagi, tangan Dewa sudah lebih dulu menariknya menjauh, langkahnya terpaksa mengayun mengikuti langkah pria itu.

Sebelum keluar dari gerbang, ia bisa melihat redup bayangan Aksa yang tersenyum sambil jemarinya menunjuk tanda O.

***

Arumi akhirnya kembali ke mansion. Mobil yang di membawanya mendarat mulus di halaman mansion yang luas dengan Dewa yang rahang kokohnya mengeras sempurna, pria itu tetap diam dengan tatapan kaku juga tangan kekarnya yang ia cengkram kuat pada stir.

Arumi menoleh mendapati pria itu tetap bergeming, lalu kilatan-kilatan tentang ucapan Aksa kembali membayang di benaknya. Apakah benar Dewa marah karena dia cemburu? itu berarti pria itu mulai peduli padanya, atau benar, jika Dewa sudah mencintai nya? pertanyaan-pertanyaan itu berkelebat di kepala.

Sementara Dewa masih berperang dengan batin juga kepalanya, ia tak menolak ketika kemarahan menancap kuat hingga rasanya akan menggerogoti tengkorak nya, ketika tahu Arumi bersama pria lain, dan parahnya dia adalah temannya sendiri, atau Dewa tidak menyangkal jika kini ada perasaan panas yang menjalar seperti lahar ketika tahu Arumi menginap di rumah seorang pria. Apakah benar dia cemburu? Dewa ingin menyangkal hal ini, tapi yang tak punya upaya daya. Rasanya perasaan itu kini seolah telah mengikis habis egonya.

"Dewa ... " Arumi memanggil pelan. Laki-laki itu tetap bergeming dengan nafas menderu juga wajah yang masih mengeras.

"Keluar Arumi, bersihkan dirimu."

Arumi menoleh cepat, ia tak menyangka Dewa akan tetap tenang, ia pikir Dewa akan menyiksanya atau beranggapan yang tidak-tidak.

Tapi Dewa sadar itu tidak boleh ia lakukan, bagaimana pun adalah kesalahan nya meninggalkan Arumi sendirian bahkan di saat hujan. Dewa menyadari tindakan nya sudah kelewatan. Namun ia masih tetap menolak keras anggapan batinnya jika dia sedang cemburu saat ini, Dewa tidak ingin mengakuinya. Atau lebih tepatnya hatinya masih ragu.

"Tapi ... " Arumi berusaha menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, agar pria tak salah paham.

"Keluar, atau aku akan benar-benar marah!" kali ini Dewa meninggikan oktaf suaranya. Arumi mendesah pasrah, ia akhirnya keluar di susul dengan suara pukulan Dewa pada setir mobil, gigi pria itu bergemeretak menahan amarah yang kembali muncul saat berangan-angan apa saja yang di lakukan Arumi di rumah Aksa, membuat nya tersiksa oleh perkiraan- perkiraan nya sendiri.

***

Dewa dahulu adalah pria yang masih bisa berekspresi sebelum Diana gadis yang akan ia jadikan istri, kabur tanpa kejelasan saat terbangun dari koma ketika ia mengalami kecelakaan kala itu, menjadikan Dewa seperti manusia yang tak punya perasaan. Bagi Dewa Diana adalah cinta pertamanya, alasan Dewa mencintai Diana karena gadis itulah yang mendukung saat-saat terpuruknya ketika mereka kecil dulu.

Ketika itu Dewa yang berumur sebelas tahun terjatuh hingga membuat kaki kirinya patah karena menyelamatkan Yudha, sang adik. Hal yang membuat nya sedih ketika kejadian itu bertepatan dengan lomba lari yang akan di ikuti nya di sekolah saat itu, membuat nya tak bisa untuk berpartisipasi dalam lomba. Dewa kecil merasa terpuruk, lalu datang lah seorang gadis kecil yang menghiburnya, membawakannya manis-manisan sambil membujuknya agar tidak terus murung.

Rasa kesepian yang selalu Dewa rasakan karena papa mamanya lebih mementingkan Yudha daripada dirinya merasa sedikit terobati karena kehadiran gadis kecil itu.

Ia masih ingat perkataan si gadis kecil yang membuat nya untuk pertama kali merasakan hangat juga berdebar-debar hingga menjadikan gadis kecil itu sebagai cinta pertama nya.

"Kapan pun kesedihan mu datang coba pejamkan mata mu, maka aku akan selalu datang untuk menghibur mu hingga kesedihan itu hilang."

Gadis berusia enam tahun mengatakan hal itu ketika sedang dalam keadaan menyedihkan adalah hal yang paling berharga untuk Dewa, sampai saat ini. Hingga bertahun-tahun kemudian ia akhirnya menemukan lagi si gadis kecil yang ia ketahui bernama Diana, dan sampai saat ini menjadi cintanya.

Namun kehadiran seorang gadis memporak-porandakan semuanya, hatinya terpecah antara tetap setia dengan Diana atau mencoba untuk menerima wanita yang kini menjadi istrinya.

Semuanya menjadi tak terkendali termasuk perasaannya, Dewa bingung, bimbang juga ragu. Apakah benar perasaan yang sudah mulai perlahan tumbuh subur ini adalah cinta? apa benar dia mencintai Arumi?

"Dewa lupakan lah masa lalu, dan lihatlah saat ini, ada gadis yang begitu tulus mencintai mu, jangan sia-siakan dia sebelum dia akhirnya memilih menyerah karena sikap mu."

Nasihat yang pernah di berikan sang papa tempo lalu kini kembali terlintas di otaknya. Membuat sebaris keraguan itu perlahan runtuh.

"Lupakan Diana, Dewa. jelas-jelas dia telah mengkhianati mu, dia yang memilih kabur dari hidup mu, itu artinya dia tidak benar-benar mencintai mu."

Pun perkataan Aksa saat ia terjebak dalam jurang kesedihan akibat di tinggal Diana, kembali di ingatnya.

Lalu Dewa memejamkan kedua matanya mengingat kembali perkataan Diana.

"Kapan pun kesedihan mu datang coba pejamkan mata mu, maka aku akan selalu datang untuk menghibur mu hingga kesedihan itu hilang." Dewa mengulang perkataan Diana saat mereka kecil dulu.Ia ingin kembali mengingat Diana di dalam hatinya.

Tapi hal yang tak pernah Dewa duga, bayangan wajah Arumi lah yang justru terlintas saat kedua matanya terpejam.

1
SUMARMI SUMARMI
Lumayan
Adele Amoreiza Limbong
apa ceritanya sudah slsai ia kak??
Mat Grobak
👍👍✌
Erni Syah
arumi dah telpn lum sama dewa ..klau blum bisa2 salah paham lagi..thor jgn buat mrka berantem lagi ya...pusing saya bacanya..bikin panas sesak
Puji Lestari
ah baru ge damai udah akan mulai lgi konflik
dandelion: Hehe konfliknya Bru di mulai 😅
total 1 replies
Nadin Nisa Rismaya
up nya yg banyak thour 💪😍😍
dandelion: Siaaap di tunggu yaaa
total 1 replies
Nadin Nisa Rismaya
akhirnya ,,,smngat thour 💪😍😍😍
dandelion: Siaaap terima kasih te
total 1 replies
Nurhayatins Aqil
lnjt dong thor bnxk2 dong upx
dandelion: Siaap di tunggu yaa
total 1 replies
Nadin Nisa Rismaya
lanjut thour makin suka aku
dandelion: Terimakasih telah berkomentar terus dukung yaa
total 1 replies
Dedew Dewie
sedikit banget up nya ..
dandelion: Di tunggu ya😅
total 1 replies
Nadin Nisa Rismaya
yg banyak dong up nya thor
Nadin Nisa Rismaya: salu aku tunggu
total 2 replies
Dedew Dewie
yang banyak up nya Thor
dandelion: Siaap tolong terus dukung y
total 1 replies
Nurhayatins Aqil
lm dtngg kok cm uppx 1 aja thor
dandelion: Di tunggu yaaa~
total 1 replies
Nadin Nisa Rismaya
next
dandelion: Siap kak
total 1 replies
Nurhayatins Aqil
up lg dong thor
dandelion: Okeeee di tunggu y
total 1 replies
Nurhayatins Aqil
mbox crwt banget sich
dandelion: Hahaha bikin dongkol y mbok ny😅
total 1 replies
Puji Lestari
lnjut thor
dandelion: Siaap terimakasih dukungan nya
total 1 replies
Eta Adhiaksa
kasian arumi
dandelion: 😓😓😓 Iya kak
total 1 replies
Yunisa
semangat Arumi
dandelion: Semangat ❤️🔥
total 1 replies
Yunisa
dan nantinya kau akan mencintai aruma juga
dandelion: Iya hhehe😅
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!