NovelToon NovelToon
Bunga Untuk Keanu

Bunga Untuk Keanu

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Balas Dendam / Orang Disabilitas
Popularitas:65.9k
Nilai: 5
Nama Author: Eli Priwanti

Bunga gadis belia berusia 20 tahun, seorang pelukis tunawicara akibat trauma tragedi pembunuhan orang tuanya belasan tahun yang lalu, sempat merasakan kebahagiaan bersama Azka Alexander, pria tulus yang mencintainya apa adanya. Namun, kebahagiaan itu begitu singkat. Menjelang wafat akibat sakit keras, Azka berwasiat agar kakak kandungnya, Keanu Alexander, menikahi Bunga.
Keanu pria dingin yang menyimpan trauma mendalam terhadap wanita terpaksa menerima pernikahan itu demi memenuhi permintaan terakhir sang adik. Kini, Bunga dan Keanu terjebak dalam rumah tangga tanpa cinta. Di tengah dinginnya sikap Keanu, Bunga tetap berjuang mengungkap misteri di balik kematian orang tuanya demi menuntut keadilan.
Akankah pernikahan atas dasar keterpaksaan ini mampu menyembuhkan luka masa lalu mereka dan berubah menjadi cinta sejati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eli Priwanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 18

Byurrr!

Suara kepakan air yang teramat keras menggelegar dari dasar danau, memotong percakapan Keanu di telepon. Keanu seketika terhenti, jantungnya mendadak berdegup kencang oleh firasat buruk. Pria itu buru-buru memutar tubuhnya ke arah kanvas melukis Bunga.

Napas Keanu seolah terhenti seketika. Bunga tidak ada di sana. Kanvas dan peralatan melukisnya berantakan di tanah.

Di saat yang bersamaan, sudut mata Keanu menangkap gerakan cepat dari balik semak-semak, seorang pria tinggi besar berpakaian serba hitam dan bertopeng berlari melompati pepohonan bagaikan angin, melarikan diri ke dalam rimbunnya hutan pinus.

Kemarahan membakar dadanya Keanu, namun akal sehatnya berteriak keras. Jika ia mengejar pria bedebah itu sekarang, nyawanya Bunga yang sedang berada di dalam air tidak akan tertolong. Tanpa berpikir panjang, Keanu melupakan ponselnya dan berlari sekuat tenaga menuju tepi tebing yang curam.

Saat mendongak ke bawah tebing, matanya Keanu membelalak sempurna. Di tengah permukaan air danau yang membiru, ia melihat kedua tangan mungil Bunga melambaikan jari-jarinya secara terdesak sebelum perlahan tenggelam terseret arus!

"Bunga!" jerit Keanu histeris.

Tanpa ragu sedikit pun, Keanu melepas jasnya lalu meloncat bebas dari atas tebing, melayang di udara, dan menceburkan dirinya ke dalam danau!

BYURRR!

Air danau yang dingin merengkuh tubuh Keanu. Beruntung, Keanu adalah seorang perenang yang sangat handal, ia bahkan pernah menjuarai perlombaan renang tingkat nasional saat masih di bangku kuliah dulu. Dengan kepakan kaki dan kayuhan tangan yang sangat cepat serta bertenaga, Keanu membelah dinginnya air danau menuju titik Bunga tenggelam.

Di dalam kedalaman air yang remang, Keanu melihat tubuh Bunga yang sudah tak berdaya perlahan melayang jatuh ke dasar danau karena kehabisan napas dan tenaga. Keanu memacu kecepatannya, menjangkau pinggangnya Bunga, lalu meraih tubuh mungil itu rapat-rapat ke dalam dekapan dadanya.

Dengan sisa tenaganya, Keanu mendorong tubuh mereka berdua naik menembus permukaan air dan berenang sekuat tenaga menuju tepi danau yang agak landai.

Hah... hah... hah!

Keanu berhasil menarik tubuh Bunga ke atas daratan rumput di tepi danau. Wajahnya Bunga pucat pasi, bibirnya kebiruan, dan matanya terpejam rapat. Tak ada hembusan napas yang keluar dari dadanya.

"Bunga! Bunga, bangun!" jerit Keanu panik seraya menepuk-nepuk pelan pipinya Bunga yang terasa sedingin es. "Bunga, ayo bangun... Kamu jangan mati di sini! Tugasmu belum selesai... Bukankah kau ingin mencari keadilan untuk kedua orang tuamu?!"

Namun Bunga sama sekali tidak merespon. Tubuhnya tetap kaku dan tak berdaya.

Matanya Keanu memerah menahan tangis ketakutan. Tanpa membuang waktu, Keanu langsung mengambil posisi CPR. Pria itu menekan dadanya Bunga beberapa kali dengan hitungan yang mantap, lalu mendekatkan wajahnya, mengunci bibirnya Bunga untuk memberikan napas buatan secara intensif.

"Ayo, Bunga... bernapaslah! Aku mohon!" gertak Keanu serak seraya kembali menekan dadanya Bunga dan meniupkan napas buatan kedua kalinya. Pria itu berusaha keras memompa paru-paru istrinya dengan seluruh jiwa dan raganya.

Beberapa detik yang terasa bagaikan keabadian berlalu.

"Uhuk! Uhuk... Hakh!"

Tubuhnya Bunga mendadak terlonjak. Wanita itu terbatuk-batuk hebat, memuntahkan air danau yang tertelan dari dalam mulutnya. Dadanya Bunga kembang-kempis menghirup udara segar yang masuk secara paksa ke paru-parunya.

Melihat matanya Bunga perlahan terbuka meski masih sayu dan lemah, rasa lega yang luar biasa membuncah di dadanya Keanu. Tanpa berpikir panjang lagi, Keanu langsung merengkuh tubuhnya Bunga yang masih basah kuyup dan gemetar hebat ke dalam pelukan yang teramat erat.

Bunga yang terengah-engah dan terguncang oleh Trauma hebat melingkarkan kedua tangannya di leher Keanu, membalas pelukan suaminya seraya menangis terisak-isak tanpa suara di dada tegap pria itu.

"Maafkan aku, Bunga... Maafkan aku," ucap Keanu sangat menyesal, suaranya bergetar parau dan air matanya menetes membasahi bahunya Bunga. "Aku telah lalai menjagamu... Aku tidak menyangka pria bedebah itu nekat melakukan hal gila ini begitu dekat denganku!"

Rasa syok dan dingin yang membekukan perlahan-lahan menguasai tubuhnya Bunga. Saat ia berusaha menggerakkan kakinya untuk berdiri, rasa nyeri yang luar biasa tajam mendadak menusuk pergelangan kaki kirinya.

"Mmph!" Bunga meringis menahan sakit, tubuhnya kembali terhuyung dan hampir ambruk jika saja lengan tegap Keanu tidak dengan cepat menahan pinggangnya.

Keanu yang menyadari kondisi tersebut segera berlutut dan memeriksa pergelangan kakinya Bunga yang mulai membengkak dan memerah akibat terbentur bebatuan jurang saat terperosok tadi.

"Kakimu terkilir dan membengkak, Bunga... Jangan dipaksakan untuk melangkah," ujar Keanu penuh kecemasan.

Tanpa menunggu persetujuan, Keanu merengkuh tubuh basah kuyup Bunga dan menyusupkan satu tangannya di bawah lipatan lutut serta tangan lainnya di punggung Bunga. Pria itu menggendong Bunga secara bridal style ke dalam dekapannya yang hangat dan kokoh.

Bunga yang terkejut secara refleks melingkarkan kedua tangannya di leher Keanu, menyandarkan kepalanya yang terasa berat di dada tegap suaminya. Keanu berjalan cepat membelah tebing dan hutan pinus menuju mobilnya, tak mengindahkan pakaian dan tubuhnya sendiri yang ikut basah serta kotor.

Keanu langsung memacu kendaraannya menembus jalanan pegunungan menuju rumah sakit terdekat di daerah Bogor. Setibanya di IGD, Bunga segera mendapatkan penanganan medis. Dokter menyatakan bahwa pergelangan kakinya Bunga mengalami cedera terkilir yang cukup parah dan butuh istirahat total, di samping tubuhnya yang sempat mengalami hipotermia ringan akibat air danau yang dingin.

Selama satu hari satu malam bermalam di ruang rawat rumah sakit setempat, Keanu sama sekali tidak beranjak dari sisinya Bunga. Pria itu telaten menyuapinya makanan, mengganti kompres, hingga memastikan penjagaan ketat dari tim keamanan internal Alexander di sekitar lorong kamar rawat agar kejadian serupa tak terulang.

"Minumlah air hangat ini dulu," ucap Keanu lembut seraya membantu Bunga duduk di atas ranjang pasien pada keesokan harinya.

Bunga menerima gelas itu, lalu menatap Keanu dengan pandangan sarat akan rasa terima kasih. Ia meraih ponselnya yang sempat diselamatkan Keanu dari tasnya dan mengetikkan sebuah pesan:

'Terima kasih, Kak Keanu... Karena sudah menyelamatkan nyawaku dan menjagaku seharian ini.'

Keanu membaca pesan itu, lalu menyunggingkan senyum tipis yang hangat. Ia mengusap jemarinya Bunga dengan lembut. "Sudah kewajibanku untuk melindungi mu, Bunga. Jangan katakan itu lagi."

Dokter yang memeriksa kondisi Bunga akhirnya memberikan izin pulang setelah memastikan suhunya kembali normal dan pembengkakan pada kakinya mulai mereda dengan balutan perban ketat.

Sore harinya, Keanu membimbing dan memapah Bunga masuk ke dalam mobil. Dengan pengawalan ketat dua mobil pengawal di depan dan belakang, mereka akhirnya meninggalkan Bogor dan kembali menempuh perjalanan pulang menuju Jakarta, membawa tekad baru yang semakin membara untuk menuntaskan ancaman Panca Wiguna hingga ke akarnya.

Bersambung...

1
Asmawati Wati
semoga bima dg irma cepat menikah, bahagia selamnya, mamanya bima lambat laun bisa menerima irma, endingnya semuanya bahagia😍😍
Nar Sih
good job bima ,pilihan yg tepat demi cinta rela lps semua nya
Nar Sih
sabar irma ,cinta sejati mu sgra dtg pada mu🥰
Nadja 🎀
thor, tolong terbongkar Febby itu kyknya udah terbiasa gk v**n kn sering klub makanya sombong. terlihat gak ketakutan di banding irama kn ketakutan traumatis
Muft Smoker
Mak ny si bima kayak ny matany ketutup eyeshadow makany liat Kunti bogel macam Febby berasa liat Dewi turun dr khayalan🤭🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣
Muft Smoker: 🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
vania larasati
lanjut kak
Nadja 🎀
aku yakin Febby gk vir*n kn terkesan sombong kn kyknya pernah ke club deh setiap kali ke sana kn org kaya manja
Asmawati Wati
bunga hamil lagi dong anak kedua, biar cintanya makin lengket dg keanu😍😍😍😍😍
vania larasati
lanjut kak
Asmawati Wati
anton, dkk serta farah sangat kejam, semoga nantik anton dapat karmanya
Patrick Khan
nangis boleh😭😭😭kasian irma
Asmawati Wati
semoga bunga bisa bicara kembali😍😍😍
Teh Euis Tea
sampe nyesek aku baca part ini😭
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: /Sob//Sob/
total 1 replies
Teh Euis Tea
sabar ya Irma, duh jd sedih itu mulut jahat amat ya ngerendahin segitu sm Irma, Bima jgn diam aj km bela Irma bim
Muft Smoker
semangat trus bima ,, berusaha laa sungguh2 biar Irma bisa liat kesungguhan mu ,, buang semua keraguan Irma dg cara mu ,,
Muft Smoker
beraaat bangeet yx bimaa ,,
perjuangan mu belum berakhir ternyata ,,,
Nar Sih
sabar bima ,kejar cinta irma lgi semangat demi cinta mu
Nar Sih
ujian cinta mu berat bima
💕£LI P®iwanti ✍️⃞⃟𝑹𝑨: betul kak
total 1 replies
vania larasati
lanjut kak
Ilfa Yarni
gpp klo Irma pernah diperkosa km kan doctor tenth bisa menbuat Irma bak perawan hehehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!