Anisha adalah seorang gadis Sholehah yang cantik dan baik hati semenjak kematian kedua orang tuanya Anisha menjadi orang tua tunggal untuk adik semata wayang yang bernama adeliya.sampai akhirnya Anisha bertemu dengan seorang ibu yang sangat baik dan menganggap Anisha anaknya sendiri,tanpa disadari Anisha kalo ibu itu ternyata mempunyai maksud lain dari rasa sayangnya terhadap Anisha.
apakah Anisha mengetahui maksud ibu tersebut?
yuk langsung kepoin novel ku yang pertama.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sischa cintara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25
Alpin hanya tertawa, mendengar perkataan Anisha padanya.
" suka - suka aku lah, apa urusannya dengan mu" kata alpin yang langsung meneguk minuman yang ada ditangannya dan menjauhi Anisha.
Anisha kemudian turun dari motornya dan hendak menjauh dari mereka.selangkah demi selangkah Anisha mundur,dan selangkah demi selangkah juga preman kampung itu maju mendekati Anisha.
" jangan mendekat " kata Anisha.
" jangan takut manis " kata preman yang agak lebih tua.
" sikat aja bang" kata salah satu preman tersebut.
Anisha langsung berlari dan dikejar oleh beberapa preman kampung itu sampai menuju kejalan besar.
Anisha melihat mobil berjalan kearahnya,tanpa pikir panjang lagi Anisha berdiri menghadang mobil ditengah jalan sambil menyilang kan kedua tangan nya ke atas pertanda minta berhenti.
mobil yang melaju kearahnya tiba - tiba berhenti mendadak tepat didepan Anisha.
Anisha langsung berlari mengetuk pintu jendela mobil sport hitam itu
tok..tok...tok..
Andre menoleh kearah jendela, dia terpana melihat wajah gadis yang mengetuk jendela mobilnya.
namun Andre belum juga membuka jendela mobilnya karena Andre masih saja memandangi wajah cantik gadis yang ada di luar mobilnya.
karena kaca mobil hitam tak terlihat dari luar, jadi Anisha tidak tau siapa yang ada di dalam mobil tersebut.apakah wanita atau kah lelaki.
Anisha terus mengetuk pintu jendela mobil Andre.
" Masya allah cantiknya " gumam Andre.
" tolong saya, tolong buka jendela mobilnya " kata anisha masih menggedor - gedor kaca jendela mobil tersebut.
Andre terkejut dan sadar dari lamunannya yang terkesima dan takjub karena kecantikan Anisha.
Andre kemudian membuka pintu mobilnya dan turun dari mobilnya.
Anisha sedikit menjauh dari andre.karena ternyata seorang lelaki yang keluar dari mobil tersebut.
Anisha kaget takut kalau Andre adalah bagian dari mereka.
" ada apa mbak..?" tanya Andre
namun Anisha tidak menjawab pertanyaan Andre.
" kenapa dengan mbak..?" ulangnya
kemudian Anisha mendekati Andre tetapi tidak terlalu dekat.karena Anisha melihat ke empat preman itu sudah menemukannya.
" maaf mas, tolong saya dari preman - preman itu" ujarnya sambil menunjuk ke arah
preman - preman yang berjalan kehadapan anisha.
anisha langsung menyingkir dan menyembunyikan dirinya di belakang Andre minta perlindungan.
" mereka para preman yang telah mengganggu saya mas, tolong lindungi saya mas." kata Anisha lirih berkata dibelakang Andre.
" hey..siapa Lo.." kata preman yang lebih tua
" gue..?" kata Andre sambil menunjuk kearah dirinya dengan jari telunjuknya.
" ya manusia lah masa meong..😀"
" 😆😆😆" tiga orang preman yang ada dibelakang preman yang lebih tua serempak tertawa.
" diam 😡!!!!" teriak preman yang lebih tua marah dengan ketiga kawannya.
seketika ke tiga orang itu langsung terdiam.
" kalian bodoh kenapa pake tertawa segala hah.." geramnya pada ketiga kawannya itu.
" maaf bang " kata salah satu preman itu.
" maaf - maaf 😡" katanya marah
ketiga preman itu tersenyum - senyum di belakang preman yang di panggil Abang tersebut.
" dasar preman kerupuk, beraninya sama cewek, sini lawan gue,laki lawan laki" ujar Andre menantang preman - preman itu.
" apa Lo bilang kerupuk ..?" gue pites tau rasa Lo 😡" kata preman itu marah karena di bilang Andre preman kerupuk.
Andre hanya tersenyum mengejek.
" kurang ajar Lo 😡" ujarnya sambil marah
" kenapa ..? marah ya..?" ejek Andre sambil tersenyum.
" kurang ajar 😡 " kata preman yang di panggil Abang itu marah sambil maju mau menghajar Andre.
" santai broo..." kata Andre santai
" Boby ayo bangun teman mu ini dapat masalah" gumamnya dalam hati.
" serahkan gadis itu pada kami"kata preman yang agak gendut.
" enak aja, kalau mau gadis ini, sini lawan
gue" ujar Andre melambaikan tangannya pada preman yang gendut tersebut.
kemudian preman itu menyerang Andre, Andre dengan sigap menghindar.
" dasar gendut " kata Andre sambil mendorong si gendut dari belakang.karena kurang ke seimbangan si gendut tersungkur sukses di aspal.