Diusia Kania yang sudah menginjak angka 2, tepatnya 22 tahun dia dihadapkan dengan pernikahan kedua ayahnya dan yang lebih mengejutkannya lagi, ibu tirinya sendiri adalah atasan di perusahaan ayahnya bekerja.
Ibu tiri Kania mempunyai anak dari pernikahan sebelumnya yang bernama Putra Aditya Nugraha yang usianya lebih muda 5 tahun dari Kania. Berarti saat ini usia adik tiri Kania masih 17 tahun.
Bagaimana kehidupan Kania bersama keluarga baru dan adik tirinya yang mulai beranjak remaja?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Just Amel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dua Minggu Pacaran
Permata dan Hendra akhirnya memutuskan untuk menikah bulan depan karena permintaan Aditya yang ingin mereka segera menikah.
Meskipun mereka bingung dengan perubahan sikap Aditya yang tiba-tiba tapi mereka terima saja dan bersyukur karena akhirnya Aditya mau menerima Hendra.
Aditya dan Kania pun sudah dua minggu pacaran tanpa sepengetahuan orang tua mereka alias backstreet.
Dan selama dua minggu mereka saling mengenal sifat masing-masing. Mereka juga belajar apa yang disukai dan tidak disukai.
Semakin mereka tahu tentang pasangan mereka ternyata semakin banyak perbedaan diantara mereka.
Contohnya, saat pertama kali mereka kencan di Mall, Kania menyeret Aditya masuk ke toko buku dan malah asik sendiri membaca sinopsis dari novel-novel yang terpajang di rak sedangkan Aditya sudah bete karena hampir satu jam dia cuma berdiri di samping Kania.
Sejak saat itu Aditya makin tidak menyukai buku.
Aditya kadang suka ngambek kalau chat darinya engga langsung dibalas oleh Kania.
Padahal Kania bukan tipe cewek yang selalu ngecek handphone.
Kania juga orang yang to the point kalau bicara dan lebih suka menunjukkan perasaannya dengan tindakan daripada kata-kata sedangkan Aditya yang sudah biasa lebih sering mengatakan kata-kata romantis kepada Kania.
Bisa dibilang kalau Aditya lebih bucin daripada Kania.
Karena sifat Kania yang mandiri, Kania jarang sekali minta Aditya untuk menemaninya pergi atau sekedar menjemputnya, makanya Aditya sering merasa khawatir dan minta Kania selalu kasi kabar kalau perlu share location.
Kania sempat kesal dengan sifat posesif Aditya bahkan mereka juga pernah bertengkar karena Aditya yang meng-unfollow akun Leo tanpa sepengetahuannya.
Awalnya Aditya yang minta lebih dulu password akun sosmed Kania terus mereka pun saling memberitahu password akun masing-masing.
Kania yang emang jarang ngecek akun sosmed nya engga tahu kalau Aditya udah meng-unfollow semua akun cowok di akun sosmed nya termasuk akunnya Leo.
Kania baru tahu saat Leo nanya sama dia kenapa Kania unfollow akunnya. Kania langsung ngecek akun sosmed nya dan benar aja, semua followers nya tinggal akun cewek dan engga ada akun cowok sama sekali.
Dari 350 followers berkurang jadi 200 followers.
Kania langsung tahu siapa pelakunya. Dia pun segera menghubungi Aditya.
...----------------...
...[Via Telepon]...
Kania: Aditya, pasti kamu yang udah unfollow akun Leo
^^^Aditya: Iya^^^
Kania: Kamu juga kan yang unfollow akun-akun yang lain
Kania: Kenapa?
^^^Aditya: Aku engga suka ada akun cowok di akun sosmed kamu^^^
^^^Aditya: Cuma boleh aku aja yang follow akun kamu ^^^
Kania: Tapi kamu kan tahu Leo itu temen deket aku
Kania: Kamu engga boleh unfollow dia
^^^Aditya: Aku engga suka dia tag kamu difotonya nanti orang-orang pikir kamu pacarnya^^^
Kania: Tapi kan dia engga cuma tag aku aja
Kania: Dia juga tag Ratna koq
Kania: Pokoknya aku follow lagi akunnya Leo
Kania: Awas ya kalau kamu unfollow
^^^Aditya: Terserah!^^^
...----------------...
Kania biasanya selalu mengalah dan mengikuti keinginan Aditya meskipun dia tidak suka tapi saat itu Kania tidak bisa lagi mentolerir tindakan Aditya yang menurutnya berlebihan.
Kania merasa tidak enak dengan Leo tapi untungnya Leo tidak langsung percaya kalau Kania yang sudah unfollow akunnya, Leo malah berpikir mungkin ada orang yang tak bertanggung jawab telah membajak akun temannya.
Setelah itu Aditya berkali-kali buka tutup aplikasi chat nya dan menunggu chat dari Kania karena biasanya kalau dia ngambek Kania selalu chat untuk membujuknya tapi sampai malam engga ada chat dari Kania.
Aditya pun dibuat galau, dia ingin chat Kania tapi gengsinya yang masih besar tidak mengijinkannya melakukan itu.
"Gimana kalau Kak Kania minta putus?" gumam Aditya lirih.
"Dulu sih pacaran cuma tiga hari terus putus gue engga peduli tapi kali ini... Sebulan aja belum masa putus... gue gak mau putus... gue cinta banget sama dia...."
Aditya pun berusaha mengalihkan pikirannya dengan bermain game tapi tetap saja dia teringat dengan Kania.
Aditya pun berhenti main game lalu membuka galeri dan melihat foto-fotonya bersama Kania.
Dada Aditya terasa sesak, cairan bening pun mulai menggenangi bagian bawah matanya.
"Baby... aku kangen...."
Akhirnya Aditya curhat sama Daniel tapi dengan cara klise yaitu memakai orang lain sebagai pengganti dirinya dan meminta saran dari Daniel.
Sebenarnya Daniel sadar kalau curhatan Aditya bukan tentang orang lain melainkan tentang Aditya sendiri.
Aditya bukan orang yang kepo sama masalah orang lain apalagi sampai ikutan galau mikirin masalah orang. Pasti ini tentang masalahnya sendiri tapi kenapa Aditya engga terus terang aja? Malah bawa-bawa sepupunya.
Pemikiran Daniel engga salah, sebagai teman dekat Aditya tentu saja dia paham dengan sifat Aditya.
Daniel pun memberi saran kepada Aditya agar "sepupunya" harus menurunkan gengsinya. Dia juga mengatakan kalau "sepupunya" sudah cemburu berlebihan jadi wajar saja kalau pacar "sepupunya" marah.
Kalau "sepupunya" terus kaya gitu pacarnya pasti gak betah dan bakal cari cowok lain.
Jangan... gue engga mau Kak Kania jadi milik orang lain...
Setelah memikirkan pendapat dan saran dari Daniel akhirnya Aditya memutuskan mengikuti saran Daniel dan mengirim chat lebih dulu kepada Kania.
Kania yang sedang mengetik skripsi di laptopnya mendengar ada notif chat masuk ke handphone nya. Dia pun berhenti mengetik dan mengecek chat yang masuk.
"Aditya... apa dia udah sadar kalau dia salah?"
Kania pun membuka dan membaca chat dari Aditya.
...----------------...
...[Via Chat]...
Aditya: Baby
^^^Kania: Hm^^^
(Aditya seneng banget chat nya dibalas Kania karena tadinya dia udah pesimis kalau Kania engga akan membalas chat darinya)
Aditya: Kangen 😢
^^^Kania: Iy^^^
Aditya: Masih marah?
(Kania tidak membalas chat Aditya dan hanya di read saja)
Aditya: Maaf 😢
Aditya: Jangan marah lagi ya Baby
Aditya: Aku boleh video call gak?
Aditya: Aku kangen banget sama kamu
^^^Kania: Iya boleh^^^
(Aditya pun langsung gerak cepat video call Kania sebelum Kania berubah pikiran)
...----------------...
...[Via Video Call]...
(Aditya tersenyum saat melihat Kania tapi pujaan hatinya itu tampak masih bete padahal sebenarnya Kania juga kangen sama Aditya)
Aditya: Babyyyy~
Aditya: Jangan cemberut gituu~
Aditya: Kamu masih marah?
^^^Kania: Engga^^^
Aditya: Bohong
Aditya: Kalau kamu engga marah kenapa muka kamu kaya gitu lihat aku?
(Mendengar suara lirih Aditya membuat hati Kania luluh)
^^^Kania: Aku udah engga marah^^^
^^^Kania: Tapi jangan kaya gitu lagi ya^^^
^^^Kania: Aku engga masalah kamu unfollow semua akun cowok tapi kenapa kamu juga unfollow akunnya Leo^^^
^^^Kania: Aku kan jadi engga enak sama Leo^^^
Aditya: Iya maaf...
Aditya: Aku cemburu karena dia lebih deket sama kamu...
Aditya: Terus dia juga bisa share foto bareng kamu sedangkan aku engga...
(Kania jadi merasa bersalah karena dia yang meminta Aditya untuk merahasiakan hubungan mereka. Saat anak-anak seumuran Aditya dengan bebas posting foto dan menunjukkan kemesraan dengan pacar mereka tapi Aditya tidak bisa, tentu saja hal itu membuat Aditya iri dan cemburu kepada Leo yang bisa posting foto bersama Kania)
^^^Kania: Aku juga minta maaf^^^
^^^Kania: Aku tahu kalau aku udah egois karena minta kamu merahasiakan hubungan kita^^^
Aditya: Engga apa-apa Baby
Aditya: Tinggal beberapa hari lagi kita engga perlu merahasiakan hubungan kita
Aditya: Aku jadi engga sabar mau kenalin pacar ku yang cantik ke Mami
^^^Kania: Siapa tuh?^^^
^^^Kania: Masa sih cantik?^^^
(Aditya pun memutar handphone nya menghadap cermin sehingga Kania bisa melihat pantulan dirinya di cermin itu)
Aditya: Kenalin, dia pacar ku
Aditya: Namanya Kania
Aditya: Dia cantik, kan?
(Lalu Aditya kembali memutar handphone menghadap wajahnya)
Aditya: Dan aku sangat mencintainya...
(Aditya pun berhasil membuat Kania baper dan salah tingkah)
Aditya: Menurut kamu, pacar ku juga cinta gak sama aku?
^^^Kania: Kalau dia engga cinta engga mungkin dia mau jadi pacar kamu^^^
^^^Kania: Tapi kayanya dia nyesel deh^^^
Aditya: Nyesel? Kenapa?
^^^Kania: Soalnya dia baru tahu kalau ternyata pacarnya raja gombal^^^
Aditya: Tapi cuma gombal sama pacar ku aja
^^^Kania: Masa sih?^^^
(Mereka pun sudah kembali seperti biasa setelah beberapa saat yang lalu sempat bertengkar)
Tapi dari pertengkaran itu, baik Aditya maupun Kania belajar untuk lebih memahami pasangan mereka dan perlahan Aditya juga mulai bisa menurunkan gengsinya.
Pertengkaran merupakan hal yang wajar terjadi di dalam suatu hubungan. Dengan bertengkar setiap pasangan akan lebih memahami perasaan masing-masing dan juga membuat hubungan mereka semakin kuat.
Asalkan mereka mau menurunkan gengsi dan tak segan minta maaf.
Lagipula "Tidak ada manusia yang sempurna", kan?
Begitu juga dengan Aditya dan Kania yang masih harus menyesuaikan diri dengan karakter mereka masing-masing.
...****************...
Author: Yuhuuu~
Makasi like dan dukungan kalian 😆
Kalian luar biasa guys ❤️❤️❤️❤️❤️
Ketemu lagi ya di bab selanjutnya 😉
. bila perlu kurung diri kalian atau sekalian cari pulau yg ga berpenghuni sekalian/Sly/
mau heran tapi yaudahlah ya
1.ada Type yang dengan kita menolak perasaan dengan baik pasti dia juga akan terima dengan baik dan cepat melupakan dan menjelani hidupnya dengan baik juga tanpa menimbulkan luka untuk kedua belah pihak.
2. ada juga yang Type yang di tolak dengan tegas tapi sulit melupakan tapi tidak mengganggu mungkin salah satu yang tersakiti
3. ada juga type yang perasaan nya sama tapi menolak untuk bersama terakhir kedua bela pihak sama sam tersakiti dan sulit untuk melupakan.
Nah sekarang si kania ini termasuk type yang menolak orang kategory apa berapa ini?
1. cara kania tolaknya perasaan lawannya tidak Tegas. tegas tapi seakan memberikan harapana kepada orang tersebut.
2. Kania tolak Gani udah Tegas Tapi Masih kata TAPI aku menyanyangimu sebagai teman kecilku terus Gali Histeris + sambil nagis maafin aku gak bermaksud menyakitimu+ mau pelukan
3. udah di tolak tapi masih sempat sempatnya bawa makanan + nyariin
jadi Kania ni type menolak perasaan kategory apa sih aku bingung?
ya lu banyangin aja gini lo suka sama seseorang trus wanita itu seakan akan jawabannya menolak tapi seakan akan iya kejar aku lagi ya. udah gitu maaf ya udah menyakitimu baru pelukan lagi,gua rasa kania ini bego atau gimana sih. lu nolak oarang tapi lu nangis,minta maaf trs mau sempatnya mau meluk. seakan akan lu punya perasaan buat dia. cara nolak kaya gitu emang bodoh. ya klau mau nolak nolak aja bila perlu biar dia ada rasa sakit jadi dengan itu dia bisa move on. suer deh kalau ada di dunia nyata udah ku gampar orangnya udah kaya cewek plin plant.
mau jawab takut nikah tapi masuk perangkap sendiri/Facepalm/ .. tiba tiba aja nanti udah sah/Grin//Facepalm/
dan baru sadar dari semuanya /Chuckle//Facepalm/
Gokil ga tuh sat set udah honeymoon aja
ngakak gw comennya/Hey//Grin//Facepalm/
pantasan aja mantannya beci banget ya lu banyangin aja gimana sakit hatinya dia pas tau kalau terima dia cuman karena penyakit ga bisa menolak, yaiyalah secara u tu memberikan harapan ke orang tersebut. klau gak suka Tolak, dan juga memberikan kesempatan untuk orang lain.
apalagi si Gali apalah itu,sifatnya aja yang dewasa tau taunya niat menikung ihhh gak bamget, pokoknya semangat bila perlu patahkan aja mereka yang jadi hama.
1. Gali udah tau kalau adit itu pacarnya kania tapi aja masih sok Caper ingat itu.
2. Kania Udah tau pacarnya posesif minta ampun tapi masih kagum Sama Gali. Klau aja Adit yang sama Ara jangan dekat udah meraung stegah mampus jadi wajar dong kalau adit juga marah Heran. Giliran aja adit posesif peduli bahkan cemburu, itu wajar * aja itu tandanya dia syg lu, karena hanya sifatnya yg kekanankan itu dia tunjukan buat orang yang benar benar dia sayang, jadi hargai itu.
3. Adit juga salah karena tidak bisa mengontrol emosinya. Tapi ya wajar aja sih adit marah Kan Gali yang Kang mancing duluan. yaelllahhhh . Hei tidak semua orang yang mempunyai mental yang emosia sama kekasinya itu bisa bersabar dan mencoba untuk tidak menyakiti. Bahkan dia saat emosi saja masih sempatnya minta maaf tdk mengukuti emosinya. bahkan disaat mapanya mintaa maaf ke rekannya tapi dia lebih meminta maaf ke GFnya. gk semua orang bisa kaya Gitu.
yang Hina adit kalau sifatnya kaya Anak Kecil. Hei dia itu baru umur belasan jadi wajar klau dia masih Labil karena itu cara dia mengungkapkan rasa Cintanya Dia .
gua mendingan Adit yang labil dan cara dia menunjukan cintanya itu dengan apa adanya.. Jangan Cuman Lihat dari Luarnya aja yang sikapnya bijak sana tapi menyembunyikan sifat aslinya.
Makanya kalau baca itu jangan matanya diplototin aja tapi baca juga harus berimajinasi juga supaya dapat kesannya