NovelToon NovelToon
Cinta 3 Serangkai (3 Sahabat)

Cinta 3 Serangkai (3 Sahabat)

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Ketos / Cinta pada Pandangan Pertama / Persahabatan / Tamat
Popularitas:47.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nurain Higa

Kisah tentang 3 orang gadis yang menemukan cinta sejati mereka.
3 gadis itu adalah
Nurul si gadis manis yang cerdas
Lidya si gadis cantik yang tomboy
Ani si gadis cantik dan imut

Sebuah ikatan persahabatan dengan karakter yang berbeda-beda menambah keseruan perjalanan mereka dalam menemukan sang pangeran.

Perjalanan cinta yang di mulai dari sebuah kecelakaan yang berkesan, si Killer yang tampan penghuni Perpustakaan dan cemburu salah alamat akan mewarnai kisah perjalanan cinta mereka.

Kira kira pria seperti apa ya yang akan menjadi pangeran mereka?

Seseru apa sih perjalanan cinta mereka?

Yuk ikuti terus perjalanan mereka dalam meraih cinta sang pangeran pujaan hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurain Higa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akh... Tikus

"Apa aku tidak salah dengar?" tanya Nurul di dalam hatinya karena ia sangat terkejut dengan kalimat yang terlontar begitu saja dari mulut Raka.

"Apakah aku sedang bermimpi?" tanya Ani di dalam hatinya karena tidak percaya dengan hal yang sudah ditangkap oleh indra pendengarannya.

"Ternyata si Killer ini baik juga." gumam Lidya di dalam hatinya. Tanpa ia sadari perasaan hangat mulai menjalar di dalam tubuhnya.

Perlahan, Lidya pun mulai merasakan rileks di dalam tubuhnya dan melepaskan tangannya dari genggaman kedua sahabatnya itu.

"Kalian makan saja dulu, setelah itu kalian bisa melanjutkan pekerjaan kembali." sambung Raka karena melihat mereka hanya diam saja.

Ucapan Raka berhasil membuat mereka menyadari bahwa semua yang mereka lihat saat ini adalah sebuah kenyataan. Ya, kenyataan yang tidak pernah terlintas di dalam pikiran mereka.

Dengan perasaan enggan, mereka mengambil roti dan air mineral yang sudah diberikan Raka.

Setelah memastikan ketiganya telah mengambil roti dan air mineral itu, akhirnya Raka menyibukkan dirinya lagi dengan laptop miliknya.

Dengan ekspresi yang penuh tanya dan bingung, mereka pun makan dengan perlahan tanpa mengeluarkan sepatah kata.

Kini mereka telah menghabiskan roti tersebut tanpa sisa.

Selain rasanya enak, yang terpenting saat ini adalah perut mereka harus segera diisi.

Sesekali Raka mencuri lihat ke arah mereka. Melihat kelakuan mereka, Raka hanya bisa tersenyum dengan samar dan menahan dirinya untuk tidak mencubit pipi mereka lagi.

Ya, mereka sangat menggemaskan. Itulah yang berada di dalam pikiran Raka saat ini.

"Alhamdulillah..." ucapan itu keluar ketika mereka sudah merasa kekenyangan.

15 menit kemudian

"Apa tugas kalian sudah selesai?" Tanya Raka setelah berada di samping mereka.

Pertanyaan Raka berhasil membuat mereka kaget. "Ekh... Itu, sudah kok." jawab Nurul setengah kaget.

Bagaimana mereka tidak kaget, orang yang mereka kira masih setia dengan laptopnya kini berada di samping mereka tanpa menimbulkan suara sedikit pun sebelumnya.

Lebih tepatnya, muncul tanpa jejak.

"Bagaimana dengan tugasmu Lidya?" kini Raka telah beralih menatap ke arah Lidya. Tatapan tajam yang membuat orang merasa seperti sedang diinterogasi karena melakukan suatu kesalahan yang sangat fatal.

Lidya hanya bisa menelan salivanya dengan kasar. Bukan karena tatapan dari Raka, tapi karena teringat sosok kecil yang membuatnya meninggalkan ruangan itu.

"Kami akan membantumu Lidya." sela Nurul, ia sangat mengerti jika saat ini Lidya masih trauma dengan kemunculan sosok kecil itu.

Akhirnya Lidya hanya mengangguk setelah mendengarkan perkataan dari Nurul.

Kini ia merasa sedikit lega, setidaknya ada kedua sahabatnya yang akan menemani kali ini.

Sedangkan Raka tidak dapat menghalangi niat baik dari Nurul dan Ani, ia hanya ingin pekerjaan ini cepat selesai agar ia dapat mengutarakan keinginannya untuk meminta bantuan dari mereka.

"Kalau begitu, selesaikan sekarang juga!"

"Iya Pak," Jawab Lidya kemudian menarik tangan kedua sahabatnya itu dan berjalan menuju lemari kaca, di mana tempat sosok kecil yang ditakutinya itu bersembunyi.

Melihat kelakuan mereka, Raka memutuskan untuk mengawasi mereka dari belakang.

Kini mereka bertiga berada tepat di depan lemari kaca.

Dihadapan mereka terdapat buku-buku yang berserakan akibat dari ketakutan Lidya terhadap kemunculan sosok kecil yang sangat ditakutinya tadi.

Sambil melihat ke arah tumpukan tersebut, mereka hanya bisa bertanya-tanya di dalam hati masing-masing.

"Mungkinkah tikus itu sudah keluar dari sini?"

"Ataukah ia masih tetap bersembunyi di dalam tumpukan buku ini?"

"Jika tikus itu muncul lagi, bagaimana dengan Lidya?"

"Apakah akan terjadi hal yang sama seperti sebelumnya?"

"Akh.... Apa yang harus aku lakukan?"

Kompak, mereka menghembuskan nafas dengan kasar, seakan-akan ini adalah suatu tanda bahwa mereka sudah siap dengan segala resikonya.

"Kenapa mereka harus setegang ini?"

"Bukankah hanya merapikan tumpukan buku?"

"Apa yang sebenarnya ada di dalam pikiran mereka?"

Berbagai pertanyaan pun muncul di dalam pikirannya karena ia merasa bahwa mereka sangat aneh.

"Ya, sangat aneh." gumam Raka sambil tersenyum kecut.

Setelah berhasil mengumpulkan tekad, mereka akhirnya berjongkok dan mulai mengambil buku satu persatu.

Sangat hati-hati, itulah sikap mereka ketika mengambil buku yang berserakan itu.

Sekilas terlihat bahwa semua buku itu nemiliki nilai estetika yang sangat tinggi dan harus diperlakukan dengan sangat hati-hati.

Raka semakin mengembangkan senyumnya ketika melihat mereka mengambil buku dengan sangat hati-hati.

Walaupun sebenarnya adalah....

Mereka sangat berhati-hati karena khawatir jika di dalam tumpukan buku itu masih terdapat sosok kecil yang sangat ditakuti Lidya.

Hening dan tenang itulah suasana di dalam Perpustakaan kali ini.

Namun di balik keheningan itu tersimpan rasa takut yang sangat dari seorang Gadis yang bernama Lidya.

Ia hanya terus berusaha untuk menutupi rasa takutnya karena ia tidak ingin hal itu diketahui oleh Raka.

Selain itu, ia tidak sendiri. Ada kedua sahabatnya yang tulus membantunya kali ini.

Sudah setengah dari tumpukan buku itu dirapikan dan ditata di dalam lemari kaca.

Mereka mulai merasa sedikit tenang, sudah sejauh ini tapi belum ada tanda-tanda kemunculan sosok kecil itu.

Akhirnya mereka memutuskan untuk mempercepat tugas mereka, bagaimana pun mereka tidak ingin berlama-lama di sini. Berharap segera pulang setelah selesai menyusun tumpukan tersebut.

Melihat perubahan sikap mereka, Raka hanya mengernyitkan keningnya. Ia semakin dibuat bingung oleh kelakuan mereka.

Tanpa ia sadari ia telah mengabaikan laptop kesayangannya sedari tadi hanya untuk memperhatikan 3 orang Gadis yang berada dihadapannya.

Tak lama kemudian...

"Akh.... Tikus." pekik Lidya

.

.

.

.

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya Readers.

Dukunganmu sangat berarti Readers

Happy reading

1
Taysa
cerita nya bagus
վմղíα | HV💕
iklan meluncur
Arfadhila Oktari
assalamu'alaikum baru sempat hadir
վմղíα | HV💕
KK hadir bawa 3 iklan.
վմղíα | HV💕: ya sayang sekali.
total 2 replies
վմղíα | HV💕
KK yunia hadir lagi.
Pink Blossom
ikut nysekk,, huhuu,, smga fakta'y gk lbh sesak dr mliht k'msraan mreka🤧🤧
Pink Blossom
sm s chika ya,, yg dh jebak nurul,, ad hubungan ap ari sm dia?? dn sprt'y chika suka sm ari,, hmmm🤔 mreka gk pcrn kn??
Pink Blossom
aksi . akhir klimt . 🙏
Pink Blossom: sm² kak nur🤗🥰
total 2 replies
Pink Blossom
tnda'y ktuker kak🙏
Pink Blossom: nggih kak,, bnyk tnda koma d akhir klmt🙏
total 2 replies
Pink Blossom
ukhh,, pst skit bgtt tuh,, cma bnjol aj kn gk smpe brdrh
Pink Blossom
lidya sking khwtir'y sm nurul smpe lpa mkn,, so sweet'y ❤❤
Pink Blossom
alhamdulillah,, akhir'y nurul ktmu🤧🤧
mom mimu
mampir lagi mom, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻 setangkai 🌹 mendarat...
Mom La - La: mksih Mom,
total 1 replies
mom mimu
setangkai 🌹 meluncur...
Mom La - La: mksih Mom...
total 1 replies
mom mimu
aku mampir lagi mom, semangat 💪🏻💪🏻💪🏻
վմղíα | HV💕
KK yunia hadir membawa iklan.
Mom La - La: mksih KK...
total 1 replies
mom mimu
semangat terus mom, setangkai 🌹 dan satu iklan mendarat...
Mom La - La: mksih Mom yg baik ...
total 1 replies
վմղíα | HV💕
3 iklan meluncur.
Mom La - La: kk... emang the best.
total 1 replies
linda sagita
2004, laptop memang benda keramat termasuk di sekolahku 😁
Mom La - La: hehehe, kita berada di zaman yg sama.
total 1 replies
linda sagita
wah....bakalan ada yg senang ni 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!