Xiao Feng adalah Tuan Muda dari salah satu Keluarga Besar di sebuah Kota, Dia di anggap "sampah" karena tidak bisa berkultivasi tetapi memiliki sifat yang pantang menyerah dan harga diri tinggi yang tidak mau di kasihani.
Saksikanlah Perjalanan "Xiao Feng" dalam menjalani kehidupannya di dunia -Yang Kuat Memakan Yang Lemah-.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Rzaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 24 - Peringatan
Di sebuah ruangan kini sudah terlihat tiga sosok yang bermeditasi dengan di keliling fluktuasi energi, Tak lama kemudian.
BOOM
BOOM
Dua di antara kini sudah terdengar suara ledakan kecil dan Aura menyebar yang menandakan kenaikan tingkat.
"I-ini gila sungguh luar biasa Kultivasi meningkat 1 lapisan "Kata Xiao Yun bahagia karena kenaikan nya.
"Benar apa yang kau katakan, Adik Feng terimakasih atas bantuan sumberdaya mu kami bisa menerobos "Timpa Xiao Ying kemudian mengucapkan rasa terimakasih nya.
"Kita semua keluarga jadi sudah sewajarnya saling membantu, Yang terpenting sekarang kalian stabil kan pondasi kalian terlebih dulu. Setelah nya kita keluar, mungkin semua sudah menunggu kedatangan kita "Ucap Xiao Feng yang kemudian bangkit meregangkan badan nya.
Mendengar itu mereka kemudian melanjutkan menutup mata guna memperkokoh pondasi nya karena peningkatan kekuatan barusan.
***
Kini di depan banyak orang berkumpul di pintu keluar ruangan latihan yang Xiao Feng tempati.
"Patriak apakah tidak sebaiknya kita masuk saja memberi tahukan bahwa kita akan segera berangkat ?"Kata seseorang di sana yang tidak lain ada lah Tetua Tang.
"Benar Patriak, Mungkin sebaik nya kita mengingat kan Tuan Muda "Sahut Tetua Po.
Mendengar apa yang di katakan tetua nya itu Xiao Zhen tahu betul bahwa mereka memikirkan sisa waktu sebelum Turnamen di mulai.
"Kita tunggu beberapa menit lagi kalau saja mereka belum keluar dari pengasingan nya kita akan langsung masuk "Ujar nya meredakan sedikit niat Tetua di sana.
Pada detik berikut nya kini pintu ruangan terbuka dan memperlihat kan 3 remaja yang keluar bergiliran yang tak lain Xiao Feng dengan kedua saudara-saudari nya.
Xiao Feng, Xiao Yun dan Xiao Ying sudah mengetahui kedatangan Patriak dan Para Tetua karena mereka sudah merasa kan kehadiran nya dengan Kesadaran ilahi mereka.
Kini mereka sudah sampai di depan para Tetua dan Patriak, kemudian melakukan penghormatan "Salam Patriak dan Para Tetua kami datang menghadap "Kata mereka serempak.
Melihat kedatangan mereka Patriak dan Tetua-tetua yang ada di sana membalas dengan senyuman dan anggukan kepala tetapi detik berikutnya setelah mendeteksi tingkatan dari Xiao Yun dan Xiao Ying cukup terkejut karena sebelumnya berada di Pemurnian Qi Lapis 5 kini sudah naik 1 lapisan lagi, Tapi setelah memikirkan kembali sumberdaya pemberian guru Xiao Feng untuk Keluarga itu membuat keterkejutan mereka mereda.
Melihat mereka semua Xiao Zhen hanya mengangguk kemudian berucap "Baiklah untuk pendamping perwakilan keluarga kali ini Aku sebagai Patriak akan memiliki Tetua Po dan Tetua Tang ikut bersama kami ke Alun-alun Kota ."
Mereka yang berada di sana bisa setuju dengan perkataan Xiao Zhen karena mereka mengetahui bahwa Kediaman Keluarga juga harus mereka lindungi meski sekarang baik-baik saja tetapi tetap saja bahaya bisa mengancam kapan saja datang.
Mereka pun kemudian bergerak ke keluar menuju Alun-alun Kota Matahari.
***
Di sebuah ruangan gelap terdapat sesosok dengan cahaya yang tampak berubah-ubah di hadapan nya.
"Sebentar lagi semua akan di mulai, Dengan ini aku bisa mendapatkan yang aku ingin kan! Wha-ha-ha-hah..."Tawa menyeramkan terdengar dari sosok tsb.
Setelahnya sosok itu kemudian keluar dari ruangan tersebut dan memandang arah tertentu "Langkah pertama laksanakan "Kata nya kepada kegelapan di hadapan nya yang kemudian memudar setelah mendengar suara itu.
***
Di Alun-alun Kota Matahari kini sudah tersedia sebuah arena semacam Colosseum besar yang bisa menampung lima ribu orang di dalam.
Colosseum itu kini sudah tampak begitu ramai pengunjung untuk menonton dan bahkan beberapa Kultivator liar juga ikut menonton.
"Hei pertandingan kali ini mungkin akan lebih menarik menurut rumor Tuan Muda Pertama Keluarga Yu sudah menerobos Pemurnian Qi Lapis 6 pada usia nya yang begitu muda "Kata penonton di salah satu tempat duduk.
"Benar kah ?... Kalau yang kau bicarakan benar maka ini akan semakin menarik dari informasi yang aku dapat Tuan Muda Zu Mo dari Keluarga Zu juga sudah menerobos Lapis 6 ia sungguh mempersiapkan diri nya dengan baik "Ujar teman di dekat nya.
Kemudian dari arah belakang mereka terdengar suara "Dari apa yang aku tahu pertandingan ini mungkin ada sesuatu yang spesial apakah kali tahu? Bahkan Zhang Kai dari Lentera Hitam juga datang berpartisipasi "
"Apaaa! Zhang Kai si jenius di umur 17 tahun sekarang sudah berada di puncak Pemurnian Qi, Ikut berpartisipasi. Mungkin kah ini ada kaitan nya dengan Putri Huan ?"Kata Orang di sana.
"Mungkin saja tidak ataukah ini sedikit berkaitan dengan hadirnya Perwakilan Sekte Besar "Kata seorang dari samping orang yang terkejut.
"Kemungkinan besar ya.. kalau begitu kita hanya bisa menikmati pertunjukan dan aku berharap ada nya kejutan yang muncul nanti "Kata orang di belakang dengan tenang, Mereka pun mengamati setiap kedatangan perwakilan-perwakilan Keluarga dan beberapa Kultivator tunggal juga ikut.
***
Kini di tempat peserta berkumpul sudah banyak generasi yang di anggap jenius dan beberapa hanya mencoba keberuntungan ikut berkumpul di dengan di hadapannya kini sudah nampak 3 Arena yang tersedia.
Di sana juga terdapat Xiao Feng dan saudara-saudari nya yang sedang ikut berkumpul dan berbincang dengan tenang. Tetapi itu tidak bertahan lama karena mereka mendengar suara dari belakang mereka.
"Heh bukan kah ini tempat untuk bertarung bukan untuk bersantai ataukah Tuan Muda Xiao hanya ingin mencoba keberuntungan nya di sini ?"Dengusan terdengar dari belakang mereka.
Mereka pun berbalik dan melihat kini Yun bersaudara dan Zu Mo berjalan menghampiri mereka.
"Hei sampah disini bukan lah tempat yamg layak kau datangi... Apakah kau sudah sebosan itukah menjalani hidup mu "Kata sinis Yu Hung kepada Xiao Feng.
Mendengar itu Xiao Yun dan Xiao Ying tidak dapat menerima ejekan mereka kepada Adik nya.
"Hei kau baj*ngan lebih baik kau pergi saja dari sini, Berhenti lah mencampuri urusan orang lain "Balas Xiao Yun yang meluapkan kekesalannya.
"Benar itu dan itu juga berlaku untuk mu jelek "
Mendengar balasan dari Xiao Yun dan Xiao Ying itu membuat Yu Bersaudara kesal bahkan untuk Yu Hung karena di tampar oleh kata-kata pedas dari Xiao Ying.
Zu Mo yang sedari tadi diam kemudian berkata "Malu lah seorang pria yang bersembunyi di bawa ketiak orang untuk membuat perlindungan "Ujar nya dengan tenang melirik Xiao Feng yang sedari tadi diam mengamati kejadian itu.
Mendengar ucapan itu Xiao Feng hanya menjawab dengan santai "Pertunjukan akan di mulai tetap tidak di sini tunggulah sebentar lagi, Kakak ayo kita pergi "Kata nya mengajak pergi saudara/i nya dari sana.
"Oh aku melupakan sesuatu... Untuk mu berdo'a lah semoga kita tidak bertemu di arena "Lanjut Xiao Feng di iringi Niat Membunuh merembes dari tubuh nya yang hanya di fokuskan untuk Zu Mo seorang.
Mendengar ancaman peringatan dari Xiao Feng dan di iringi Niat Membunuh membuat wajah Zu Mo pucat pasih dengan keringat bercucuran 'A-apa itu barusan kenapa bisa membuat aku merasakan di tatap hewan buas 'Batin nya yang kini memandang pergi nya Xiao Feng dan Saudara-saudari.
...****************...
(Apabila ada kesalahan kata komen ya biar author perbaiki)
baca'a sdh serius ujung"a ga sampai tamat