NovelToon NovelToon
Hallo, Mas Sersan

Hallo, Mas Sersan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: Naylest

Nayra, siswi SMA yang cerewet, polos, dan sedikit konyol, tak pernah menyangka kalau hidupnya akan jadi seribet ini. Semua gara-gara ia jatuh hati pada kakak dari sahabatnya sendiri, Sersan Arga. Seorang Tentara muda yang dingin, cuek, dan hampir tak pernah tersenyum. Hari-hari selalu membayangkan betapa tampannya seorang Arga Arfian.

Nayra selalu mencari cara agar bisa bertemu dan menyapa sang Sersan. Banyak rintangan yang ia lalu, namun itu tak menyurutkan semangat nya untuk memiliki Sersan Arga.
___

"Hallo, Mas Sersan"

Akan menjadi teman bacamu lebih menyenangkan... Yuk Baca selengkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naylest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Kegiatan Pertama.

Nayra, Raffi dan Mama Indy duduk di sebuah warung makan untuk beristirahat sebentar. Karena mereka harus mencari kost ataupun kontrakan untuk mereka berteduh.

"Ma, kita ke kontrakan Sari aja. Ini Nayra tanya Sari, katanya masih ada kontrakan kosong di tempat orang tuanya."

Mama Indy menoleh. "Serius, masih ada yang kosong Nay?" Tanya mama Indy dengan mata berbinar.

Nayra mengangguk. "Hm, ayo ma. Keburu sore." Ajaknya.

Tak ingin berlama-lama lagi, mereka pun akhirnya pergi ke kontrakan Sari. Apalagi Nayra harus ke sekolah lagi nanti sore ini. Ketiganya bergegas pergi, menuju kontrakan baru mereka.

Sesampainya di sana, ternyata Sari dan Dinda sudah menunggu mereka. Dari raut wajah keduanya, mereka menatap sedih melihat kedatangan Nayra dan juga ibunya.

"Nay,"

Sari dan Dinda langsung memeluk Nayra, mereka tahu bagaimana perasaan Nayra saat ini. Mereka hanya bisa menenangkan dan hanya bisa menjadi tempat keluh kesah Nayra, di saat situasi seperti sekarang.

"Yang sabar ya, kita selalu ada buat kamu." Ucap Dinda setelah melerai pelukannya.

Sari dan Dinda sudah mengetahui kalau Nayra dan Mamanya diusir dari rumah. Karena saat duduk di warung makan tadi, Nayra sempat mengirim pesan kepada kedua temannya melalui grup WA yang mereka buat. Dan saat itulah dari mengajaknya untuk tinggal di kontrakan milik orang tuanya.

"Nak Sari, benarkan kontrakan kalian masih ada yang kosong?" Tanya Mama Indy kepada Sari.

"Iya tante. Masih ada kok yang kosong," jawab Sari tersenyum.

"Syukurlah." Jawab Mama Indy tersenyum.

"Ayo, Tante. Kita langsung ke kontrakan aja. Maaf, mama gak sempet ke sini, soalnya mama lagi di toko kue." Kata Sari.

"Iya nak, tidak apa-apa." Jawab mama Indy.

Karena waktu sudah mepet, Mereka pun bergegas masuk ke dalam kontrakan. Begitupun dengan Nayra, setelah masuk ia dibantu oleh teman-temannya untuk mempersiapkan barang-barang yang akan ia bawa ke sekolahan.

"Ma, maaf ya. Malam ini Nayra dan teman-teman tidur di sekolah, karena ada kegiatan. Mama sama Raffi nggak apa-apa kan Nayra tinggal?"

"Tidak masalah nak. Yang penting kamu hati-hati, jaga kesehatan dan jaga tingkah laku di sana."

"Hm." Jawabnya, lalu ia menoleh ke arah Raffi. "Jaga mama, kamu jangan keluyuran."

"Iya." Jawab Raffi.

Setelah selesai mengemasi barang-barangnya, Nayra berpamitan kepada mamanya untuk segera berangkat ke sekolah bersama kedua temannya.

*

Sesampainya di sekolah, ternyata para siswa sudah ramai yang datang dengan membawa barang mereka masing-masing. Ketiga gadis itu mencari teman sekelas mereka untuk berkumpul.

Tepat pukul tiga sore, seluruh siswa dan para anggota TNI yang akan melatih Mereka pun sudah berkumpul di halaman sekolah. Sebelum memulai kegiatan, para siswa diminta untuk menyimpan barang-barang bawaan mereka ke dalam kelas yang sudah disediakan tempat mereka beristirahat.

"Selamat sore semuanya?"

"Sore Pak." Jawab seluruh siswa SMA Nusa Bangsa.

"Baiklah, karena semuanya sudah berkumpul. Kita akan segera memulai kegiatan kita yang diawali dengan Pengondisian dan Pengumpulan Peserta, saya minta setiap kelas membagi siswa menjadi 5 kelompok."

Ketua kelas pun langsung melaksanakan perintah dari Sersan Diki, yang hari ini menjadi wakil Arga untuk mendisiplinkan para siswa. Setelah selesai, di setiap kelompok mendapatkan satu ketua yang di ketuai oleh anggota TNI langsung.

"Astaga, mimpi aku ya? Bisa dapat ketua Sersan Arga." Pekik Nayra senang.

Ya, Nayra, Sari dan Dinda mendapatkan ketua yang tak lain adalah Sersan Arga.

"Jangan menggatal kamu." Ucap Sari memperingatkan.

"Terserah dong," jawab Nayra, membuat Dinda dan Sari mencebikkan bibirnya.

Setiap ketua kelompok melakukan Pengecekan kesiapan, seperti seragam, atribut, sikap. Tujuannya menanamkan disiplin sejak awal. Setelah itu, Apel Pembuka, ini adalah kegiatan resmi pertama yang akan dipimpin langsung oleh Sersan Arga.

"Perhatian untuk semuanya, hari ini adalah hari di mana kita sudah memulai kegiatan kita, untuk menanamkan disiplin dan karakter pada diri kalian. Kegiatan ini tentunya memiliki tujuan yang sangat penting untuk kalian semua, salah satunya yaitu untuk menanamkan kedisiplinan, berkarakter, beretika, berjiwa nasionalisme dan lain sebagainya. Dan tentunya kami di sini juga akan memberikan sedikit demi sedikit pengetahuan tentang bagaimana kesiapan dan persiapan untuk kegiatan kita kali ini. Dan di sini Saya tidak akan banyak berbicara, karena kita akan segera memulai dari hal kecil terlebih dahulu. Coba kalian perhatikan di sekeliling, kira-kira Apa yang perlu kalian lakukan, di saat kalian melihat sesuatu yang menjanggal dalam hati dan mata kalian."

Mendengar hal itu, para siswa pun melirik kanan kiri, depan belakang, untuk melihat Apa yang dimaksud dari Sersan Arga. Namun, dari seluruh siswa yang ada, nggak ada satupun yang melihat sesuatu yang dimaksud oleh Sersan Arga.

"Lihatlah, bahkan beribu mata pun tidak bisa melihat tumpukan sampah di sana." Tunjuk Sersan Arga ke arah samping kiri para siswa, yang mana di sana sudah menumpuk kantong plastik yang belum dibuang ke tempat sampah di luar sekolah.

Melihat itu, para siswa pun menjadi terdiam seakan-akan tertampar oleh ucapan Sersan Arga barusan.

"Sudah gede loh, masa harus selalu disuruh dan diminta, Baru melakukan sesuatu. Pantas saja kepala sekolah meminta sekolah ini diterapkan kedisiplinan dan karakter pada kalian, ternyata ini alasannya." Sindir Sersan Arga pada seluruh siswa yang ada.

"Baiklah, karena saya sudah tahu dari mana saya akan memulai semuanya. Kata dari itu, minta untuk seluruh siswa yang ada di halaman ini untuk segera berkeliling halaman, untuk melakukan tindakan yang perlu dilakukan. Apa kalian paham maksud saya?"

"Paham, Sersan." Jawab siswa lantang.

"Laksanakan, bubar jalan."

Setiap kelompok bergegas membubarkan diri dan melaksanakan tugas pertama yang diminta oleh Sersan Arga. Sedangkan para TNI memperhatikan dan membimbing langsung apa yang mungkin dibutuhkan oleh para siswa.

*******

1
Mashiro Shiina
Thor, aku rindu banget sama ceritamu, please update secepatnya!
Naylest: Akan saya usahakan ya kak☺️
total 1 replies
Gwatan
Wah, gila sukses bikin aku ketagihan bacanya! (👍)
Naylest: Terima kasih kak☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!