NovelToon NovelToon
Jodoh Si Tomboy

Jodoh Si Tomboy

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:65.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Eeeewy

Siapa sangka jika pria yang membuat gue naik pitam adalah lelaki yang sudah dijodohkan oleh kedua orang tua kami sejak dulu. No way. 😬 (Fiza)

Siapa sangka si tomboy yang gue jadikan rival dalam menebar pesona ke cewek - cewek klub adalah calon istri gue. 😑(Aksa)

Siapa sangka seseorang yang gue sangka babang hensem dan sempat gue taksir adalah calon kakak Ipar. kyaaaa 😱😱 (Yuna)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eeeewy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Fiza : Rasanya Seperti Kencan

Seumur hidup, baru kali ini gue merasa bingung dengan penampilan. Gue akan dijemput seorang Aksa untuk menonton konser, Sob.

Padahai gue sudah berkali - kali pergi bersamanya. Dan biasanya gue tidak pernah ambil pusing dengan penampilan. Tapi mengapa hari ini gue menjadi bingung?

Mungkin karena ini pertama kalinya gue pergi dengan dijemput big baby boy apa ya? Jadi rasanya seperti diajak berkencan. Biasanya kan gue yang harus setor muka duluan.

Jam sudah menunjukkan hampir pukul tujuh malam. Tidak ada waktu lagi untuk bingung mencari baju. Gue pun tampil dengan gaya andalan gue. Celana jeans, kaos, dan kemeja. Gue sengaja mengoleskan bedak dan lipglos tipis saja. Soalnya gue tidak berbakat dandan. Entar gue malah mirip ondel - ondel. Kan gue malu.

Udah manis kan gue? Gue bertanya pada cermin yang tergantung di dinding sambil bernyanyi. Tak lupa gue menjadikan sisir yang gue pegang menjadi mic abal - abal. Gue jadi kangen ngeband bersama bobby and the gank, deh.

"Mirror mirror hanging on the wall....... you don't have to tell me who's the biggest fool of all. Mirror mirror i wish you could lie to me. And bring my baby back, bring my baby back to me..."

Aksi gue saat sedang menyanyi di depan cermin pun terhenti. Sekarang ini gue sedang senang sekaligus dilema sekali. Senang, karena gue bisa pergi dengan big baby boy tanpa bersama Arneta. Tapi gue juga sedih, karena kebersamaan gue dengan pria itu selamanya hanya sebagai buruh dan majikan.

Gue mengeplak kepala gue sendiri. Kenapa jadi mengharap lebih dari majikan gue, sih? Tidak tahu diri banget, ih gue.

Deru mobil yang berhenti di depan rumah, membuat gue segera keluar dari kamar.

"Arep ning ndi nduk?"

(Mau ke mana nak?)

"Badhe dipun ajak medal kalian mas Aksa, Pak!"

(Mau di ajak keluar sama mas Aksa, Pak)

Wajah bokap gue terlihat cerah. Apalagi ketika melihat Aksa datang ke rumah untuk menjemput gue. Yuna lebih dulu muncul di depan pintu rumah. Gadis itu langsung menghambur ke dalam pelukan gue.

"Mbak Fiza..!"

Ketika melihat bokap gue ikut menyambut tamu gue, Yuna segera mendekati bokap untuk memberi salam.

"Sugeng dalu, Om. Kula larenipun pak Harsono ingkang wuragil."

(Selamat malam, Om. Saya putrinya pak Harsono yang bungsu)

"Kowe wes cedhak mbi calon adhi iparmu to, Nduk?"

(Kamu sudah dekat dengan calon adik iparmu ya, Nak?)

Bokap gue terkekeh, Yuna juga ikut tertawa sambil mempererat gandengan tangannya di lengan gue.

Iya sih, gue sudah dekat dengan anggota keluarga budhe Harsono kecuali dengan pria yang hendak dijodohkan dengan gue.

Tak berapa lama kemudian Aksa ikut masuk dan menyalami bokap gue. Sebagai lelaki yang sifatnya menyebalkan, kali ini Aksa terlihat sangat sopan. Untuk sesaat gue terpana ketika melihat interaksinya dengan bokap gue.

"Calon mantuku sing bagus dewe!"

(Calon menantuku yang paling cakep!)

Bokap gue menepuk pundak Aksa, wajah Aksa nampak salah tingkah. Apalagi gue. Duh susahnya membohongi orang tua.

"Bapakmu sehat, Le?"

(Ayahmu sehat, Nak?)

"Alhamdulillah, sehat, Pak. Bapak nggih sehat to?"

(Alhamdulillah, sehat, Pak. Bapak juga sehat kan?)

"Alhamdulillah, Le."

(Alhamdulillah, Nak)

Interaksi antara bokap gue dengan bos gue menimbulkan rasa hangat di hati gue. Jelas sekali terlihat kebahagiaan di wajah bokap. Matanya yang berbinar, dan tawanya yang lepas. Gue serakah tidak ya? kalau gue menginginkan keadaan seperti ini bisa berlangsung untuk selamanya?

Setelah berbasa - basi sebentar, kami bertiga segera berangkat menuju tempat venue.

Suasana di tempat venue sangat ramai. Pantas saja Arneta tidak mau di ajak ke tempat seperti ini. Kami bertiga sampai bergandeng tangan agar tidak terpisah dengan posisi gue berada di tengah.

Gue digandeng Yuna dan Aksa, Sob. Tangan kekar Aksa yang besar terasa hangat saat menggandeng gue. Jantung gue langsung berorkestra jedag - jedug menyenandungkan lagu penuh suka - cita.

Wajah gue terasa panas. Semoga gue tidak pingsan saja ya? karena seluruh bagian tubuh gue sedang koprol kesenangan. Padahal cuma karena efek digandeng Aksa doang. Gila banget reaksi tubuh gue ini. Kelihatan sekali kalau selama ini gue merindukan belaian kasih sayang seorang pria bernama Laksana Bima Harsono. Haiyah....

Dalam hati gue bersyukur, Arneta menolak untuk diajak melihat konser malam ini. Sehingga untuk dua jam ke depan, gue bisa memonopoli bos gue yang hansem ini.

Lagu demi lagu mengalun. Selama konser berlangsung, gue menggandeng tangan Yuna dan Aksa. Gue jadi berharap waktu berhenti berputar, rasanya bahagia banget dengan keadaan ini. Ya Allah.... boleh kan saya bisa hidup bersama mereka berdua? Mempunyai adik perempuan yang manis, dan mempunyai suami yang tampan, dan mapan bernama Laksana Bima Harsono?

Pegangan tangan Aksa terlepas, kemudian tampak serius mengetik jawaban pesan dari seseorang.

"Pulang sekarang, yuk! Arneta mengajak ketemuan!" Aksa berteriak ke gue, berusaha mengalahkan bunyi sound system yang memekakkan telinga.

Permintaan Aksa membuat suka cita yang gue rasakan menghilang entah kemana. Ternyata gue bodoh merasa telah memiliki Aksa. Karena meskipun tubuhnya bersama gue, namun hatinya bersama si cantik itu.

"Lo malem - malem ngapain ke rumah Arnet?" tanya gue sambil berusaha menyembunyikan rasa kecewa, karena acara kencan pertama gue telah disabotase.

"Dia minta ditemani clubing." Jawaban Aksa menyadarkan gue dari mimpi. Ternyata gue memang cuma mentok mendapat jabatan sebagai anak buah. Tidak bisa lebih.

Gue menuruti permintaan Aksa, sedangkan sepanjang langkah kami menuju ke tempat parkiran, Yuna mengomel panjang lebar. Soalnya Aksa juga mewanti - wanti supaya Yuna ikut ke club, tapi diminta menunggu di mobil. Ya iyalah, kalau Yuna diantar pulang, Aksa pasti akan ditahan maminya sehingga tidak bisa pergi lagi, dong. Bisa berabe kan?

"Please, Yun! Entar gue beri reward, deh! Lo ingin apa, gue belikan!"

Rayuan Aksa ke Yuna membuat hati gue pilu. Tahu kalau akhirnya bakalan jadi seperti ini, mendingan tadi siang gue menolak saja ajakan Aksa untuk melihat konser.

Gue pura - pura melihat ponsel gue. Ternyata ada pesan masuk dari mas Lanang.

Lanang : kita ketemu setelah konser bisa?

Gue menghentikan langkah kaki gue.

"Mas Aksa, gue nggak usah diantar deh. Mas Lanang mengajak gue ketemu!"

Yuna menoleh ke arah gue yang berjalan di belakang mereka.

"Kalau begitu, Yuna ikut Mbak Fiza aja!"

Kemudian Yuna menghampiri gue dan menggelendot manja di lengan gue.

Kami bertiga benar - benar berada dalam posisi yang membingungkan. Namun gue segera menjadi penengah.

"Biar Yuna ikut gue aja. Entar kami pulang diantar mas Lanang. Mas Aksa bisa menjemput Yuna ke rumah. Selamat bersenang - senang dengan Arneta!"

Gue langsung menggandeng Yuna untuk mengajak gadis itu menuju ke backstage.

Dengan langkah serseret - seret, Yuna mengikuti gue.

"Mbak, serius nih Mbak Fiza dan mas Aksa menolak perjodohan ini?"

Pertanyaan Yuna membuat gue tergugu. Tidak tahu hendak menjawab apa. Sementara keluarga kami berharap gue dan Aksa jadian, tapi kami berdua sulit untuk disatukan.

"Mbak Fiza serius mau sama mas Lanang?"

Yuna kembali mencecar gue dengan pertanyaan.

"Nggak usah bahas itu, Dek. Mending kita bahas tentang Sean aja!"

Gue berusaha mengalihkan pembicaraan. Saat ini hati gue sedang kacau.

Tbc

1
💟노르 아스마💟
cerita ini unik...
bayikk pikir ini crta tntang anak betawi ...ehh ternyata ada campuran jawax ...keren
💟노르 아스마💟
Makkkk...bayikk datang nih😂
Siti Julaeha Julai
kayanya ceritanya bagus nih
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
Awas kesambet jadi cintrong🤭🤭
re
lucu
Hamzasa
bucin abis....
Hamzasa
kocak juga nih...suka ceritanya...
Frida Aulia Zuhdi
oh ini Fiza yang ditaksir mas Lanang yaa... ternyata nemu ceritanya dimari 🤗
Dhina ♑
belum lanjjut akuuhhh
Ema Wizydwi
😆😆😆😆
Dhina ♑
keren, Sastra Bahasa Jawa, woww, hebat 👏👏👏
Almira Mira
next dong epilog nya
Dhina ♑
START
Indaind
bagus, baca sambil mesem2
klamaan tinggal di kalimantan kangen jg potongan2 bahasa kramanya
Dessy Rahayu
sesak 😢😢😢
Dessy Rahayu
cerita yg bener2 beda 👍👍👍
Dessy Rahayu
😥😥😥😥😥
Dessy Rahayu
hancur si Yuna🤣🤣🤣🤣🤣
Dessy Rahayu
bagus ceritanya...bahasanya asyik
Kusnul mar'ah
hahaha lucu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!