Realitanya,kita tidak pernah tahu bagaimana jalan menuju takdir itu sendiri
yang membuat kita menerka-nerka dimana kaki ini akan menapak esok hari.
'Tuhan tidak pernah salah dan tidak pula terlambat dalam menetapkan suatu takdir kepada hamba-Nya'
'Kamu tahu sayang?aku bertaruh dengan diriku sendiri bahwa suatu saat hatimu yang sempit itu akan menjadikanku tempat pulang yang paling nyaman untuk kamu singgahi'.~ Elvita
'pernikahan ini hanya sementara,Sampai Kakak pertamaku melahirkan anak pertamanya mari mengurus surat perceraian'~Bian
Pernikahan yang awal nya berdasarkan kesepakatan itu akhirnya mengungkap tabir lama kedua keluarga yang hampir diambang kehancuran.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Twdyaaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
reuni yang memanas
"sepertinya aku tidak bisa mengantarmu sayang"
Bian menatap Elvita dengan tatapan menyesal.
semalam dia sudah berjanji pada elvita akan menemani nya untuk datang ke acara reunian kuliahan setelah tahu Zacky laki-laki yang sempat dia cemburui itu juga akan datang diacara tersebut.
Elvita berkata Zacky akan datang semalam,akhirnya Bian mengambil jalan tengah dengan ikut menemani Elvita yang langsung disetujui oleh Elvita.
"tidak masalah sayang.... aku akan pergi bersama sopir kita" ucap Elvita berusaha menenangkan suaminya yang terlihat sedang memikirkan sesuatu.
dia sudah berkata tidak akan datang jika Bian khawatir,tapi laki-laki itu justru tetap menyuruhnya datang agar Elvita bisa bertemu dengan teman-temannya.
"Baiklah...aku pergi dulu" Bian mencium sekilas bibir Elvita.
Dia sedang terburu-buru sebab Dion berkata ada beberapa masalah dikantor yang harus segera dia selesaikan.
mau tidak mau Bian harus menyelesaikan urusan nya terlebih dahulu,sebab sebagai seorang pemimpin dia begitu bertanggung jawab pada pekerjaannya.
Elvita melambaikan tangan pada suaminya yang sudah melaju bersama Dion.
setelah nya Elvita bersiap untuk datang ke acara reunian yang beberapa tahun belakangan tidak pernah dia datangi lagi.
Elvita melangkah kaki nya memasuki gedung mewah yang sudah ramai dengan orang-orang seangkatannya dulu.
Bisa dia lihat dari ujung sana seorang gadis daru satu jurusannya melambaikan tangan pada Elvita agar dirinya mendekat.
dengan cepat gadis itu memeluk Elvita seakan melepas kerinduan setelah beberapa tahun tidak bertemu.
"kecantikanmu benar-benar tidak berkurang sedikitpun,dia justru semakin bertambah" puji gadis itu yang membuat Elvita tersenyum
"kamu juga semakin cantik setelah beberapa tahun tidak bertemu,Maudy" balas Elvita.
semasa kuliah dulu dia dan Maudy saling mengenal dengan baik,tetapi setelah selesai studi nya Elvita mendapat kabar jika gadis itu pindah ke Paris untuk melanjuti pendidikannya.
"aku dengar kamu sudah menikah dengan laki-laki dari keluarga Brawijaya Elv,benarkah?" tanya Maudy
pernikahan keduanya memang tidak di publis secara resmi,tetapi desas desus mengatakan jika keduanya telah menikah terlihat dari beberapa foto yang tersebar keduanya tampak begitu akrab dan romantis.
tentu saja gosip itu menyebar dengan cepat dikalangan masyarakat dan para pengusaha.
"bukankah gosip terlalu cepat menyebar?" canda Elvita yang langsung disambut tawa oleh Maudy.
"aku memang sudah menikah dengan Bian Brawijaya" lanjut Elvita yang langsung membuat Maudy berpikir betapa beruntungnya Elvita.
"aku sudah bisa menebaknya dari cincin yang melingkar indah dijari manis mu" ucap Maudy.
kedua terlihat berbincang begitu akrab,sampai ketika seorang waiters wanita mendekat dan memberi dua gelas minuman.
"aku tidak minum..." tolak Elvita secara halus ketika Maudy memberi satu gelas minuman beralkohol padanya
"ahh aku lupa,aku akan meminta waiters disini menyiapkan minuman biasa kepadamu"
"aku bisa mengambilnya sendiri Maudy"
"tidak masalah Elv..tunggulah"
Bisa Elvita lihat Maudy dengan cepat berlalu dari hadapannya dan menuju bar minuman untuk memesan minuman miliknya.
beberapa teman-temannya mendekat ke arah Elvita atau ada yang sekedar hanya ingin menyapa.
"kamu tahu Elv,aku dengar keluarga Maudy terlibat beberapa skandal penipuan!kamu harus berhati-hati dengan gadis itu" ucap salah satu temannya.
"Bahkan aku dengar perusahaan keluarganya tengah diambang kehancuran!" ucap teman lainnya.
sedangkan Elvita hanya mendengarkan dengan seksama percakapan dari beberapa temannya.
"Kamu harus berhati-hati Elv...,kita tidak pernah tahu sifat asli seseorang" ucap seseorang gadis tiba-tiba datang mendekat dan memegang bahu Elvita dengan pelan.
"Gaby!" pekik Elvita bahagia saat melihat gadis yang tengah tersenyum kepadanya.
dia lantas memeluk Gaby dengan perasaan senang.
meskipun dimasa lalu gadis itu memiliki reputasi yang sangat buruk,tapi entah kenapa Gaby selalu memperlakukan Elvita dengan begitu baik.
"aku tidak bisa menemukan kamu untuk waktu yang cukup lama,Gaby!"ucap Elvita.
dia benar-benar mencari tahu tentang Gadis itu ketika desas desus mengatakan jika Gaby terlibat kasus penipuan di masa lalu.
nahas nya Elvita gagal tidak mendapatkan satupun kabar mengenai Gaby seolah-olah seseorang berusaha menyembunyikannya.
"apa kabar Elv..." sapa Gaby pada Elvita.
Dia begitu merindukan wanita yang selalu membantu nya di masa lalu.
disaat semua orang menjauhi dirinya,Elvita justru mengulurkan tangannya dengan tulus.
ketika dia ingin mendatangi Elvita,sesuatu terjadi yang membuat Gaby terpaksa menjauh dan menghilang untuk sementara waktu.
"sangat baik...kamu sendiri bagaimana gab?kenapa aku tidak bisa menemukanmu?" tanya Elvita
"ahhh...ada beberapa hal yang terjadi padaku Elv,aku datang ke acara reuni ini berharap bertemu dengan mu!" jawab Gaby.
selain bertemu dengan Elvita,sebenarnya dia sedang menjalankan misi yang hanya Gaby sendiri ketahui.
ditengah percakapan mereka, tiba-tiba Maudy datang dengan salah satu waiters yang membawa nampan berisi beberapa gelas minuman serta satu jus.
"ahhh bukankah ini Gaby?gadis yang terkenal dengan reputasi yang begitu buruk dimasa kuliah kita?
seketika ucapan Maudy membuat suasana menjadi kikuk dan canggung.
cihhh
Gaby hanya menatap Maudy dengan tatapan yang malas.
'kita lihat seberapa jauh kamu menyembunyikan sifat aslimu!' batin Gaby
"minumlah...aku sudah memesan minuman untuk kalian semua"
Maudy mengambil jus berwarna merah dan memberinya kepada Elvita.
"terimakasih..." Elvita segera mengambil jus itu.
belum sempat meminumnya tiba-tiba saja perut Elvita mual seperti ingin muntah.
"kenapa Elv..?" tanya Maudy khawatir
"aku akan meminumnya" ucap Gaby yang langsung meminum jus milik Elvita yang sudah berpindah ke tangannya.
Maudy jelas saja melotot melihat minuman yang sudah siapkan untuk Elvita diminum oleh Gaby dengan santainya.
"kamu gila!kenapa meminum jus milik Elvita!"pekik Maudy dengan suara nyaring nya.
"kenapa kamu harus marah karena perkara jus saja Maudy,ayolah kamu membuatku curiga sekarang!" canda Gaby.
"aku rasa harus segera pulang gab" ucap Elvita
entah kenapa kepala nya tiba-tiba menjadi sangat pusing dan tubuhnya pun terasa lemah.
"aku akan mengantar mu" jawab Gaby cepat sebelum Maudy yang mengambil alih atas tubuh Elvita.
bisa dia lihat dari ujung sana Zacky sedang berjalan mendekat ke arah mereka,dia tidak bisa membiarkan Zacky bertemu Elvita disaat gadis itu sedang dalam kondisi yang tidak baik.
Gaby tahu betul dimasa lalu Zacky beberapa kali mengajak Elvita untuk berkencan dan berakhir dengan penolakan.
bukankah laki-laki itu sama culasnya dengan Maudy?
dia tidak ingin membiarkan Elvita pulang dengan seseorang yang rela melakukan apapun demi menjalankan rencana busuknya.
saat baru akan bergerak,Gaby merasa suhu tubuhnya berubah dengan cepat.
dia merasa aneh,tapi entah karena apa!
'oh sial apa yang diberikan Maudy pada jus yang aku minum tadi' batin gaby
Gaby bergerak cepat membawa Elvita dengan kondisi yang sama-sama kacau,dia tidak ingin membiarkan Maudy sama sekali menyentuh Elvita.
dia berjalan dengan cepat tanpa menghiraukan situasi disekitar mereka.
ketika sedang fokus nya berjalan, tiba-tiba tangannya ditarik oleh seorang laki-laki yang tidak dia kenal.
Gaby merasa dada nya berdesir hebat ketika menerima sentuhan dari laki-laki ini.
gairah nya tiba-tiba memuncak! dia melepaskan tangannya dengan paksa.
"berikan Elvita padaku!" ucap laki-laki itu yang seketika membuat Gaby melotot tak terima.
Elvita yang tahu laki-laki dihadapannya ini lantas ingin berkata sesuatu tetapi entah pusing dikepalanya semakin menjadi-jadi dan didetik berikutnya dia ambruk seketika.
"tidak!Elvita" pekik Gaby
suasana semakin memanas saat datang seorang laki-laki lain dengan tergesa-gesa dan mengambil Elvita dari dirinya.
"kamu urus gadis ini,aku akan membawa Elvita bersamaku!" ucap laki-laki itu pada laki-laki satunya.
"no,tuan dia sudah bersuami sekarang!kembalikan Elvita padaku"
Gaby berusaha mengejar tapi sentuhan laki-laki yang sedang menahannya ini tiba-tiba terasa begitu memabukkan.
'ayolah Gaby kenapa harus disaat seperti ini!'batinnya.
*maaf jika ada typo atau kesalahan dalam penulisan kata