aku baru menikah dengan suamiku suamiku bekerja di sebuah bengkel di kota ku pernikahan kami begitu harmonis.
hingga suatu hari adik ari datang dan kuliah di kotaku, di begitu tampan dan perawakan nya begitu tinggi karena rajin olah raga.
aku tergoda dengan adik iparku itu, suatu hari aku tak percaya rupanya dia juga sering mengintip ketika aku mandi.
aku tak percaya ketiak aku mengetahui nya dia sedang " dek sedang apa ?" tanyaku dia begitu gugup kebingungan.
aku hanya melihatnya aku langsung memegang nya , bagas iya nama adik iparku
aku menarik nya ke kamar saat suamiku sudah pergi kerja
sebenarnya sejak awal bagas datang aku sudah menyu kainya dan kini kami sering berhubungan ketika suamiku kerja.
tapia apakah hubungan ini suatu hari nanti akan di ketahui ari ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rifki nurzaman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ibu ku yang kangen bagas
Begitu hari itu, ibu dan ayah akan mengadakan syukuran cucu mereka. " Ari ! telpon adik mu suruh ke sini " ucap ibu sambil menggedong arka.
" Tapi buk, bagas pasti sedang sibuk kerja " sahut aris, padahal aku pun begitu rindu pada nya palagi genjotan nya dia memang jago " sudah coba saja suru pulang gimana sih " ibu begitu memaksa ingin bagas datang entah kenapa dia begitu ngebet.
Ari akhirnya mencoba menelpon adik nya karena di paksa ibu " hallo bagas , bisa gak pulang dulu. Ada syukuran anak kaka di rumah ibu siska " ucap ari , namun sayang nya bagas begitu sibuk " maaf kak ga bisa " sahit nya, begitu kecewa ari mendengar nya " ya sudah " ucap ari dengan nada kecewa.
Ari beranjak ke dalam " bu sepertinya bagas gak bisa datang, dia sibuk " ucap ari. Terlihat ibu pun kecewa " ya sudah " sahut ibu beranjak ke dapur .
***
Sementara itu bagas pulang kuliah melihat tomy langsung berlari mendekatinya namun ririn terlihat mendekati nya " bagas, keman aja sih aku kangen " ucap ririn saat mendekati bagas.
bagas begitu tergoda dengan tampilan ririn, " mau kerumah gak " ucap nya sambil menggodanya" tapi rio gimana ?" tanya bagas karena dia pacar yang sesungguh nya dan bagas hanya selingkuhan nya .
Terlihat pesan dari kaka ipar ku mengirim pesan pada bagas upaya pulang \[ bagas, pulang lah ini anak mu begitu tampan mirip dengan mu \] pesan siska
Aku bingung , apa aku pulang saja dan minta izin ke kafe sebantar ada acara . akhinrya bagas pergi pulang " rin sory yah gw ada acara " ucap bagas langsung pergi.
" bagas !! tunggu " ririn mengejarnya namun rasa nya sudaj ada yang lebih cantik di banding ririn yaitu kakanya tomy.
" kurang ajar " ucap siska saat bagas pergi tidak tertarik lagi padanya " apa gw ga cantik lagi ya apa ga seksi lagi " ririn melihat dirinya karena heran bagas meninggalkan nya biasanya dia begitu ririn ajak langsung pergi.
Tomy terlihat sedang menunggu bus " uy tom , mau ikut gw gak" ucap bagas berhenti di depan nya " Mau ngapin sory gw ga tertarik " sahut Tomy masih saja sombong " ayolah tom nanti gw antar lagi pulang " ucao bagas merayu nya supaya ikut karwna dia ga ada teman.
Akhinya tomy ikut dengan bagas " nah gitu dong " ucap bagas melajukan motornya " awas kalo lama gw jitak lo " ucao tomy si cowok singin itu, nagas tertawa " iya iya, gw gak akan lama kok lagian gw juga kerja " ucap bagas.
Sampai lah di kampung orang tuanya sisika " bagas kok ke kampung " ucap tomy si pemuda kaya " iya emang rumah nya di sini kampung, sudah jangan manja " ucap bagas saat tirun dari motornya.
Makin heboh lah kampung saat bagas dan Tomy dan dua-duan nya begitu ganteng " permisi " ucap nagas masuk rumah. Aku kaget nelihat teman nya begitu cakep nya ibu dan tetangga langsung melongo.
" ayo masuk " ucap ibu pada bagas dan tomy " ibu sudah menunggu lama kirain gak jadi datang " ucap ibu begitu centil saat ada bagas apalagi sekarang nambah satu lagi orang ganteng.
Para gadis kampung rupanya menjenguk ke rumah ku , mereka ingin melihat bagas yang katanya itu " kak bagas, kok nomornya gak aktif sih " ucap nurul dia melihat tomy dan langaung suka " kak siapa dia " ucap nurul.
Tomy terlihat tidak nyaman di keliling orang kampung " sudah ya kak aku pamit " ucap bagas karena tidak enak dengan tomy.