(Peringatan! Terdapat konten dewasa dan harap membacanya dengan bijak!)
Genre; Fantasy, Action, Adventure, Over Power, Romance, System.
Kisah tentang seorang kapten di salah satu Squadron yang pindah kedunia lain dengan system bersamanya.
Pengorbanan Sorang Kapten Untuk Mengakhiri Perang Dengan Mengorbankan Nyawanya Dan Berujung Berpindah Dunia.
Saksikan Petualang Kapten Velskud Bersama Dengan System Di Sisinya Menjelajahi Dunia Fantasi
Karya hasil pemikiran sendiri dan bukan plagiat!
Jika Suka Novel Ini:
☆Like
☆Vote
☆Coment
☆Fav
Thanks~
Update setiap hari! Jika memungkinkan~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aji Nugroho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Snow Death
Rombongan ekspedisi yang dipimpin oleh Jendral Gustaf saat ini sudah hampir separuh jalan menuju Donguen yang akan mereka jelajahi.
Di sepanjang jalan, tidak terlalu banyak Monster dan juga Beast yang menghadang mereka.
Hanya ada beberapa Serigala dan juga Goblin yang beberapa menyerang rombongan ekspedisi.
Namun tidak ada korban dan juga kerusakan yang berarti dari serangan kecil Serigala dan Goblin karena petualang yang mengikuti ekspedisi itu rata - rata berlevel tinggi.
Velskud saat ini bersama anggota party Dreamer dalam perjalanan ini, tidak ada tantangan sama sekali yang berarti membuat Velskud kebosanan di kereta kuda itu.
'Apa tidak ada Monster dan juga Beast yang bisa menghilangkan kebosananku ini...' Batin Velskud yang menguap karena mengantuk.
Sedangkan anggota party Dreamer berbincang - bincang tentang rencana mereka saat berada di Donguen nanti.
"Apa kita akan mengganti formasi sebelumnya ketua?." Tanya Bily si Archer.
"Yah sepertinya kita akan merubah formasi yang biasa kita buat saat Hunting di hutan..." Balas Tedy.
Tedy merupakan ketua dari party Dreamer yang saat ini Velskud bergabung dalamnya.
Tedy juga memiliki Job sebagai Swordsman yang hampir mirip dengan Velskud, namun dia menggunakan satu pedang sedangkan Velskud dua pedang.
"La-Lalu formasi yang kita buat nanti saat berada di dalam Dungeon seperti apa ketua?." Ucap Dona.
Untuk Dona dia memiliki Job Healer yang berguna sebagai support saat pertarung. Dia cukup bagus sebagai support di party Dreamer, namun yang memiliki sifat pemalu.
"Benar ketua, bagaimana formasi yang akan kita gunakan nanti?." Lusy menimpali pertanyaan Dona.
"Yah nanti aku, Bear, dan Velskud akan berada di posisi paling depan, sedangkan Bily, Dona, dan Lusy akan berada di posisi belakang.Bagaimana?." Usul Tedy.
"Aku setuju - setuju saja ketua.Bagaimana dengan yang lain?." Ucap Bear.
Ke empat anggota saling menatap dan mengangguk setuju dengan usulan Tedy. Mereka lalu menatap Velskud untuk mendengar jawaban darinya.
"Aku juga setuju dengan usulan Tedy." Kata Velskud.
Setelah membahas tentang posisi mereka masing - masing, mereka lalu membahas tentang pembagian hasil saat mendapatkan barang di Donguen nantinya.
Dari hasil diskusi mereka, sudah diputuskan pembagian hasil akan sama - sama rata di setiap orang.
Rombongan ekspedisi kini melewati padang rumput yang memisahkan hutan yang mengelilingi Ibu kota dengan Hutan Nightingale.
Dikatakan bahwa sering terjadi serangan koblod yang menyerang para karavan pedagang dan juga petualang yang melewati padang rumput itu.
Rumput - rumput disana memiliki tinggi mencapai seratus sentimer yang biasa digunakan para koblod untuk berkamuflase dan membuat serangan kejutan kepada setiap orang yang melewati padang itu.
Dan benar saja, rombongan ekspedisi mendapati para koblod yang berjumlah lebih dari dua ratus mulai bermunculan dari dalam rerumputan di setiap sisi jalan yang mereka lewati.
Para koblod menggunakan senjata seperti panah,pedang,dan juga belati. Koblod memiliki wujud kepala anjing,memiliki badan seperti manusia namun tertutup oleh bulu mereka.
"Cepat urus para koblod yang menghalangi jalan,kita harus keluar dari padang ini sebelum hari menjadi malam!!." Seru Jendral Gustaf kepada seluruh peserta ekspedisi.
Para party mulai turun dari kereta kuda mereka masing - masing. Pertarungan antara party ekspedisi dengan para koblod cukup sengit,dikarenakan level dari setiap koblod sudah mencapai seratus sampai dua ratus.
Rombongan party paling depan seperti party milik Isabel dengan mudah mengalahkan koblod yang mendekati mereka,sedangkan untuk party di belakang seperti milik Velskud cukup kesulitan dengan serangan para koblod.
Party Dreamer yang di ketuai oleh Tedy mencoba menghalau koblod yang mendekati kereta kuda mereka dengan susah payah namun strategi mereka cukup bagus.
Bear yang bertugas sebagai Tanker memancing para koblod yang berjumlah dua puluh dan menahannya,yang selanjutnya Tedy dan Bily melakukan serangan terakhir.
Dona yang bertugas sebagai Healer menggunakan skill miliknya untuk menyembuhkan Bear dan Tedy yang berada di garis terdepan.
Lusy menggunakan skill anginnya membentuk bilah - bilah angin yang memotong tubuh para koblod namun hanya beberapa kali dia bisa menggunakan skillnya itu karena jeda waktu yang cukup lama di tambah penggunaan mana yang cukup besar untuknya.
Lusy hanya bisa membunuh enam koblod dengan skill sihir anginnya di sisi kiri,sedangkan Bear, Bily, dan Tedy berhasil membunuh dua puluh koblod disisi kanan kereta kuda.
Para anggota party Dreamer sudah terlihat sangat kelelahan dan mana mereka juga sudah hampir habis,sedangkan koblod dengan jumlah tiga puluh mulai menghampiri mereka usai membunuh beberapa anggota party petualang lain.
Hal itu membuat Bear dan Tedy mengalami luka yang cukup serius karena harus bertarung di garis belakang.
Dona yang mulai kehabisan mananya sedikit demi sedikit mulai kelelahan dan tidak bisa menggunakan skill healnya kepada Bear dan juga Tedy.
Begitupula dengan Lusy yang mulai kelelahan dan hanya bisa melihat para koblod yang mendekat kearahnya.
Roxy yang melihat Lusy mulai tidak bisa menggunakan skillnya lagi mulai membantunya dengan membuat bola api yang diarahkan kepada koblod yang mendekati Lusy.
Sementara itu Velskud hanya tiduran di kereta kuda sendirian tanpa membantu sama sekali anggota party Dreamer dan juga Roxy yang sudah mulai terpojok.
Melihat tingkah Velskud yang santai dan tidak membantu mereka. Bily dan juga Lusy mulai memeanggil Velskud untuk membantu mereka.
"Velskud! Bantu kami dan juga jangan asik tiduran disana!!." Bily berteriak sambil memanah para koblod yang mendekatinya.
"Bergunalah sedikit dan jangan hanya diam disana saja Velskud!!." Kali ini Lusy yang berteriak kepada Velskud. Tampaknya dia benar - benar kesal terhadanya.
Merasa waktu tidurnya terganggu, Velskud mulai bangun dari tidurnya dan berdecik kesal.
'System apa kamu menjual skill dengan area yang cukup besar dan juga dapat membunuh para koblod itu dengan instan?.' Tanya Velskud.
(Ding! System nenyarankan untuk membeli skill book Snow Death yang sesuai dengan deskripsi yang Host maksud)
(Ding! Harga skill book Snow Death satu juta PS)
(Beli Y/N)
'Ya langsung beli dan pelajari,juga hilangkan efek sampingnya jika ada' Balas Velskud.
(Ding! Membeli Skill Book Snow Death)
(Ding! Memepelajari Skill Book Snow Death)
(Ding! Menghilangkan efek samping)
(Memproses 10%...30%...70%...90%...)
(Ding! Memepelajari Skill Book Snow Death berhasil)
(PS dikurangi 1.300.000)
Velskud mulai berdiri di atas kereta kuda dan mulai menggunakan skillnya.
'Hmm,Jika aku menggunakan 100% dari skill ini mungkin seluruh padang ini dan para petualang yang malah membeku...' Batin Velskud.
Velskud lalu memutuskan untuk hanya menggunakan 15% kekuatan dari skill Snow Death.
Dia mulai mengangkat tangannya keatas," Snow Death".
Lambang salju berwarna putih muncul diatas langit dengan ukuran dua puluh meter.
Jendral Gustaf dan juga para party merasakan dingin diatas kepala mereka dan menengok keatas.
Mereka semua melihat lambang salju berwarna putih melayang diatas langit sebelum lambang itu menyebar dan menjadi butiran - butiran salju yang menuju kearah para koblod.
Ketika butiran - butiran kecil salju mengenai para koblod,seketika mereka membeku menjadi Es.
Hal itu membuat para orang yang menyaksikannya di buat terkejut dengan butiran salju itu. Jika mereka yang terkena salju itu mungkin nasib mereka sama seperti mereka.
Mereka mulai mencari siapa yang mengeluarkan skill yang sangat berbahaya itu menurut mereka,namun mereka tidak berhasil menemukan siapa yang mengeluarkan skill itu.
Sementara itu di bagian paling belakang rombongan ekspedisi. Seluruh anggota party Dreamer yang mengetahui bahwa Velskud yang mengeluarkan skill itu dibuat kagum dan juga merasa merinding.
Tikk!!!
Velskud menjentikan jarinya pelan dan membuat para koblod hancur menjadi serpihan - serpihan Es. Lagi - lagi semua orang yang melihat kejadian itu di buat menelan ludah mereka dengan kasar.
si othor sdh pengalaman mengisap nenek berkaitan.
Ewe terus thor.
.