NovelToon NovelToon
Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Pahit Di Awal Manis Di Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Cemburu
Popularitas:396
Nilai: 5
Nama Author: j. seft

"Kita tidak saling mengenal satu sama lain dan aku juga tidak mencintaimu dustin" Ucap Indira.

"Tapi aku mencintaimu saat ini maupun sampai aku menghembuskan nafas terakhirku ,dan aku akan membuat kamu mencintaiku " jawab Dustin.

________________. • .__________________

Menceritakan tentang perjalanan cinta antara Dustin dengan Indira yang penuh cobaan di awal pernikahan mereka karena sebuah perjodohan,Indira yang tidak mencintai dustin,namun Dustin mencintai Indira pada pandangan pertama.

Bagaimana kisah akhir cinta antara Dustin dengan Indira ,apakah pada akhirnya Indira akan mencintai dustin seperti dustin yang mencintai Indira ataukah Dustin menyerah untuk mencintai Indira ......

SELAMAT MEMBACA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

       Setelah selesai Indira keluar dari kamar mandi perlahan ,Dustin yang ada di depan pintu langsung menoleh melihat Indira yang sudah berjalan keluar dari kamar mandi.

    "Kenapa kamu tidak memanggilku ,bagaimana kalau kamu tadi terpleset " ucap Dustin.

   Indira tersenyum ,"Aku tidak apa apa ,hanya tanganku saja yang masih sakit ,kakiku hanya sedikit lemas ,sama sekali tidak sakit " jawab Indira.

    Dustin masih khawatir ,lalu Dustin menuntun Indira kembali ke ranjang juga dengan memegang kantong infus Indira.

   Setelah memastikan indira nyaman ,Dustin langsung menyelimuti Indira agar tetap hangat ,"Apa ada lagi yang kamu butuhkan ?" tanya Dustin.

   Indira menggeleng ,"Tidak ,kamu bisa meninggalkanku ,aku sudah tidak apa apa ,aku hanya ingin istirahat ,ayah dan kakek pasti sedang menunggumu kamu pergilah" ucap Indira.

   Dustin menatap Indira ,"Aku tidak bisa pergi ,aku sudah berjanji pada ibu dan kakekmu untuk menjagamu sampai mereka kembali,dan aku tidak mau mengingkari janjiku" ucap Dustin .

   "Aku akan berbicara pada ibu dan kakek ,mereka pasti akan mengerti,pergilah kasihan ayah dan kakek jika masih menunggumu ,aku baik baik saja" ucap Indira.

   Dustin masih kukuh untuk menjaga Indira ,Indira yang melihat Dustin sangat keras kepala pun akhirnya menyerah.

   Dustin melihat buah yang ada di atas nakas ,"Apa kamu mau buah?" tanya Dustin.

   Indira menatap Dustin malas ,"Hmm ,kalau tidak merepotkan aku mau buah apel" ucap Indira.

   Dustin mengangguk ,"Baiklah ,aku akan mengupas dan memotongnya untukmu" ucap Dustin dan mengambil apel lalu dikupasnya .

   Indira hanya menatap Dustin yang sedang mengupas apel ,sedangkan Dustin yang merasa ditatap oleh Indira hanya tersenyum saja.

   Tak lama kemudian Dustin selesai mengupas dan memotong apelnya ,Dustin menyuapi Indira ,"Manis?" tanya Dustin . Indira hanya mengangguk.

   Tiba tiba pintu ruang rawat Indira terbuka dan terlihat ,Danial di pintu dengan membawa bucket bunga dan kotak berisi kue .

   "Indira bagaimana kabarmu?" tanya Danial pada Indira.Indira hanya tersenyum ,"Aku sudah lebih baik" jawab Indira seadanya.

   Danial mendekat pada Indira ,"Aku sudah memberi pelajaran pada bunga ,karenanya kamu jadi cedera seperti ini ,aku sudah memberi peringatan padanya berulang kali tapi dia tetap keras kepala hingga puncaknya dia nekat membuatmu celaka dan aku sebagai pacarmu tidak akan membiarkannya" ucap Danial sambil memegang tangan Indira yang diinfus.

   Dustin yang melihat tangan Danial yang memegang tangan Indira pun melototkan matanya lalu dengan spontan memukul lengan Danial yang memegang tangan Indira cukup keras ,hingga membuat Danial terlonjak kaget.

   "Apa yang kamu lakukan,dan siapa kamu?" tanya Danial marah pada Dustin .

    "Aku adalah calon suami Indira ,dan seingatku kamu itu hanyalah mantan pacar bukan pacar ,statusmu sudah berubah " ucap Dustin .

    Danial mengepalkan tangannya ,"Aku tidak pernah menerima jika Indira memutuskanku ,itu hanya keputusan dari Indira saja dan aku tidak setuju ,jadi kami masih pacaran dan kamu jangan ganggu hubungan kami" ucap Danial sambil menunjuk wajah Dustin.

   Dustin tersenyum remeh ,"Aku tidak yakin ,kemarin aku sempat melihat seseorang yang sangat mirip padamu di sebuah hotel ,tapi" ucap Dustin dipotong oleh Danial.

   "Cukup ,jangan berbicara aneh aneh ,kamu membuat hubunganku dan Indira rengang ,jangan fitnah kamu" ucap marah Danial.

   Dustin tersenyum ,"Aku hanya bercerita kalau aku pernah bertemu seseorang yang mirip denganmu tentunya bukan dirimu kan ,lalu kenapa kamu sangat marah sekali ,haa atau jangan jangan orang itu dirimu" ucap Dustin kaget.

   Indira menutup matanya karena sedang pusing menghadapi dua orang di sampingnya.

   "Bisakah kalian jangan berkelahi ,aku ingin istirahat ,jika ingin melanjutkan perkelahian kalian lebih baik cari tempat yang sepi" ucap Indira.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!