NovelToon NovelToon
MENIKAHI MUSUHKU

MENIKAHI MUSUHKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Bad Boy / Nikahmuda
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Mella Flowers

Biyanna Loralie Avacyn adalah gadis remaja yang tidak suka diatur. Anna, orang sering memangilnya itu. Anna memiliki satu orang sahabat yakni Ellerose Naselin Jasney yang sama sama suka kebebasan.

Namun tak disangka tak diduga tiba tiba orang tua kedua gadis itu menjodohkan mereka dengan anak sahabat mereka karena sudah tak sanggup lagi untuk menjaga kedua anaknya yang suka kabur kaburan.

Mereka adalah Xiaotian Charis Livian dan Albiru Sky Geovander yang ternyata musuh bebuyutan dua sahabat itu.

Gimana kehidupan mereka kedepannya?

kita saksikan kisah ceritanya di "Menikahi Musuhku".

Selamat membaca, , ,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mella Flowers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 23

...~•Happy Reading•~...

......................

Hari demi hari berlalu begitu saja tanpa sadar sudah seminggu keempat remaja nakal di sekolah belajar via online. Walaupun mereka memiliki IQ tinggi tapi tuntutan belajar harus mereka lakukan jika tidak siap siap hukuman keluarga akan datang.

"Sepertinya kalian harus sekolah seperti ini sampai ujian nanti". Ucap sang guru saat melihat bad boy dan bad girls SMA VICTIM tak berkutik.

"Saya sih oke aja kalau ibu oke". Ucap Anna santai.

Tapi dari nadanya sangat mengandung arti sesuatu membuat guru itu harus berpikir beribu ribu kali.

"Lain kali aja".

"Lah ibu gimana sih, kita kan mau rajin belajar. Gini aja sampai lulus". Sahut Xiaotian semangat.

Guru itu menatap tajam. "Kalian kalau berhubungan dengan ini malah kompak".

Guru yang mengajar empat perintilan sekolah memang terkenal killer tapi jika berhubungan dengan mereka semua guru angkat tangan.

"Pelajaran sampai disini, ibu tunggu tugas tugas kalian". Pamit sang guru.

"Lah kok selesai Bu". Ucap Rose cepat sebelum layar mati.

"Kenapa? Mau sampai malam kalian belajar?".

"kenapa tidak Bu, mumpung lagi semangat ini". Sambung Albiru menunjukan ipad yang dia pegang.

Mata guru itu memicing melihat apa yang terlihat di gambar. Bukan catatan atau apa melainkan sebuah game yang sedang dimainkan.

"Tidak dikumpulkan saya kasih C".

Tut

Layar yang menampilkan guru mereka menghilang, sedetik itu juga keempat murid itu tertawa ngakak dengan kelakuan mereka yang selalu menjahili guru.

"Baperan amat sih jadi guru".

"Duo Princess dilawan". Sambung Rose dilanjut tertawa ngakak.

"Jangan lupakan kita lah".

Tawa Rose terhenti. "Kita?". mendekatkan wajahnya ke kamera.

Albiru mengangguk semangat.

"Emang Lo siapa?". Celetuk Rose menyakitkan lalu menghilang setelah melambaikan tangan kepada Anna.

Anna yang melihat itu tersenyum miring. "Mampus". dengan nada tinggi.

PIP

Panggilan zoom semua terputus.

Kini kembali ke tempat masing-masing dengan berbeda kota.

Anna, saat ini gadis itu tengah berada di markas the Dragos. Sudah seminggu lamanya di memilih tinggal disana setelah menyerang markas Black Dragon seorang diri, sampai tak terduga Tian datang mengikuti.

Tok

Tok

Tok

Gadis pemilik kamar menekan tombol. "SIAPA?". Teriak Anna dari dalam.

"Ini Daddy".

Kening Anna mengkerut heran. "Ada apa Daddy datang kesini?". batin Anna.

Ya walaupun itu wilayah nya tapi Anna merasa heran dengan kedatangan Jeric.

"Masuk dad". Pekik Anna tak berniat untuk turun dari kursi belajar itu.

CEKLEK

Pintu terbuka menampilkan pria paruh baya yang masih tampan.

Jika Daddy nya datang berarti ada hal serius yang akan mereka bahas.

"Siapa pemuda itu?".

Satu pertanyaan membuat ekspetasi Anna hancur. Pembahasan ini pasti akan menjerumus ke satu topik.

Anna memutar bola matanya malas.

"Kamu sudah menyerah baby?". Sungguh tatapan mata Daddy nya saat ini membuat Anna kesal.

"No". Lirih Anna.

Lalu Jeric tersenyum misterius bangkit dari tempat duduk sambil menepuk kedua pahanya. "Baiklah, Malam ini kita akan dinner diluar". Ucap Jeric.

"Untuk?".

"Mau dinner kamu menanyakan untuk apa?". Sambil memicingkan mata.

"Pasti gak sesederhana itu". Tebak Anna.

Jeric kembali tersenyum. "Jangan kabur, jangan banyak alasan. Daddy tunggu jam 7 di Caffe". Ancam nya lalu melenggang pergi.

Gadis yang masih duduk di bangku SMA itu menatap punggung Daddy nya kian menjauh bahkan sampai menghilang di balik pintu kamar.

...~•Bersmabung•~...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!