Setelah menerima donor mata dari kakak nya, Kanaya terpaksa harus menikah dengan laki-laki yang seharusnya menjadi kakak ipar nya sendiri, karena sang kakak meningal akibat kecelakaan yang di sebabkan oleh nya.
Kanaya adalah seorang gadis buta yang berusia dua puluh dua tahun, sejak kecil dia hanya tinggal dengan ibu dan kakak nya, "Aurel" sementara ayah nya sudah meninggal sejak Kanaya masih kecil.
Aurel yang seminggu lagi hendak melangsungkan pernikahan malah meningal karena menyelamatkan Kanaya adik nya yang hampir tertabrak mobil saat hendak menyebrang jalan.
Samuel yang kecewa terpaksa menikahi Kanaya atas permintaan terakhir Aurel, meskipun dia cukup membenci Kanaya karena Kanaya adalah penyebab meningal nya Aurel.
Bagaimana kisah Kanaya dan Samuel yang menikah karena unsur keterpaksaan? Bagaimana perlakuan Samuel kepada Kanaya wanita yang sangat dia benci ini? Ayo baca kisah mereka di sini bersama author Nadia.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24
"Apa dia akan membuang ku di kota X? Astaga pikiran macam apa ini, tapi ucapan nya yang galak tadi membuat aku takut," Naya berfikir Samuel yang menyimpan kebencian mendalam padanya sengaja mengajak dia pergi ke kota X, dengan tujuan untuk menyingkirkan atau membuang Naya di sana, pikiran polos itu membuat Naya tidak bisa tidur satu malam bahkan saat dia memaksakan matanya untuk terpejam.
Keesokan harinya ...
Naya bergegas menarik koper kecil nya keluar dari kamar. Menuruni satu persatu anak tangga menuju lantai bawah, di mana Samuel sudah menunggu nya sejak beberapa menit lalu.
"Aku sudah siap," ucap Naya kepada Samuel yang tengah memainkan ponselnya.
Samuel menatap Naya yang terlihat sudah rapi dengan koper nya yang juga sudah dia bawa.
"Kau yakin sudah membawa barang-barang penting mu di dalam koper itu? Kau tidak membawa sampah kan?" tegur Samuel berdiri dari duduknya yang kemudian menghampiri Naya.
"Mana mungkin aku membawa sampah pergi ke luar kota tuan muda," jawab Naya santai.
"Baik lah, cepat bawa ke mobil, kita akan berangkat sekarang,"
"Baik,"
Samuel berjalan mendahului Naya keluar dari rumah nya dan masuk ke dalam mobil yang ternyata sudah ada Azka di dalam nya, tidak hanya Samuel dan Naya, Azka juga pergi bersama dengan mereka.
"Tuan muda, biar kan aku membantu nona muda memasukkan koper nya ke dalam bagasi," ucap Azka hendak turun dari mobil untuk membantu Naya.
Namun Samuel menahan tangan Azka, agar Azka tidak turun dari mobil.
"Jangan, biar kan saja dia sendiri." Seperti biasa Samuel tidak akan mempedulikan Naya di depan asisten nya.
Setelah selesai memasukkan barang-barang yang dia bawa, Naya pun masuk ke dalam mobil dan duduk di samping Samuel di kursi bagian belakang, sementara itu mobil di kemudikan oleh Azka.
Mereka pun berangkat meningal kan rumah, menuju bandara.
Sementara itu di sisi lain.
"Morgan, ada hal yang ingin mama bicara kan kepada mu, ini penting, ayo ikut mama," ucap mama Ruby menarik tangan Morgan untuk menjauh dari Mala yang saat itu sedang mengurus beby Stef.
"Ada apa ma? Mengapa mama mengangu ku? Aku ingin main game," ucap Morgan membantah mama nya.
"Bodoh, tinggal kan saja dulu game mu itu, ini lebih penting tentang Samuel dan istri nya," ucap mama Ruby lagi dengan suara pelan.
Mendengar itu, Morgan pun melepaskan ponsel nya dan kemudian berjalan mengikuti sang mama yang sudah melangkah cepat meningal kan nya.
_"Ada apa ini? Apa lagi yang akan mama rencanakan? Aku harus mendengarkan apa yang mereka bicarakan, ini pasti hal penting," batin Mala yang sedari tadi hanya berpura-pura bodoh karena mulai sekarang dia harus mengumpulkan banyak bukti kejahatan dan kecurangan yang di lakukan oleh ibu dan anak itu._
Mala pun memasukkan anak nya ke dalam tempat tidur, dan kemudian berjalan mengikuti Morgan dan mama mertuanya.
Tidak lama kemudian mereka tiba di taman belakang rumah dan mulai berbincang, apapun yang terjadi, Mala harus mendengarkan apa yang sedang mereka bicarakan untuk laporan nya kepada Naya.
Mala memanfaatkan kesempatan saat mereka lengah ia pun menguping dari jarak dekat dan bersembunyi dekat rimbunan bungga yang ada di taman belakang rumah tersebut.
"Morgan, ini gawat ini benar-benar gawat," jelas Ruby kepada Morgan.
"Apanya yang gawat ma? Ada ap? Coba bicara lah yang jelas, jangan membuat aku kebingungan seperti ini."ucap Morgan sambil memegang kedua pundak sang mama.
"Mama sempat berfikir kalau istri nya Samuel itu adalah orang yang polos dan bisa di tindas, ternyata tidak, dia bukan orang seperti Mala perempuan itu sangat licik kita harus berhati-hati dengan nya," ucap mama Ruby dengan wajah khawatir nya.
"Haha, jadi mama meminta ku berjalan sejauh ini hanya untuk menceritakan tentang dia yang berpura-pura di tampar oleh mama malam itu dan membuat mama di dimarahi papa?" tanya Morgan sambil tertawa renyah.
"Bodoh, bukan itu, ada yang lebih penting, seperti nya Samuel menyukai wanita itu dan hari ini ada laporan dari anak buah mama kalau dia melihat Samuel dan Naya berpergian membawa koper dan kemungkinan mereka sedang akan bulan madu," ucap mama Ruby dengan wajah gusar.
"Apa? Mereka akan pergi bulan madu?!" kaget Morgan dengan mata melotot.
Mama Ruby menjawab nya dengan mengganguk kan kepala.
"Sayang sekali perempuan cantik dan pintar seperti dia harus jatuh ke tangan Samuel, seharusnya dia menjadi wanita ku saja," ucap Morgan malah memikirkan tentang Naya saja.
"Apa katamu? Jangan bilang kau menyukai wanita itu?" tanya mama Ruby dengan mengerutkan keningnya mengintrogasi sang anak.
"Aku tidak menyukai nya ma, aku hanya terpesona dengan nya, dia juga pintar dan cantik terlihat seperti wanita mahal, di bandingkan dengan Mala, dia jauh lebih cantik," ucap Morgan yang mata keranjang.
Mama Ruby yang mendengar itu sontak kaget, tak di sangka putra kesayangannya malah jatuh cinta dengan ipar nya sendiri. Akal jahat mama Ruby tidak habis sampai di sana, dia yang mengetahui hal ini pun mengambil langkah baru untuk merusak rumah tangga Samuel dan Naya.
"Mama punya ide, bagaimana jika kau dekati dia? Siapa tau dia akan jatuh cinta kepada mu, kau tidak hanya akan mendapatkan harta kau akan mendapatkan dia juga sebagai istri mu, kau kan tidak mencintai Mala, setelah mendapatkan Naya, buang saja Mala dan siapa tau Naya akan melahirkan anak laki-laki untuk mu nanti?" ucap mama Ruby demikian semakin gila akan ambisi nya yang berlebihan.
Mala yang mendengar itu tidak tahan menjatuhkan air matanya, dia tau sejak awal pertama mereka menikah, pernikahan ini hanya di lakukan karena sebuah kesepakatan namun dia juga tidak mau berpisah dengan Morgan jika melihat wajah cantik sang putri yang dia lahir kan.
_"Ya tuhan, apa yang harus aku lakukan, jika aku mengatakan ini kepada Naya, apa Naya akan bisa membantu ku? Aku tidak yakin bagaimana jika semua rencana Naya gagal dan membuat aku dan anakku terpisah dan ayah ku akan mati karena tidak ada uang untuk berobat," batin Mala sambil menutup mulut nya menahan Isak tangis takut kalau-kalau Morgan dan mama Ruby mendengar kan nya._
Sementara itu Morgan yang mendengar saran dari mamanya sedikit terkejut, tak di sangka sang mama malah mendukung, jika dia ingin mengambil Naya dari Samuel, namun dia kenal betul bagaimana Samuel, dan hal ini mungkin tidak mudah di lakukan, apalagi Naya yang terlihat sangat menjaga hubungan nya dengan sang suami.
"Bagaimana? Apa kau setuju?" tanya sang mama lagi.
"Seperti nya tidak ma, aku tidak berani ambil resiko terlalu jauh, jika papa tau rencana buruk kita, papa pasti akan mengusir kita dan tidak akan membiarkan kita dapat sedikit harta pun," ternyata Morgan sama sekali tidak bermaksud untuk bertindak terlalu seperti yang di inginkan mama nya.
Bersambung ....
benci nya loe sama Bina ya ada lah kata kata bijak bisa buat panutan jangan sableng tiap kata mengandung racun dunia haduuuhhh jadi bini loe rugi bandar Coyyyu suweerrr,,,salam waras muel,,
💪💪✌️
ga sekalian peluk nay si Aska 🤭
lama lagi pasti bisikin Naya pokonya kepedean loe ,,muel
ingat muel untuk menggeser kedudukan molen loe harus punya Anak dari wanita itu loe tau Nayla itu gadis baik,,,cuma saja sejak kecil tidak di perlakukan baik oleh orang tua nya apa mungkin Naya Anak tertukar ketika melahirkan atau Anak Adopsi,,, kenapa perbedaan nya jauh banget,,,Anak pertama di Anak mas kan tetapi Allah lebih paham keliatan nya maka cepat di ambil. tinggal lah Anak yang selalu di sisihkan sekarang punya suami rada sableng semoga muel berubah jadi satria baja hitam 😂😂😄😄gemes abis,,