NovelToon NovelToon
Rahasia Di Balik Mata Aisyah

Rahasia Di Balik Mata Aisyah

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / CEO / Penyesalan Suami
Popularitas:5.3k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Aisyah dokter 23 tahun harus terjebak dalam pernikahan yang awalnya dia pikir semua baik-baik saja, tetapi ternyata kecelakaan 5 tahun lalu di saat dirinya masih remaja mengakibatkannya terikat dalam pernikahan itu.
Rahasia besar yang disembunyikan banyak orang kepadanya. Pria yang dia nikahi, ternyata menerima perjodohan dari orang tuanya karena memiliki maksud tertentu darinya.
Lalu bagaimana Aisya menjalani pernikahannya, di saat dia merasa semua baik-baik saja dan ternyata pernikahannya hanyalah sebuah kebohongan yang menyakiti hatinya, karena perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Mari harus membaca karya saya dari awal sampai akhir, jangan lewatkan sedikit pun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16 Suami Bijak

Aisyah keluar dari ruangan pasien setelah melakukan pemeriksaan dosen.

"Dokter Aisyah..." Aisyah menoleh ke arah suara tersebut.

"Dokter Audy!" sapa Aisyah tersenyum.

"Maaf, kemarin saya tidak datang di hari pernikahan dokter, saya mengantarkan kerabat kerumah sakit di Jerman," ucap dokter Audy.

"Tidak apa-apa dokter," sahut Aisya tidak masalah dengan keduanya tampak berjalan beriringan di koridor rumah sakit.

"Selamat ya dokter atas pernikahannya semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah," ucap dokter Audy tersenyum.

"Terima kasih untuk doanya," sahut Aisya.

"Oh, iya saya dengan dokter Aisyah menikah dengan kakak dari dokter Amira?" tebak dokter Audy.

"Benar sekali, kebetulan saya dan dokter Amira sudah mengenal dari kecil, saya juga mengenal keluarga mereka dengan baik dan begitu juga sebaliknya," jawab Aisyah.

"Masyallah, kalau jodoh memang tidak kemana," sahut dokter Audy tersenyum.

Mata Aisyah melihat map yang sejak tadi dipegang oleh dokter Aisyah.

"Itu laporan salah satu pasien yang menjadi korban tabrakan beruntun kemarin?" tebak Aisyah.

"Benar, ini pasien bernama Aulia, gadis berusia 19 tahun, yang harus kehilangan penglihatannya karena kecelakaan itu," jawabnya.

"Astagfirullah, miris sekali, lalu bagaimana dengan kondisi beliau?" tanya Aisyah.

"Aulia sudah sadar, dia terus histeris tidak menerima penglihatannya benar-benar sudah tidak berfungsi, keluarga sudah berusaha untuk menguatkannya, tetapi tetap saja gadis itu merasa hidupnya hancur dan apalagi saat ini dia juga baru menitih karir sembari bekerja, pasti tujuan dan pencapaian hidupnya benar-benar berakhir," jawab dokter Amanda.

"Apa masih ada harapan matanya akan kembali pulih?" tanya Aisyah.

"Ini sudah menjadi buta permanen dan cara satu-satunya mungkin harus mencari donor mata dan melakukan operasi, tapi sampai saat ini keluarganya masih berusaha melakukan yang terbaik, pastinya pihak rumah sakit juga melakukan yang terbaik untuk pasien," jawab dokter Audy.

Ekspresi Aisyah benar-benar turut prihatin atas korban kecelakaan itu.

"Saya juga mendengar dari rekan-rekan kita, kejadian seperti ini juga pernah terjadi di rumah sakit ini beberapa tahun yang lalu, waktu itu ada anak remaja yang mengalami kecelakaan dahsyat dan juga kehilangan matanya, gadis itu juga sempat koma hampir 30 hari, tetapi alhamdulillahnya orang tuanya mencarikan donor mata pada gadis itu, sehingga gadis itu sudah bisa melihat," ucap dokter Audy.

"Saya juga pernah mendengar waktu itu dari senior yang sudah tidak bekerja di rumah sakit ini, kalau tidak salah gadis itu juga akhirnya menjadi dokter di rumah sakit ini, tapi sampai saat ini saya juga tidak tahu siapa, rumah sakit ini banyak sekali dokter dan mungkin saja ditempatkan di rumah sakit di luar kota atau di mana," lanjut dokter Audy.

"Benarkah! saya sudah beberapa lama bekerja di rumah sakit ini dan tidak pernah mendengar cerita seperti itu," sahut Aisyah.

"Saya juga hanya dengar-dengar saja dokter, semoga saja nasib Aulia sama seperti nasib gadis itu, gadis itu juga akhirnya bisa melihat dan meraih impiannya, bisa melanjutkan hidupnya, semoga saja Aulia juga tetap semangat dan insya Allah akan mendapatkan dan air mata secepatnya," sahut Audy memberi doa Dan harapannya.

"Amin dokter, saya juga sangat mengharapkan hal yang sama, kita semua akan bekerja keras untuk memberi kesehatan kepada Aulia," sahut Aisya.

******

Aisyah sangat sadar diri akan statusnya sebagai istri, Aisyah berusaha pulang cepat dari rumah sakit dan ketika sampai di apartemen. Aisyah menyempatkan diri untuk membuat makan malam.

"Assalamualaikum!" di tengah kesibukannya suara tidak asing itu terdengar mengucapkan salam.

"Walaikum salam!" sahut Aisyah menghampiri ruang tamu dan menyambut suaminya pulang dengan mencium punggung tangannya.

"Kamu sudah pulang ternyata Aisyah?" tanya Kaivan.

"Iya..Kak, tadi kebetulan operasinya cepat selesai, jadi Aisyah langsung pulang saja," jawab Aisyah.

"Oh iya, Aisyah sedang membuat makan malam, kita bisa makan malam bersama," ucap Aisyah.

"Kamu pasti lelah setelah dari rumah sakit, jadi jangan dipaksakan untuk membuat makan malam untuk saya, saya orangnya tidak ribet jadi makan apapun bisa, dipesan juga tidak apa-apa," sahut Kaivan tidak ingin istrinya itu harus memaksakan diri dan terakhirnya kelelahan.

"Tetapi, kan, makan makanan yang terus dipesan tidak baik," sahut Aisya.

"Saya lupa jika kamu dokter, sepertinya jika berurusan dengan kesehatan, lain kali saya harus berbicara hati-hati agar tidak ditegur.

"Kakak bisa saja, Aisyah juga melakukannya karena memiliki waktu senggang, jadi tidak ada salahnya untuk memasak," sahut Aisyah.

"Ya sudah kalau begitu kamu lanjutkan saja, saya bersih-bersih sebentar dan setelah itu kita makan malam," ucap Kaivan.

"Baik, Kak," sahut Aisya mengangkatkan kepala.

****

Setelah masakan simpel yang telah dibuat Aisyah selesai, Kaivan sudah bersih-bersih dan akhirnya pasangan pengantin baru itu sedang menikmati makan malam bersama.

Aisyah duduk di hadapan suaminya, menunggu Kaivan mencicipi masakan pertama yang telah dia buat, ekspresi wajah Aisyah sedikit takut-takut, karena dia juga tidak tahu bagaimana selera Kaivan.

"Bagaimana Kak?" tanyanya dengan penasaran.

"Enak," jawab Kaivan.

"Benar," sahut Aisyah lihat ragu karena ekspresi suaminya sedikit kurang meyakinkan.

"Hmmmm, mungkin kamu membuat sedikit bawang putihnya terlalu banyak, sejujurnya saya kurang suka bawang putih," ucap Kaivan harus jujur pada istrinya apa kekurangan dari masakan itu.

"Benarkah! Maafkan Aisya Kak. Aisyah tidak tahu itu dan nanti lain kali Asiyah akan memasak dengan benar," ucap Aisyah benar-benar ingin belajar menjadi istri berusaha untuk melakukan yang terbaik.

"Hmmmm, kalau Kakak memang kurang suka dengan makanannya, tidak apa-apa jangan dipaksa untuk dimakan," ucap Aisyah.

"Tidak apa-apa Aisyah, menurut saya ini masih bisa dimakan, kamu sudah bersusah payah membuatnya, pulang-pulang dari rumah sakit bukannya beristirahat malah membuat makanan, lagi pula jika tidak dimakan akan mubazir, saya juga tidak memaksakan diri untuk memakannya, tetapi karena ini masih bisa dimakan jadi tidak masalah," ucap Kaivan benar-benar bisa menghargai masakan istrinya.

"Ayo kamu jangan hanya diam saja, kamu juga harus makan," ucap Kaivan.

"Iya. Kak," sahut Aisyah melanjutkan makan tersebut.

"Hmmm, oh iya kak. Aisyah harus ke Bali lusa, kebetulan ada pelatihan dokter spesialis di sana, sekitar 2 sampai 3 hari," ucap Aisyah tampak ragu menyampaikan izinnya kepada suaminya.

"Amira juga ikut?" tanya Kaivan.

"Aisyah dan Amira jadwalnya berbeda, jadi hanya Aisyah yang pergi bersama beberapa dokter dari rumah sakit dan mungkin di Bali nanti ada beberapa dokter dari rumah sakit yang lain," jawab Aisyah.

"Ya sudah kamu berangkatlah bersama dengan rekan-rekan kamu," sahut Kaivan.

"Maaf, Kak. Aisyah sudah keluar kota saja dan padahal kita baru menikah," ucap Aisyah merasa tidak enak.

"Tidak apa-apa Aisyah, saya juga ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan, kamu jangan pernah sungkan kepada saya jika memang ada sesuatu hal yang harus kamu selesaikan dengan pekerjaan kamu, walau kita sudah menikah, tetapi kamu juga memiliki impian, jadi menurut saya, kita berdua harus saling mendukung karir kita masing-masing," sahut Kaivan dengan bijak.

"Jangan karena sudah menikah dan harus mentok di situ saja," lanjut Kaivan.

Aisyah menganggukkan kepala dengan tersenyum, terlihat pandangan matanya Kaivan tampak kagum dengan sosok pria yang bijak seperti suaminya dan Kaivan terus menatap mata istrinya begitu dalam dengan senyum tipis.

Bersambung.....

1
Herman Lim
jgn nanti kebuka aja menikah karna ada mata mantan di tubuh Aisyah lihat apa yg akan Aisyah buat ke mata nya nanti ga sabar tgg part ne
Herman Lim
jgn menyesel aja nanti kaivan klo Aisyah tau niat kamu waktu nikah sama dia bukan utk Aisyah tapi mata mantan mu di tubuh Aisyah
puji hastuti
Kaivan bertanya " Jadi kamu tugasnya dii bali ?"
suaminya loh ....pengantin baru looh
Fauziah Rahma
kenapa bisa ayah aisyah menikah dengan Kamila?
Herman Lim
kaivan kamu pasti melihat mantan mu mk bisa gitu lembut sama aisyah
Herman Lim
kasian Aisyah yg di bohongi semua org tua dan suami nya 🤪😔
Herman Lim
gila ternyata Aisyah yg jadi korban dari semua ego kalian,tdk ada Aisyah kyk kian bangga kan tapi wanita yg dh mati hanya kerna mata nya yg Masi ada di tubuh Aisyah kalian paksa Aisyah nikah dgn kekasih ny dl 😔
Herman Lim
apa jangan² dl yg bertabrakan dgn aishay anak dari bini ayah nya yg mati Dan mata nya di donor ke aishay dan kaivan dl berpacaran dgn anak lain ayah nya 😔😔 rumit guys 🤣🤣
Oma Gavin
orang tua cerminan buat anaknya bila ayahnya saja poligami merasa paling bener jgn salahkan aisyah bila jadi pemberontak
Gian Hazza
lanjut thor👍
Rian Moontero
mampiiirr😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!