NovelToon NovelToon
Brondong Tawanan

Brondong Tawanan

Status: tamat
Genre:Playboy / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Tamat
Popularitas:49.9k
Nilai: 5
Nama Author: Marina Monalisa

Novel yang mengisahkan tentang seorang pria yang masih menduduki bangku SMA. Ketampananannya membuat seorang wanita yang berusia 25 tahun itu jatuh cinta begitu dalam.


Wanita yang memiliki sebuah perusahaan terbilang besar dan terkenal.

Indi Maharani mencintai pria bernama Veric yang usianya jauh lebih muda, berpikir akan mampu membuat sang suami dewasa setelah pernikahan.

Nyatanya sikpa Veric yang masih labil terus membuatnya semakin sakit. Akankah Indi mampu mendapatkan cinta Veric setelah pernikahan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marina Monalisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bintangnya Sekolah

Suasana restauran mendadak tegang, beberapa pengunjung pun tampak menatap ke arah dimana perseteruan sepertinya akan terjadi.

“Sintia, apa mau mu?” tanya Veric segera.

“Lu mau tanya mau gue apa? Dinner sama gue malam ini. Sebagai ganti malam ultah gue yang di gagalin sama kakak lu.” Senyum penuh kelicikan di wajah Sintia terlihat jelas saat itu.

“Dia bukan kakak gue,” jawab Veric yang seketika mendapat cubitan di pinggang dari Indi.

Jangan sampai Veric mengatakan mereka sudah menikah. Sintia bisa saja membocorkan ke pihak sekolah. Meski Indi orang yang memiliki kekuasaan? Tetapi peraturan tetaplah peraturan. Tidak ada satu pun sekolah yang mengijinkan muridnya menikah.

“Lalu kalau bukan kakak, bibi lu? Ver, gue nggak mau tau. Kalau lu nggak datang. Gue sendiri yang hancuri muka dia.” Tunjuk Sintia penuh ancaman pada Indi.

Mendengar hal itu Veric semakin marah. “Apa pun ancaman lu, gue nggak takut. Sintia, ingat sekolah pun tidak akan ngijinkan muridnya party di club. Jadi Indi tidak salah sama lu sama sekali.” Bela Veric lagi.

“Dan asal lu tahu, dia pacar gue. Jadi jangan pernah lu berani sentuh dia.” tekan Veric yang tak takut sama sekali.

Sintia yang merasa gertakannya tak berarti di depan Veric dan Indi begitu marah. “Ah sialan lu!” Teriaknya bergerak mengambil gelas salah satu pengunjung restauran hendak melempar pada wajah Indi.

“Sintia!” Tangan Veric refleks menghempaskan gelas di genggaman Sintia dan menyentuh pipi wanita itu.

Sekali gerakan gelas dan wajah Sintia terhantam tangan besar Veric.

Plak!

Semua tercengang melihat Veric.

“Ver,” Indi terkejut.

“Jangan berani lu sentuh Indi!” Teriak Veric menggema.

Sintia tak menyangka Veric semarah itu padanya. Padahal saat berkenalan, ia melihat Veric sosok pria yang penyayang meski wajahnya selalu datar.

“Ayo, Sayang.” Bagai tersambar petir telingan Indi seketika berdengung mendengar panggilan sayang dari sang suami.

Tangannya pun di genggam oleh Veric menuju mobil.

“Mba ini ganti ruginya.” Sempat-sempatnya bodyguard Indi menyerahkan uang pada pelayan di restauran itu.

Seperginya dari restaurant, kini Veric dan Indi memilih langsung ke restauran lainnya.

“Apa masih lapar?” tanya Indi yang melihat raut kesal di wajah Veric.

“Selera makan ku hilang, Indi. Tapi, kita tidak boleh tidak makan siang. Nanti jadi penyakit.” ujarnya.

Indi pun mengangguk patuh. “Seharusnya tidak perlu sekasar itu dengan perempuan. Semoga saja Sintia tidak membawa ini ke jalur hukum.” tutur Indi enggan Veric mendapat masalah.

Veric menoleh sekilas. “Sudah jangan pikirkan itu. Yang penting kamu tidak apa-apa aku jauh lebih senang.” ujarnya mencubit gemas pipi sang istri.

“Nanti kamu pulang dari restauran sama Boby saja nggak apa-apa? Aku mau ada meeting soalnya.” sahut Indi setelah ia melihat jam yang sebenarnya habis waktu makan siang.

Gara-gara Sintia semua jadi kacau. Indi pun terpaksa membuang waktu lagi.

“Aku gampang, yang penting kita makan dulu yah.”

Keduanya pun kini berada di restauran lainnya dan menikmati makan siang dengan tenang.

Indi dan Veric saling suap-suapan. Tanpa mereka sadar beberapa mata bodyguard Indi hanya menatap malas.

Rasanya mereka sayang jika Indi harus bahagia dengan bocah. Padahal di luar sana banyak pemimpin perusahaan besar yang juga tertarik pada Indi.

Namun, perasaan wanita itu sudah tertanam begitu dalam pada sosok Veric.

Cinta memang buta, itulah yang Indi rasakan. Cintanya pada Veric membuat matanya tertutup untuk melihat banyak pria jauh lebih sempurna dari Veric yang bersedia menikahinya dan membahagiakannya.

***

Tanpa terasa Veric kini untuk pertama kalinya menghadapi ujian. Rasanya begitu bersemangat.

“Pagi, Sayang.” Ciuman hangat Indi berikan di pipi sang suami yang tengah mengoleskan selai pada roti miliknya.

Di sana Tuan Abdi hanya menggeleng melihat cucunya yang cantik dengan setelan kantor mencium pria berseragam SMA.

“Heh dunia memang sudah terbalik,” gerutu Tuan Abdi pusing.

“Hai, Sayang. Sarapan dulu yuk. Kamu pasti lelah nemanin aku belajar semalam kan?” Veric menyerahkan sepiring roti pada sang istri yang duduk di sampingnya.

“Thanks, Ver.” sahut Indi.

“Pagi, Kek.” sapa Indi pada sang Kakek.

Namun, Tuan Abdi hanya merespon dengan anggukan kepala.

“Ver, ingat jawabannya harus di teliti. Kamu harus lulus. Sekolah kamu kan sangat perfect. Jangan sampai kamu lalai.” ucap Indi memberi peringatan pada sang suami.

Veric mengangguk tersenyum. “Iya, Sayang. Kamu tenang. Meski aku nggak pintar-pintar amat. Tapi aku juga nggak bodoh-bodoh amat kok. Bisa hilang julukan bintangnya sekolah di sekolah untukku kalau sampai aku nggak lulus,” Veric terkekeh melihat raut wajah Indi yang berubah kesal.

Yah, Veric di juluki bintangnya sekolah karena terkenal seperti cahaya sekolah. Meski tidak pintar, setidaknya ia tampan dan tidak bodoh.

“Jangan terlalu percaya diri dulu. Lihat saja nanti.” sahut Tuan Abdi meremehkan Veric.

“Kek, jangan seperti itu dong. Veric harus lulus dan bekerja. Indi pengen hamil.” Ucapan Indi seketika membuat Tuan Abdi tersedak susu yang ia teguk.

“Uhuk uhuk uhuk…”

“Ini Kakek, air putihnya di minum dulu.” Veric menyodorkan segelas air putih, sayangnya Tuan Abdi justru mengambil air putih yang lebih jauh darinya.

Sampai saat ini ia belum bisa menerima Veric setelah tahu bagaimana Veric memperlakukan sang cucu.

“Indi, hari ini ingat pertemuanmu pagi dengan Tuan Dahlan dan putranya yang akan mewarisi perusahaan Tuan Dahlan. Jangan sampai telat hanya karena mengantar adikmu itu.” Sindiran mengejek Tuan Abdi membuat mood Veric seketika buyar.

Bukan ia tidak tahu siapa Tuan Dahlan dan anaknya, seorang yang kata Indi sebelumnya selalu ingin menjodohkan Indi dengan anaknya. Lebih lagi mendengar ejekan kata ‘adik’. Veric kesal. Ia tidak suka di katakan adik untuk istrinya.

“Kek, tolong. Veric akan ujian. Jangan membuatnya pusing. Ver, percaya padaku?” Indi menatap sang suami yang tampak suram di wajahnya tak secerah tadi.

“Ver?” Kembali Indi bertanya.

1
ayu cantik
suka
Dwi Agustin
Indi ini antara bucin dan bodoh
Evi
lanjut lanjut lanjut
Evi
lanjut thoor seosen2
Farly Rembet
mmhhh
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
GMN TDI RIC UNBOXINGNYA,, MNTAPKN BRCINTA DGN WANITA DEWASA..
Sulaiman Efendy
KK ABDI KYKNYA INGIN JODOHKN INDI MA ARDHA, DN PSTI SURUH INDI PISAH MA VERIC..
MAKANYA LO RIC,, JGN SMPE LO DPISAHKN SAMA INDI, NYESAL LOO
Sulaiman Efendy
HRS BRUBAH LO RIC,, JDIKN INDI WANITA LO, RATU LO....
Sulaiman Efendy
NAHH MULAI CEMBURUKN, LO BLM TAU PESONA DEWASA ITU GMN RIC, AKU HMMPIR GILA RIC MNGEJAR CINTA WANITA DEWASA, YAITU KK KELASKU, AKU KLAS 11 SDH JATUH CINTA KE KK KELASKU YG KELAS 12... PADAHAL DY UDH PNY PACAR..TPI AKU TK PRDULI..
Sulaiman Efendy
MMG HRS DI KSI PELAJARAN TU VERIC, BIAR SADAR DY.. KLO GK SADAR BRRTI MMG TU VERIC TURUNAN DAJJAL..
Sulaiman Efendy
DASAR BOCAH, GK SPRTI BRONDONG2 DI CERITA NOVEL LAIN, YG BUCIN DN POSSESIF KE WANITANYA YG LBH TUA.
INILH AKIBAT SALAH DIDIK, SALAH GAUL.. BOCAH MUSLIM SAJA BNYK YG KYK SETAN DAJJAL, APALAGI SI VERIC BOCAH KAFIR, MNA TAU MORAL & AHKLAK... TAUNYA HIDUP FOYA, PESTA2,,CLUBING2, BKN ISI WAKTU DGN HAL YG BRMANFAAT..
Sulaiman Efendy
GK MIKIR NI BOCAH, PRUSAHAAN ORTUNYA UDH BANGKRUT, IBUNYA LEUKIMIA,, KLO GK DIBANTU INDI, JDI GEMBEL LOO,, TAUNYA FOYA2,, DN SENANG2, GK MIKIR GMN SUSAHNYA CARI UANG..
SUPAYA LO GK GENGSI SAMA INDI, HRSNYA LO GIAT2, BLAJAR..
Siti Nursidah
sepertinya vericsudah mulai mencintai idi
Suky Anjalina
cepat amat tamatnya thor
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
wah tamat ini thor extra bab donk thor sampe punya ank veric sm indi 👍semangat thor
sri yunani
menarik
💞 NYAK ZEE 💞
beneran tamat ini.....
begitu saja......
ngak ada kata pentup....
😁😁😁😁😁
Suky Anjalina
gak sabar tunggu veric kuliah dan kerja
❤️⃟Wᵃf🤎𝐀⃝🥀MIˢ⍣⃟ₛ ☘𝓡𝓳🏡⃟ªʸ
ga sabar nanti klw veric kuliah akn byk wanita melirik veric 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!