NovelToon NovelToon
Mafia Boy Secret

Mafia Boy Secret

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Tamat
Popularitas:281.5k
Nilai: 5
Nama Author: Riskita Ananda

SEASON 2 MULAI TGL 3 AGUSTUS!!
Jadwal update!!
Senin-Jumat : 1 kali update
Minggu : 2 kali update (kalo lagi mood bisa lebih)
UPDATE SETIAP JAM 17.00, kalau telat maklumin ya :)


Bagaimana jadinya jika kehidupan mu saat siang dan malam berbeda?

Seorang cowok yang terkenal culun di sekolah, dan tidak pernah bersosialisasi dengn orag di sekitarnya.

Disekolah, Ia hanya menghabiskan waktu dengan buku-bukunya. Saat waktu istirahat pun, tempatnya hanya di perpustakaan dengan menyendiri sambil membaca buku.

Dirinya yang culun hanya bertahan saat matahari muncul saja. Tapi saat matahari mulai terbenam, kehidupan sangat berbeda.

Penampilannya saat siang hari, yang selalu menggunakan kacamata dan pakaian yang sangat rapi, berbeda dengan penampilan saat malam hari.

Saat malam hari, Ia menggunakan Pakaian yang serba hitam dan juga rambut yang sengaja di tata berantakan.

Tidak hanya itu, Ia juga sangat di takuti saat malam hari. Ia memiliki bawahan yang sangat banyak, dan Ia lah pimpinan dari kumpulan orang yang sangat berbahaya itu.

Tapi dari semua itu, tidak ada satu pun yang mengetahui rahasianya, termaksud keluarganya. Semua orang tau, bahwa dia adalah anak yang sangat sibuk dengan buku-bukunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riskita Ananda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Trauma Jessica

  Gue yang mendengar itu, sontak berbalik dan berlari ke mobil, dan melihat keadaan gadis itu.

  Benar saja, Jessica yang duduk di bawah dengan keadaan tak berdaya. Gue sontak menenggakan kepala gue dan menatap supir gue dengan tajam.

  "Apa ada peluru yang masuk ke dalam mobil?!!" tanya gue.

  "Tidak, Tuan. Saya sudah berusaha untu menjaga mobil ini tetap tertutup, dan menyuruh Nyonya duduk di bawah agar tidak mengenai puluru." jelasnya.

  "Tapi, kenapa dia pingsan?!!" geram gue.

  "Apa mungkin penyakit Nyonya kambuh?" sambung Jordan.

  Gue sontak berbalik lalu menatap para bawahan gue yang terlihat lelah, dan lagi gue bisa melihat Mark yang sudah terluka parah.

  "Untuk yang terluka, pergilah kerumah sakit. Sedangkan Dika, dan yang tidak terluka, bawa kepala Pria itu ke Pria gendut itu bersama Jordan." ucap gue.

  "Tapi, Tuan bagaimana?" tanya Jordan.

  "Aku akan kemarkas, kalian urus saja diri kalian sendiri. dan Jordan..." jawab gue.

  "Setelah selesai mengantar kepala Pria itu, urusan yang ada dirumah sakit, termaksud Mark. Jangan sampai aku kehilangan satu lagi bawahan Pribadi ku, ingat itu!!" tegas gue.

  "Baik, Tuan!!" jawab Jordan.

  "Oh ya...telpon dokter Pribadi ku, dan suruh dia datang ke markas, segera!!" sambung gue.

  "Baik, Tuan." jawab Jordan.

  "Kalau begitu, pergi lah." sambung gue.

  "Baik, Tuan!!" jawab mereka.

  Gue pun langsung berbalik dan masuk ke dalam mobil, lalu membiarkan gadis itu berbaring di pangkuan gue.

  Setelah supir gue masuk, gue langsung berkata. "Ke markas."

  "Baik, Tuan." jawabnya lalu langsung menginjak gas, dan pergi.

  Gue pun mengambil kotak senjata gue kembali, lalu meletakkan kembali senjata kedua gue itu.

  "Peluru kesayangan gue sampai habis." gumam gue sambil menutup kotak itu, lalu meletakkannya kembali di bawa kursi.

  Gue sontak menatap gadis itu, yang masih terbaring di atas pangkuan gue dengan wajah yang sangat pucat.

  *Bisa-bisanya gue bawa cewek lemah kayak gini, bikin tambah beban aja.* batin gue sambil menatap gadis itu.

  "Hah..."hela nafas gue, dan sontak bersandar di sandaran kursi.

  "Apa anda butuh alkohol, Tuan?" sahut Pria itu.

  "Tidak, cepatkan saja mobilnya!!" jawab gue.

  "Baik, Tuan." balasnya dan mobil pun langsung melaju dengan cepat menuju markas.

  Setelah sampai di basment, Pria itu langsung membukakan gue pintu, lalu berkata. "Biar saya yang memindahkan, Nyonya."

  Gue yang mendengar itu, sontak menatapnya dengan tajam, lalu berkata. "Tidak perlu!!"

  Gue pun langsung menggendong gadis itu, lalu keluar dari mobil dan melangkah masuk ke dalam markas.

  "Selamat datang, Tuan." ucap para bawahan gue, saat melihat gue datang.

  "Apa sudah ada dokter yang datang?" tanya gue.

  "Iya, Tuan. Dokter anda, menungu diruangan anda." jawab salah satu dari mereka.

  "Baiklah, bawakan 2 botol weskay keruangan ku!!" perintah gue lalu melangkah menuju ruangan gue.

  Setelah sampai di ruangan gue, gue langsung meletakkan Jessica di atas ranjang gue, dan membiarkan Dokte itu memeriksanya.

  "Saya jadi penasaran, Tuan." sahut Pria itu.

  "Penasaran apa?" tanya gue bingung.

  "Siapa sebenarnya gadis ini? kenapa anda sangat peduli dengannya? sampai-sampai  menyuruh saya datang kemarkas, dan ini sudah kedua kalinya dalam minggu ini." ucapnya.

  "Gadis itu bukan siapa-siapa, aku tidak memiliki hubungan apapun dengan gadis itu. dan lagi, kerjakan saja tugasmu. Tidak perlu bertanya hal yang tidak penting!!" jawab gue.

  "Maafkan saya, Tuan." sambungnya.

  Gue hanya diam saja, dan menunggu Pria itu selesai memerika Jessica.

  Tapi tiba-tiba saja ada yang mengetuk pintu ruangan gue, gue pun langsung menyauti ketukan itu.

  "Masuk." sahut gue, lalu berbalik menatap kearah pintu.

  "Weskay anda, Tuan." ucap Pria itu sambil membawakan gue 2 botol Soju dan 1 gelas, diatas nampan.

  "Letakkan saja di meja!" perintah gue.

  "Baik, Tuan." jawabnya dan langsung meletakkan nampan itu di atas meja.

  "Kamu boleh pergi." sambung gue sambil kembali menghadap kedepan.

  "Baik, Tuan." jawabnya lalu keluar dari ruangan gue.

  "Anda masih saja meminum weskay dengan kadar alkohol yang tinggi." sahut dokter itu.

  "Kenapa? apa kamu akan melarang ku lagi?" tanya gue.

  "Saya bukannya melarang anda untuk minum alkohol, tapi anda harus membatasinya. Anda juga tau, kalau umur anda masih 18 tahun, dan itu umur yang tidak wajar untuk meminum minuman dengan kadar alkoholnya 52% itu akan merusak organ anda, Tuan." jelasnya.

  "Ya...aku tau tentang itu. Tapi, bukannya kamu selalu memeriksa tubuhku setiap minggunya? apa ada masalah yang kamu temukan?" sambung gue.

  "Memang tidak ada masalah yang saya temukan, tapi bagaimana di kemudian hari nanti? bagaimana kalau itu membuat umur anda semakin memendek?"

  "Cih...sangat konyol!" gumam gue.

  "Sekarang berhentilah mengoceh!! dan katakan tentang keadaan gadis itu!"

  "Gadis ini baik-baik saja, Tuan. Dia hanya perlu meminum obat penenangnya, karna keadaan sama seperti kemarin. Hanya saja ini tidak sampai membuatnya demam."

  "Kenapa keadaannya selalu seperti ini? dia tidak terluka sedikitpun, dan masih berada di mobil. Tapi, kenapa dia bisa sampai pingsan?" tanya gue bingung.

   "Itu seperti serangan panik, Tuan. Kali ini saya yakin, sepertinya dia memiliki trauma dengan kekerasan." jawabnya.

  "Bagaimana bisa?" tanya gue.

  "Mungkin saja, dia pernah mengalami kekerasa keluarga, yang sampai membuatnya Trauma seperti ini. Bukannya Ia pingsan, saat anda membawanya dalam misi?"

  "Ya...dia selalu pingsan setiap aku membawanya."

  "Anda harus berhenti membawanya dalam misi pembunuhan atau pemberontakan, walaupun memang tidak mengurangi traumanya. Yang terpenting, Ia tetap aman berada di markas anda. Agar tidak memicu serangan paniknya dan sampai membuatnya pingsan."

  "Apa tidak ada cara agar Traumanya hilang?"

  "Sepertinya ada, Tuan." jawabnya.

  "Cepat beritahu!!" perintah gue.

  "Ada beberapa hal, yang pertama gadis ini harus melakukan konsultasi rutin dengan dokter psikolog, dan lagi Ia harus terbuka dan menceritakan segala masalahnya. Lalu..."

  "Lalu apa?"

  "Setidaknya suruh dia untuk relaksasi rutin, dan berikan waktu dia untuk bersantai sesantai-santainya. Contohnya, anda mengajaknya ketaman atau kepantai, yang membuat dirinya sedikit rileks dan melupakan sedikit masa lalunya."

  "Itu terdengar seperti misi."  sambung gue.

  "Ya...anggap saja itu seperti misi, misi untuk membantu gadis ini melupakan masalalunya yang kelam." ucapnya.

  "dan ada yang terakhir, tapi menurut saya itu cukup sulit untuk dilakukan." lanjutnya.

  "Katakan!!" perintah gue dengan serius.

  "Itu, Tuan...anda harus melaporkan siapa yang telah membuat kekerasan kepadanya. Setidaknya, gadis ini bisa sedikit merasa lega karna orang yang telah membuatnya sengsara sudah masuk ke penjara." jawabnya.

  "Penjara? apa tidak bisa langsung dibunuh saja? aku sangat malas berurusan dengan polisi." keluh gue.

  "Makanya saya bilang sulit, anda saja seperti ini."

  "Tapi, itu tergantung dari gadis ini sendiri. Jika Ia ingin seseorang itu mati, anda bisa langsung membunuhnya. Tapi sepengetahuan saya, rata-rata orang yang mengalami trauma seperti ini. Hanya ingin pergi jauh dari orang itu, dan tidak pernah sekalipun bertemu lagi."

  "Hah...baiklah, kamu boleh pergi." ucap gue.

  "Baik, Tuan. Jangan lupa untuk meminumkannya obat penenang." jawabnya sambil berdiri.

  "Ya, aku akan ingat itu." sambung gue.

  "Saya permisi dulu, Tuan." balasnya sambil menunduk dan keluar dari ruangan gue.

  Bersambung

 

1
Rohad™
Tiba-tiba....
🤦‍♂️
Rohad™
Awkowkwok 😆
Rohad™
Terjunkan gass 😆
LI
Ini buku diary atau novel?? gue gue Mulu, POV MC Mulu perasaan mana POV AUTHORNYA. Jangan 1 pandangan Mulu, masa novel 1 pandangan Mulu
dewa imut
jangan bicara seperti itu kamu bisa menjadi musuh wanita
Erna Cucu
kapan season 3nya up???
Ina Yulfiana
sukses selalu 💪💪
jung je woo
oke aq tunggu jgn lama2 ya, kak... 😊😊😊😊😉
Erna Cucu
ayo bsngkit lagi Marcel demi anak mu
Erna Cucu
ok,,lanjut thorr
Ina Yulfiana
sukses selalu 💪💪 up selanjutnya...
Ina Yulfiana
sukses selalu tetap semngt up selanjutnya
Isfiq Q Neeiss
bukanya anak nya kembar Thor mana yg laki"??
rskta.a: gak say, dari awal anaknya cuma cewek
surat yg di tulis Carmelia itu, sengaja di tulis 2 nama buat cewek &cowok. Karna Carmelia dan Marcel masih blm tau anak mereka cowok/cewek, makanya dia siapin 2 nama yg berbeda
total 1 replies
Erna Cucu
ko blum up lagi udah lama????🤔🤔🤔up lagi dong thorr😊😊😊
Ina Yulfiana
bahgia selalu marcell... sbnernya msih gk nyangka aja carmelia meninggal
sukses selalu 💪💪 up selanjutnya
Erna Cucu
apa isi surat carmelia?????
Ina Yulfiana
jadi penasaran apa isi surat yng d tulis carmelia...
sukses selalu 💪💪 up selanjutnya
Anggralya
woooouuuuuwwww.
sadeeiiiisssss....
semngat brkarya thooooor....
👍👍👍👍😊😊😊😊
Ina Yulfiana
sukses selalu 💪💪 up selanjutnya
Ina Yulfiana
marcell ngeri uga... makanya jangan main² cm marcell..
sukses selalu 💪💪 up slanjutnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!