NovelToon NovelToon
Tumbal Pengantin

Tumbal Pengantin

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Iblis / Misteri
Popularitas:68.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Aldo pulang merantau dari kota karena mendengar kabar bahwa sebentar lagi Airin akan segera menikah, Kakak kesayangannya itu akan menikah sehingga dia harus segera pulang.

tanpa dia tahu bahwa sesuatu telah terjadi dan Aldo sama sekali tidak mendengar kabar tentang hal itu, bahkan hal yang begitu buruk akan segera menghampiri dia karena kedatangan dia ke desa ini hanya akan mengungkap apa yang telah terjadi kepada Airin yang telah lama menghilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. area balas dendam

Fitra gelagapan karena tidak bisa bernafas di dalam air ini, bahkan ketika dia sudah sadar bahwa dirinya masuk ke dalam sungai tersebut. dia berusaha untuk naik namun ada sepasang tangan yang menekan kepala itu dengan sangat kuat sehingga Fitra juga tidak bisa muncul kembali ke permukaan, yang ada dia terus menelan air sungai itu dan masuk ke dalam paru-paru.

Tangan itu seolah memiliki kekuatan yang begitu besar sehingga Fitra yang tidak bisa melawan sama sekali untuk muncul kembali di permukaan air, padahal bisa dibilang dia juga memiliki kekuatan yang cukup namun karena lawan itu jauh lebih besar maka dia tidak bisa melawan sama sekali.

Hap, Hap.

Air sungai terus masuk ke dalam mulut dan dia juga bisa mati bila tak segera mengambil udara di permukaan, namun untungnya tak lama tangan itu bergerak keluar sehingga Fitra bisa muncul kembali ke permukaan dan dia menatap ke sana ke mari untuk melihat siapa yang sudah berlaku jahat.

"Bangsat, siapa yang sudah melakukan ini kepada aku?!" Fitra berteriak keras.

Namun sama sekali tidak terlihat ada orang lain di sekitar sungai ini sehingga dia mulai merasa merinding juga, maka dengan kekuatan yang masih tersisa segera pria ini memanjat tebing sungai itu untuk naik ke daratan. namun karena tubuh dia basah dan juga pinggiran sungai cukup terjal sehingga membutuhkan tenaga yang sangat besar, berulang kali kaki Fitra kepleset karena dia tidak mendapat pegangan yang kuat.

Baru saja mulut pemuda ini memaki begitu namun sekarang kaki Dia sudah ditarik oleh sesuatu masuk ke dalam air kembali, Fitra ingin berteriak meminta tolong kepada orang yang ada di sekitar sana namun suara dia sudah tenggelam dan justru air sungai yang masuk ke dalam mulut itu, bahkan di dalam air pun dia bukan juga tenang tapi diseret terus ke sana kemari dan menghantam akar pohon yang ada di pinggiran sungai.

Duaaaaaak.

Duaaaaaak.

Rasa ingin berteriak namun dia menyadari ketika membuka mulut maka itu semua hanya akan menjadi sia-sia belaka, jadi rasa sakit itu dia tahan sepenuhnya agar tidak semakin parah dan kini dia juga berusaha keras untuk lepas dari cekalan tangan seseorang itu, rasa penasaran dan juga takut berkumpul di dalam diri pemuda ini.

"Airin! kau kah itu yang ingin mencelakai aku?" Fitra berteriak keras ketika sudah muncul ke permukaan.

"AIRIIIIIN, TUNJUKKAN DIRIMU SEKARANG DI HADAPAN AKU!" suara Fitra kembali menggema karena dia yakin ini semua adalah ulah dari calon istri.

"Ah astaga, sakit sekali kepala ku." Fitra memegang kepala dia yang terasa memar.

Duaaaaaak.

Byuuuuur.

Belum lagi dia mengambil nafas lega karena bisa muncul ke permukaan sungai ini, malah mendadak saja sebuah tendangan kuat menghantam wajah pemuda itu sehingga dia terdongak ke belakang dan kembali tercebur masuk ke dalam sungai yang memiliki aliran deras ini, untungnya meski begitu dia masih bisa berenang sehingga tidak langsung tenggelam.

"Hihihiiiiii...

"Aaagkkk!" Fitra menjerit keras sambil memegang hidung dia yang berdarah.

"Bajingan, kau akan menyesal karena berani mencari masalah dengan diriku." teriak Fitra yang masih belum sadar siapa lawan dia saat ini.

"Hihiiiiii.... semua rasa sakit yang aku alami akan berbalik kepada dirimu." terdengar suara wanita yang begitu nyaring sekali.

"Hah siapa dia?!" Fitra tertegun ketika melihat satu sosok wanita Tengah duduk di atas cabang pohon.

"Kenapa kau terkejut begitu melihat aku disini?" tanya Airin yang duduk santai di atas cabang itu sambil tersenyum.

"Tidak mungkin, ini semua jelas tidak mungkin." Fitra menggeleng berulang kali karena dia tidak yakin bahwa ada hantu di dunia ini.

Sebab dari dulu hingga sampai saat ini dirinya percaya bahwa tidak ada yang namanya hantu gentayangan, bila seseorang sudah meninggal dunia maka dia tidak akan kembali lagi untuk urusan duniawi yang terasa begitu rumit dan juga sulit ini.

"A..Airin." Fitra gagap bukan main ketika menyadari siapa orang yang sedang duduk di atas cabang pohon itu.

"Hahahaaaa tampak jelas bahwa kau memang mencintai aku sehingga walau wujud aku berubah seperti ini namun kau tetap mengenali diriku ini." Airin tertawa nyaring.

"Tidak, itu tidak mungkin dirimu karena kau sudah lama mati." Fitra baru ketakutan sekarang setelah menyadari siapa sosok tersebut.

Wuuuusss.

Wuuuttt.

Braaaaak.

Tubuh Fitra disambar oleh Airin ketika dia tadi masih di dalam air dan sekarang langsung menghantam tanah begitu saja, Fitra sendiri masih berusaha untuk mengatur nafas karena ini gelagapan di dalam air dan bertambah pula dengan hantaman yang begitu kuat sehingga dada terasa begitu sesak.

Crassssh.

"Aaaaghhkkk!" Fitra kembali menjerit tinggi ketika dada Dia terkena sambaran kuku milik Airin.

"Rasa sakit ini tidak akan pernah mudah hilang dari dalam dirimu, semakin sakit yang kau rasakan maka kau akan semakin mengingat aku." Airin berkata tepat di telinga sang kekasih.

Fitra sendiri berusaha menahan nafas karena bau dari tubuh Airin sangat menyengat seperti bangkai yang sudah begitu lama, belum lagi darah yang ada di wajah dia terus menetes ke sana kemari sehingga membuat siapa saja yang melihat pasti akan terasa begitu mual, ini tambah juga dengan penderitaan yang begitu berat di dalam hidup Fitra.

"Aaaahhh sakit sekali, aku mohon hentikan ini." isak Fitra yang semakin kesakitan.

"Aku sudah pernah memohon seperti itu kepada dirimu, sekarang ada lah giliran dirimu memohon kepada diriku." Airin tersenyum dan kemudian tubuh itu menghilang terhembus dengan angin malam.

"Toloooooong, aaaaahkk sakit sekali." Fitra memegang dada yang terasa begitu perih dan juga panas.

Bekas cakaran itu berbentuk tiga jari di dada pria ini sehingga darah mengucur deras dari sana dan Fitra sendiri merasakan sakit yang luar biasa, sekuat tenaga dia berusaha bangun karena akan pulang ke rumah dan meminta obat kepada orang tuanya sendiri.

"Aaahhh bagaimana bisa dia bangkit kembali dan membalas dendam seperti ini?" Fitra sama sekali tidak menyangka dengan hal itu.

"Astaga sangat sakit sekali, siapa saja tolong bantu aku untuk menghadapi rasa sakit ini." Fitra merintih dan berjalan terseok-seok.

Rasa sakit yang dia derita ini sebenarnya tidak seberapa bila dengan yang dia lakukan terhadap orang lain, ketika masih sehat kemarin dirinya dengan bangga menyakiti gadis yang mencintai dia dengan sepenuh hati. bahkan sedikit saja tidak ada penyesalan di dalam diri Fitra karena dia merasa itu semua sudah takdir Tuhan, kini dirinya sendiri harus merasakan rasa sakit yang sama seperti Airin rasakan.

selamat siang menjelang sore, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita author Novita Jungkook ya.

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah kena kalian ...modar2 tuh ya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
paling geh bentar lagi si Jamil jadi korban selanjutnya
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
oooooo ternyata ide jamil, egois amat jadi orang cepat airin datangi jamil biar tahu rasa cepat hajar habis 🥰🥰
Raffaza Direzky87
Nanti malam paling giliran kamu mil yg di datangi arwahnya airin
ρυтяσ kang'typo✨
owalah... dalang kasus ini ternyata Jamil, tapi dia g ada rasa takut sedikit pun dengan semua yang sudah terjadi pada teman'y😏
neni nuraeni
nah loh Airin jgn smpai kamu trtngkp dukun itu,,,
K & T K & T
mlm jg Bess..
Raffaza Direzky87
mungkin dengan kematian judit, yoga baru berani mengungkap kematian airin
ρυтяσ kang'typo✨
belum di datangin maka'y Jamil kekeh ngemeng gitu sama Yoga
Eli Rahma
sampai ujung dunia pun Airin akan mengejar kalian berdua untuk bls dendam
Sekar Sekar
selingkuh dngan senina sahabat nya sendiri
MiilaaManurung
lagi dong kak 🤣
Ayuk Witanto
lebih baik katakan saja yoga daripada kau merasa bersalah
Ayuk Witanto
tunggulah giliran mu
neni nuraeni
lnjuttt
Ayuk Witanto
salsa nya Davin
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
semoga dengan yoga mengaku nanti kamu aman dari kematian 🙏🙏
Nurr Tika
kau tunggu gilaranmu mil
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Aditya hp/ bunda Lia
biarin ajah Ga si Jamil mah bentar dia juga bakalan mati sama Airin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!