*NOVEL TAMAT!!!
jangan lupa Follow IG cerita ini:
Caiyo_03.horelalalay
Mey gadis 17 tahun memiliki wajah baby face. Dia tidak memiliki body gitar spanyol atau pun bermata biru, dia hanya gadis polos,lugu namun memiliki daya tarik sendiri.
sampai ia di pertemukan oleh tuhan dengan Breyen wijaya seorang miliader berusia 25 tahun, Ceo muda sekaligus tuan sempurna dengan harta melimpah ruah.
"aku mencintaimu," bisik Bryen ketelinga Mey
"om adalah ketidak mungkinan yang selalu Mey harapkan"jawab Mey lirih
hanya untuk bersenang-senang maaf apa bila ada kesalahan baik di sengaja mau tidak di sengaja terimakasih🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iza cans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25
HAPPY READING ALL
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, ADN VOTE
FOLLOW JUGA IG AUTHOR
riyaferizap_
HAPPY READING ALL..
"Gak perna makan odading mang oleh hidup ini juga terasa anjeng benget" ucap Reyhan dengan muka kusut.
"Alay" sahut Willam
"Iya gue emang alay sealay alaynya manusia alay tapi ini tuh masalah hati kang mas ingat masalah hati, kapan vois mau sama gue ya Allah aku sudah terlalu lama memendam rasa cinta nan besar ini" ujar Reyhan dengan menakukkan kedua tangannya.
"Malu gue jadi temen lu" ucap William lalu mendorong Reyhan yang tanpa sengaja mengenai adik kelasnya
"Eh maaf maaf gue gak sengaja tadi di dorong sama setan" ucap Reyhan lalu membantu adik kelasnya itu berdiri
"Ew kulit gue" ucap adik kelas yang tadi tersenggol oleh Reyhan.
"B aja kali" sahut William
"Paan lu you know kulit ai bisa alergi karana kulit yu " jawabnya
"Tolong dong mbak eh jangan mikir semua anak jaksel itu kalo ngomong suka campur indonesia inggris. Engga semua anak jaksel kayak gitu gue juga anak jaksel engga gitu tuh which is i think it like kayak.. dude engga juga gitu loh af" ucap Reyhan yang mendapatkan tonyoran dikepalanya oleh William.
"Sama aja dodol"
"Pokonya ai gak suka you nebrak ai iww" ucapnya lagi
"Apaandah bahasa lu kek pecel lele campur gado gado, muka si bulek plancong tapi gayanya norak" kesal William yang membuat gadis itu menatapnya sengit
"Yu and yu kakak kelas no akhlak" jawabnya lalu meninggalkan Reyhan dan William yang cekikikan
"Wil lu kenal sama tu cewe?" Tanya Reyhan
"Nova Adekel kita kelas 11 IPS 6, keknya keturunan bule asli lu liat ae tu gayanya" jawab William
"Kok lu tau?" Ucap Reyhan
"Iya gue tau karana gue pecinta wanita gak kek lu pokusnya ke eneng vois mulu" jawab William songong
"Ajrit gue mah anti mendua mendua club"
"Sekarepmu ae mas" jawab William lalu merangkul Reyhan ala pria.
Sesuai perkataannya tadi Sepulang sekolah William sudah menunggu Mey di parkiran sekolah, padahal mereka sekelas kenapa tidak berengan saja ke parkiran? Jawabanya simple karana Willian dan Reyhan bolos.
"Selamat siang Mey" sapa willian ketika Mey dan Vois menghampirinya
"Siang kang bolos" jawab Mey yang membuat william menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"Hehehe gak bolos kok Mey tadi gue sama Reyhan cuman khilap" jawab Reyhan
"Au ah aku lagi malas mikir" jawab Mey yang membuat william cekikikan
"Hem ehem gue serasa jadi kambing congek disini mana gak lu sapa lagi" ucap Vois yang dengan sengaha berdehem
"Eh lupa lu gak gue sapa ok ulang ulang, selamat siang Eneng vois" ujar William
"Udah basi wil udah basi" sahut Vois
"Eh voi Gue sama Mey duluan ya, lu pulang sama siapa?" Tanya William sambil memberikan Helemnya kepada Mey
"Ya udah duluan aja,gue di jemput sama papa tadi papa udah telpon" jawab Vois yang cukup membuat Mey iri.
"Andai papaku kayak papanya kamu" ucap Mey lirih yang masih bisa di dengar oleh Vois dan William
"Mey gue gak maks__"
"Gak papa kok aku seneng kalo kamu seneng. aku juga gak mau kamu ngerasain jadi aku" jawab Gadis itu cepat tidak mau membuat sahabatnya itu nerasa tidak enak kepadanya
"Tapi mey gue___" ucapan vois lagi lagi terpotong
"Mey sini tatap mata aku" ucap William sambil menangkupkan kedua tangan lebarnya kepipi Mey sehingga membuat Mey menatap manik mata coklat William
"kamu gak sendirian kok, ada Vois ada Reyhan dan ada aku yang akan selalu disamping kamu, Mey jangan serakah mendam semuanya sendirian buat apa ada kita bertiga kalau mey gak mau bagi bagi ke kita" ucap willian lagi
"Kita tau kok lu gak mau cerita sama kita karana takut buat kita repot, buat kita banyak pikiran. Tapi kita juga tau dan cukup sadar bahwa kita sama sama punya privasi kalau pun lu belum siap cerita gak papa tapi kita bertiga selalu ada buat lu dan akan selalu siap buat dengerin keluh kesah yang selama ini lu pendam sendirian" sambung Reyhan yang sedari tadi diam
"Hiks hiks hiks makasih William,vois sama Reyhan udah jadi teman buat aku" lirih gadis itu dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.
Tanpa aba aba William langsung memeluk Mey di susul Vois lalu rayhan jadilah keempat sahabat itu berpelukan di parkiran Sekolah sehingga cukup menjadi pusat perhatian anak anak SMA cendekia indah
Tanpa mereka sadari di balik mobil hitam ferrari itu ada seseorang yang sedari tadi memperhatikan ke empat remaja itu.
"Anak mu sudah terlalu lelah menjalani semua ini, beruntung dia memiliki teman yang selalu ada disaat saat terpuruknya dan nanti pasti putra dan keponakanku akan memperebutkan Anak gadis mu" gumamnya lalu melajukan mobilnya meninggkan adegan persahabatan Keempat remaja itu
" rumah kok sepi?" Tanya william setelah mengantar Mey
"Ohw itu mama, papa,kak jingga sama kak fadhil ada tugas di jerman sekaligus liburan keluarga" jawab Mey yang dengan senyum paksa yang begitu ketara di penglihatan william
"Liburan keluarga? Kamu gak ikut?" Tanya willian yang sengaja Mengetes keteguhan gadis polos di depannya ini
"Eemm aku gak tertarik pergi ke jerman mending di sini aja ketemu william" jawab Mey yang membuat willi mengulum senyumnya
"Yayaya aku percaya ya udah kalo gitu aku balik ya, ati ati di rumah" ucap william lalu menancapkan gas motornya meninggalkan rumah Mey.
Ting ...
hp Mey berbunyi tanda ada pesan masuk
📥om Breyen
"Besok kamu liburkan?"
📥mey
"Iya om besok Mey ke apartemen om"
📥om Breyen
"Gak usah"
📥mey
"Yea libur🥳"
📥om Breyen
"Siapa bilang libur, besok aku jemput temenin aku ke mall"
📥mey
"Ya mey kira libur"
📥om Breyen
"Heem, sana istirahat jangan main hp terus"
Read
"Sana istirahat jangan main hp terus, ye ini mah lagi istirahat om nya aja ngechet dasar om om sok gaul"gerutu Mey lalu merebahkan dirinya di kasur sempit dan sedikit usang namanya juga gudang yang di buat kamar
BERSAMBUNG....
top dokter intan 👍🏼👍🏼👍🏼 susah utk legowo 😉💪😁
sekali baca langsung nyesek di dada kaya ketimpa batu besar😭😭😭