NovelToon NovelToon
Bidadari Pilihan Mamah

Bidadari Pilihan Mamah

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Spiritual / CEO / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:295.1k
Nilai: 5
Nama Author: @shinta_28

(Sedang dalam tahap revisi EYD dan mengganti kata-kata yang dinilai tidak layak dengan kata-kata yang lebih sopan supaya readers nyaman saat membaca. Revisi dari awal bab , jadi belum bisa update)

Leonardo Alvaro, CEO berumur 33 tahun harus menikahi gadis yang usiannya terpaut 15 tahun dengannya.

Awalnya Ia menolak, tapi mamanya memaksa dan mengancam akan menghapus Leo dari daftar ahli warisnya.

Namun siapa sangka jika Gadis pilihan Mamahnya adalah seorang Bidadari yang akan memberikan cahaya dalam kehidupan Leo yang kelam.

Jangan lupa Vote, Like n Commenya ya😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @shinta_28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Beasiswa 2

Setelah terlebih dahulu mengetuk pintu Dave masuk ke dalam kamar Tuannya.

" Selamat pagi Tuan ". Sapa Dave pada Ryan.

" Pagi. Kemarilah! ". Ucap Ryan menyuruh Dave mendekat ke tempat tidurnya.

" Dave, Kamu lihat kan bagaimana kondisiku saat ini?. Seiring bertambah usiaku kesehatanku semakin menurun. Aku akui pengabdianmu selama ini sudah sangat besar, sampai kamu rela mengorbankan hidupmu demi keluargaku.... ".

" Tidak Tuan. Itu belum seberapa dibandingkan kebaikan tuan pada Saya. Tanpa pertolongan tuan malam itu mungkin sekarang Saya bukan apa - apa ". Ucap Dave menghentikan ucapan Ryan.

" Sudahlah Dave jangan bahas masalah itu. Itu mungkin hanya kebetulan saja ". Ucap Ryan.

" Dave Aku punya satu permintaan padamu. Tolong cari Putriku Aini. Aku ingin melihat wajahnya, apakah dia cantik seperti ibunya. Dan juga sebelum Aku pergi Aku ingin menyaksikan Dia hidup bahagia dan berkecukuplan. Tolong Dave ". Ucap Ryan memelas sambil menggenggam tangan Dave.

" Baik Tuan. Aklan Saya laksanakan. Saya Janji akan menemukan putri Tuan secepatnya ". Ucap Dave pasti.

" Shinta! ". Panggil Ryan. Shinta yang sedari tadi hanya menyimak lantas menoleh ke arah Ryan.

" Iya, Pah? ".

" Bekerja sama lah Kamu dengan Dave. Semoga Kalian bisa menjadi tim yang kompak dalam misi pencarian Aini. Dan mulai sekarang mulailah jauhi Leo secara perlahan ". Ucap Ryan pada Shinta.

" Baik, Pah ". Ucap Shinta sambil menganggukan kepalanya.

🍃

" Oke, cukup sekian pelajaran hari ini. Sebelum Saya tutup Saya ingin memberitahukan kalau pemberkasan bagi para penerima beasiswa harap dilakukan secepatnya. Trimakasih. Wasalamu'alaikum. Wr. Wb. " Ucap Guru mengakhiri pelajarannya.

" Mil, pulang sekolah Kita mampir ke toko buku yuk ". Ajak Dina

" Emang nggak ada les tambahan ya? ". Tanya Mila.

" Ya ampun Mil, itu handphone emang kamu pake buat apa? ". Tanya Zulfa.

" Ya buat apa aja lakh. Emang kenapa? ". Ucap Mila bingung.

" Coba Kamu buka grup les matematika ". Perintah Dina.

" Oh, ternyata libur ". Ucap Mila setelah mengecek grup les matematikanya di aplikasi WhattsApp.

" Makanya handphone itu dipake jangan buat pajangan aja ". Ucap Zulfa.

" Iya iya maaf. Tapi kayaknya Aku nggak bisa deh akhir - akhir ini Aku sering ngerasa kecapean ". Ucap Mila pada Zulfa dan Dina. Memang akhir - akhir ini Mila sering merasa pusing juga mimisanya lebih sering terjadi dari biasanya.

" Ya udah nggak papa Kita berangkat berdua aja. Kamu istirahat aja jangan capek - capek kan seminggu lagi ujian akhir ". Ucap Zulfa pada Mila.

" Iya, Kalian hati - hati di jalan ya. Bye ". Ucap Mila mereka pun berpisah di depan gerbang sekolah.

🍃

Hari ini di kantor Leo sangat sibuk. Banyak pekerjaan yang harus Ia selesaikan. Juga Ia baru saja mendapat projek pembuatan apartemen dari sebuah perusahaan besar.

Leo pulang ke rumah agak terlambat. Ia sampai di rumah pukul 18:25.

Mila yang baru saja menyelesaikan shalat maghribnya mendengar suara mobil Leo. Mila beranjak untuk membukakan pintu untuk Leo. Namun baru saja membuka pintu kamarnya. Ternyata Bibi telah membukakan pintu untuk Leo. Jadi Mila mengurungkan niatnya dan melanjutkan doannya.

Sebelum Leo naik ke lantai 2 untuk menuju kamarnya. Terlebih dahulu Leo pergi ke dapur untuk mengambil soft drink, karena tenggorokannya terasa sangat kering. Saat akan ke kamarnya Leo melewati kamar Mila yang pintunya terbuka.

Di dalam kamar Mila. Leo melihat Mila sedang memanjatkan do'a pada Allah.

" Entah mengapa hatiku rasanya tentram melihat Dia begitu khusyu' dalam do'anya ". Batin Leo yang langsung pergi menuju kamarnya.

Setelah makan malam dan Shalat Isya' kini Mila akan belajar. Tadi pagi Ia mendapat tugas untuk membuat PPT jadi Dia berinisiatif untuk meminjam laptop pada Leo.

TOK...TOK...TOK...

" assalamu'alaikum. Mas Aku boleh masuk? ". Tanya Mila di depan pintu kamar Leo.

" Iya masuk aja ". Ucap Leo yang sedang duduk di sofa kamarnya sambil memangku laptop kerjanya. Ia sedang membalas email pada Andra.

Mila masuk dan berjalan menuju sofa lalu berdiri di depan Leo. Leo lantas menengadah menatap istrinya.

" Mas, laptopnya lagi dipake ya? ". Tanya Mila dengan nada sedikit kecewa.

" Iya, epmang kenapa? Kamu mau minjem? ". Tanya Leo.

" Mmm...iya, tapi kayaknya nggak jadi deh. Lagi dipake sama mas Leo ". Jawab Mila.

" Kamu pake laptop itu aja. Itu laptop Aku yang biasa buat main game kalau aku lagi butuh refresing ". Ucap Leo nenunjuk laptop berwarna putih di atas meja

" Aku pinjem ya Mas. Makasih ". Ucap Mila

Setelah dirasa tugasnya sudah selesai. Lalu Mila mematikan laptopnya dan pergi ke kamar Leo untuk mengembalikan laptop.

" Mas, makasih ya laptopnya ". Ucap Mila sambil menaruh kembali laptop di atas meja.

" Sini Mil ". Ucap Leo meminta Mila untuk duduk di sampingnya. Milapun menurut.

" Ujian akhir berapa hari lagi? ". Tanya Leo.

" 1 mingguan lagi ". Jawab Mila

" Kamu udah pikirin kedepannya mau gimana dan kemana? ". Tanya Leo lagi.

" Untuk itu aku masih mikir - mikir Mas. Tapi Aku dapet beasiswa kuliah sih Mas. ". Jelas Mila.

" Syukurlah Kamu sudah berfikir sampai sejauh itu. Mil, kalau Kamu butuh apa - apa jangan sungkan untuk meminta bantuanku ya ". Ucap Leo bersungguh sungguh sambil menatap mata Mila.

" Iya, Mas kalau begitu Mila turun dulu ". Pamit Mila lalu berdiri.

" Mil, Ajari Aku shalat ". Ucap Leo sambil memegang tangan Mila lembut yang lantas membuat Mila mematung.

" Apa Mas? ". Tanya Mila memastikan jika Ia tidak salah dengar.

" Ajari Aku shalat ". Ulang Leo lagi.

...TBC...

Author : yang mau cerita ini tetep lanjut silahkan ketik " lanjut " di kolom komentar.

Dan jangan lupa tekan ikon👍 dan Vote supaya author semangat buat up💗😘

1
MySeAn
ktanya mau rajin up thore
Eriani Eriani
lanjut
MySeAn
entah dri thn kpn yg jelas udh bermain taun aku nunggu crta ini dri blm pnya akun smpe pnya akun skrg bru up ckck ckckckck smga rajin lgi upnya klo bsa tiap hari😊
Maizuki Bintang
bgs
Putri Novitasari
bagus
Desy Lindawati
namanya mila apa mula Thor?
Putri Novitasari
lanjut
Reni Anjarwani
hy lama bgt upnya
Umi Nur Qasamah
terimakasih thor...tpi h kok lm banget update nya
🦋⃟ℛ★🦂⃟ᴀsᷤᴍᷤᴀᷫ ★ᴬ∙ᴴ࿐❤️💚
Sampek lupa aku cerita nya sangking lama nya si Author Hiat 😁🙈
Moga aja kali ini rutin Up nya kak 😁
Liem Eva
lanjut
Le_0n
Jangan lupa tinggalin jejak kalian disini ya😊✨
Le_0n
sekarang author masih tahap revisi bab" awal. Author mau ngilangin kata" kasar. karna author pengen karya author bersih dari kata" yang kurang sopan. makasih buat para pembaca setia karya" author
🦋⃟ℛ★🦂⃟ᴀsᷤᴍᷤᴀᷫ ★ᴬ∙ᴴ࿐❤️💚
sekian lama nya aku nunggu kak,, sampek lupa akuh Alur cerita nya 🙈 pakek ulang lagi lah aku kak biar tau alaur cerita nya 🙈🙈
MySeAn
MasyaAllah sekian thn menunggu akhirnya mau update lagi😭😭 aku tunggu bab barunya ya bun🤭
Arghan Fauzan
lanjut kk
Arghan Fauzan
bgus
Reni Anjarwani
doubel up thor
Rita Apri Yanti
lanjut
Riska Wawan
Lanjut kk suka banget ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!