NovelToon NovelToon
Gadis Psychopath Itu Putri Bos Mafia

Gadis Psychopath Itu Putri Bos Mafia

Status: tamat
Genre:CEO / Mafia / Anak Kembar / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: widia wati

Veliana, putri dari bos mafia yang hilang. Setelah kecelakaan yang menewaskan ibunya, Veliana diselamatkan oleh seorang wanita tua dan dibesarkan seperti anaknya sendiri. Pertemuannya dengan seorang pria yang ia selamatkan membawanya kembali ke lingkungan yang seharusnya ia berada.

Akankah ia dapat membalaskan dendam pada orang yang telah membunuh ibunya? Dan merebut apa yang seharusnya menjadi miliknya selama ini?

Darah, senjata, pembunuhan, perkelahian, perjudian, jual beli ilegal, tindak kekerasan dan kejahatan. Semua itu adalah lingkungan biasa yang terjadi di dunia bawah tanah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon widia wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bermain dengan Rylie

"Bukankah seharusnya begitu? Semakin tajam semakin baik."

"Tidak, tidak. Bagiku sebuah senjata mainku semakin tumpul semakin baik. Kenapa? Karna semakin menyenangkan. Kalau senjata yang aku gunakan tajam nanti teman mainku bisa mati lebih cepat. Sangat mubazir kan kalau mereka mati tampa merasakan penderitaan duniawi. Penggunaan senjata tumpul juga berfungsi untuk itu," jelas Lina sambil tersenyum dengan jari telunjuknya diletakannya di bibir.

Melihat wajah Lina seperti itu ingin sekali Daniel mencium bibi manis delima tersebut. Ucapan Lina tentang senjata mainnya membuat Daniel sedikit terkejut. Ia sungguh tidak memikirkan hal itu. Yang ia tahu dalam menghadapi musuhnya tinggal tembak mati saja semuanya, beres. Jika memang diperlukan penyiksaan paling cuman ingin mendapat informasi. Daniel kini tersenyum pada Lina. Ia semakin menyukai gadis satu ini.

"Tunjukan permainan mu wahai kucingku. Buatlah aku terhibur," kata Daniel sambil mempasangkan seluruh jarinya.

Lina mengangguk sebagai jawaban. Matanya tertuju pada pisau buah yang ada dalam keranjang buah, ia langsung merainya. Lina berjalan mendekati Rylie lalu berjangkok di depannya sambil memainkan pisau tersebut di antara jarinya.

"Apa yang mau kau lakukan?!!" bentak Rylie.

"Membahas kesalahanmu padaku satu persatu. Hm... Kita mulai dari mana dulu ya?" Lina menepuk-nepuk pisau itu di pipinya sambil berpikir. "Aha! Aku tahu," kata Lina begitu ia mendapat jawaban, tapi... Tangannya yang sendari memengang pisau tampa di sengaja menancapkan pisau itu tepat ke paha Rylie. Pisau itu menancap seutuhnya meninggalkan gagang saja.

"Aww!" teriak Rylie saat pisau itu menancap di paha nya.

"Maaf, maaf. Apa kah sakit?" tanya Lina.

"Kau gila!!!" Rylie melotot melihat Lina yang mengeluarkan ekspresi bodohnya.

"Aku memang sungguh tidak sangaja. Aku bantu cabut ya."

Lina mencoba mencabut pisau yang telah tertancap begitu dalam itu. Pisau sepanjang 20 cm tersebut entah mengapa begitu sangat sulit dicabut. Lina terus mencoba mencabutnya, namun pisaunya cuman berhasil keluar satu cm saja. Lina menggeser maju mundur kan pisau tersebut agar lebih mudah mencabutnya. Darah tidak henti-hetinya mengalir. Rylie hanya bisa menggeretakan giginya menahan sakit.

"Kenapa, benda ini, sangat sulit, dicabut? Apa menancap di tulang?" dengan mengunakan kedua tangan dan tenaga akhirnya pisau itu berhasil di cabut keluar juga, bersamaan dengan Darah yang menciprati wajah Lina.

"Arg!" teriak Rylie tertahan begitu pisau itu berhasil di cabut.

"Akhirnya lepas juga. Mari kita mulai. Kesalahan pertama mu... Aku lupa apa yang mau aku katakan barusan. Bisa kau bantu aku mengingatnya?" kata Lina sambi tersenyum.

"Aku benar-benar tidak tahu apa yang ada dalam otakmu!! Kenapa tingkah mu jadi bodoh begini?!!!" bentak Rylie kesal.

"Terima kasih," ucap Lina sambil tersenyum

"Apa?!" Rylie mengangkat sebelah alis ketika mendengar itu. "Kau memang sudah gila."

"Kesalahanmu yang pertama karna telah mencaci maki ku. Biasanya aku memotong lidah orang yang berani mencaci maki ku, tapi hal itu nanti membuatmu tidak bisa berbicara. Jadi..."

"Hah! Kau berani memotong lidahku," potong Rylie. "Apa kau tahu siapa aku? Aku merupakan pembunuh bayaran yang sangat terkenal di dunia bawah tanah. Aku sudah banyak membunuh orang-orang penting di negara ini. Kau hanya mahasiswi kecil tahu apa soal penyiksaan? Aku yakin kau baru pertama kalinya melihat begitu banyak darah. Jangan sok hebat mau membunuhku!!"

"Aku bingung dengan kalian. Kenapa kalian selalu saja suka membanggakan jati diri kalian itu? Padahal aku tidak perna bertanya dan juga tidak ada gunanya bagiku. Kalian memang suka buang-buang nafas," ujar Lina sambil bangkit berdiri.

"Alah... Kau berbicara demikian karna kau takut kan sekarang?!!"

"Apa cara bicaraku terlalu sulit dimengerti sampai-sampai kalian selalu saja menyalahartikan setiap kata-kataku. Baiklah jika kau sangat bangga akan jati dirimu itu. Aku akan memberimu kehormatan untuk mengetahui rahasia kecilku," Lina meletakan jari telunjuknya yang berlumuran darah di bibirnya sambil menutup sebelah mata. "Apa kau perna dengar tentang kasus orang hilang yang sampai sekarang masih belum ditemukan?"

"Untuk apa kau menanyakan itu padaku? Ada begitu banyak kasus orang hilang di ibu kota ini per tahunnya. Aku seorang pembunuh bayaran tidak ada urusan mengurus hal seperti itu!'

"Karna kalau kau mau tahu, ruang bawah tanah kotrakanku adalah neraka untuk mereka," tekan Lina dengan tatapan dingin.

"Gadis ini pelakunya?" gumang Daniel. Ia cukup kaget mendengarnya. "Ia semakin manarik."

"Tidak mungkin! Aku sama sekali tidak percaya itu! Sebagian diantara orang-orang hilang itu berasal dari keluarga-keluarga berpengaruh. Salah satunya aku ingat beberapa hari terakhir ini putri dari keluarga Kalfa menghilang dan sampai sekarang belum ditemukan."

"Ah... Gadis sombong itu. Aku sudah memotongnya menjadi 21 bagian dan mungkin saat ini tubuhnya tinggal tulang karna telah dimakan ikan."

"Kau memang pembual yang besar!!! Kau tidak memiliki bukti kalau kau pelakunya!!" bentak Rylie yang masih saja tidak mempercayai Lina.

"Apa kau mau bernasip sama seperti gadis sombong itu? Berenang di dasar jembatan bersama ikan. Mungkin kau akan berkesempatan bertemu dengannya dan bertanya langsung, atau bertemu dengan yang lain. Kebanyakan dari mereka memang berenang disana tapi sebagian juga ada yang suka menari dalam kobaran api."

"Kemari!" panggil Daniel pada anak buahnya dengan menggunakan isyarat telunjuk.

"Ada perintah tuan muda?"

"Pergi periksa apa yang dikatakan gadis ini benar."

"Baik. Perintah tuan muda kami laksanakan," anak buah Daniel tersebut berlalu pergi.

"Iya, kau akan bertemu dengan mereka. Tapi sekarang, bagaimana kalau kita bahas soal penyerangan di depan gudang universitas. Pertama-tama kau mencoba membidiku dengan laras panjang. Mata mana yang kau gunakan? Apa yang ini?"

Lina langsung saja menancapkan pisau buah itu tepat ke mata kanan Rylie dan dengan cepat mencabutnya. Air mata berwarna merah mengalir disana.

"ARGH..........!"

"Kedua, kau menyuruh 10 orang menyerang ku dan menculikku. Telinga mana yang kau gunakan untuk menelpon mereka? Apa yang kanan?"

Lina seketika memotong telinga Rylie. Karna menggunakan pisau buah, jadinya butuh beberapa kali irisan pelan sampai daun telinga itu terpisah dari tempatnya.

"AAAAH.......... Hentikan itu gadis gila!!!" maki Rylie sambil berusaha memberontak.

Suara kesakitan Rylie menghiasi seisi ruangan. Seluruh anak buah Daniel yang ada di ruangan itu sangat tidak menyangka apa yang baru saja dilakukan gadis kecil dihadapan mereka ini.

Lina menggoyang-goyangkan daun telinga itu menaikan anting Rylie yang memiliki lonceng kecil. Rasa perih yang dirasakan Rylie begitu telinganya diiris belum cukup menurut Lina. Tampa peringatan Lina menusukan ujung pisau itu tepat ke lubang telinga Rylie.

"AW ! !"

"Em... Apa lagi ya?" Lina kembali memikirkan apa saja yang telah dilakukan Rylie padanya. "Oh, iya. Kau juga sempat mengacukan belati ke tenggorokanku."

Lina menarik pisau yang menancap di telinga Rylie lalu beralih mengacaukannya ke tenggorokan Rylie. Ia sedikit menekan pisau itu sampai tenggorokan Rylie mengeluarkan darah. Lalu ia menarik turun pisau itu sampai berhenti di antara dua gunung. Terciptalah pemandangan gunung dengan aliran sungai merahnya.

"Kau memiliki buah dada yang lumayan berisi ya. Apakah sudah siap di petik?"

.

.

.

.

.

.

ξκύαε

1
Yadira Jayden
Biasa
Yadira Jayden
Kecewa
zkiafslll
Biasa
zkiafslll
Kecewa
Yuyun Anggriani AnasYuyun
😄😄😄 tamatlah sudah riwayat kalian sean, alwen, yusran,,🤣🤣

kalin telah membangunkan singa betina yg tertidur🤣🤣🤣🤣

kira2 apa yg akan dilakukan julia ke singa jantan 3 itu ya🤔🤔😜🤣🤣🤣🤭🤭
Yuyun Anggriani AnasYuyun
kaya nya febby ledy blue, soalnya itu bunga lavender itu loh🤨
Yuyun Anggriani AnasYuyun
kayanya bukan nisa deh🙄
Yuyun Anggriani AnasYuyun
🤔🤔siapa ncc antara wendy dan febby🙄🙄 semoga aja julia cepat sadar siapa dari mereka yg merupakan ledy bluee??😒
Yuyun Anggriani AnasYuyun
🤣🤣🤣 julius2 ada aja ide buat sang adik yg nakal,,🤣
pasti seketika julia bangun tuh🤣 karna takut disuntik😁🤭
Yuyun Anggriani AnasYuyun
kaya nya tuan muda arlo akan ajak julia nccc😆😆
mati sudahlah kau rica
Yuyun Anggriani AnasYuyun
nah kan, dari pertama nama samuel di sebut aq udah kepikiran kok kaya nama musuhnya daniel ya????

eh ternyata benar😆
yg sempat daniel saling pukul pas malam dimana daniel sempat terluka oleh samuel dan melarikan diri dengan helikopter itu kan,,,

aq baru mengingatnya thoorrr🤣🤣🤭🤭🤦‍♀️
Yuyun Anggriani AnasYuyun
astagaaaa judyyyy,,, kaya nya itu penyusup yg menyamar menjadi daniel tuhh🥺🤧
❤️‍🔥ℝ❤️‍🔥
aku suka aku suka ceritanya gk bertele-tele 👍👍👍👍👍👍🌹🌹🌹❤️‍🔥❤️‍🔥❤️‍🔥❤️‍🔥❤️‍🔥❤️‍🔥💖💖💖💖💖💖
❤️‍🔥ℝ❤️‍🔥
waw aq suka karyamu thor 👍👍👍👍🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Lhady Uriyama
langsung mls baca yg beginian, couh
Lhady Uriyama
wanita bodoh len@h, knp gak ditendang aja burungnya
WR ξκύαε: memangnya segampang itu?
total 1 replies
Adam malik
/Facepalm//Facepalm/hahahaha..
Adam malik
/Facepalm//Facepalm/hahahaha..
Bayu
lanjut teman teman ayo share
rambut julius berubah yah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!