di sini menceritaka tentang sebuah balas dendam seorang wanita yang keluarga nya di bunuh oleh geng mafia . dan di saat dewasa dia memutuskan untuk membelaskan dendam semua keluarga yang di bunuh , tapi siapa sangka , di tengah pembalasan nya dia malah jatuh cinta dengan seorang pria tampan yang dingin dan tak lain adalah anak dari musuh nya.
seperti apa kelanjutan nya .. akankah dia melanjutkan membalas dendam kematian keluarga nya atau malah dia akan memilih cinta dan melupakan dendam nya.
simak terus kelanjutan nya ya..😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ikromatul Fasila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 24
Saat ini Callista tengah tertidur dengan sangat nyenyak . Tiba tiba suara gedoran pintu menyadarkan Callista dari tidur nyenyak nya.
''Iiisss!!. Siapa sih malam malam begini ganggu tidur ku . Jangan sampai dia adalah Briana,'' ucap Callista menyikap selimut nya dan berjalan ke arah pintu
''Awas saja kau Briana . Kau akan bunuh sekarang juga!!'' ucap Callista dengan nada marah nya
Dan saat Callista membuka pintu , dia ingin mencaci maki Briana , Tapi orang yang menggedor pintu nya bukan Briana , melainkan Max . Pengawal kepercayaan Damian.
''Tuan Max . Kenapa tuan menggedor pintu kamar saya??'' tanya Callista langsung saja
''Kau bantu sekarang . Tuan Damian sedang mabuk '' ucap Max dan langsung menarik tangan Callista menuju ke kamar Damian
''Eehh!!. Tuan tunggu dulu , saya masih harus mengganti baju saya'' ucap Callista tapi tidak di hiraukan oleh Max
Saat tiba di kamar Damian , Callista merasa terkejut dengan keadaan Damian yang mabuk berat .
''Kau ganti baju nya dan setelah itu berikan air ini agar mabuk Tuan Damian bisa cepat reda'' ucap Max memberikan sebuah minuman
''Apah!!!. Tapi kenapa harus saya yang menggantikan baju Tuan Damian ?? . Anda kan laki laki , seharusnya anda yang menggantikan nya'' protes Callista
''Aku tidak bisa , lebih baik kau saja . Sudah lah aku tidak memiliki banyak waktu , masih ada sesuatu yang harus aku lakukan'' ucap Max dan pergi meninggalkan Callista dengan Damian.
Callista melihat ke arah Damian yang terbaring dengan meracau tidak jelas .
''Iiisss!!!. Dasar merepotkan sekali '' ucap Callista dan membuka sepatu Damian.
Callista pun membuka satu persatu baju Damian , Saat Callista telah siap membuka celana Damian . Dia berhenti dan menatap nya dngan perasaan gugup .
''Tidak !!. Aku tidak bisa membuka celana nya . Lebih baik aku biarkan saja dia memakai celana nya apalagi celana juga gak kotor kan'' ucap Callista
Lalu mengambil air untuk mengompres tubuh Damian . Sekali lagi Callista merasa takjub dengan bentuk tubuh atletis milik Damian .
Dia mengusap dada Damian dengan hati hati . Dan dengan tiba tiba Damian memegang tangan Callista dengan sangat erat .
''Tuan !!. Lepaskan tangan ku Tuan'' ucap Callista berusaha melepaskan pegangan Damian .
Dengan cepat Damian menarik tangan Callista hingga tubuh Callista berbalik berada di bawah tubuh Damian .
''Tuan!!. Apa yang ingin kau lakukan , cepat menyingkir dari atas tubuh ku '' ucap Callista berontak
Tiba tiba Damian mencium bibir Callista , mengecup bahkan ******* nya. Karena terkejut Callista malah membuka mulut nya , sehingga Damian bisa leluasa menjelajahi mulut Callista .
Setelah beberapa menit , Callista tersadar dan menendang tubuh Damian hingga terjatuh ke lantai .
''Apa kau sudah gula Hah!! . Kau tadi mencium ku'' ucap Callista memaki Damian
Damian yang merasakan sakit karena tendangan Callista berpura-pura tertidur .
"Sial . Kenapa tenaga nya sangat kuat . Aku harus berpura-pura tidur agar dia berfikir bahwa aku sedang mabuk " ucap Damian dalam hati sambil memejamkan mata nya
Sebenar nya Damian sudah sadar saat Callista membuka baju nya , dan saat Callista mengompres bagian dada Damian . Diri Damian menjadi tidak terkendali dan membalikkan tubuh Callista hingga berada di bawah nya .
Dan saat itu juga , Damian dengan spontan langsung mencium bibir Callista yang sedari tadi membuat nya tergoda .
Damian bisa merasakan hembusan nafas Callista , meskipun diri nya buta . Tapi dia bisa merasakan dengan hembusan nafas nya yang sangat menggoda bagi nya.
lnjutt💪💪👍🙏