NovelToon NovelToon
My Sugar Daddy ( Nania)

My Sugar Daddy ( Nania)

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rifani

Nania akhirnya berhasil menemukan seorang sugar daddy yang selama ini di carinya. Dan nama dari sugar daddy-nya itu adalah Jovan, seorang pria tampan yang baru saja kembali dari London.

Jovan yang kala itu baru saja menduduki jabatan sebagai seorang CEO di perusahaan milik sang ayah, dengan suka rela menerima anggapan Nania yang menganggapnya sebagai sugar daddy. Jovan yang sebenarnya sudah cukup lama memendam rasa pada Nania pun merasa sangat bahagia setelah penantian panjangnya berujung manis. Saking cintanya Jovan pada Nania, dia sampai tidak mempedulikan sikap bar-bar Nania. Karena selagi Nania-nya merasa bahagia, maka itu bukan masalah untuk Jovan.

Akankah cinta Jovan dan Nania berakhir manis? Atau malah hubungan mereka menjadi rusak setelah hadirnya orang ketiga?

(Ini hanya sekedar kehaluan belaka. Jangan serius-serius bacanya) 🤣

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rifani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Harta, Tahta, Nania

📢📢📢 BESTIE, JANGAN LUPA DUKUNGANNYA YA SUPAYA JOVAN DAN NANIA BISA MENANG DI LOMBA DI WRITER SEASON 8. OKE? 💜💜💜

***

"Silahkan duduk, Tuan Putri!" ucap Jovan mempersilahkan Nania untuk duduk di kursi yang baru saja dia tarik. Dia lalu tertawa melihat respon Nania yang langsung membungkuk sambil mengayunkan tangan dengan anggun bak seorang putri kerajaaan. "Kau terlalu manis, Nania. Jangan seperti itu, nanti aku tidak bisa tidur,"

"Hehee, aku memang sengaja melakukannya, Jo. Bahkan aku berharap kalau kau tidak hanya tidak bisa tidur saja, tapi kau akan langsung terkena penyakit diabetes karena terlalu banyak menerima asupan yang manis-manis dariku," sahut Nania dengan tengilnya. Dia kemudian duduk, memperhatikan ruang khusus yang telah di sewa Jovan untuk dinner mereka sekarang. "Seleramu cukup bagus juga, Jo. Hahh, aku benar-benar beruntung memiliki sugar daddy sempurna sepertimu."

Jovan tersenyum. Dia kemudian menepuk tangannya beberapa kali, lalu datanglah dua orang pelayan yang muncul sambil mendorong kereta kecil berisi makanan yang telah dia pesan sebelumnya. Sambil menunggu pelayan selesai menata makanan di atas meja, ekor mata Jovan terus saja melirik ke arah Nania. Ternyata dugaan Jovan tidak meleset kalau kecantikan Nania akan naik seratus kali lipat jika mengenakan kalung pilihannya. Terbukti, karena sekarang Nania jadi terlihat semakin seksi memakai tambahan aksesoris cantik tersebut. Ahh, Jovan jadi tidak rela ada orang lain yang ikut menikmati kecantikan kekasihnya ini.

"Tuan, Nona. Silahkan menikmati jamuan makan malam ini. Kami permisi," pamit si pelayan dengan begitu sopan.

"Terima kasih," sahut Nania.

"Nania, apa kau suka?" tanya Jovan. Dia memotong steik miliknya kemudian menukarnya dengan steik milik Nania yang belum terpotong. Setelah itu Jovan menuangkan anggur ke dalam gelas lalu memberikannya satu pada Nania. "Cheerrs?"

Nania mengerling nakal. Dia lalu mengambil gelasnya kemudian menempelkannya ke gelas Jovan. "Cheerrs!"

Walaupun tidak terlalu menentukan apa yang akan mereka pakai malam ini, tanpa di sangka-sangka ternyata Jovan dan Nania memakai pakaian yang sangat amat serasi. Jika Nania memakai dress putih dalam model yang cukup seksi, Jovan mengenakan kemeja hitam dengan sepatu putih kesayangannya. Penampilan mereka malam ini terlihat seperti para remaja yang sedang panas-panasnya dalam bersaing cinta dan penampilan. Namun bedanya di sini Jovan adalah laki-laki matang dengan posisi yang sangat menggiurkan. Dia adalah seorang bos, sedangkan Nania adalah bunga kampus yang selalu menjadi buah bibir bagi para pria yang menggilainya. Kerena sekali bukan? Hohoho, tentu saja.

"Jo, Ayahmu pernah membahas hubungan kita tidak? Secara, dari yang aku lihat dia sepertinya begitu peduli pada perasaan Krystal. Kau tidak di paksa untuk menceraikan aku 'kan?" tanya Nania sambil mulai menikmati makan malamnya. Dia lalu memekik tertahan saat rasa lembut dari daging steik seperti meleleh di dalam mulutnya.

"Kita itu belum menikah, Nania. Jadi bagaimana mungkin kita bercerai? Ada-ada saja kau ini," sahut Jovan sambil menyuapkan makanan ke dalam mulutnya. Dia kemudian tersenyum samar karena pelayanan di tempat ini tidak mengecewakan.

"It's oke, anggaplah kalau kita sudah menikah," ucap Nania lagi. "Pernah tidak Ayahmu membahasnya?"

"Pernah!" jawab Jovan. "Tadi sebelum aku pergi menjemputmu, Ayah dan Ibu sempat mengajakku untuk bicara. Dan seperti yang kau tanyakan kalau mereka membahas tentang Krystal dan juga hubungan kita. Tapi kau tenang saja, sayang. Mulai malam ini aku berani jamin kalau Ayah dan Ibu akan oleng pada keputusan mereka dengan memilih untuk merestui hubungan kita ketimbang menjodohkan aku dengan Krystal. Percaya padaku!"

Nania berhenti mengunyah makanan kemudian menatap Jovan sambil menaikan satu alisnya. Aneh. Jelas-jelas waktu itu Paman Ardan menunjukkan sikap tak suka kepadanya. Lalu bagaimana cara Jovan memutar keadaan secepat ini? Apa iya Jovan menggunakan jampi-jampi demi agar bisa meluluhkan hati orangtuanya? Keren sekali dia. Nania jadi ingin berguru pada orang hebat itu.

"Aku memberitahu Ayah dan Ibu tentang siapa Kak Gleen dan juga Fedo. Mereka kaget, dan bisa di pastikan kalau mereka akan lebih memilihmu sebagai calon istriku ketimbang memilih anak dari teman lama mereka. Ini alasan kenapa aku bisa menjawab seperti itu tadi," ucap Jovan memberitahu Nania tentang apa yang dia sampaikan pada kedua orangtuanya.

"Wow, amazing. Apa kau juga memberitahu mereka kalau Kak Lusi sudah membangun usahanya sendiri dan Kak Luri adalah seorang dokter besar di Jepang?" tanya Nania dengan sangat antusias. Dia senang sekali mendengar pengakuan Jovan.

"Tentu saja. Aku mana mungkin menutupi kehebatan Luri dan Kak Lusi dari Ayah dan Ibu, Nania. Sekalian biar mereka tahu kalau kau bukanlah gadis sembarangan. Ayah dan Ibu harus bisa membedakan mana berlian berkualitas terbaik dan mana berlian yang hanya berkedok keindahan di luar saja. Benar tidak?" jawab Jovan dengan bangganya.

"Hohoho, itu tentu saja, sayang. Di zaman sekarang ini latar belakang sangatlah amat berpengaruh dalam suatu hubungan. Menurutku sih itu wajar-wajar saja karena tidak ada satupun orangtua yang ingin melihat anak mereka hidup susah. Mungkin bagi sebagian orang itu terkesan sebuah keegoisan di mana orangtua terlalu menuntut jodoh yang sempurna. Akan tetapi untukku pribadi, itu bukanlah sebuah keegoisan, melainkan satu puncak kebanggaan di mana mereka berhasil menyaksikan anak-anak mereka hidup dengan bahagia dan berkecukupan. Benar tidak, sayang?"

"Benar sekali. Dan menurutku, puncak tertinggi dalam hidupku adalah memiliki semua yang bisa membuat hidupku menjadi sangat sempurna. Yaitu harta, tahta, dan Nania. Ketiga hal ini adalah puncak dari segala-galanya, sayang. Karena tanpa ketiganya, aku sudah tidak berkeinginan untuk hidup lagi. Terima kasih karena telah memotivasi-ku untuk mengejar harta dan tahta. Karena dengan memiliki kedua hal ini, aku jadi bisa mendapatkan seorang bidadari yang sangat luar biasa cantik dan kini tengah duduk makan malam bersamaku. I love you, Nania,"

Pipi Nania merona mendengar ungkapan cinta dari Jovan. Dia kemudian berdiri, berjalan ke samping Jovan lalu mengalungkan sebelah tangannya ke bahu Jovan. Nania kemudian berbisik.

"Jadi, Jovan. Kapan kau akan meresmikan bidadari cantik ini sebagai milikmu yang sah, hm?"

Jovan menghela nafas. Bukan karena dia kesal, tapi karena dia sedang menahan gelenyar aneh ketika merasakan hembusan nafas Nania di samping telinganya. Jujur, sekujur tubuh Jovan kini terasa sangat gerah. Harum tubuh Nania membuat pikiran Jovan jadi melayang kamana-mana.

"Sayang, kenapa diam saja? Apa kau keberatan untuk memperistri bidadari ini?" tanya Nania terus berbisik pelan. Dia lalu meniup telinga Jovan sebelum kembali duduk di kursinya.

"Nania, waktu itu pasti akan datang, tapi tidak untuk sekarang. Aku baru saja memulai karirku di dunia bisnis, dan aku takut semuanya akan kacau jika kita menikah dalam waktu dekat. Bukannya apa, kita belum menikah saja aku selalu memimpikan bisa bersamamu setiap waktu. Apa jadinya nanti jika aku benar-benar bisa membuatmu terus berada di sisiku? Bisa-bisa aku jadi malas bekerja kemudian jatuh bangkrut. Aku tidak mau kalau kau sampai pergi ke pelukan pria lain karena aku yang gagal menjadi sugar daddy. Tolong mengerti ya?" sahut Jovan mencoba untuk meminta kelonggaran waktu pada Nania. Padahal menikah detik ini pun Jovan sangat mau. Namun resikonya terlalu besar jika itu sampai terjadi sekarang. Jovan tidak bohong.

"Ya ampun, Jovan. Kau kenapa polos sekali sih. Hahaha," ejek Nania sambil menertawakan bagaimana Jovan terlihat panik setelah Nania meminta untuk segera dinikahi. Lucu sekali.

"Nania, jangan tertawa. Aku sedang sangat gugup sekarang," sahut Jovan.

"Haihh, baiklah-baiklah aku tidak akan tertawa lagi. Tapi jujur, kau terlihat semakin menggemaskan ketika sedang berbicara tadi. Lagipula ya, Jovan. Aku ini kan masih belum selesai kuliahnya, masa iya aku akan mengorbankan pendidikanku hanya demi bisa menikah dengan seorang sugar daddy yang baru menetas sepertimu. Ya tidak lah, aku tidak sebodoh itu mengorbankan masa depanku hanya demi seorang pria. Kekasihmu ini bernama Nania, dan hidup enak adalah cita-citaku. Jadi kau santai saja, Jo. Kau harus pastikan dulu kalau uangmu tidak akan habis dimakan tujuh turunan jika ingin menikah denganku. Oke?"

"Ini kau serius kan, Nania?" tanya Jovan memastikan.

"Tentu saja aku serius, Jovan. Masa iya membicarakan masa depan di anggap main-main. Tidak lucu lah," jawab Nania.

Jovan mengangguk-anggukkan kepala tanda bahwa dia paham akan maksud ucapan Nania. Setelah itu Jovan dan Nania pun kembali melanjutkan makan malam mereka sambil terus bersenda gurau dengan mesra.

*******

1
In Tari
kapan up ka😭
Yunita Rosanti
KK udah lama GK update lagi, sudah jamur nieh badanku menunggu KK,, ayolah KK up lagi😭😭
In Tari
ga ada niat utk up kah ini😭
Dhuwe Chanel
kangen nania
Izana Asnawi
ya ampun....di tunggu2 ngak pernah muncul udah tamat atau bgmna ini🤔🤔pdhl certanya bgus kok ngegantung sih😌 klu BLH selesaikan satu2 dlu Bru lanjut yg lain lagi Thor biar ngak ribet mikirnya dan juga ngak buat para pembaca kecewa Krn sayang aja pdhal ceritanya asik dan menarik tpi berhenti pas lagi seru2nya🤦🤦
Dani Wahyu Budianto
ini kapan selesainya, udah lama ceritanya ngegantung
Izana Asnawi: Nania kapan hadirnya lagi ya....🤔🤔 ceritanya asik dan menarik tpi kok sdh ngak up lagi ya, apa sudah tamat, sayang ceritanya ngegantung. maaf ya Thor klu CMA buat pembaca penasaran SMA klnjutan crtanya mndingan dri awal tdk usah buat novel nanianya bikin pembaca kecewa sja padahal penasaran sx SMA klnjutannya menarik dan juga asik. Krn sdh lama ngak pernah up.🙏🙏
total 2 replies
Hartatik Aya
kapan update mak
Zanzan
di tunggu up nya thor... ceritanya bagus...
Zanzan
kok gak mikir ke depannya pak pir.... pak pir... kalau ketahuan apa gak kuciwa istrimu.... hadeeehhhh... pa...
Zanzan
mantabbb
Zanzan
🤣🤣🤣syok gah tuh...
ojachany
udh tamat toh
Keke Andeskorl
grezii up thoor
Dek Swan Dewi
Thor jangan digantung dong cerita nya
saya penasaran , klo bisa tiap novel diselesaikan dulu satu 2 ...
Keke Andeskorl: grezi up torr
total 1 replies
Tri Nurrohmah
cerita ny gantung ,,,
gk selesai
Fathul Janah
kapan up lagi
Izana Asnawi
novel 1 ini apa sudah tamat ya..... saya nungguin sampai sudah setahun lho tpi tdk ada kelanjutanx, apa sudah tamat ya Thor🤔🤔 sayang sekali tdk ada kelanjutanx padahal crtax asik dan menarik jdi penasaran kelanjutanx pasti seru.
Dek Swan Dewi
thor Nania is good , kereeennn
Ernawati Naysha
hanya dalam novel Thor😊
Izayra Fadilla
dari awal baca aja udah kaya gini ...ngga suka sya thorrr...mending baca cerita elea ama gabriellA lebih seru dari pada ini maaf thorr ngga minat di lanjutin baca
x🥱
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!