Maira adalah anak perempuan pertama dari keluarga yang sederhana , kehidupan maira berubah saat ia beranjak dewasa , di saat maira duduk di bangku smp ada seseorang yang datang di dalam hidupnya maira , ia adalah seorang adik laki-laki yang bernama fakhri dwi pangestu.
Maira ini dari kecil sudah di tinggalkan oleh ayah kandungnya, maira tak tau di mana ayahnya berada dan semua keluarga nya tidak mau memberitahu kan keberadaan ayahnya maira , sekarang ibunya maria sudah menikah lagi dan maira punya adik namun hubungan maira sama ayah tirinya tidak begitu baik.
Sekarang maira sudah duduk di bangku SMA kelas 12 , sebentar lagi dia lulus SMA dan ia ingin sekali melanjutkan ke jenjang kuliah tapi ibunya maira sudah tidak sanggup membiayai sekolahnya lagi. Gimana dengan kehidupan maira selanjutnya? Stay tune ya guys.
Maaf sebelum nya ges, novel ini di tamatkan terlebih dahulu, maaf jika alurnya tidak jelas, sia author sudah tidak ada waktu untuk menulis, jika suatu saat saya punya banyak waktu luang, maka saya akan menulis ulang novel ini, terimakasih yang sudah membaca nya sampai episode 70.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Retno Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 25
Ke-esokkan hari nya, maira berangkat sekolah sendiri tanpa di jemput ken, pukul 05.00 wib maira ke rumah ibunya untuk membantu ibunya terlebih dahulu.
Dirumah ibunya maira
"udah kesini ra, kamu ke pasar bentar ya beli daun singkong sama tela" kata ibunya maira yang melihat maira masuk ke dalam kamar
"iya bentar" ujar maira
"ambil uang di dompet 50 ribu" kata ibunya maira
"iya" ujar maira
"sama beliin sosis buat adik kamu ra," kata ibunya maira
"iya buk." ujar maira
Maira pun langsung mengambil uang di dompet ibunya, setelah itu maira pergi ke pasar pagi.
Di pasar
Sesampainya di pasar maira langsung berjalan ke pedagang daun singkong.
"pak tela/telo(singkong)nya 10 ribu , daun singkongnya kasih 6 ya" kata maira
Tanpa basi-basi penjual nya langsung mengambil daun singkong dan mengambil beberapa tela(singkong), setelah itu maira membeli sosis untuk adiknya. Setelah semua udah di beli, maira langsung bergegas pulang karna ini udah hampir jam 6 pagi.
Sesampainya di rumah maira langsung ke dapur untuk memberikan belanjaan nya tadi
"ini buk, maira ganti baju dulu ya" kata maira
"iya" ujar ibunya maira
Maira pun langsung masuk ke kamar dan ia buru-buru ganti baju, setelah maira selesai siap-siap ia pun langsung keluar dan langsung aja maira pamitan sama ibunya
"buk, maira berangkat dulu ya" kata maira keluar kamat
"iya, nih uang sakunya" ujar ibunya maira
"iya bentar" kata maira
Maira pun menghampiri ibunya untuk minta uang saku
"ini uangnya, nanti jangan lupa beli sarapan" kata ibunya maira memberikan uang
"iya buk" ujar maira
Maira mengambil uang nya dan maira pun langsung berangkat ke sekolah, sesampainya di sekolah ken sudah menunggu maira di depan gerbang
"hay ra, bentar lagi ultah nih" kata ken
"apaan sih, udah ah ayo masuk" ujar maira
"sarapan dulu gak? kalau iya gue temenin, tadi gue udah sarapan di rumah." kata ken
"gue belum sarapan tapi gue gak mau sarapan, uangnya mau gue tabung untuk beli laptop." ujar maira
"makan dulu lah ra, ntar loe sakit loh" kata ken
"gak usah, ayo masuk aja" ujar maira
"beneran gak mau sarapan?, " kata ken menyakinkan maira
"iya ken, udah dong gak usah khawatir gitu" ujar maira
Maira sama ken langsung masuk ke dalam kelasnya.
Sesampainya di kelas, ken ngobrol sama maira
"ra, gue mau beli laptop" kata ken
"terus?" ujar maira sambil mengambil buku di dalam tas nya
"temenin ya, gue bingung pilihnya" kata ken
"gak ah, ntar gue pengen" ujar maira
"ya udah kalau gitu" kata ken
"emangnya laptop loe kenapa?" ujar maira
"kan laptop gue di bawa sama sepupu gue" kata ken
"oh gitu" ujar maira
"loe mau beli sekalian gak?" kata ken
"emang gue punya uang? enggak lah, gue beli tapi nanti" ujar maira
"okey." kata ken
Maira membuka hp nya dan dia mengecek wa nya kalau ada chat, dan ternyata ada chat dari mas dzaky.
"dek, nanti malam bisa ke warung? ada yang mau saya bicarakan, " kata mas dzaky dalam chat
"oh iya mas bisa, tapi maaf ya nanti saya gak beli nasgor nya, lagi gak ada uang" jawab maira
"iya gapapa dek, saya cuma mau ngomong sesuatu" kata mas dzaky
"okey" jawab maira
Maira sama ken melanjutkan *** dengan tenang tanpa ada masalah.