Seorang penggemar anime tiba-tiba terbangun di sebuah pulau terpencil di dunia Naruto. Saat kebingungan mencari jalan keluar, sebuah sistem misterius muncul.
One Piece System.
Dengan sistem ini, ia dapat memperoleh karakter-karakter dari dunia One Piece sebagai bawahannya. Namun, untuk mendapatkan mereka, ia harus membangun reputasi dan pengaruh.
Bajak laut, Angkatan Laut, hingga tokoh-tokoh besar One Piece—semuanya bisa menjadi bagian dari kekuatannya.
Di dunia Naruto yang penuh konflik, ia harus menentukan jalannya sendiri.
Membangun kekuatan dari balik bayangan, atau menjadi legenda yang dikenal seluruh dunia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RabilMuhammadTahir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 24: Armada Pengawal dan Bayangan Kirigakure
Sinar fajar merekah merayap di atas tebing batu hitam Teluk Karang Hantu, membiaskan pancaran warna keemasan pada permukaan air laut yang tenang di dalam ceruk pelabuhan rahasia Pos Terdepan 2. Udara pagi terasa dingin dan beraroma asin pekat, bercampur dengan asap cerutu tebal yang ditiupkan Smoker dari anjungan pantai pasir putih.
Di sepanjang dermaga mengapung kayu jati, tiga kapal utama faksi Gale—Kapal Perang Lautan Merah, Kapal Sloop Bertiang Dua, dan Kapal Perintis 01—berdiri anggun. Plat logam hitam keperakan dari leburan Ancient Deep-Sea Ore yang melapisi lunas ketiga kapal tersebut memantulkan kilau redup yang memancarkan aura ketahanan fisik gila.
Rian berdiri di tepi pantai pasir, merapatkan mantel bertudung hitamnya. Di sisinya, Izo berdiri anggun dengan jubah ungunya, memegang kipas perang baja (Gumbai) yang terkuncup pelan di tangannya, sementara Tashigi dan Paulie berdiri beberapa langkah di belakang membawa berkas catatan dan kantong alat kerja.
Rian memejamkan matanya sejenak, memanggil antarmuka semi-transparan biru dari Shop Level 4 yang baru dibuka pada bab sebelumnya. Dengan akumulasi 1.800 System Point yang ia miliki saat ini, Rian meneliti opsi-opsi peningkatan taktis kelas atas yang tersedia untuk memperkuat persiapan armada pengawal faksi Gale.
[SYSTEM SHOP LEVEL 4 - ADVANCED MILITARY & PERCEPTION]
Kenbunshoku Haki: Intermediate Upgrade - Cost: 400 SP (Meningkatkan jangkauan persepsi radar dari 20 meter menjadi 100 meter, memberikan keahlian membaca fluktuasi emosi, niat bertarung, dan trajektori serangan musuh secara presisi dari jarak jauh).
Blueprint: Seastone Coated Hull & Marine Sub-Keel - Cost: 500 SP (Desain teknologi Angkatan Laut untuk memusatkan leburan logam Seastone/Ancient Ore pada lunas kapal, membuat kapal bergerak tanpa suara di atas air dan mengabaikan jutsu persepsi elemen air tingkat rendah).
Heavy Marine Cannon Package (6 Units) - Cost: 300 SP (Memunculkan 6 unit meriam berat Angkatan Laut berbahan baja tempa tebal berlaras panjang yang memiliki jarak tembak tiga kali lebih jauh dari meriam biasa).
Rian mempertimbangkan ketiga opsi tersebut dengan cermat. Skor Intelligence 14-nya mengeksekusi perhitungan presisi: Kontrak Pengawalan Resmi Serikat Pedagang Bebas yang baru ditandatangani kemarin membutuhkan jangkauan radar yang lebih luas untuk mendeteksi jebakan Nukenin di laut lepas, serta daya tembak meriam berat untuk melumpuhkan kapal perang musuh sebelum mereka mendekati konvoi pedagang.
"Sistem," perintah Rian secara mental, "beli Kenbunshoku Haki: Intermediate Upgrade, Blueprint: Seastone Coated Hull & Marine Sub-Keel, serta Heavy Marine Cannon Package."
[Membeli Upgrade Skill: Kenbunshoku Haki (Intermediate)... Berhasil.] [Membeli Blueprint: Seastone Coated Hull & Marine Sub-Keel... Berhasil.] [Membeli Item: Heavy Marine Cannon Package (6 Units)... Berhasil.] [System Point Berkurang: -1.200 SP (400 + 500 + 300)] [Sisa System Point: 600 SP]
WUSH!
Seketika, gelombang persepsi indera yang sangat jernih dan pekat meledak dari pusat kesadaran Rian. Jangkauan radar Kenbunshoku Haki-nya memuai secara luar biasa—merentang melintasi dinding tebing batu lima puluh meter, menembus celah terumbu karang luar, hingga menyapu perairan laut lepas dalam radius seratus meter secara melingkar!
Rian dapat merasakan hembusan napas halus Dogo yang sedang berada di Pulau Ren (melalui tautan intuitif), detak jantung para pengungsi klan Yuki di kabin pantai, hingga fluktuasi rasa cemas tiga pedagang di Gudang Sektor Sekunder #08 Kota Pelabuhan Hagi. Lebih dari itu, ia kini sanggup membaca intensitas niat bertarung (intent) seseorang satu detik sebelum tindakan fisik dieksekusi.
Di atas pasir pantai, enam unit meriam berat Angkatan Laut berlaras panjang berbahan baja hitam tebal muncul secara material, diapit oleh gulungan cetakan biru arsitektur perkapalan Seastone Coated Hull.
Paulie melompat mendekati meriam-meriam berat tersebut dengan mata melotot lebar bercampur rasa kagum yang gila! Paulie berlutut di atas pasir, meraba laras baja tempa meriam tersebut seraya berseru gembira.
"G-Gila! Meriam berat laras panjang tipe Angkatan Laut Markas Besar!" seru Paulie penuh gairah seraya membetulkan kacamata pelindungnya. "Mekanisme pengunci pemicunya sangat presisi! Kalau enam meriam ini dipasang di geladak Kapal Perang Lautan Merah bersama leburan Ancient Deep-Sea Ore dari peti terakhir, kapal perang kita bakal punya daya tembak yang sanggup meremukkan kapal perang Kiri dalam dua kali tembakan!"
"Paulie," instruksi Rian tegas, "gunakan sisa satu peti Ancient Deep-Sea Ore di gudang kita untuk mengeksekusi Blueprint: Seastone Coated Hull ini bersama enam meriam berat. Pasang empat meriam di Kapal Perang Lautan Merah dan dua meriam di Kapal Perintis 01."
"Serahkan padaku, Boss! Pemasangan dan penyelarasan lunas Seastone akan ku selesaikan bersama Unit Beta dalam empat jam!" jawab Paulie mantap.
Rian kemudian beralih menatap Izo dan Smoker.
"Izo, Smoker," panggil Rian. "Hari ini kita mengeksekusi tugas pertama dari Kontrak Pengawalan Serikat Pedagang Bebas. Dua belas kapal dagang independen telah berkumpul di titik kumpul luar Kepulauan Hagi. Kita akan mengawal konvoi tersebut melintasi jalur perdagangan perairan timur menuju pelabuhan komersial utama."
Izo mengibaskan kipas perang bajanya dengan anggun, menyunggingkan senyum tipis di balik riasan wajah Wano-nya. "Dua belas kapal dagang... Formasi pengawalan tiga kapal faksi Gale akan menjadi benteng laut yang tak terobos. Unit Penembak Jitu Flintlock yang ku latih sudah siap beraksi di atas geladak."
Smoker menyedot dua cerutunya dalam-dalam, menghembuskan asap tebal seraya mengetukkan Jitte batu lautnya ke tanah. "Aku akan memimpin Kapal Perang Lautan Merah bersama Rian. Johnny dan Unit Beta akan mengamankan sayap kanan menggunakan Kapal Perintis 01, sedangkan Tashigi dan Paulie memegang Kapal Sloop di sayap kiri."
"Pembagian posisi yang sangat efisien," puji Tashigi seraya mencatat rencana operasi di dalam buku arsipnya.
Empat jam kemudian, tepat pukul sembilan pagi, tiga kapal faksi Gale yang telah disempurnakan bergerak keluar dari celah karang rahasia Teluk Karang Hantu.
Lunas ketiga kapal yang telah dilapisi gabungan Ancient Deep-Sea Ore dan cetakan Seastone Coated Hull memotong arus bawah tanpa menimbulkan suara gemuruh gelombang, memungkinkan armada Gale melaju dengan kecepatan dan kestabilan yang luar biasa.
Di titik kumpul perairan luar Kepulauan Hagi, dua belas kapal dagang besar milik Serikat Pedagang Bebas telah berbaris rapi. Di atas tiang layar sekunder setiap kapal dagang tersebut, berkibar panji bendera abu-abu berlukiskan lambang Gale—sesuai dengan klausul kontrak pengawalan resmi yang ditandatangani pada bab sebelumnya.
Kapten Kenzo yang berada di atas kapal dagang sutra terdepan melambaikan tangannya gembira saat melihat Kapal Perang Lautan Merah, Kapal Sloop, dan Kapal Perintis 01 mendekat.
"Lihat! Armada faksi Gale telah tiba!" seru Kapten Kenzo kepada para kapten kapal dagang lainnya. "Kibar panji Gale lebih tinggi! Hari ini kita berlayar di bawah perlindungan penguasa perairan luar!"
Rian berdiri di anjungan geladak Kapal Perang Lautan Merah sebagai kapal bendera (Flagship). Di sisinya, Izo memegang dua pucuk senapan Flintlock berukir indah, Smoker berdiri tegap di kemudi utama, sementara lima anggota Unit Alpha yang memegang senapan Flintlock berdiri siap di tiang pengawas atas.
Di sebelah kiri, Kapal Sloop melaju sejajar di bawah komando Tashigi dan Paulie. Di sebelah kanan, Kapal Perintis 01 melaju lincah di bawah komando Johnny yang berdiri gagah berkacak pinggang seraya menyeringai lebar.
"Semua kapal dalam konvoi, kunci formasi pelindung berbentuk baji!" perintah Rian melalui suaranya yang bergema tegas ditiup angin laut.
Dua belas kapal dagang tersebut merapat di tengah-tengah jepitan tiga kapal perang faksi Gale, meluncur tenang membelah ombak perairan timur menuju jalur perdagangan utama Negara Air.
Pelayaran konvoi pengawalan melintasi jalur perairan timur berlangsung sangat teratur selama tiga jam pertama.
Pedagang-pedagang di atas dua belas kapal dagang merasa sangat aman. Kehadiran tiga kapal perang Gale yang dipimpin oleh perwira-perwira tangguh dari dunia One Piece menciptakan rasa percaya diri yang belum pernah dirasakan oleh para pedagang independen selama bertahun-tahun di bawah intimidasi Kirigakure.
Namun, jelang pukul satu siang, ketika konvoi armada mendekati area perbatasan Karang Hitam (Black Rock Reef)—sebuah labirin pilar batu yang terkenal sebagai sarang penyamun laut dan jalur penyergapan terselubung—radar Kenbunshoku Haki (Intermediate) Rian mendadak mendeteksi gejolak aura permusuhan yang sangat pekat dari jarak delapan puluh meter di balik kabut tebal karang!
Bukan sekadar penyamun biasa.
Rian merasakan fluktuasi chakra elemen air bertekanan tinggi dari seorang perwira ninja tingkat tinggi, diiringi oleh keberadaan tiga kapal perang kayu berukuran besar dan sekitar lima puluh orang prajurit bersenjata!
"Tahan laju konvoi!" teriak Rian dari anjungan geladak.
Smoker langsung memutar kemudi utama Kapal Perang Lautan Merah, memberikan sinyal kerek layar kepada Kapal Sloop dan Perintis 01 untuk mengunci posisi bertahan di sekeliling konvoi dagang.
Tashigi membetulkan letak kacamatanya, mengarahkan teropong kuningannya ke celah kabut Karang Hitam. "Tuan Rian! Tiga kapal perang berbendera tengkorak serigala keluar dari balik bayangan Karang Hitam! Itu armada Bajak Laut Serigala Laut (Sea Wolf Pirates)!"
Izo mengibaskan jubah ungunya, matanya menyipit tajam membaca situasi. "Ada yang tidak beres... Di atas geladak kapal perang tengah musuh, ada sesosok pria berseragam ninja resmi Kirigakure."
Melalui radar Kenbunshoku Haki (Intermediate)-nya, Rian mengenali identitas pria berseragam ninja tersebut secara presisi.
Pria itu adalah Jonin Kurosawa—seorang komandan patroli wilayah timur dari Kirigakure yang terkenal korup. Kurosawa secara rahasia bersekutu dengan Kelompok Bajak Laut Serigala Laut pimpinan Kapten Gark untuk memeras dan merampok konvoi pedagang independen, lalu membagi hasil pampasan perang di antara mereka.
Kedatangan Serikat Pedagang Bebas di bawah panji pengawalan faksi Gale mengancam jalur pemerasan ilegal Kurosawa. Karena itu, Kurosawa memimpin tiga kapal perang gabungan untuk menghancurkan konvoi ini dan menegakkan kembali tatanan ketakutan Kirigakure!
Di atas geladak kapal perang tengah musuh, Jonin Kurosawa—seorang pria berusia empat puluh tahun dengan wajah tirus, luka parut di kening, dan jubah Jonin kelabu Kirigakure—menatap konvoi pedagang berbendera Gale dengan pandangan penuh rasa jijik dan keserakahan.
"Heh... Jadi ini faksi Gale yang rumornya dibicarakan di pasar gelap Hagi?" kekeh Kurosawa dingin seraya mengacungkan pedang Ninjato panjangnya. "Bocah-bocah tengik berani mengganggu jalur komisi militerku! Kapten Gark, tenggelamkan tiga kapal pengawal itu dan bantai seluruh kapten pedagang di dalamnya!"
Kapten Gark—pria raksasa berotot dengan kapak ganda tebal—raung gembira dari haluan kapalnya. "Serang! Hancurkan kapal-kapal berbendera abu-abu itu!"
Tiga kapal perang musuh melaju kencang membelah kabut, membidikkan dua belas meriam kayu mereka ke arah Kapal Perang Lautan Merah!
"Izo, Unit Penembak Jitu!" perintah Rian dingin dari anjungan. "Lumpuhkan para juru mudi dan penembak meriam musuh sebelum mereka melepaskan tembakan!"
Izo menguncupkan kipas perang bajanya dengan bunyi sret yang mantap. "Dengan senang hati, Tuan Rian!"
Izo melompat melayang ke atas tiang layar utama Kapal Perang Lautan Merah. Di belakangnya, lima anggota Unit Alpha memegang senapan Flintlock berpipa baja dengan posisi membidik yang sangat presisi.
"Unit Penembak Jitu, bidik juru mudi kapal kiri dan kanan! Tembak!" seru Izo.
BANG! BANG! BANG! BANG! BANG!
Letupan lima senapan Flintlock membahana bersamaan dengan dua tembakan ganda dari dua senapan Izo!
BOOM!
Peluru-peluru timah berkecepatan tinggi berlapir Busoshoku Haki meluncur menembus kabut laut sejauh tujuh puluh meter dengan presisi gila!
Tiga juru mudi dan dua penembak meriam di atas kapal perang musuh tidak sempat menyadari kedatangan peluru sebelum dada dan kepala mereka hancur tertembus amunisi Flintlock! Kemudi dua kapal perang musuh berputar liar tanpa kendali, saling berbenturan satu sama lain dengan dentuman keras!
BRAK!
"Apa-apaan tembakan itu?!" jerit Kapten Gark kaget setengah mati dari haluan kapal tengah. "Jarak tembak senapan mereka lebih jauh dari meriam kita!"
"Paulie, gunakan meriam berat baru!" perintah Rian.
di geladak depan Kapal Perang Lautan Merah, Paulie menyeringai gila seraya menyulut sumbu empat unit Meriam Berat Angkatan Laut berlaras panjang yang baru dipasang pagi tadi.
"Rasakan daya tembak Galley-La, Bajak Laut Sampah!" gertak Paulie.
DUARRR! DUARRR! DUARRR! DUARRR!
Empat letupan meriam berat menggelegar dahsyat, menyemburkan bola besi tempa seberat sepuluh kilogram yang meluncur deras menembus udara!
BOOOM! KRAK!
Dua bola besi menghantam lambung depan kapal Kapten Gark hingga kayu tebalnya hancur berantakan! Air laut menyembur masuk dengan deras melalui lubang selebar dua meter, membuat kapal perang bajak laut itu mulai miring secara dramatis!
Jonin Kurosawa murka hebat melihat dua kapalnya lumpuh dalam waktu kurang dari tiga menit! Kurosawa melompat dari geladak kapal perang tengah yang miring, kakinya menjejak permukaan air laut menggunakan manipulasi chakra yang sangat lancar.
"Suiton: Daibakufu no Jutsu!" (Teknik Ledakan Air Raksasa)
Kurosawa membentuk segel tangan eksplosif. Gelombang air bah raksasa setinggi dua puluh meter terangkat secara mendadak dari dasar laut, membentuk pusaran air gergasi yang membual deras siap meremukkan Kapal Perang Lautan Merah dan seluruh konvoi pedagang di belakangnya!
Para pedagang di dua belas kapal dagang menjerit histeris ketakutan melihat pusaran air bah raksasa kelas Jonin tersebut!
Namun, Smoker melangkah maju ke haluan kapal perang, menyedot dua cerutunya dalam-dalam seraya merentangkan kedua tangannya.
"Kau berhadapan dengan Angkatan Laut, Ninja Kiri!" gertak Smoker.
BOOM!
Kedua lengan Smoker meledak menjadi gumpalan asap putih raksasa (Moku Moku no Mi). Dinding asap padat setinggi dua puluh lima meter menyembur eksplosif dari geladak, membentur gelombang Daibakufu Kurosawa dengan ketahanan fisik gila!
BRAK! CIIIISSS!
Pusaran air bah raksasa milik Jonin Kurosawa pecah berhamburan menjadi buih air liar saat menghantam dinding asap padat Smoker, tidak sanggup bergerak maju satu milimeter pun!
Kurosawa membelalakkan mata tak percaya di atas permukaan air. "A-Apa?! Jutsu elemen air tingkat Jonin-ku ditahan oleh dinding asap?!"
Sebelum Kurosawa sempat membentuk segel tangan kedua, sesosok bayangan bertudung hitam meluncur cepat melayang di udara terbuka di atas geladak.
Rian mengeksekusi Rokushiki: Geppo (Basic), melompati jarak lima belas meter di udara, lalu mendarat tegak di atas permukaan air laut persis lima meter di hadapan Jonin Kurosawa dengan kecepatan Speed 13 yang sangat lincah!
Kurosawa terperanjat hebat melihat pemuda bertudung hitam itu berdiri dengan stabil di atas permukaan air tanpa memperlihatkan fluktuasi chakra sedikit pun.
"Kau... Pimpinan faksi Gale?!" raung Kurosawa seraya mencabut Ninjato panjangnya yang terlapisi chakra elemen air yang tajam. "Mati kau, Bocah!"
Kurosawa menerjang kencang, melancarkan tebasan mendatar berkecepatan tinggi ke arah leher Rian.
Melalui Kenbunshoku Haki (Intermediate), Rian membaca trajektori tebasan Kurosawa satu detik sebelum gerakan dimulai. Rian bahkan merasakan kecemasan dan niat membunuh yang bergejolak di dalam pikiran Kurosawa secara terperinci.
"Rokushiki: Kami-e!" bisik Rian pelan.
Tubuh Rian mengendur seketika bagai lembaran kertas halus di udara. Mata pedang Ninjato Kurosawa meluncur luput hanya satu milimeter di depan mantel hitam Rian tanpa menyentuh selembar benang pun!
"Leluasa sekali tebasanmu untuk seorang Jonin," suara Rian dingin menusuk.
Sebelum Kurosawa sempat menarik kembali katananya, Rian melangkah menembus pertahanan dalam Kurosawa menggunakan Soru.
"Rokushiki: Tekkai!"
Rian memusatkan ketahanan keras setara besi tempa ke dalam tinju pertamanya, lalu menghantamkan pukulan kanannya tepat ke ulu hati Kurosawa.
BUGHHH!
"AGHHH!" Kurosawa memuntahkan darah dan air liur saat tulang rusuk depannya retak hebat terkena benturan besi Tekkai.
Rian tidak memberi jeda. Ia memutar badannya di atas air, mengangkat kaki kanannya dan melancarkan tebasan menyepak berkecepatan tinggi.
"Rokushiki: Rankyaku!"
SWOOSH!
Tebasan angin tajam berwarna biru muda meluncur dari ujung kaki Rian, memotong pedang Ninjato Kurosawa hingga patah dua dan menghantam dada Kurosawa sekuat tenaga!
KRAK! BOOM!
Tubuh Jonin Kurosawa terlempar melayang sejauh dua puluh meter di atas permukaan laut sebelum jatuh terhempas menghantam pilar batu Karang Hitam dan pingsan tak sadarkan diri dalam genangan darah!
Sementara itu, di sebelah kanan, Kapal Perintis 01 di bawah komando Johnny merapat ke kapal bajak laut Kapten Gark. Johnny melompat ke geladak musuh, mengayunkan katananya dalam tebasan melingkar berdaya hancur Strength 18, memotong kapak ganda Kapten Gark dan melemparkan sang kapten bajak laut jatuh pingsan ke laut!
Paulie menggunakan Rope Action: Half Hitch untuk mengikat seluruh sisa anak buah bajak laut di atas geladak musuh, lumpuh total tanpa sanggup melawan!
Pertarungan laut di perbatasan Karang Hitam berakhir dengan kemenangan mutlak dan dominasi sempurna faksi Gale dalam waktu kurang dari enam menit!
Suasana di perairan Karang Hitam perlahan menghening saat kabut laut terangkat oleh hembusan angin sore.
Dua kapal perang musuh telah tenggelam ke dasar laut, sedangkan kapal perang tengah pimpinan Jonin Kurosawa dan Kapten Gark telah disita sepenuhnya oleh Unit Beta faksi Gale.
Para kapten dari dua belas kapal dagang di atas konvoi membelalakkan mata dengan rasa guncangan dan kekaguman yang luar biasa! Mereka bersorak gembira, menyerukan nama faksi Gale berulang-ulang di seluruh perairan!
"Luar biasa! Faksi Gale menumbangkan gabungan bajak laut dan Jonin Kirigakure dalam hitungan menit!" seru Kapten Kenzo penuh semangat dari haluan kapal sutranya. "Lautan ini resmi menjadi milik faksi Gale!"
Tashigi dan Paulie menggeledah kapal perang musuh yang disita, mengumpulkan seluruh pampasan perang ke atas geladak Kapal Perang Lautan Merah.
Tashigi menyampaikan laporan rekapitulasi pampasan perang kepada Rian:
Uang Tunai Pampasan: 45.000 Ryo dari peti kas militer Jonin Kurosawa dan simpanan Kapten Gark.
Persenjataan Ninja Disita: 10 bilah Ninjato standar Kirigakure, 15 bilah Kunai, 30 bilah Senbon, dan 2 bilah kapak ganda bajak laut tebal.
[SISTEM NOTIFIKASI: Transaksi & Pampasan Perang Berhasil]
Pemasukan Tunai Perang: +45.000 Ryo.
Item Diperoleh: Ninjato Kiri (+10), Kunai (+15), Senbon (+30), Kapak Garak (+2).
Pengurusan Kas Hagi: 115.400 Ryo + 45.000 Ryo \= 160.400 Ryo (+ 10.000 Ryo di Pulau Ren \= 170.400 Ryo Total Kas Faksi).
Rian memerintahkan Johnny untuk mengikat Jonin Kurosawa dan Kapten Gark menggunakan rantai besi tebal, lalu memindahkan mereka ke dalam ruang tahanan kapal perang bersama para tahanan Anbu Kiri lainnya.
Armada faksi Gale kemudian memandu dua belas kapal dagang Serikat Pedagang Bebas melanjutkan pelayaran mereka hingga tiba dengan selamat di Pelabuhan Komersial Timur pada sore hari.
Denting suara sistem yang sangat nyaring, bergema, dan berturut-turut membahana di dalam pikiran Rian, merespons keberhasilan sempurna operasi pengawalan armada skala besar ini.
[MISSION COMPLETED: Kontrak Pengawal Armada Bebas]
Tujuan Misi: Mengawal konvoi dua belas kapal dagang, melumpuhkan gabungan pasukan Jonin Kurosawa dan Kapten Gark, serta mengamankan jalur pelayaran utama (Berhasil).
Hadiah Diterima:
+600 System Point
+200 Public Reputation
+300 Underworld Reputation
+300 Military Reputation
[ACHIEVEMENT UNLOCKED: Jonin Suppressor]
Mengalahkan seorang Jonin resmi Kirigakure (Jonin Kurosawa) dalam pertempuran laut terbuka secara taktis.
Reward: +300 System Point.
[ACHIEVEMENT UNLOCKED: Fleet Commander]
Memimpin tiga kapal perang memandu konvoi dua belas kapal dagang melintasi pertempuran laut tanpa kehilangan satu pun kapal sipil.
Reward: +200 System Point.
Rian berdiri di anjungan geladak Kapal Perang Lautan Merah di bawah pancaran sinar matahari tenggelam, memanggil antarmuka status sistem di pandangan batinnya untuk mengalkulasi akumulasi poin dan reputasi terbarunya secara mutlak dan akurat sesuai database cerita.
[Kalkulasi System Point:] 600 SP (sisa sebelumnya) + 600 SP (hadiah misi) + 300 SP (achievement Jonin) + 200 SP (achievement Fleet Commander) \= 1.700 SP!
Rian memanggil antarmuka status sistemnya secara menyeluruh untuk mengonfirmasi seluruh data, status finansial, inventaris, dan reputasinya yang terbarui secara mutlak, akurat, dan tanpa retcon.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
SYSTEM STATUS
Nama: Rian Usia: 20 Level: 1
Strength: 12 Speed: 13 Vitality: 12 Stamina: 12 Intelligence: 14
System Point: 1.700 SP Reputation:
Public Reputation: 1.050 (850 + 200 - Pelindung Mutlak Armada Perdagangan Bebas)
Underworld Reputation: 2.100 (1.800 + 300 - Penguasa Bawah Tanah Tak Tergoyahkan)
Military Reputation: 700 (400 + 300 - Faksi Musuh Utama Militer Kirigakure)
Skills:
Rokushiki: Kami-e (Basic)
Rokushiki: Geppo (Basic)
Rokushiki: Tekkai (Basic)
Rokushiki: Soru (Basic)
Rokushiki: Rankyaku (Basic)
Rokushiki: Shigan (Basic)
Navigation (Basic)
Kenbunshoku Haki (Intermediate) (Upgraded from Basic)
Characters:
Johnny (Uncommon - Bounty Hunter) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Smoker (Rare - Marine Captain) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Tashigi (Rare - Marine Ensign) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Paulie (Rare - Galley-La Dock 1 Foreman) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Izo (Epic - Whitebeard Pirates 16th Division Commander) - Lokasi: Pos Terdepan Teluk Karang Hantu
Inventory:
Basic Hunting Knife (1)
Kapak Besi Kecil (1)
Kompas Kuningan (1)
Tali Tambang Rami (Sisa 3 meter)
Pelindung Dahi Kirigakure Tergores (1)
Jurnal Pelayaran Kuno (1)
Kantong Air Kulit (2 Liter)
Roti Gandum Kering (2)
Kunai Standar Kiri (25) (10 + 15 disita)
Senbon (38) (8 + 30 disita)
Ninjato Standar Kiri (15) (5 + 10 disita)
Parang Pemotong Kayu Tebal (5)
Kapak Ganda Bajak Laut (2)
Gulungan Peta Rahasia Anbu Kiri (1)
Topeng Porselen Anbu Terbelah (1)
Buku Catatan Pialang Es Hitam (1)
Den Den Mushi Pair (1 di Pos Hagi, 1 di Markas Pulau Ren)
Encrypted Den Den Mushi Sub-Station (1 di Gudang Hagi)
Dokumen Sewa Gudang Sektor Sekunder #08 (1)
Dokumen Kontrak Pengawalan Resmi Serikat Pedagang Bebas (1)
Heavy Marine Cannon Package (6 Units - Installed on Flagship & Perintis)
Blueprint: Seastone Coated Hull & Marine Sub-Keel (1 - Applied to 3 Ships)
Flintlock Musket & Precision Ammunition Package (20 Sets - Dipergunakan Unit Penembak Jitu Pos 2)
Marine Physical Training Manual (1 - Dipergunakan Smoker)
Civilian Merchant Staff Package (3 Persons - Bertugas di Gudang Hagi)
Uang Tunai: 170.400 Ryo (160.400 Ryo di Pos Hagi/Kabin + 10.000 Ryo di Markas Pulau Ren)
Dokumen Kepemilikan & Kunci Kabin Sloop (1)
Kapal Sloop Bertiang Dua (1 - Pelapisan Lunas Seastone/Ancient Ore)
Kapal Perang Lautan Merah (1 - Flagship, Pelapisan Lunas Seastone/Ancient Ore)
Kapal Perintis 01 / Eks-Anbu Cutter (1 - Pelapisan Lunas Seastone/Ancient Ore)
Achievement:
First Survival
World Discovery
Tactical Advantage
Civilized Footprint
Founder
Naval Dominance
Fleet Expansion
Martial Mastery
Shinobi Hunter
Commander Assembly
Marine Bureaucracy
Anbu Suppressor
Multi-Island Expansion
Master Shipwright
Underworld Merchant
Six Powers Initiate
Bloodline Protector
Ancient Material Collector
Merchant Escort Hegemony
Master of Escorts
Jonin Suppressor
Fleet Commander
Organization: Gale (Level 2 - Organisasi Rahasia) Territory:
Markas Utama: Tebing Barat (Pulau Ren)
Pos Terdepan 2: Teluk Karang Hantu (Kepulauan Hagi)
Aset Bawah Tanah: Gudang Sektor Sekunder #08 (Kota Pelabuhan Hagi)
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
Malam merambat tenang di atas perairan Negara Air. Tiga kapal perang faksi Gale meluncur anggun kembali menuju Pos Terdepan 2 Teluk Karang Hantu di bawah sinar rembulan yang jernih.
Dengan modal kas sebesar 170.400 Ryo, 1.700 System Point, jangkauan Kenbunshoku Haki Intermediate, tiga armada kapal perang berteknologi Seastone, lima perwira hebat dari dunia One Piece, serta dominasi mutlak atas seluruh jalur perdagangan bebas Negara Air, faksi Gale telah bertransformasi menjadi faksi militer maritime raksasa yang siap mengguncang takhta Mizukage Kirigakure dalam babak perjalanan selanjutnya.