NovelToon NovelToon
Tentang Rasa

Tentang Rasa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:600.7k
Nilai: 5
Nama Author: nasya kamila

Tak lebih indah dari intan permata
Mengurai ketulusan persemaian jiwa
Bukan dahaga pengemis duka
Bukan lara pelerai luka

Ikatan yang tak pernah berdiri
Diatas panggung perintih hati
Meski harus menari
Diatas duri-duri yang berbisik lirih

Demi ikatan yang berarti abadi
Sampai mata ini tertutup rapi
Dihadapan sang Ilahi.

***

Nadya Syafina (Nadin) harus rela dicabut uang bulanan nya oleh ayahnya. Setelah menolak dijodohkan dengan anak rekan bisnis ayahnya yang ternyata adalah mantan pacar Nadin.

Tanggung jawab terhadap Bunda nya yang sedang sakit dan adik kesayangannya memaksanya bekerja di sebuah kantin perusahaan.

Bagaimana Jika Bos perusahaan itu adalah musuh bebuyutannya dan seorang yang diam-diam mengaguminya dimasa lalu?

Bagaimana juga jika mantannya masih mengejarnya dan mengharapkannya kembali?

Lalu siapa yang akan dipilih Nadin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nasya kamila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 Melepasmu

Masih Titan Pov

"Jangan marah-marah dulu ya Nad, ayo duduk dulu biar aku jelaskan semua" Gak tau kenapa hanya kata-kata itu yang keluar dari mulutku.Aku akhirnya menggiring Nadin di sofa.

Asli aku takut banget melihat amarah di mata Nadin. Bukan karena aku takut sama dia ya?, hanya saja disini aku yang salah karena sudah membohonginya.Kenapa Nadin pakek balik lagi ke kamar ini sih? Kenapa juga aku tidak memastikan dulu, apakah Nadin sudah benar-benar pergi atau belum?Ketahuan kan jadinya. Gimana kalau dia gak mau maafin aku? Ah... baru juga aku merasa senang di manja-manja ama dia.

"Kalau gitu aku keluar dulu ya?Kalian selesaikan dulu masalah kalian"Ucap Bayu sambil ngacir meninggalkan aku dan Nadin di kamar ini.

Fiks

Dasar sahabat gak ada akhlak. Bisa-bisanya dia ninggalin aku sendirian dengan macan betina yang lagi ngamuk. Awas aja nanti kalau dia lagi ada kesusahan gak akan aku bantuin. Harusnya dia sebagai sahabat kan harus sehidup semati ama aku. Masak sekarang aku yang harus mati duluan sih.

" Jadi apa maksud kamu ngelakuin semua ini sama aku hah? Kamu gak tau apa, betapa aku ngerasa bersalah banget sama kamu. Aku takut terjadi sesuatu sama kamu, tapi apa? kamu malah bohongin aku dengan pura-pura sakit kayak gini?Aku sampai harus ngorbanin masa liburan aku cuma buat nungguin kamu yang pura-pura sakit doang. Gak punya perasaan banget sih kamu"Ucap Nadin penuh emosi.

" Iya.. iya... maaf, sebenarnya aku gak ada maksud bohongin kamu. Aku cuma pengen deket aja ama kamu? Tapi aku seneng kamu bilang khawatir in aku.Ini baru pura-pura sakit lo?Gimana kalau aku sakit beneran?"Rasa takut akan kemarahan Nadin berubah jadi bahagia saat tanpa sadar Nadin bilang menghawatirkan aku.

"Titan.... kapan sih kamu bisa seriusnya? Aku lagi marah banget ini sama kamu? Habis ini aku gak bakalan mau ngomong lagi ya sama kamu" Nadin melipat kedua tangannya ke dada sambil mencebikkan bibirnya.

Nih perempuan beneran lagi marah atau sedang menggoda ku sih. Please deh Nad, tuh bibir jangan di monyong-monyongin kayak gitu. Kalau aku jadi khilaf gimana coba.

"Ehmmm"

Aku berdehem mencoba menetralkan perasaan ku yang sedang berkecamuk, takut tergoda dangan bibir Nadin yang kelihatan sexy.

"Iya... deh iya.. aku minta maaf. Janji deh gak bakal ulangi lagi. Asal kamu mau ya jadi pacar aku atau kalau kamu gak mau pacaran kita langsung nikah aja juga boleh. Ini aku seriusan lo Nad? "

Benar-benar kayak gak punya dosa, saat aku ngucapin itu. Dan semua itu sukses membuat empunya ngamuk-ngamuk lagi.Salah ngomong kah aku ini? Emang aku ini bukan cowok romantis sih.

"Titannnnnnnn......!!!!!! " Teriak Nadin sambil memukul-mukul tubuhku dengan sekuat tenaganya. Gadis itu terlihat sangat geram padaku. Aku hanya tersenyum tanpa dosa sambil berusaha menggenggam kedua tangannya yang sedang memukuli ku. Pukulannya memang tidak terasa, hanya saja aku takut khilaf.

Bayangin aja ya, saat dia memonyongkan bibirnya aja udah bikin aku gak fokus. Gimana saat tangan mulusnya itu menyentuh tubuhku.

Gerrrrrrr

Rasa nya dingin-dingin empuk gimana gitu lho.

"Please Nadin berhenti sebelum aku jadi khilaf nanti"Batinku sambil menggenggam kedua tangannya.

Akhirnya dengan susah payah aku bisa menangkap kedua tangan Nadin. Nadin berhenti dan kami pun saling bertatapan sejenak.

Nadin ku benar-benar cantik, walau wajah itu hanya terbingkai dalam penampilan sederhana nya tapi asli Nadin emang cantik banget.Walau sejujurnya aku mencintai nya bukan hanya karena wajahnya saja.Karena aku mencintainya juga karena hatinya.

Disaat aku sedang asyik menatap wajahnya, tiba-tiba Nadin menarik tangan nya dari genggaman tanganku.Aku yang sempat melamun jadi tidak fokus dan tubuhku oleng ke belakang.

Brukkkk

Kami terjatuh di atas sofa dangan Nadin menimpa tubuhku. Beneran khilaf kalau posisi kami seperti ini. Duh Nadin???? Ngapain coba kamu pakai berontak segala sih tadi.Jadi bangun kan kepompong ku .Yang sabar ya kepompong ku, masih belum waktunya......

"Apa-apaan ini" Tiba-tiba terdengar suara perempuan yang mengagetkan kami. Dengan segera kami menoleh ke arah sumber suara itu.

"Mama" Ucap kami bersamaan.

Dengan segera Nadin beringsut dari atas tubuhku dan berjalan ke arah mama.Wajahnya terlihat ketakutan.

"Ma Nadin bersumpah ini gak seperti yang mama lihat. Ta-tadi Nadin hanya jatuh dan kebetulan jatuhnya aja yang gak tepat.Mama jangan salah sangka ya. Kalau mama gak percaya tanya aja Titan?Iya kan tan?" Jelas Nadin dan mencoba mendapatkan pembelaan dariku.

"Mungkin"

"Eh" Nadin melotot ke arahku.Salahnya aku juga sih pakai jawab gitu.

"Pokoknya Mama gak mau tau ya? Kalian harus mempertanggung jawabkan perbuatan kalian. Kalian harus secepatnya menikah. Mama gak mau sampai malu gara-gara perbuatan kalian ini"

Dongg

Kami sama-sama bengong. Nadin dengan fikirannya dan aku pun sama. Beneran gak sih yang aku dengarin barusan?Aku seneng banget pas mama ngatain kalau kami harus menikah. Masalahnya sekarang yang ada di fikiran ku,ini mama ku seriusan marah atau cuma acting doang sih. Secara ini gak ada dalam scenario rencana kami kemarin.

"Tapi kami gak ngelakuin apa-apa ma? Ini hanya kecelakaan"Nadin masih mencoba menjelaskan.

" Jangan sampai perbuatan kalian ini sampai menyebar atau kalau tidak nama keluarga yang jadi taruhannya. Secepatnya mama akan datang ke rumah kamu untuk melamarmu Nadin. Tidak ada penolakan, karena ini adalah akibat dari ulah kalian sendiri "Setelah itu mama keluar meninggalkan kami berdua.

Mamaku beneran marah gak sih. Aku gak pernah lo lihat mama semarah ini. Mungkin mama kecewa, saat melihat posisi kami yang seperti itu saat dia datang,apalagi mama sudah memberi kepercayaannya pada kami sejak semalam.

Ampun ma, ini beneran cuma salah paham doang.Ku tatap Nadin yang sudah meneteskan air mata nya.

Rasa bersalah ku semakin besar. Hari ini aku sudah membuat gadis yang kucintai meneteskan air matanya.

" Jangan menangis Nad, nanti akan aku coba jelaskan sama mama "

"Bukannya ini yang kamu mau ya?kamu senang kan,akhirnya keinginan kamu terpenuhi?kamu itu pembohong Titan? Aku benci kamu" Ucapnya lalu pergi meninggalkan ku sendiri.

Sakit rasanya,saat melihat orang yang kita cintai membenci kita.

Segitu bencinya dirimu padaku Nad? Aku memang menginginkan semua ini, tapi aku juga tidak berniat dengan cara ini.

Haruskah aku melepasmu.

*

*

*

1
Herlini
suka benar, alur cerita dan bahasanya tdk membosankan,, ak beri 5 bintang deh
Dwi Laras Anggreni
good
Fitriyani
iiih,,,kesel bgt aq sm titan,,,be*o bener,,,baik boleh,tp jgn t*l*l...😠
Fitriyani
setuju aku sm kamu Ale...
Fitriyani
mf lg y thor,mgkn q slh 1 istri yg beda dr istri2 yg lain,klo q ada d posisi Nadin,suami yg kita cinta trnyta nyakitin hati n perasaan,bkn hanya lewat kata tp jg sikapnya,wlwpun sbnrnya itu adlh kebohongan,aq g bs dgn mudah maafin Dy,aplgi dsni mnrt aq Titan bkn nya lgsg mnjlaskn apa yg sbnrnya trjd,malah jd playing victim,klo aq jd Nadin g semudah itu aq mmafkn,,
mf y thor,ini cm pendpt q sndr aja🙏
Fitriyani
mf y thor, sbnrnya q udh feeling sih,tp ttp aja kesel sm Titan 😠
Pipit Sopiah
puassss,,, sukurin mari jogged sama sama
Pipit Sopiah
mak lampir cabe cabean muncul
Pipit Sopiah
seru ceritanya menarik
Pipit Sopiah
mungkin devan anak kakaknya x
Pipit Sopiah
lanjut lagi bacanya
Pipit Sopiah
wah ngakak aku🤣🤣
Pipit Sopiah
aneh ya pelakor dimana mana otaknya ga waras,,
Pipit Sopiah
semangat kamu bisa nad
Pipit Sopiah
sabar nad nad🤭
Pipit Sopiah
lanjut lagi bacanya
Pipit Sopiah
Masih hadir langsung like
Kamila Azmi Rokhit: makasih kak semoga suka ya🤣
total 1 replies
Sriza Juniarti
hempaskan pelakor💪💪👍👍
Sriza Juniarti
aku mampir kk..seru kayaknya
Kamila Azmi Rokhit: Terima kasih banyak kak. Semoga suka
total 1 replies
Fitri Sagustine04
nyimak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!