NovelToon NovelToon
Journey Of Love

Journey Of Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:360.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mila Arida

Haiii semua.. Ini Novel karya pertamaku.. Mohon dukungannya ya, semoga kalian suka alur ceritanya. 🙏🙏

Ini menceritakan tentang romansa cinta anak sekolah. Kisah cinta yang penuh dengan berbagai perasaan.

Menceritakan seorang gadis remaja lugu dan apa adanya yang tiba-tiba menjalani kehidupan yang sangat rumit.

Febhia Putri Kusuma gadis remaja berusia 16 tahun ini tinggal bersama kedua orangtuanya dan kakak laki-lakinya. Febhia menjalani kehidupan gadis remaja pada umumnya, hingga suatu ketika dia mengalami sebuah situasi dimana kedua orang tuanya harus berpisah.

Dan disituasi yang bersaam Febhia harus mengalami penghianatan dari sahabatnya. Hidupnya makin rumit dan membuatnya putus asa. Cinta pertamanya berpaling darinya. Febhia merasa semua yang ia cintai mulai menghilang perlahan-lahan.


Mau tau kelanjutan ceritanya?? ayoo baca Novel pertamaku ini.. Mohon dukungannya ya.. ❤️❤️🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mila Arida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 A long Day

****

Bhia yang sedang menahan air matanya yang berlinang itupun dengan perlahan menatap ke arah Gio. Ia baru tersadar, hari ini Bhia melihat kembali sisi lain dari Gio. Ia menyadari di balik sifat Gio yang angkuh dan jutek, ternyata Gio memiliki sisi yang lembut dan kebanyakan orang tidak tahu sisi lembut Gio yang seperti ini.

Dengan bibir yang getir Bhia mencoba tersenyum pada Gio, ia merasa sangat berterimakasih pada Gio. Tanpa Gio mungkin perasaannya belum tentu membaik.

" Yo, makasih ya udah ngajak gue jalan-jalan." Ucap Bhia masih dengan senyum yang samar-samar.

" Iya Bhi, udah berapa kali lo bilang makasih? Sekali lagi lo bilang makasih lo yang bayar ya baksonya." Ujar Gio mencoba menghibur Bhia dengan bercandaan nya yang agak garing itu.

Lalu Bhia tersenyum, kini senyumnya mulai mengembang dan itu membuat Gio merasa lega.

" Nah gitu dong senyumnya. Kan jadi nggak jelek-jelek amat." Ujar Gio mulai meledek Bhia.

" Baru aja gue mau bilang kenapa hari ini lo baik banget Yo. Ehh udah mulai kumat lagi." Ujar Bhia yang sedikit kesal pada candaan Gio.

Lalu Gio pun tertawa melihat perubahan ekspresi Bhia yang begitu cepat.

" Malah ketawa " Ucap Bhia sambil mencubit pinggang Gio.

" Awwww.. wahhh gue cubit balik nih." Ancam Gio sambil meringis kesakitan.

" Udah ah balik yuk, takut kak Arkan nyariin gue ntar Yo. " Ajak Bhia pada Gio yang masih meringis kesakitan itu.

Bhia pun berdiri dan pergi meninggalkan Gio yang masih membayar makanan nya itu. Bhia berjalan sambil tertawa gemas mengingat wajah Gio yang meringis kesakitan karna di cubit olehnya.

Lalu mereka kembali ke kost-an, Sebelum masuk ke kost-annya Bhia yang masih menggunakan seragam sekolah itu melihat Arkan yang berjalan menghampirinya.

" Kamu dari mana Bhi? Kakak telfon nggak di angkat-angkat." Tanya Arkan sambil berjalan menghampiri adiknya itu.

" Handphone nya aku tinggal di kamar kak, tadi baterai nya habis." Jawab Bhia mencoba bersikap normal dan tidak terjadi apa-apa.

Ia tidak ingin memberitahukan kepada kakaknya kejadian hari ini. Bhia takut nantinya Arkan akan semakin khawatir. Bhia ingin untuk saat ini agar Arkan fokus pada pelajarannya di sekolah, mengingat sebentar lagi Arkan akan menjumpai Ujian Nasional.

Lalu Arkan yang melihat Gio turun dari mobilnya hanya menatap Gio dengan tajam. Ia juga kesal pada Gio karna Gio tidak mengabarinya.

" Sorry Ar, gue nggak ada maksud buat nggak ngabarin lo kok. cuma situasinya..." Belum selesai Gio menjelaskan Bhia langsung menyambung ucapan Gio.

" Handphone Gio tadi di tas nya kak, trus tasnya dia taro mobil. Makanya Gio juga nggak ngasih tau kakak." Ujar Bhia beralasan agar kakaknya itu tidak curiga, Bhia juga mencubit jari-jari Gio, supaya Gio tidak menceritakan kejadian tadi pad kakaknya.

" Iya Ar, itu maksud gue." Ucap Arkan sambil menahan sakitnya cubitan Bhia.

" Oh, yaudah kalo gitu kamu masuk, mandi trus istirahat Bhi." Perintah Arkan pada adiknya itu.

Bhia hanya mengacungkan kedua jempolnya pada Arkan dan berlalu meninggalkan Arkan dan Gio di halaman kost-annya.

Saat Gio akan beranjak pergi untuk masuk ke rumahnya tiba-tiba saja Arkan menahan pundak Gio dan menatap ke arah Gio dengan sangat serius. Gio yang membalikkan badannya ke arah Arkan hanya membalas tatapan Arkan dengan penuh tanda tanya. Lalu Gio menaikkan kedua alisnya, mencoba menanyakan maksud Arkan menahannya.

" Jujur aja sama gue Yo, lo dari mana? " Tanya Arkan masih dengan wajah yang amat serius.

" Cuma jalan-jalan Ar, serius." Jawab Gio yang mencoba meyakinkan Arkan.

" Tadi gue telfon Raisa, trus Rai cerita semua ke gue." Jelas Arkan sambil melepaskan tangannya dari bahu Gio.

Setelah penjelasan Arkan padanya, Gio yang awalnya akan merahasiakan tentang kejadian hari ini pun dengan perasaan yang bersalah pada Bhia akhirnya ia menceritakannya pada Arkan. Di sandarkan nya tubuh tingginya itu di pintu mobilnya.

" Sorry ya Ar, bukan maksud gue buat nutup-nutupin ini semua, tapi gue tau Bhia nggak mau lo khawatir." Gio pun meminta maaf pada Arkan dan berharap Arkan mengerti dengan situasinya.

" Iya gue tau Yo, thanks ya lo udah ada gantiin posisi gue buat nenangin dan nge hibur Bhia. " Ujar Arkan yang berbicara sambil tertunduk.

" Iya Ar, Bhia tuh sayang banget sama lo, makanya dia nggak mau bikin lo khawatir. " Jelas Gio mencoba memberikan pengertian pada Arkan.

" Tapi sekarang Bhia udah nggak apa-apa kan Yo? Gue ngerasa jadi kakak yang nggak ada gunanya aja Yo." Tanya Arkan yang masih dalam posisi menunduk.

" Lo jangan ngomong kayak gitu, di mata Bhia lo satu-satunya kakak terhebat buat dia. Sekarang Bhia udah baik-baik aja, dan lo juga musti bisa baik-baik aja Ar. Bhia pasti sedih kalo denger ucapan lo barusan." Jelas Gio pada Arkan.

Arkan pun mulai merasa lebih baik mendengar kata-kata Gio. Lalu ia memeluk Gio dan mengajaknya untuk kembali melanjutkan langkahnya yang terhenti tadi untuk masuk ke dalam rumahnya.

*** Kamar Kost-an Bhia ***

" Huh.. capek juga ya." Gumam Bhia sambil merebahkan tubuhnya yang mungil itu.

Lalu Bhia meraih handphonenya yang berada di meja samping tempat tidurnya dan membukanya. Ia melihat kembali histori panggilannya, dan meletakkan handphone nya itu di dadanya. Bhia mengembuskan nafas panjang, mencoba untuk bersabar menunggu kembali telfon dari Mamanya itu.

Bhia berharap suatu hari nanti Ningrum akan menghubunginya lagi. Dan ia bisa bertemu dengan Ningrum yang sangat di rindukannya. Saat Bhia sedang membayangkan momen-momen bahagia yang akan datang kelak ketika ia bertemu dengan Ningrum. Tiba-tiba saja handphone Bhia berdering. Ia dengan segera melihat layar handphonenya dan melihat nama yang tertulis di layar itu. Dengan wajah yang sangat kecewa Bhia pun mengangkat telfon itu, yang ternyata Angga papanya Bhia.

[ Via Telfon ]

" Iya halo pa. " Ucap Bhia dengan nada bicara yang sangat lesu.

" Halo sayang, kamu kenapa? kok suara kamu kedengarannya lemes gitu? " Tanya Angga yang menyadari nada suara Bhia yang lesu.

" Nggak apa-apa pa, aku cuma lagi capek aja pa. Gimana? Ada apa pa? "

" Jaga kesehatan ya sayang, yaudah kalo gitu kamu istirahat aja, besok aja papa ngomongnya. "

" Sekarang aja pa nggak apa-apa."

" Bener kamu nggak apa-apa?"

" Iya pa. "

" Papa cuma mau tanya sama kamu, soal jawaban kamu sama Arkan mengenai pernikahan papa. "

" Oh itu, Iya pa, aku udah kasih tau kak Arkan. Aku sama kak Arkan nge bolehin papa nikah lagi. Tapi pa maaf sebelumnya, aku sama kak Arkan mungkin nggak bisa dateng ke acara pernikahan papa. "

" Kenapa sayang? Papa pengen kamu dateng Bhi."

" Maaf pa, tapi aku belum siap buat ketemu sama wanita itu. Jadi aku mohon papa ngerti yah." Jelas Bhia yang tidak sanggup menyebutkan nama Rossi lagi.

" Yaudah kalo gitu, maafin papa ya sayang. "

" Iya pa."

Bhia pun menutup panggilan telfon dari Papa nya. Perasaanya makin tidak karuan. Hari ini cukup panjang dan melelahkan baginya.

TERIMAKASIH BANYAK BUAT YANG UDAH SETIA BACA NOVEL KARYA PERTAMAKU INI, JANGAN BOSEN-BOSEN YAH BUAT DUKUNGAN NYA LIKE COMMENT AND VOTE TRUS TINGGALKAN JEJAK DENGAN KLIK TOMBOL FAVORIT MAKASIH ❤️❤️🙏🙏

1
bunda DF 💞
saluuut sm cintanya gio bwt bhia,,, dalem bgt
viva vorever
vero sepertinya mulai punya rasa ke bhia,rasa nyaman yg mkn berubah menjadi cinta nantinya
Coretan Senja: Hai ka kalau berkenan mampir juga yuk di ceritaku judulnya MENIKAH DENGAN MAFIA ARROGANT hehehe 🥰
total 1 replies
Cicilia
novelnya bagus bnget
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Imarin
hello aku mampir lagi..
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Imarin
Hello kak aku mampir baca bawa like dan favorit...
mampir juga yuk dinovelku
Deandra🕊🌻
darah tinggi gw kambuh tengah malam kalo kek gini mhaa...
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Y
Baca novelku juga dong thor!!
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Ryantie A
Sukses terus thor buat karyanya, aku gak lupa like juga. Maaf jika berkenan mampir yuks ke Novel CS aku , JUDULNYA GADIS KRISTAL BIRU.TERIMAKASIH.
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Karen_gold
kalau liat tulisan author terdahulu suka ngiri sama cara penyampaian bahasa nya, masuk banget ke otak, giliran aku yang nulis kok kayak susah di pahami ya🥴
Lies Atikah
ayo gi aku dukung semoga uthor meridoi nya jangan cari yng susah kalau yang mudah ada bikin bucin ya thor
신치🦊: haalloooo kak mampir yuk ke karya aku 'gadis cantik milik sang nol besar' mampir kak siapa tau suka
total 1 replies
Yuni Verro
mksh thor
Yuni Verro
cepet banget thor gak ada season ke 2
Yuni Verro
ye ingatan bhia kembali tapi sbr gio yah
Yuni Verro
sbr yah bhi
Yuni Verro
semoga bhi gpp thor ini laki2 itu emang gak tau diri
Yuni Verro
lucu banget febri yah tapi buat bhi nnti kamu akan ingat siapa kamu dan keluargamu yah
Yuni Verro
utut
Yuni Verro
sweet deh
Yuni Verro
senangnya
Yuni Verro
yang sbr yah gio
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!