NovelToon NovelToon
Jodohku Kak Jesselyn

Jodohku Kak Jesselyn

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Izza naimah

Areksa Rexander seorang selebriti yang bertemu dengan seorang gadis cantik pemikat hatinya bernama jesselyn stevania yang merupakan mantan pacar dari sang kakak.

bagai manakah kisah cinta Areksa dan Jesselyn???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Izza naimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

"JANGAN PERNAH JATUH CINTA SAMA KAK JESSY! DIA SUDAH TUA DAN SEORANG ALASKA TIDAK PERNAH MENCINTAI CEWEK YANG USIANYA JAUH LEBIH TUA!!"

Alaska menyakinkan dan menanamkan semua itu di hatinya.

daripada memikirkan hal-hal yang tidak-tidak Alaska memutuskan untuk bertukar pean dengan Sofia, sesekali dia mengirimkan PAP untuk Sofia.

Alaska :

Live yu, biar makin heboh fans-fansnya kita.

Sofia :

Ayuk, gue siap-siap dulu.

Alaska :

Oke, gue juga nyari tempat yang enak dulu. di kampus terlalu bising.

Akhirnya Alaska mencari restoran yang memiliki private room, sambil menunggu 1 mata kuliah lagi yang akan dimulai 2 jam kedepan, Alaska memutuskan untuk live bareng Sofia.

Alaska memakan waktu 1 jam lebih untuk live dan itu cukup membuat moodnya membaik, para fans yang tengah menjadi menjodohkannya dengan Soviet semakin menggila bahkan Alaska tidak pernah mengerti kenapa mereka bisa sampai seperti itu.

" guys gue udahan dulu ya, mau lanjut kuliah dulu"

" Kak Al malam live lagi ya, please"

" Iya Kak Kita tungguin kalian live bareng lagi"

Alaska membaca komentar di akhir live-nya.

" gue usahain, tapi nggak tahu nih kalau Sophia mau live lagi atau enggak. Udah dulu ya, bye"

setelah mengakhiri live-nya, Alaska meminta Bill untuk membayar pesanannya dan bersiap kembali ke kampus. kebetulan mata kuliah Mahesa lah di jam terakhir.

setengah jam Alaska sudah sampai di kampus kembali, mobilnya diparkir di tempat biasa dia parkir. kampus yang ramai namun terasa begitu sepi bagi Alaska yang tidak mempunyai teman dekat selain Galang.

" sore Pak" sapa Alaska yang berjalan beriringan dengan Mahesa menuju kelasnya.

" sore Al"

" Oh ya Pak, gimana tadi kencan pertamanya?" Alaska basa-basi mencairkan suasana yang memang teramat kaku.

" berjalan lancar dan terima kasih Alaska, Berkat kamu saya dan Jessy bisa kembali bertemu"

" sama-sama Pak, semoga kalian berjodoh"

" semoga Al, Saya ingin segera mengakhiri masa lajang yang dengan Jessy. saya sudah merasa Jessy sangat cocok jadi istri saya. selain cantik Jessy pun tipe orang yang sangat menyenangkan dan masih sama seperti dulu yang selalu ceria" ungkap Mahesa.

" segitu kenalnya ya Pak sama Kak Jessy?"

" kamu akan sangat mengenali Jika kamu mencintainya dan itulah yang saya rasakan"

Alaska pun mengangguk-angguk paham.

" sudah duduk sana" titah Mahesa sampai di depan kelasnya.

mata kuliah terakhir ini dimulai Mahesa terlihat begitu cerah hari ini mungkin sesuai dengan perasaan hatinya setelah bertemu dengan Jesslyn.

seperti biasa semua mahasiswa setengah fokus pada Mahesa dan bukan kepada materi yang disampaikan oleh Mahesa.

" pangeran gur"

"Ayang gue itu"

musik para mahasiswi yang berada di depan Alaska mungkin seperti itulah gambaran para fans Alaska padanya sayangnya di kelasnya tidak ada yang mengidolakannya. idola mereka beralih kepada Mahesa si dosen muda yang sangat tampan.

mata kuliah telah berakhir, Alaska segera berjalan ke parkiran dan kali ini tidak ada obrolan apapun lagi dengan Mahesa karena terlihat Mahesa terburu-buru untuk pulang. a alasan Berpikir itu ada hubungannya dengan Jesslyn, jelas pasti mereka akan bertemu kembali.

" gue balik ke mana ya?" gumam Alaska saat menyalakan mobilnya. rasanya malas Jika dia harus pulang ke apartemen karena takut Willa datang dan meraung-raung kembali dan hal itu bisa merusak moodnya lagi.

" apa gue balik ke apartemen kak jessy ya? tapi... sialan gue malu sama kejadian semalam, Kenapa gue nyosor-nyosor dia sih?" kesel Alaska.

ternyata Alaska menyampingkan rasa malunya dan memilih untuk pulang ke apartemen Jesslyn. beruntung dia selalu membawa baju ganti di mobilnya.

mobilnya kembali terparkir di basement apartemen, Dia menuju ke lantai 12 di mana unik milik Jesslyn berada.

" eh Tunggu, gue kan nggak tahu pin apartemen Kak Jessy" ucap Alaska setelah sampai di depan unit apartemen Jesslyn.

"bel, gue pencet bel aja semoga kak jessy ada di dalam"

Bertepatan telunjuknya akan menekan bel, Jesslyn membuka pintunya.

"Alaska"

" eh, hai Kak" sapa Alaska sambil tersenyum.

" ada apa? Ada barang yang ketinggalan?" tanya Jesslyn.

"emm.. iya kak. boleh aku masuk?"

" masuk aja"

" Eh Kakak mau pergi ke mana?"

" keluar"

" ketemu Pak Mahesa ya?" tebak Alaska.

baru saja Jesslyn akan menjawab tiba-tiba tangannya langsung ditarik oleh Alaska.

" Ada apa Al?"

" Kakak mending temenin aku aja, aku lagi galau lagi"

" Kenapa lagi, nggak bisa move on dari pacar kamu?"

" bukan pacar kak tapi MANTAN"

" ya terserah kamu"

" Ya udah temenin aku ya" bujuk Alaska.

" Aku mau ke minimarket"

" bukan mau ketemu Pak Mahesa?" tanya Alaska. Jesslyn hanya menggeleng, Entah kenapa dalam hati Alaska tersenyum mendapati jawaban itu dari Jesslyn.

" mau aku antar?" tawar Alaska.

"nggak us-"

" Ayo aku antar Kak, sekalian ada sesuatu yang mau aku beli" potong Alaska yang langsung menarik Jesslyn keluar unitnya dan tentu saja Jesslyn merasa keheranan.

di dalam lift Alaska masih menggenggam tangan Jesslyn dan enggan untuk melepaskannya walaupun Jasmine berusaha untuk melepaskannya.

Ting..

pintu lift terbuka di lantai 10 dan lagi-lagi Alaska harus kembali 1 lift dengan sepasang kekasih sakit jiwa itu.

Thomas dan Willa menatap Alaska yang langsung fokus menatap tangan Alaska yang menggenggam seorang wanita cantik di sampingnya.

" geseran dikit Sayang, ada yang mau masuk" ucap Alaska yang membuat Jesslyn menaikkan sebelah alisnya namun Jasmine mengerti apa maksud dari Alaska saat tahu siapa dua orang yang baru masuk ke dalam bersama mereka.

" Malam ini kita makan di rumah mama ya, dia nanyain kamu terus" ucap Alaska kembali.

"ah... I-ya"sahut Jesselyn tergugup setelah Alaska semakin merapatkan ke tubuh Jesslyn.

mata Willa menatap tajam ke arah mereka.

tak ada percakapan di antara mereka. pintu lift itu kini terbuka di basement apartemen, Alaska keluar lebih dulu masih menggenggam tangan Jesselyn. Mereka dan tangan Alaska dengan beraninya merangkul pundak Jesslyn kemudian mengacu Puncak kepala Jesslyn.

"Al" protes Jesslyn terkejut dengan perlakuan Alaska.

" mobil Kakak mana? biar aku yang bawa" bisik Alaska tanpa menghiraukan protes Jesslyn.

Jesslyn langsung menyerahkan kunci mobilnya dan mereka Segera menaiki mobil Jesslyn.

" Kak maaf ya soal tadi" ucap Alaska saat mobil mereka sudah melaju keluar dari gedung apartemen.

" Aku ngerti kok, ada Willa Sama selingkuhannya kan?" tebak Jesslyn.

" sama pacarnya Kak, kan aku selingkuhannya"

" iya iya, bangga banget kayaknya jadi selingkuhan" cibir Jesslyn.

" bangga Kak kamu harus dapet reward dari nominasi menjadi selingkuhan ternama" Alaska terkekeh dan Jesslyn pun ikut terkekeh.

"kak"

"ya"

aku nginep di Apart Kakak lagi ya" minta Alaska.

" kenapa?"

" biar aku ada temen Kak, biar nggak galau"

" Kenapa nggak nginep di tempat temen cowok kamu atau siapa gitu?"

" enggak, mendingan di Apart Kakak aja. Aku janji nggak akan macam-macam" Alaska mengaitkan jari kelingkingnya sambil tersenyum.

"hem"

" Makasih Kak"

" mereka kini ada di supermarket karena ternyata Alaska membawanya ke supermarket bukan sembarang minimarket.

" kita belanja di sini aja ya Kak"

" Iya boleh, di mana aja sama aja"

Mereka pun turun dan masuk ke dalam supermarket. Alaska lebih memilih untuk berjalan di belakang Jesslyn mengikuti langkahnya seperti anak mengikuti induknya.

Jesslyn menyusuri arak-arak untuk mencari semua keperluannya.

" Eh kenapa kamu ngikutin terus?" tegur Jesslyn.

" Oh iya kak, aku ke sana dulu nyari sesuatu" Okelah Alaska sedikit tergugup dan pergi dari hadapan Jesslyn.

sekitar 30 menit troli Jesslyn sudah penuh dengan belanjaan, dia selalu Kelap jika sudah masuk supermarket.

" mana Alaska?" gumamnya sambil mencari keberadaan Alaska dengan berkeliling di supermarket, tak lupa dengan troli yang sedang didorongnya.

Jesslyn tersenyum saat mendapati punggung Alaska dia langsung mendekatinya.

" Ih lucu banget sih pacar gueee" ucap Alaska terkekeh gemas dan mencubit kedua pipi seseorang yang kini berada di hadapannya, dari kejauhan memang orang itu tertutup oleh tubuh besar Alaska.

Jesslyn sedikit memundurkan langkahnya, tidak ingin mengganggu mereka. Jesslyn kini memutar arah dan semakin menjauh dari Alaska. ya langsung menuju pasir untuk membayar semua belanjaannya.

" totalnya lima juta seratus ribu kak"

.

.

.

1
Soraya
banyak banget typonya thor
Soraya
Alaska bodoh mau aja dimanfaatin willa
Soraya
Alaska bodoh percaya aja dibohongin willa
Suci Ramadani
lama up ny
Anime aikō-kā
.
Soraya
perhatikan typonya thor lanjut
Soraya
perhatikan typonya thor
Soraya
typo parah
Soraya
banyak typo thor
Soraya
jasmin maksudnya jeslin ya thor
Soraya
Alaska bodoh🤔
Ariany Sudjana
sudahlah Alaska, ngapain kamu bertahan dengan jalang murahan seperti willa? dia hanya ingin harta kamu
Soraya
kayaknya Willa cuma morotin duit Alaska doang, typo thor lanjut
Soraya
lanjut thor
Soraya
mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!