NovelToon NovelToon
Bangkitnya Si Bungsu Leonhart

Bangkitnya Si Bungsu Leonhart

Status: tamat
Genre:Time Travel / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: cyron_alfaka

"Haruskah hidupku berakhir di tempat ini. Jika memang harus berakhir di sini aku bisa apa????Karena semua Dia yang menentukannya. Tapi jika ada kehidupan setelah ini aku akan menjadi perempuan yang lebih kuat dan tangguh. Karena lahir sebagai perempuan bukanlah suatu kesalahan atau pun kesialan."gumam seorang Jonathan Aurelia Leonhart. Namun perlahan pandangannya mulai menghitam dan akhirnya senyap.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cyron_alfaka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Clara sebagai Apa???

Jo kembali duduk di samping Daddy Kenneth. Daddy Kenneth mengeluarkan laptop miliknya dan mulai mengajarkan pada Jo dasar-dasar dari bisnis yang akan ia jalani. Daddy Kenneth juga memperlihatkan pada Jo anggota dewan direksi di perusahaan miliknya. Semua itu membuat rasa ingin tau Jo semakin membuncah. Clara yang sedari tadi tidak diacuhkan merasa sangat kesal melihat interaksi kedua orang yang duduk di kursi belakang itu. Tanpa sadar mereka sudah sampai di depan perusahaan raksasa di Asia itu. Daddy Kenneth segera turun kemudian menunggu sang putri untuk turun. Daddy Kenneth sengaja memberikan tangannya agar digandeng oleh sang putri. Dan Clara mengekori mereka di belakang seperti seorang asisten. Semua karyawan kantor menatap kagum pada Jo, apalagi ia menampilkan wajah yang ramah dengan dihiasi senyuman tipis. Membuat para karyawan berdecak kagum padanya.

"Kumpulkan semua karyawan di aula!!"titah Daddy Kenneth pada Jack.

"Baik, Tuan."

Setelah semuanya berkumpul di aula, Daddy Kenneth segera naik ke podium untuk menyampaikan beberapa hal pada suruh karyawannya.

"Saya tidak ingin berbasa basi, hari ini saya akan memperkenalkan kepada kalian. Putri bungsu saya sekaligus penerus saya nantinya di perusahaan ini!!"ujar Daddy Kenneth.

"Baby,.....!!"panggil Daddy Kenneth pada Jo.

"Perkenalkan, ini putri saya satu-satunya dan penerus saya di perusahaan ini nantinya. Jonathan Aurelia Leonhart"kata Daddy Kenneth memperkenalkan Jo pada seluruh karyawan di perusahaannya.

Gemuruh suara tepukan tangan menggema di ruangan itu. Dan gemuruh emosi juga sedang memenuhi relung hati seorang Clara, karena kehadirannya yang tidak dianggap sama sekali oleh kedua orang itu.

"Baby....."kata Daddy Kenneth menyuruh sang putri memperkenalkan diri.

"Selamat pagi semuanya, perkenalkan nama saya Jonathan Aurelia Leonhart, Uncle dan Aunty semua bisa memanggil saya Jo. Salam kenal dan mohon bantuannya semua!!"kata Jo sembari memperlihatkan wajah ramah.

"Anak Bos udahlah cantik ramah lagi, fiks bintang lima ini mah!!"ujar salah seorang karyawan pada temannya yang lain.

"Iya, dengar-dengar usianya juga masih muda tapi memiliki IQ di atas rata-rata, bibit Leonhart memang nggak main-main"celetuk yang lain.

Clara yang mendengar obrolan para karyawan itu menatap nyalang pada keduanya, namun sama sekali tidak digubris oleh keduanya.

Acara perkenalan itu pun selesai Daddy Kenneth mengajak Jo masuk ke ruang kerjanya diiringi Jack dan Clara.

Clara betul-betul dibuat geram oleh Daddy Kenneth karena menganggapnya seperti angin lalu.

Setibanya di ruangan Daddy Kenneth, Jo langsung dihadiahi tumpukan berkas-berkas dan dokumen-dokumen yang harus diperiksa oleh Daddy Kenneth.

"Dad, ini semua harus dikerjakan sekarang??"tanya Jo pada Daddy Kenneth.

"Iya, sayang!!"jawabnya mengelus kepala sang putri penuh rasa sayang.

"Dad, maukah Daddy mengajari Jo memeriksa berkas-berkas itu??"tanya Jo lagi.

"Kamu yakin Baby, Daddy mengajakmu ke kantor hanya untuk memperkenalkanmu pada para karyawan bukan untuk menyuruhmu bekerja sayang.!!"ujar Daddy Kenneth memegang kedua bahu Jo.

"Oh, come on Dad kesempatan ini jarang datang, jika sudah mulai PBM aktif Jo belum tentu bisa belajar lagi!!"kata Jo protes.

"Baiklah, Daddy akan mengajarimu dengan senang hati!!"kata Daddy Kenneth.

"Uncle, kenapa tadi Uncle tidak memperkenalkan Clara juga pada karyawan Uncle??"tanya Clara menunjukkan wajah sedihnya.

"Saya harus memperkenalkan kamu sebagai apa Clara???"tanya Daddy Kenneth yang membuat tawa Jo meledak, sedangkan Clara merenggut tidak suka.

"Itu benar juga Dad, kenapa Daddy tidak memperkenalkannya sama seperti Jo tadi??"tanya Jo dengan kening berkerut.

"Daddy hanya mengajakmu, dia ke perusahaan ini atas inisiatifnya sendiri. Lagi pula dia akan Daddy perkenalkan sebagai apa??? Kakakmu?? Semua orang tau Baby ketiga Kakakmu laki-laki, sepupumu??Mereka semua juga laki-laki Baby. Jadi jangan membuat Daddy bingung!!!"omel Daddy Kenneth pada Jo.

"Ya, tapi kan.....!!"ucapan Jo dipotong Daddy Kenneth.

"Daddy membantu mereka, membawanya ke mansion karena kasihan mereka katanya tidak punya siapa-siapa di kota ini. Dan tidak memiliki apa-apa lagi. Karena itu juga Daddy mengikuti keinginannya untuk bersekolah di sekolah yang sama dengan Abang kembarmu. Bagi Daddy itu sudah lebih dari cukup, Dady juga memberinya fasilitas yang sama denganmu. Bahkan kamu lebih mandiri dibandingkan ketiga Kakakmu. Jadi jangan berkata yang aneh-aneh lagi paham Baby!!!"kata Daddy Kenneth mencubit hidung Jo.

"Ay ay Captain!!"jawab Jo membuat Daddy Kenneth terkekeh dengan aksi putrinya.

"Uncle Clara mau berkeliling sebentar!!"kata Clara pada Daddy Kenneth.

"Hmmmm"hanya itu yang keluar dari mulut Daddy Kenneth.

Clara dengan kesal berjalan menghentak-hentakkan kakinya keluar dari ruangan Daddy Kenneth.

"Anak yang aneh!!"gumam Daddy Kenneth melihat kepergian Clara.

Daddy Kenneth mulai mengajari Jo untuk memeriksa berkas-berkas itu. Jo dengan antusias memperhatikan semua hal yang Daddynya katakan. Setelah paham Jo mulai belajar memeriksa berkas-berkas itu satu persatu dengan teliti.

Daddy Kenneth memperhatikan raut keseriusan di wajah sang putri saat memeriksa semua berkas-berkas itu.

"Daddy berterima kasih kamu sudah memberikan maaf pada Daddy sayang!!'bathin Daddy Kenneth dan kembali melanjutkan pekerjaannya.

Setelah berkutat dengan berkas-berkas selama dua jam, Jo meregangkan otot-ototnya lalu menyerahkan kembali semua berkas-berkas itu pada Daddy Kenneth untuk diperiksa.

"Dad, ini coba Daddy periksa kembali. Jo ingin ke pantry sebentar Daddy ingin kopi??"tanya Jo pada Daddy Kenneth.

"Boleh juga, Baby!!"sahut Daddy Kenneth.

Jo meninggalkan ruangan Daddy Kenneth dan segera menuju pantry ia ingin mencari minuman dingin. Saat melewati sebuah lorong Jo melihat Clara sedang memarahi seorang OB.

"Lo mau gue bikin dipecat dari perusahaan ini hah!!!"teriak Clara pada OB yang sudah ketakutan itu.

"Saya mohon maaf, Nona tapi saya tidak bisa keluar perusahaan sebelum jam istirahat makan siang. Jika saya keluar saya akan diberi surat peringatan.!"ujar OB itu ketakutan.

"Gue cuma nyuruh elo ke restoran di samping perusahaan ini, apa susahnya sih??"tanya Clara lagi.

"Ada apaan nih??"tanya Jo dengan alis terangkat.

"Maaf, Nona Muda Nona ini menyuruh saya membeli makanan keluar kantor, hal itu tidak diizinkan Nona karena di bawah sudah ada kantin dan minimarket untuk karyawan semuanya ada di lantai satu Nona Muda.!"ujar OB itu menjelaskan.

"Udah, Om balik kerja aja jangan dihiraukan!! Jalanin aja peraturan yang udah ditetapkan. Dan satu lagi tolong beliin Jo minuman kaleng dingin di minimarket bawah bisa nggak??"tanya Jo.

"Tentu bisa Nona Muda"jawab OB itu mengangguk.

"Nah, ini uangnya nanti tolong antar ke ruang kerja Daddy ya Uncle!!"ujar Jo.

"Iya, Nona Muda."jawabnya langsung pergi meninggalkan Jo dan Clara.

Amarah Clara tidak terbendung lagi ia bergegas ingin pulang ke mansion.

"Tau gini mending gue nggak ikutan tadi, br*ngs*k!!"umpat Clara sambil mencari taksi.

Jo telah kembali ke ruangan Daddy Kenneth dengan membawa secangkir kopi buatannya dan kembali bergabung dengan berkas-berkas yang tadi ia tinggalkan.

"Ini kopi Daddy, gimana Dad hasil kerja Jo??"tanya Jo antusias.

"Excellent!!!"puji Daddy Kenneth sambil menyeruput kopi buatan Jo.

Daddy Kenneth terdiam merasakan kopi yang baru saja melewati kerongkongannya, ini rasa yang sama persis dengan yang selalu disajikan istrinya Sarah.

"Siapa yang bikin kopi ini tadi Baby??"tanya Daddy Kenneth pada Jo.

"Ya Jo lah Dad, siapa lagi??"dumel Jo.

"Sejak kapan kamu bisa membuat kopi seperti ini??"tanya Daddy Kenneth lagi.

"Sejak.....tadi kenapa Dad nggak enak ya??"tanya Jo.

"Enak, pas dengan lidah Daddy!!"puji Daddy Kenneth.

"Daddy nggak menyangka kamu bisa cepat memahami apa yang baru saja Daddy ajarkan. Dengan begini Daddy bisa bernafas lega, sudah ada yang bisa menggantikan Daddy kelak memimpin perusahaan ini"ujar Daddy Kenneth.

"Tapi Dad Jo ingin punya perusahaan sendiri juga!!"ucap Jo.

"Tidak masalah Baby yang penting kamu bisa mengurus semuanya dengan baik.

"Tok.....tok .....tok"

"Masuk!!"sahut Daddy Kenneth.

OB yang tadi membelikan minuman untuk Jo telah kembali dan juga membawa beberapa potong kue basah.

"Ini pesanannya, Non. Non terima kasih tadi sudah membantu saya!!"ujar OB itu pada Jo.

"Biasa aja Om, makasi yah!!"ujar Jo.

"Ini kembaliannya,Non"kata OB itu menyerahkan sisa uang belanja Jo.

"Buat Om aja!!"kata Jo.

"Sekali lagi terima kasih Non, saya permisi"katanya sambil beranjak pergi dari ruangan Daddy Kenneth.

"Ada apa Baby??"tanya Daddy Kenneth.

"Itu tadi, Clara memarahi OB barusan Dad karena dia nggak mau keluar perusahaan buat beli makanan untuk Clara karena ini masih jam kerjanya. Clara ngancam untuk memecat dia kalau nggak mau nurutin keinginannya. Kan gila Dad."gerutu Jo.

Daddy Kenneth hanya mengangguk-anggukan kepala.

1
Puch🍒❄
aduh kalau gw dh gw keluarin sih tolol gitu aja bisa kecolongan🙂‍↔️petinggi model apaan kek gitu ya wajar sih masuk jg jalur ordal🥹
Puch🍒❄
aduh kagak sadar diri lu yg bikin repot orang malah yg punya rumah lu katain bikin rebot aduh sadar lah lu🫠
Puch🍒❄
lah kocak dikatain sm siapa marahnya ke siapa kocak lo pocong mumun🙂‍↔️
Puch🍒❄
HP apan yg disenggol langsung pecah berantakan🥹 kecuali tuh HP di banting sekuat2nya ildn jg kalau kesenggol jg di senggol nya itu kek apa sih modelnya sampe hancur coba jelaskan padaku penasaran nih gw dh berkali2 baca nih novel tetep bingung🫠
Puch🍒❄
inii nih wanita ini nih sampe akhir kagak tau die siapee anjirrrrrrrrrrr sarah kah atau si pembunuh sarah entah lh pusing gwwwww🥹
Charles Bawengan
Luar biasa
Puch🍒❄
nah iniiiiiiiii jo jelas adek kandung lah elo no body here bitch🥰
Puch🍒❄
ya itu mah derita lo bukan urusan si Fabian kali dasar anak setan🙂
Puch🍒❄
dih awas awas lu tuh yg awas, awas metong😌 entar kena dor😇🥰
Puch🍒❄
hah~ bosen gw baca kata2 "menarik" sekali2 itu kata2 khusus buat gw kek🥲
Puch🍒❄
mereka amnesia apa gimn ya🙂 padahal mereka jg ada ikut adil dalam menorehkan luka di jo🥴
sansan
ini asli tamat apa Hiatus ya
sansan
wah wah wah... ternyata identitas Butet ngga main".. mereka semua keturunan klan mafia.. keren novel mu thorr...🥰🥰🥰💪💪💪
sansan
Clara sama emaknya emang ngga tau diri... udah numpang banyak permintaan pula
sansan
spill gambar Jo yang rambut pendek thorr
sansan
semoga kamu bahagia selalu di kehidupan mu yg ke dua Jo.. suka banget cerita yang kayak gini... 🤗🤗🤗🥰🥰
awesome moment
bagus. s7 bgt. pengkhainat mmg hrs dibasmi.
awesome moment
mhamphooooosss...tu duo dugong. g kapok jg. heran
awesome moment
stalker duo dugong setia bgts oeeyyy. rajin ngintip. tp lazy bantuin.wkwkkwkwkwk. spt.nya stalker punya rencana sndiri buat tu duo dugong
awesome moment
g punya harga diri bgts jd org.benalu. dimana2 modelannya sama j
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!