NovelToon NovelToon
Mutiara Hati Ghazi

Mutiara Hati Ghazi

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:48.9k
Nilai: 5
Nama Author: El Viena2106

Pantas saja dia tak diharapkan dan dibenci oleh keluarganya. Ternyata dia adalah anak yang lahir dari rahim orang ketiga.

Mutiara Anjani, Seorang gadis yang selalu terlihat kuat dihadapan orang lain. Tiada yang tahu bahwa gadis itu menyimpan rasa sakitnya seorang diri. Semua tertutup oleh sikapnya yang ceria dan terkadang angkuh itu.

Semua orang yang pernah dekat dengannya menjauh perlahan karena hadirnya orang baru termasuk sahabatnya sendiri. Dia menjadi sendiri, Hingga seorang pria hadir menjadi pendukungnya serta satu-satunya pria yang berjanji akan selalu menjaganya sampai nanti.
••••••
"Aku selalu merasa sendiri, Aku ingin melupakan segalanya dan tidak ingin mengingat rasa sakit ini lagi.." Mutiara Anjani.

"Tapi perlu diketahui, Bahwa akulah yang akan menjagamu sampai nanti.." Muhammad Al Ghazi Maulana...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hanya Sebuah Dendam (Jelita)

Satu minggu telah berlalu. Dan satu minggu pula Galih tidak pulang ke kediamannya demi menjaga Mutiara dirumah sakit. Begitupun dengan Ghazi yang tak pernah meninggalkan gadis itu sama sekali.

Kejadian beberapa hari yang lalu, Yang dimana Mutiara ditinggal sendirian cukup membuat mental Mutiara semakin parah.

Gadis itu masih butuh seorang teman disekitarnya. Mutiara butuh sandaran sekarang. Bahkan wanita itu takut hendak pergi kemanapun. Dan yang lebih membuat Ghazi semakin iba, Gadis yang merupakan tunangannya itu tak mau bercerita tentang kejadian yang sebenarnya meski Ghazi sudah tahu.

Mutiara lebih memilih untuk menyimpan rasa sakitnya seorang diri daripada terbuka padanya.

Miss Anna, Dia dibutuhkan sekarang. Hanya wanita itulah yang bisa memancing Mutiara agar mau terbuka dan bercerita semuanya. Namun untuk sekarang, Miss Anna tidak berani muncul atas perintah Mutiara. Gadis itu masih memikirkan perasaan Papanya..

Meski jiwanya terguncang. Mutiara masih berusaha kuat. Dia tak mau Papanya terus-terusan bersedih karena dirinya.

"Kamu beneran mau pulang?" Mutiara mengangguk. Gadis itu tersenyum lalu mencium pipi Papanya.

"Kamu tambah dewasa tambah nakal ya.. " Galih mencubit hidung Mutiara dengan gemas. Perlakuan manja putrinya ini membuat Galih selalu ingat dengan Anjani. Bagaimana mungkin Galih bisa mode on, Wajah putrinya saja begitu mirip dengan mendiang istrinya itu.

Sepertinya Tuhan memang mentakdirkan dengan membuat paras putrinya begitu mirip dengan wajah cantik mendiang sang istri. Mungkin saja karena Anjani tidak lama berada didunia ini.

"Kata Papa aku gak boleh cium pria sembarang kan? Jadi aku cium Papa aja.. Papa gak mungkin marah kalau aku yang cium.." Galih terkekeh. Sebelah tangan pria paruh baya itu terangkat mengusap rambut sang putri dengan lembut.

"Papa sayang sama kamu.."

"Aku tahu kalau Papa akan selalu sayang aku. Tapi...

"Tapi kenapa, Hm?

"Tapi kenapa Mama gak sayang aku Pa?" Senyum Galih langsung memudar. Pertanyaan itu adalah sebuah pertanyaan yang tak pernah bisa Galih jawab. Andai sejak awal Galih mengatakan yang sejujurnya, Mungkin sekarang pertanyaan semacam itu tidak akan pernah jadi bahan ketakutan bagi Galih yang sewaktu-waktu akan meledak lalu membakar semuanya.

Namun sekarang apa yang harus dia katakan. Berkata jujur pun sepertinya tidak bisa. Terlebih kondisi Mutiara yang belum pulih sepenuhnya. Gadis itu masih trauma sekali pada kejadian yang sempat menimpanya. Galih tidak ingin mental putrinya semakin terguncang setelah mendengar fakta yang sebenarnya.

"Sayang, Papa pamit keluar dulu ya, Kamu sama Ghazi sebentar.. " Ucap Galih dengan tersenyum. Mutiara hanya bisa menatap kepergian Papanya. Pria itu menghindar lagi.

Setiap Mutiara bertanya tentang kenapa Mamanya tak bisa mampu menyayanginya. Papanya tak pernah menjawab, Dan selalu memilih pergi.

Ceklek

Ghazi masuk kedalam ruangan rawat itu dengan tersenyum.

"Mau pulang?" Mutiara medongak menatap pria yang merupakan tunangannya itu.

"Papa dimana?

"Papa lagi didepan, Dia sedang menerima telfon dari seseorang.. " Mutiara mengangguk. Gadis itu akhirnya turun dari atas brangkar.

Ghazi dengan sigap membantunya turun.

"Mas..

"Ya..

"Makasih ya, Udah jagain aku.. Setidaknya ada orang yang mau temenin aku disini. Dan maaf ya, Kalau aku udah buat kening kamu terluka pas waktu itu..." Mata Mutiara melihat luka dikening Ghazi yang masih meninggalkan bekas.

Tangan Mutiara terangkat mengusap kening Ghazi. Lalu kemudian gadis itu terkekeh. .

"Kamu ganteng Mas.. Glowing mukanya, Mulus banget lagi.. Kamu makan apa Mas?" Ghazi tertawa ringan. Ada-ada saja pertanyaan Mutiara..

"Makan Mutiara...

"Kok makan Mutiara sih? Makan aku dong berarti...

"Hahaha...

"Kok malah ketawa..." Mutiara memukul pelan lengan pria yang merupakan tunangannya itu.

"Ya, Jelas tampan lah.. Gini-gini Mas ini turunan bule.." Kata Ghazi dengan rasa percaya dirinya.

"Dih, Masa?

"Beneran.. Nanti deh, Mas bawa kamu ketemu orangtuanya Mas..

"Okey...

...****************...

Dan pada hari ini, Galih dan Ghazi benar-benar membawa Mutiara pulang kerumah. Gadis itu sudah tak mau berlama-lama berada dirumah sakit. Seperti biasa, Tak ada siapapun yang datang kerumah sakit hanya untuk sekedar menjenguk.

Hanya Julia dan Darian saja yang pada saat itu datang untuk melihat kondisi Mutiara. Fathan juga ikut, Hanya Kendra saja yang tidak ikut. Mungkin saja pria itu tengah sibuk dengan Hazel.

"Loh, Mutiara.. Udah pulang? Baru mau kesana jenguk kamu.." Jelita, Wanita itu ada dirumah ini lagi. Wanita yang berprosesi sebagai model itu mendekati Mutiara dengan senyum manisnya.

"Mutiara masih butuh istirahat.. Kita akan mengantarnya ke kamar dulu.." Ucap Galih dingin. Jelita tersenyum kikuk, Dia begitu malu. Apalagi ucapan Galih yang menunjukkan bahwa calon ayah mertuanya itu sedikit tidak suka padanya.

"Baiklah kalau gitu, Selamat istirahat Mutiara.." Kata Jelita. Wanita itu mundur beberapa langkah tak ingin mengganggu gadis calon adik iparnya itu.

"Nona sudah pulang?" Suara itu membuat Mutiara mengalihkan atensinya. Dia adalah Rio, Pria itu baru saja muncul.

Mutiara mundur satu langkah ketika pria mantan Bodyguard nya itu muncul. Tangan Mutiara mendadak menggenggam erat tangan Ghazi yang berada disampingnya, Membuat putra kedua Abi Rafa itu terkejut dengan reaksi Mutiara.

Ghazi kembali menatap Mutiara. Pria itu tahu kalau saat ini Mutiara seperti orang yang ketakutan. Namun Mutiara selalu terlihat kuat dihadapan semua orang.

Pandangan Ghazi kini beralih pada lengan Rio yang dimana terpasang alat menyangga atau gips. Ada apa dengan bodyguard satu ini? Kenapa tangannya dipakaikan gips? Patah tulang kah?

"Aku, Aku mau kekamar.." Ucap Mutiara, Ghazi dan Galih mengangguk. Dua pria beda usia itupun langsung naik keatas.

Ditengah perjalanan naik ke atas tangga. Ghazi kembali melihat Rio, Tangan kiri pria itu sepertinya memang patah.

Tiba-tiba saja ingatan Ghazi berlari pada beberapa hari yang lalu ketika dia menyelamatkan Mutiara.

"Apa jangan-jangan?

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Eum, Sayang...

"Ya?

"Gimana ya, Supaya adik kamu bisa terima aku? Tanya Jelita pada Atta. Pria itu kini tengah fokus pada kemudinya karena posisinya tengah mengantar wanita itu pulang.

"Kamu jangan pikirkan dia sayang. Terima tidak terima, Suka tidak suka terserah. Yang penting sekarang kamu masih ada aku, Ada Mama yang suka sama kamu.. Apalagi kalau nanti kita udah nikah, Aku bakalan jadikan kamu ratu dalam hidupku.. Kamu akan selalu menjadi yang istimewa buat aku.." Atta menggenggam tangan Wanita itu kemudian mengecupnya.

"Makasih ya..." Atta tersenyum. Sungguh pria ini sangat mencintai Jelita dari segi manapun.

Tak lama, Kendaraan roda empat tersebut terhenti.

"Udah sampai ternyata..

"Hm, Aku gak mampir ya.. Udah malam..

"Okey sayang.. Kalau gitu aku turun dulu ya?" Ucap Jelita, Wanita itu turun dari kendaraan roda empat Atta.

"Aku pulang ya, Sayang..

"Okey, Bye.. Hati-hati dijalan.." Atta tersenyum, Pria itu mulai melajukan kendaraan roda empatnya lalu pergi dari tempat tempat itu.

Seperginya Atta, Senyum manis yang selalu wanita itu tunjukkan dihadapan Atta dan Mamanya langsung redup. Tidak ada senyum manis apalagi bahagia seperti tadi.

Wajah Jelita berubah menjadi datar dan dingin. Wanita itu mulai melangkah masuk kedalam rumahnya.

Rumah tempat tinggalnya bersama Papa, Mama dan Kakaknya dulu. Tapi sekarang rumah itu sepi karena hanya tinggal Jelita seorang diri disana.

Jelita masuk lalu menutup pintu kemudian menguncinya. Ia juga menutup semua tirai agar tertutup dengan rapat.

Jelita menaiki tangga dimana kamarnya berada. Wanita yang berprofesi sebagai model itu langsung pergi ke kamar mandi. Disana Jelita membersihkan diri termasuk membersihkan bagian yang disentuh oleh Atta tadi.

"Najis dan sangat menjijikan.." Ucapnya. Setelah cukup lama membersihkan seluruh tubuhnya. Jelita mengganti pakaiannya lalu setelahnya duduk diatas tempat tidur.

"Huuuffft. .." Jelita menghembuskan nafasnya dengan kasar. Matanya menatap sebuah foto dua gadis disana. Jelita dan Kakaknya yang bernama Elsa. Diraih lah foto tersebut, Setetes air mata menetes dari pelupuk matanya.

"Kak.. Kakak tahu tidak? Dia sudah mulai jatuh cinta padaku, Kak. Setelah aku berhasil menikah dengannya, Aku akan balas semuanya. Aku ingin dia merasakan apa yang kakak rasakan dulu.." Ucap wanita itu dengan gigi yang mengetat. Jelita tersenyum licik, Semua rencana telah tersusun diotaknya.

Jelita, Seorang yatim piatu yang ditinggal tiada oleh kedua orangtuanya sejak usinya masih kecil. Tak ada sanak saudara yang menolongnya setelah kedua orangtuanya meninggal.

Tapi dia masih punya seorang kakak. Seorang kakak yang selalu menjaganya dengan sepenuh hati.

Kakak perempuan Jelita yang bernama Elsa itulah yang menjadi pengganti orangtuanya. Selain merawat dan membesarkan Jelita. Di usianya yang masih belasan tahun, Elsa harus kerja banting tulang demi bisa menyambung hidup serta membiayai sekolah Jelita agar terus berlanjut.

Elsa adalah wanita yang pekerja keras. Apapun wanita itu lakukan demi rasa sayangnya pada Jelita.

Hingga semua berubah ketika Elsa mulai mengenal seorang pria dan mulai jatuh cinta pada pria bernama Atta Mahesh Wirawan. Seorang pemuda tampan yang merupakan teman kelasnya di kampus.

Demi rasa cintanya itu, Elsa menyampingkan harga dirinya demi seorang Atta. Mengejar pria itu tanpa henti, Bahkan menyatakan cintanya lebih dulu.

Padahal pada saat itu Elsa ditolak dengan mentah-mentah oleh Atta. Tapi tetap saja Elsa tidak peduli..

Atta yang lahir dari keluarga kaya jelas membuat pria itu semena-mena. Meski katanya Elsa mencintai Atta, Perasaan wanita itu tidak terbalas sama sekali.

Dan hingga pada suatu hari, Atta meminta Elsa menari tanpa busana dihadapannya. Dengan iming-iming hendak dijadikan seorang kekasih, Elsa menuruti apa yang Atta perintahkan.

Sadis, Kejam. Itulah yang dilakukan oleh Atta pada saat itu. Jangan lupa, Oma Atta yang bernama Mega itu sama kejamnya. Jangan heran, Bahwa sifat Atta itu menurun dari Omanya.

Namun siapa yang menyangka, Adegan itu sengaja di rekam oleh Atta sendiri lewat camera tersembunyi. Lalu esoknya, Videonya tersebut disebarkan ke suruh isi kampus.

"Atta.. Kenapa kamu tega?

"Tega? Sorry.. Mau lo telan-jang kayak kemarin gue gak minat.. Cuih!! Najisss...

"Hahahaha...

Elsa hanya jadi bahan tertawaan. Ia pergi, Dia malu. Saking malunya Elsa tidak pernah keluar rumah baik itu untuk kuliah dan kerja. Elsa dibully habis-habisan, Bahkan tak hanya tersebar diarea kampus saja. Video Elsa juga Atta sebarkan keseluruh jagat maya.

Elsa malu, Mentalnya terguncang hingga mengalami depresi. Karena sudah tak kuat menahan rasa malunya, Elsa akhirnya lebih memilih untuk mengakhiri hidup.

Dan sejak saat itulah hidup Jelita hancur. Kakaknya, Pengganti orangtuanya harus meninggal secara tragis demi seorang pria yang wanita itu cintai.

Surat yang Elsa tinggalkan sebelum wanita itu tewas telah menjawab semuanya. Dendam mulai berkobar dalam diri Jelita.

Jelita, Dia berusaha keras sampai dititik ini agar bisa mendekati Atta untuk membalas semuanya.

Atta, Pria itu pernah mengalami kecelakaan. Dan kecelakaan yang terjadi dua tahun yang lalu itu bukan kebetulan melainkan Jelita lah yang merencanakan semuanya.

Jelita datang untuk menjadi penolong pria itu. Memberikan perhatian yang manis agar Atta terpikat padanya. Dan, Semuanya berhasil..

"Dulu kau membuat kakakku gila padamu Atta.. Tapi sekarang, Akulah yang akan membuat dirimu gila padaku..

TBC

1
Lusi Hariyani
untung mutiara krm pesan sm ghavi
Sri Rahayu
semoga Ghazi bisa menemukan keberadaan Mutiara secepatnya 😍😍😍...lanjut Thorr😘😘😘
Muft Smoker
org tamak selalu rugii ,,
😏😏😏 ,,

semoga ghazi bisa cepat menemukan mutiara ,
Ani
sokor
Nice1808
Hazel hazel kau gk akn menang dr mutiara🤣krna otak mu zonk isinya hnya kelicikan dan manipulatif🤭🤣
Evi alvian
dengan kepergiannya Mutiara semoga orang" yg telah menyakitinya sadar dan menyesalinya..
lanjut thor ditunggu kelanjutannya, semangattttt💪💪
Ariany Sudjana
akhirnya si pelacur murahan yang bodoh ini nongol lagi. jelas saja skripsi kamu ga maju-maju, kan kamu bodoh, udah gitu kamu itu hanya pelacur murahan, yang bisanya menggoda laki-laki kaya supaya kamu jadi orang kaya, padahal otak kamu zonk😂😂🤣🤣 dan kamu kan hanya bisa jadi pencuri hasil karyanya mutiara, jadi novelnya ga maju juga, karena bukan kamu yang nulis 😂😂🤣🤣 dan bodohnya masih ada laki-laki kaya yang percaya sama omongan kamu, sampai membela kamu sedemikian rupa dan meninggalkan tunangannya 😂😂🤣🤣 dasar bodoh
Adrian: iya betul 100 buat kakak jawaban paling mantap🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Ariany Sudjana
mutiara ga mau merepotkan orang katanya, tapi dengan kamu ambil keputusan pergi jauh, kamu ga pikirkan papa kamu gimana? kalau papa kamu jadi sakit karena stress mikirin kamu, apa kamu tega?
Fia Ayu
Hayoo masih ada yg melek gk nie, klo di indo jam 2 an, di qatar baru jam 10 lewat, makasih thour up di jam segini🙏🏻
Fia Ayu: Iya kak, pejuang fulus nie😁
total 2 replies
Ani
bila perlu sekalian orangnya dimasukkan ke api biar jadi abu 😤😤😤😤
Sri Rahayu
Tiara knp kamu nyuruh Devi ksh ATM.mu ke Kendra...itu kan hak kamu keenakan Kendra bisa2 diambil Hazel nanti...lanjut Thorr😘😘😘
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
kendra tololnya ga ketolong lagi. udah berkali-kali ada bukti, masih aja bisa dikibulin. guoblok banget
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
bener kan si rio yg bertopeng
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
si ex bodyguard nya
Lusi Hariyani
ghazi cpt dtg dong bantu mutiara pergi
Evi alvian
alurnya bkin gregetan banget dach.. bacanya aja ampe dating lama" aku gedek ama ceritanya😁🤭✌️sumpah othornya berhasil bkin para readers pada greget bacanya🤭✌️✌️
Ayudya
Rio siapa juga yg mau simpan barang yg Uda ga berguna sama sekali lebih baik di musnahkan🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Nice1808
mutiara bodoh knpa semua kesusahan dipendam sendiri, knpa ada Ghazi juga dianggap sama dgn kendra yg jahat padahal Ghazi beneran tulus pada mutiara
Nice1808: betul 😃
total 2 replies
Ninik
aku justru greget sama Mak othor sebab up nya cuma satu satu
Ariany Sudjana
ini mutiara bodoh, kenapa semua dipendam sendiri? buat apa tunangan sama Ghazi? kalau Ghazi jadi seperti orang bego, yang ga ngerti apa-apa.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!