Dark romance !!
Cewek polos lugu x gangster kejam bengis !!
Tidak untuk anak-anak, ada adegan spicy !!
Latar belakang luar negeri, dengan nilai moral berbeda yang Indonesia.
Rosalie Ivy Dhelpine, seorang wanita cantik yatim piatu yang tidak memiliki keluarga, dan hidup dalam kemiskinan. Suatu malam dia di usir dan di cerai oleh suaminya, setelah melahirkan anak untuk Keluarga Cornelius.
Rosalie terpaksa pergi tanpa sepeser uang, tanpa rumah dan hanya sendirian. Di tengah udara malam yang dingin, seseorang tiba-tiba mendatanginya, dan menodongkan pistol ke arah kepalanya.
“Jadi ibu susu dan perawat untuk anakku, atau mati disini ?!” Ancam lelaki itu dan membawa paksa Rosalie ke rumahnya karena menolak perintahnya.
Anehnya, Aurelion, putra sang pria kejam itu justru menyukai Rosalie, dan menerima wanita itu. Bahkan Aurelion cocok dengan ASI yang diberikan Rosalie, hingga membentuk hubungan tak kasat mata antara Rosalie dan Aurelion.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23. Baikan (ada spicy dikit)
Setelah menidurkan Aurelion di tempat tidurnya, Rosalie dan Jude keluar dari kamar bayi itu, dan menutup pintunya.
“Sudah, aku kembali dulu.” Ujar Jude hendak membalikkan badan, tapi..
“Tunggu !!”
Rosalie langsung memeluk tubuh Jude, sebelum lelaki itu bisa membalikkan badan. Jude terkejut dengan perlakuan Rosalie yang memeluknya secara langsung. Jude tidak berkata apapun, tapi hanya menunggu.. Hingga Rosalie mengangkat kepalanya menatap ke arah Jude, dengan tatapan berkaca-kaca.
“Aku.. Aku merindukanmu.. Tolong jangan menjauh dariku.” Ujar Rosalie dengan lirih, membuat Jude membulatkan matanya, dia menggelengkan kepalanya pelan.
“Aku hanya akan menyakitimu..”
“Kau bukanlah dirimu yang lama, aku bisa melihat itu.” Ujar Rosalie, membuat Jude terdiam, dia sama sekali tidak bisa berkata apa-apa, karena perkataan yang tidak pernah dia duga, keluar dari mulut wanita polos itu.
“Bagaimana jika.. Aku nanti akan mengulang kesalahanku ??” Ujar Jude dengan ragu-ragu pada dirinya sendiri.
“Aku hanya tidak ingin menyakitimu.” Lanjut Jude dengan nada lirih dan pelan, tapi seakan itu adalah penjelasan darinya, kenapa dia menghindari Rosalie.
Bukan karena benci pada wanita itu, melainkan Jude membenci dirinya sendiri. Dia hanya tidak ingin ada Ashana kedua yang tersakiti karena keegoisannya.
“Ingat Aurelion.. Ingat senyum manis putramu, bagaimana dia tersenyum saat bersentuhan denganmu.. Bukan hanya aku, tapi Aurelion. Dia juga menerimamu, entah seperti apa masa lalumu. Tapi dia menganggap kau adalah ayahnya, pelindung baginya.” Ujar Rosalie masih memeluk Jude dengan erat, dan matanya terlihat begitu memohon kepada sang lelaki.
Jude tertegun, dia tidak pernah melihat tatapan sebegitu memohon dari orang lain kepadanya. Jude kemudian mengangkat kepalanya, dan mengelus rambut Rosalie.
“Maafkan aku.. Ku pikir kau akan takut dan tidak mau bertemu denganku lagi.” Ujar Jude, membuat Rosalie tersenyum kecil.
“Sama sekali tidak, aku justru merasa kesepian setiap malam, tanpa ada kamu di sampingku.” Ujar Rosalie dengan jujur, dan frontal, Jude tertawa kecil mendengarkan perkataan sang wanita.
Tanpa menyadari jika Alendo dan Kira melihat pemandangan romantis itu. Sang pelayan perempuan harus menutup mulut dengan tangannya, karena dirinya hampir saja berteriak, menyaksikan adegan romantis dan manis di depannya, sementara Alendo tersenyum kecil.
Akhirnya Tuan Jude bisa menemukan cinta sejatinya, hah.. Bagaimana denganku ya ?? Masa laluku juga sangat buruk batin Alendo meringis, mengingat dirinya juga mengikuti jejak Jude sejak lama, nama Alendo juga nama identitas barunya, demi melarikan diri dari kejaran polisi.
Karena dulu, Alendo juga mengurus pasar ilegal milik Jude di Amerika Serikat dulu, dia juga yang membantu Jude melarikan diri dari penjara, hingga akhirnya dia tetap setia mengikuti Jude sampai saat ini dan mengganti identitasnya.
“Tuan Alendo, lihatlah !! Bukankah mereka sangat serasi dan romantis, astaga !! Tuan besar Jude bahkan menggendong Nyonya Rosalie.” Ujar Kira menggayunkan tangan Alendo dengan begitu bersemangat, matanya melihat Jude yang menggendong Rosalie ala bridal lalu pergi dari sana.
Tapi Kira masih saja heboh, karena pemandangan romantis itu, hingga..
“Ehem !! Sampai kapan kau akan menggoyangkan lenganku ??”
Kira lalu terpaku mendengarkan pertanyaan itu, dia menoleh dan baru menyadari tangannya memegang lengan Alendo. Kira melepaskannya, dan tersenyum kikuk.
“Hehehehe.. Maaf Tuan Alendo.. Ah, aku ada pekerjaan di dapur, aku pergi dulu.” Ujar Kira langsung melarikan diri dan pergi dari sana, karena merasa malu, bahkan wajahnya sudah memerah seperti tomat.
Alendo yang melihat kepergian Kira malah tertawa geli, padahal dia tidak berniat marah, dia hanya ingin menggoda pelayan polos nan lugu itu.
“Gadis itu lucu sekali.” Lirih Alendo sambil tertawa kecil.
Di dalam kamar
Ada adegan spicy antara Jude dan Rosalie.
Rosalie harus bisa menahan dirinya, tubuhnya menggeliat menahan sensasi geli yang mulai menyiksa dirinya. Tangannya menarik kasar rambut Jude, sesekali mulutnya mengeluarkan rengekan manja.
Setelah dirinya memberikan makanan bagi putranya yang kecil, kini giliran ayahnya yang juga ingin menikmati AS* buatannya. Jude terlihat seperti bayi kecil yang kelaparan, kedua tangannya memegang pinggang Rosalie, agar wanita itu tidak bisa memberontak membebaskan diri.
“Hmm~ Jude !! Ja.. Jangan..”
Jude kemudian melepaskan salah satu gunung besar itu, dan mendongak menatap wajah Rosalie yang sudah memerah malu di sana.
“Pantas saja, Aurelion begitu menyukainya, rupanya sangat enak dan lezat.” Ujar Jude menj*l*t bibirnya sendiri, sambil menyeringai licik, membuat Rosalie hanya memberikan tatapan berkaca-kaca di sana. Dirinya tidak bisa berkata apa-apa lagi, untuk saat ini.
Jude lalu mendekati wajah Rosalie dan menc**m b*b*r mungil menggemaskan di depannya, membuat suasana semakin memanas di sana. Jude sengaja membuka m*l*tnya membiarkan sisa-sisa s*s* masuk ke d*l*m m*l*t Rosalie.
Sang wanita lalu mengalungkan kedua tangannya di leher Jude, sehingga menciptakan situasi yang semakin memanas. Sepertinya sisi manja Aurelion, justru membuat hubungan keduanya akan semakin membaik, dan juga menyatu.
...
“Sepertinya aku harus segera menikahinya. Ini sudah ketiga kali, aku menyentuh tubuhnya.” Celetuk Jude di sore hari, setelah melakukan adegan panas dengan Rosalie.
Jude terbangun dan melihat wanitanya kelelahan dan tertidur dengan pulas. Jude memutuskan untuk membersihkan dirinya, dan mengganti pakaian yang lebih santai, baru dia berjalan ke arah dapur.
Para pelayan awalnya kebingungan, tapi Jude mengatakan ingin memasak untuk makan malam, terutama untuk Rosalie. Jadilah lelaki itu kini berada di dapur sendirian, dan berceloteh sendiri.
“Tidak perlu mengadakan resepsi besar, tidak masalah, bukan ?? Lagipula kita berdua sama-sama tidak memiliki keluarga, jadi untuk apa resepsi.” Celetuk Jude lagi pada dirinya sendiri.
Toh sangat berbahaya jika para musuh akan kembali mengincar mereka, terlebih Rosalie masih belum tahu pekerjaan gelap yang dimiliki oleh Jude. Bukan, bukan pasar ilegal seperti di Amerika Serikat dulu. Jude memutuskan membuka usaha yang berbeda dari sebelumnya, agar tidak ada polisi yang mencium keberadaannya.
“Benar, pemberkatan saja di gereja, tapi hanya di hadiri beberapa karyawanku di perusahaan. Dan beberapa partner kerja ??” Lanjut Jude berbicara sendiri, sembari memasukkan beberapa bumbu ke wajan, dan mulai menumis bawang bombay dan juga bumbu menjadi satu, hingga aromanya tercium harum.
Jude tersenyum kecil, dirinya memang memiliki keterampilan memasak, apalagi dia hidup sendirian sejak kecil. Jadi, Jude terkadang iseng melakukan eksperimen di dapur, dan hasilnya.. Masakannya selalu berhasil, dan sangat enak.
Jude kembali teringat dengan perkataan Rosalie yang mengatakan jika dirinya tidak seburuk itu. Perkataan itu membuat Jude sedikit bersemangat.
“Benar juga, buktinya masakanku enak. Itu artinya aku memang tidak buruk, setidaknya ada satu skill yang bisa aku banggakan.” Lanjut Jude sembari tersenyum puas, tangannya memasukkan ayam ke dalam wajan dan memasaknya dengan api yang kecil.
Setelah semua masakan jadi, Jude memasukkan ayam bumbu itu ke dalam mangkuk besar, aroma yang begitu semerbak membuat beberapa pelayan kebingungan tapi juga merasa kagum.
“Tuan besar Jude rupanya bisa memasak dengan baik.”
“Aku yakin hasil masakannya enak.”
“Kira-kira dia memasak untuk siapa ya ??”
“Tentu saja, untuk calon nyonya besar kita, Nyonya Rosalie.”
Begitulah percakapan beberapa pelayan perempuan di luar dapur.
🩵🩷🩵🩷🩵🩷🩵🩷🩵
Astaga, baru aja baikan udah gulat di ranjang lagi 😌😌 Ya udahlah, yang penting Rosalie nanti dinikahi lhoo Jude 😏😏
Ternyata babang Jude ini serbaguna ya, udah kek tepung 🤣😂
tapi kasian juga harret hidup tanpa ayah, jdi gimana nih thor, 😔
anak jude tumbuh sehat karena dipenuhi semua kebutuhan ny lagian rosaline juga bahagia tinggal dsana