Dark romance !!
Cewek polos lugu x gangster kejam bengis !!
Tidak untuk anak-anak, ada adegan spicy !!
Latar belakang luar negeri, dengan nilai moral berbeda yang Indonesia.
Rosalie Ivy Dhelpine, seorang wanita cantik yatim piatu yang tidak memiliki keluarga, dan hidup dalam kemiskinan. Suatu malam dia di usir dan di cerai oleh suaminya, setelah melahirkan anak untuk Keluarga Cornelius.
Rosalie terpaksa pergi tanpa sepeser uang, tanpa rumah dan hanya sendirian. Di tengah udara malam yang dingin, seseorang tiba-tiba mendatanginya, dan menodongkan pistol ke arah kepalanya.
“Jadi ibu susu dan perawat untuk anakku, atau mati disini ?!” Ancam lelaki itu dan membawa paksa Rosalie ke rumahnya karena menolak perintahnya.
Anehnya, Aurelion, putra sang pria kejam itu justru menyukai Rosalie, dan menerima wanita itu. Bahkan Aurelion cocok dengan ASI yang diberikan Rosalie, hingga membentuk hubungan tak kasat mata antara Rosalie dan Aurelion.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24. Ayo menikah
“Bagaimana kau suka ??”
Jude terlihat senang, saat Rosalie menikmati masakan buatannya. Tidak hanya ayam yang di masak, tapi juga ada masakan udang dan ikan, juga ada sayuran yang di masak dengan bumbu, sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang begitu enak.
Rosalie menikmati makanan itu dengan perlahan, dia menganggukkan kepalanya, terlihat sangat menyukai masakan yang di buat Jude. Satu persatu makanan di masukkan ke dalam mulutnya, lalu mengunyahnya dengan perlahan menikmati setiap rasa masakan yang lezat.
Jude menopang kepalanya dengan tangannya sendiri, sembari menatap wajah indah dan cantik yang sedang makan di hadapannya. Meski tanpa pujian dari mulut Rosalie, tapi Jude sudah bisa mengetahui jika wanita kesayangannya begitu menyukai makanan buatannya.
“Rosalie...”
“Hmm ??”
“Ayo kita menikah.”
“Uhuk !!!” Tiba-tiba saja, Rosalie tersedak mendengarkan perkataan Jude, yang membuat sang lelaki langsung menyerahkan segelas air minum.
“Pelan-pelan, aku tidak akan meminta makananmu.” Celetuk Jude melihat Rosalie meminum segelas air darinya dengan cepat.
Setelah berdehem, menetralkan suaranya, barulah Rosalie kembali bertanya dengan suara lirih.
“Ka.. Kau bilang apa tadi ??”
“Ayo kita menikah.” Ulang Jude dengan nada santai, mata Rosalie membulat sempurna.
“Menikah.. ??”
“Benar.” Ujar Jude menganggukkan matanya mantab.
Rosalie menatap ragu-ragu ke arah Jude, seakan lelaki itu baru saja mengajaknya masuk ke dalam sumur yang dalam. Apakah lelaki di depannya benar-benar gila ?!
“Kenapa ??”
“Aurelion membutuhkan orang tua yang sempurna.”
“Tidak adakah jawaban lainnya.”
“Aku membutuhkan tubuhmu di atas kasur.”
Rosalie menepuk keningnya sendiri mendengarkan perkataan Jude, kenapa jawabannya selalu di luar nalar ??
“Apa kau yakin ??” Tanya Rosalie dengan ragu-ragu, Jude tersenyum kecil.
“Sangat yakin. Aku bahkan sudah menyewa gedung dan juga memesan gaun dan jas pengantin, besok kita fitting baju pengantin.” Ujar Jude dengan santainya, seakan sedang membahas makanan, Rosalie membuka mulutnya kecil, ternganga dengan jawaban konyol itu.
Kenapa dia berbicara, seakan mengajaknya untuk membeli makanan ?! Dan apa katanya ?? Menyewa gedung ?!
“Oh, salah. Maksudku menyewa gereja, karena kita hanya akan mengadakan pemberkatan saja, tanpa resepsi besar. Kau tidak masalah, bukan ??” Lanjut Jude mengabaikan ekspresi bingung yang di berikan Rosalie kepadanya.
“Bukan masalah resepsinya ?! Tapi kenapa kau tiba-tiba mengajakku menikah begitu saja ?! Bahkan kau tidak meminta pendapatku mengenai hal sebesar ini ?!” Ujar Rosalie dengan sedikit kesal, dan juga kaget. Jude hanya mengangkat bahunya acuh.
“Karena dari tadi kau diam saja, aku anggap jika kau mau menikah denganku.” Ujar Jude dengan santainya, membuat Rosalie menghela nafasnya berat.
“Apa kau sudah memikirkan hal seperti ini, sebelumnya ??” Tanya Rosalie dengan nada mulai tenang, meskipun hatinya masih berkecamuk tidak karuan.
“Sudah, bahkan 10 kali lebih.” Ujar Jude dengan santai.
“Sejak kapan ??”
“Aku bangun tidur tadi.”
“Dan apa alasanmu menikahiku ??”
“Aku sudah menyentuh tubuhmu tiga kali, jadi aku bertanggung jawab dengan menikahimu.” Ujar Jude sambil menyandarkan tubuhnya, seakan merasa jenuh dengan pertanyaan yang selalu di ulang oleh Rosalie, tapi dia tetap menjawabnya dengan santai.
“Oh ya Tuhan.” Ujar Rosalie memegang keningnya sendiri, mendengarkan perkataan absurd dari Jude. Berharap jika ini hanyalah mimpi buruk yang sedang terjadi, setelah melakukan HS dengan Jude. Tapi sesuatu yang terjadi di depannya kembali menyadarkan dirinya jika ini bukanlah mimpi.
Dia melihat Jude sedang menelpon seseorang melalui handphonenya, dan dia sengaja berbicara di depan Rosalie.
“Ya, aku hanya ingin menegaskan masalah gedung gereja dan juga gaun pengantin yang sudah aku pilih tadi. Kekasihku sudah menyetujuinya, jadi tolong di percepat 3 hari lagi.” Ujar Jude dengan santainya, membuat mata Rosalie membulat di sana.
Rasanya dia ingin sekali melemparkan piring di depannya ke arah Jude saat ini, untuk menyadarkan lelaki itu dari ide gila yang sedang di rencanakan.
“Baguslah, aku akan transfer semua biayanya malam ini. Sampai jumpa, dan terima kasih.” Lalu Jude menutup teleponnya dan menaruh handphonenya di atas meja, seakan tidak menganggap tatapan tajam Rosalie saat ini.
“Ada apa ?? Ayo makan lagi.”
Rosalie menggelengkan kepalanya, Jude bertingkah sok polos, setelah berhasil membuat hati Rosalie berantakan dengan ajakan menikah dadakan gila itu.
Rosalie memilih melanjutkan mengisi perutnya dengan makanan, dan mengabaikan Jude yang tertawa geli melihat reaksi dari wanita cantik di depannya.
...
Berbeda situasi dengan Keluarga Cornelius.
Semenjak Noah mendatangi mereka, dan merebut semua kekayaan mereka. Rumah, perusahaan, dan semua yang berasal dari uang curian dari Anna, di kembalikan malam itu juga, dan Noah mengusir mereka secara kasar dari istana kejayaan yang menjadi kebanggaan mereka.
Beruntung saja, Ernes masih memiliki uang yang di berikan oleh Jude, yaitu uang dengan jumlah 4.200 Pound, yang masih tersimpan rapi di rekening terpisah.
Jadi mereka masih bisa menyewa rumah yang lumayan besar, meski tidak semewah rumah mereka sebelumnya.
“Lebih baik kau mencoba membuka usaha dari uang yang tersisa, Ernes.” Ujar Hudson memberikan saran, setidaknya mereka masih memiliki sedikit uang, untuk membuka usaha kecil-kecilan.
Ernes menggelengkan kepala, “Mustahil membuka usaha dengan modal yang kecil. Toh, untuk membayar biaya kehidupan kita sehari tidak akan mampu !!” Ujar Ernes dengan kesal, semenjak menjadi seorang penipu, Keluarga Cornelius justru hidup berfoya-foya, menghabiskan banyak uang hanya untuk membeli pakaian ataupun bersenang-senang sendiri.
“Bagaimana jika pulang ke Indonesia ?? Setidaknya mata uang disini jika di tukar di sana, maka nilainya akan jauh lebih banyak.” Ujar Matilda.
“Tidak !! Kita sudah menjadi buronan di sana, aku tidak mau menyerahkan diri !!” Celetuk Ernes dengan kesal.
Kenapa keluarganya tidak bisa memberikan saran yang tepat untuk saat ini. Mabel menghela nafasnya berat, dia tidak tahu harus berkata apa, kecuali..
“Lalu, apa kau memiliki ide ??” Tanya Mabel kepada suaminya. Ernes terdiam sejenak, hingga dirinya memiliki sebuah ide yang entah apakah ini berhasil atau tidak, tapi..
“Anak itu..”
“Siapa ??”
“Aurelion. Anak itu bisa mendatangkan keuntungan besar jika berada di tanganku.” Ujar Ernes, membuat Mabel memberikan tatapan penuh curiga dan sinis.
Mereka tahu siapa yang dimaksud, yaitu anak dari Rosalie dengan Jude, mereka sudah mendengarkan nama anak yang diberikan oleh Jude.
“Kau tidak ada niat untuk menculiknya, bukan ??” Ujar Mabel dengan penuh kecurigaan, Ernes tersenyum miring.
“Kita akan mendapatkan lebih banyak uang, jika kita berhasil.” Ujar Ernes, membuat Mabel menepuk keningnya sendiri.
Padahal keluarga mereka sudah menjadi buronan di Indonesia, kenapa malah menambah masalah di negara orang lain ?? Tapi ya, namanya satu keluarga, bukankah mereka pasti memiliki satu pemikiran.
“Itu ide bagus, Ernes !! Kau bisa menyewa penculik yang handal, untuk mendapatkan anak itu !!” Ujar Matilda memberikan ide bagi putranya.
“Tapi kau harus pastikan, agar rencana ini tidak gagal.” Ujar Hudson memberikan saran bagi putranya, sementara Mabel menghela nafasnya berat.
Sepertinya aku salah memilih suami batin Mabel dengan nada sinis.
🩵🩷🩵🩷🩵🩷🩵🩷🩵
Astaga, babang Jude ngajak nikah, kaya ngajak beli permen 🤦🤦 ya pantas aja, dedek Rosalie kaget, untung dia enggak punya penyakit jantungan 😂😂
Btw Ernes.. Ernes.. Udah di buat miskin sama Noah masih aja bertindak nekat, kayanya kurang tuh hukuman dari Noah 🙄🙄 itu pilihanmu lho Mabel, terima saja nasibmu 😏😏
tapi kasian juga harret hidup tanpa ayah, jdi gimana nih thor, 😔
anak jude tumbuh sehat karena dipenuhi semua kebutuhan ny lagian rosaline juga bahagia tinggal dsana