NovelToon NovelToon
Young Bride

Young Bride

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Beda Usia / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Tamat
Popularitas:672.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: Grace Putry

Hanya kenyataan yang sangat cepat membuat ku merasakan hidup bersama orang baru yang sama sekali tidak aku kenal terlebih di usiaku yang baru menginjak 18 tahun.

Dan kejadian kejadian yang terjadi seperti proses kehidupan terkhusus untukku.
Angelina Clarzie.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Grace Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Author POV

Angelina sampai di rumah lamanya. Ia turun dari taxi dan langsung masuk. Ada beberapa penjaga serta maid yang masih bekerja di situ. Mereka terkejut dengan kedatangan majikan mereka.

"Nona, sudah lama tidak kemari."Ucap salah satu pekerja dirumah Angelina yang sudah terbiasa dengan nya.

"Ya. Maafkan Angelina yang jarang kemari. Aku akan menginap beberapa hari di sini. Apa kamarku sudah di bersihkan?."Tanya Angelina.

"Kamar Nona selalu di bersihkan. Silahkan kalau Nona ingin beristirahat."

"Baiklah terima kasih."Ucap Angelina dan langsung saja berjalan ke lantai dua di mana letak kamarnya berada.

Sesampainya di kamar, Angelina membanting tubuh nya cepat ke atas ranjang empuknya. Sambil menerawang ke atas langit-langit kamarnya.

"Ahh empuk sekali. Tetapi kenapa terasa menyesakkan kembali ke rumah ini?."Tanya Angelina kepada diri nya sendiri.

Tanpa sadar air mata Angelina membasahi kedua pipinya. Disaat seperti itu Angelina merasa sendirian. Di tambah kejadian barusan yang membuat hatinya semakin tidak karuan.

"Apa aku harus percaya dengan yang ku lihat atau aku harus mendengar penjelasan dari Xavie? Oh Tuhan. Baru saja aku merasa seperti calon pengantin muda yang berbahagia tetapi sudah mendapati masalah seperti ini."Keluh Angelina.

Setelah beberapa menit berdebat dengan pemikirannya sendiri, Angelina jatuh tertidur. Setidaknya dengan tertidur dia bisa sedikit melupakan beban nya sekarang ini.

*****

Disisi lain Xavie masih dengan keadaan emosi dan amarah yang mengebu-gebu. Di dalam mobil yang di kendarainya sekarang untuk pergi kerumah Angelina, Xavie terus merutuki dirinya yang tidak bisa mengendalikan Xiela sampai membuat salah paham antara dirinya dan Angelina.

Jangan tanya dari mana Xavie bisa tahu kalau Angelina sekarang berada di rumahnya. Tentu kabar itu dia dapati dari Adreas yang sudah di tugaskan nya untuk mengawasi Angelina.

"Sialann.. Apa yang harus ku lakukan terhadap Angelina? Aku sangat tidak pandai dalam hal membujuk gadis yang sedang salah paham dan marah."Rutuk Xavie untuk dirinya sendiri.

Setelah hampir sampai di rumah Angelina tepatnya di depan pagar rumah Angelina, Xavie memarkirkan mobilnya.

Xavie lalu mengambil handphone dan menghubungi Mommy nya. Mungkin saja Mommy dapat membantuku, pikir Xavie.

Terdengar deringan tanda sambungan telepon...

"Hallo my boy. Tumben sekali kamu menelpon Mommy."Ucapan Mommy Xavie.

"Hemm. Ada yang ingin ku tanyakan Mom."

"Ya sayang. Apa yang ingin kamu tanyakan?."

"Bagaimana cara membujuk wanita yang sedang marah Mom? Keadaan sekarang sangat tidak menguntungkan untuk ku. Angelina salah paham terhadapku."Kata Xavie.

"Apa yang terjadi Xavie sampai membuat Angelina salah paham?."

"Tidak ada waktu untuk berdongeng denganmu Mom. Beritahu aku hal yang Mommy tahu tentang menghadapi perempuan yang sedang marah. Mom tahu sendiri aku tidak pandai dalam hal ini."

"Setiap wanita punya keinginan yang berbeda Xavie saat sedang marah dan ingin di bujuk. Tetapi kalau untuk Angelina, kamu tahu sendiri bukan Mommy juga belum terlalu dekat dengannya sayang."Ujar Mommy Xavie.

"Hem. Tapi untuk wanita pada umumnya kalau sedang marah apa yang harus di gunakan untuk membujuk mereka Mom?."

"Ah kalau itu mungkin bisa saja kamu membawakan mereka bunga atau sesuatu yang membuat mereka tersentuh dan cobalah untuk berbicara baik-baik dengan Angelina. Berbicara dengan lembut dan usahakan jangan memaksakan kehendakmu agar dia memaafkan mu."

"Baiklah terima kasih masukannya Mom. Aku tutup."Ujar Xavie.

Setelah menelpon Mommy nya Xavie langsung saja mengendarai mobil memasuki pekarangan rumah Angelina. Untuk usulan Mommy nya yang menyuruh membawakan bunga, bagi Xavie terlihat sangat melankokis. Dan itu bukan dirinya. Dia lebih memilih berbicara baik-baik dan lembut untuk menghadapi Angelina.

Terlihat beberapa pekerja yang berlalu lalang dan mereka sudah tahu siapa yang datang.

"Dimana Angelina?."Tanya Xavie kepada seorang pelayan yang sedang membersihkan halaman depan rumah.

"Nona Angelina berada di kamarnya Tuan."Jawab pelayan itu sopan. Xavie yang mendengar nya langsung saja berjalan kedalam menuju kamar Angelina.

*****

Xavier POV

Aku berjalan memasuki kamar Angelina. Terlihat Angelina ku tertidur dengan damai tetapi matanya terlihat berair. Uh pasti dia habis menangis. Oh baby.. Maafkan aku.

Aku melangkahkan kaki ku mendekat ke arahnya dan duduk di tepi ranjang sebelah dia tidur. Aku mengecup keningnya lembut tanpa berniat mengusik tidur damainya.

Setelah itu aku membuka sepatu dan juga jas kerjaku meninggalkan celana bahan dengan kemeja yang sudah ku lepas kancing atasannya serta bagian lengan yang ku lipat. Aku menaiki ranjang dan memeluk Angelina lalu tertidur bersamanya...

Dua jam kemudian. . .

Aku merasakan dorongan kuat di dadaku. Aku membuka mata dan mendapati Angelina yang memandang tidak senang ke arahku dan juga sedang berusaha mendorong tubuhku menjauh.

"Baby.."Panggilku lembut. Aku memeluk tubuhnya erat dan melupakan dorongan kuat yang di lakukannya di tubuhku.

"Jangan seperti ini sayang. Dengarkan dulu penjelasanku baby."Ucapku lembut sambil memegang lembut wajahnya. Mengangkat wajah nya untuk menatap ku.

"Ishh lepas.."Ucapnya pelan dan penuh penekanan. Aku bisa melihat air mata menumpuk di mata nya.

"Jangan seperti ini sayang. Aku tidak bermain-main di belakangmu. apalagi dengan perempuan jalang seperti Xiela itu."Ujarku sambil menenangkan Angelina.

"Bohong.. Aku melihat langsung kalian bergandengan tangan dan dia dengan berani mencium mu."Ujarnya sambil memukul-mukul dadaku.

"Oke sayang. Maafkan aku oke? Tapi dengarkan dulu penjelasan ku sebelum kamu menyimpulkan kejadian yang cuma kamu liat sesingkat itu sayang."Kataku lagi. Aku melihatnya terisak tetapi masih tetap diam membiarkan ku berbicara. Tidak ada lagi penolakan darinya. Aku lalu merapatkan tubuhnya kedalam pelukanku.

"Dengarkan aku sayang. Dia itu Xiela, perempuan yang memang sejak duku menjadi benalu di hidupku baby. Tapi supaya kamu tahu aku sama sekali tidak tertarik kepadanya. Dan untuk cerita masa lalu ku yang berkaitan dengan nya mungkin akan ku ceritakan seiring berjalannya waktu sayang."

"Kenapa tidak sekarang?."Tanya Angelina cepat.

"Baby. Sekarang aku hanya ingin meluruskan masalah kesalahpahaman antara kita. Aku tidak ingin kita dalam masa yang tidak enak seperti ini baby."Aku melihat Angelina hanya mengangguk dan bersandar nyaman di dadaku. Oh sweet girl..

"Xiela sejak pagi berada di kantorku. Dia.."Ucapanku terhenti saat Angelina dengan cepat bangun dan duduk disampingku. Sambil memandang sinis kearahku.

"Jadi karena dia kamu berangkat kantor tidak membangunkanku Xavie?."Tanya nya kesal.

"Ya sayang maafkan aku hem?. Jangan memotong ucapanku lagi. Biarkan aku menjelaskan semuanya terlebih dahulu."Kataku sambil bangun dan ikut duduk di atas ranjang nya.

"Aku mendapat telepon dari Adreas pagi tadi sehingga dengan cepat aku bersiap-siap dan berangkat sayang. Seluruh orang dikantorku tidak bisa mengatasi perempuan itu. Bahkan Adreas sekalipun angkat tangan apabila mengatasinya. Maka dari itu aku tidak membangunkanmu sayang, kamu terlihat damai dalam tidur aku jadi tidak tega membangunkanmu. Aku hanya menitip salam kepada Susan agar memberitahu mu."

"Hem. Terus mengapa kalian begitu mesra seperti itu saat turun dari lift?."Tanyanya lagi.

"Kalau yang satu itu, dia tidak ingin pergi dari kantorku walaupun aku mengusirnya. Dia meminta agar aku dan dia pergi makan siang bersama. Aku sungguh sudah menyuruh nya agar tidak berlebihan denganku tetapi perempuan itu seperti tidak takut. Aku cukup lelah sehingga membiarkan nya seperti itu sayang dan untuk kejadian dia menciumku aku sungguh tidak tahu baby."Ceritaku pada Angelina. Aku hanya menceritakan sebagian dari kronologi pagi tadi.

Dan tentang ancaman yang di berikan Xiela, aku hanya belum ingin berbagi dengan Angelina. Aku menunggu waktu agar memberitahu semua tentangku kepadanya.

"Apa benar seperti itu Xavie?."Tanyanya seperti masih meragukanku.

"Ya sayang. Jangan meragukanku. Aku mencintai mu baby. Tidak akan aku bermain-main di belakangmu sayang."Ucapku tulus.

"Hem. Kalau begitu maafkan aku juga Xavie. Aku sungguh kekanakan sehingga tidak memberi kamu kesempatan untuk menjelaskan."Katanya sambil memeluk ku cepat. Aku mengelus kepalanya sambil mengecup-ngecup keningnya lembut.

"Bukan salahmu sayang. Tidak perlu meminta maaf. Sekarang lupakan kejadian tadi oke? Kita baikan? Deal baby?."Tanya ku sambil melihat wajah cantik nya.

"Deal."Aku langsung mengecup seluruh permukaan wajahnya lalu mencium nya lembut..

Huhh... Masalah kali ini memang bisa selesai.. Tetapi mungkin akan ada masalah lagi apalagi berkaitan dengan Xiela. Perempuan licik.

Untuk saat ini aku hanya ingin seperti ini bersama Angelina. Menikmati waktu yang ada.

1
Grace Putry
Hai gais kalo cerita ini aku revisi dan terbirkan jdi buku kalian mau ga buat dukung?🤭
Rhenii RA
baby, hem, ish😁
Grace Putry: Yukk kak mampir cerita baruku. Dijamin suka kayak cerita yg pertama 🥰
total 1 replies
Rhenii RA
nampan bukan mapan thor
Rhenii RA
Plin plan sekali jadi orang🥴
Rhenii RA
Iblisnya bisa diperdaya Xiela tapi😆
Rhenii RA
masalahnya berbelit2 gak kelar
Rhenii RA
Pertanyaannya kenapa dia cepet2 pengen liat Xavie kalau ujungnya lari lagi kaya kuda pengen e'ek?
Rhenii RA
dari dulu ancamannya itu terus mas Xavie, tapi tetep aja ngebiarin si Jal**g bebas berkeliaran🤪
Rhenii RA
terlalu baik membuat kita terlihat sangat lemah😑
Rhenii RA
Seharusnya itu si ibu tiri dimasukin dulu ke dalem karung, biar ga kabur2
Rhenii RA
tuh kan kebanyakan POV, ceritanya jadi ngulang2 thor😌
Rhenii RA
Saran aja thor, kalau bisa POVnya dikurangi agar ceritanya tidak terkesan berulang☺
Sudirman Sudirman
bkn main si babang main nyosor aja 😁😁😁
Sudirman Sudirman
baru baca sepertinya seru ....
Paramitha Tikva
kenapa gak dilaporin ke polisi aja
Paramitha Tikva
heis kenapa tdk minta tolong papanya X buat tanya nomor camernya biar dikasih nomor angel,,bah hidupmu X riweh amat
Ahmat Hapids
kalo gini caranya jangan salahin sikap angelina kedepannya kalo benci sama xavier
Ahmat Hapids
wow beda usia 18 tahun
Rhenii RA
labil sih ceweknya, malah kabur
Rhenii RA
antara baik dan bego hanya beda tipis😪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!