**Sinopsis:**
Di dunia nyata, Arka mati tragis karena dikhianati. Bukannya ke akhirat, jiwanya justru bertransmigrasi ke tubuh Tian, murid buangan Sekte Awan Hijau yang sedang sekarat karena disiksa dan difitnah.
Di dunia baru yang kejam ini, kekuatan adalah segalanya. Tepat saat Tian pasrah akan mati untuk kedua kalinya, sebuah layar holografis muncul di kepalanya dengan bunyi: *[Ding! Sistem Cheat Code Jagat Raya Aktif!]*
Di saat orang lain butuh puluhan tahun untuk bertapa, Tian cukup melihat notifikasi sistem untuk naik level secara instan, kebal dari serangan, dan menduplikasi jurus dewa. Berbekal kode curang ini, Tian bangkit dari pecundang menjadi penguasa tunggal jagat raya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ujang Bonang@_@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
**Bab 23: Toko Tingkat Tinggi dan Pamitan di Puncak Gunung**
**Bab 23: Toko Tingkat Tinggi dan Pamitan di Puncak Gunung**
Matahari sore memancarkan sinar jingga yang hangat, menyiram puncak tertinggi Paviliun Anggrek di wilayah murid dalam. Tempat ini sekarang menjadi kediaman baru Feng Tian setelah Master Sekte Gu Changge memberikan hak istimewa tanpa batas. Tidak ada lagi yang berani menyebutnya sampah, tidak ada lagi yang berani melangkah dalam radius sepuluh meter tanpa membungkuk hormat.
Feng Tian duduk bersila di tepi tebing paviliun, memandangi hamparan awan yang mulai menggelap. Di atas pangkuannya, *Pedang Meteorit Hitam* memancarkan riak energi emas yang jauh lebih tenang namun berkali-kali lipat lebih padat.
"Fondasi Dasar Tahap Puncak... Selangkah lagi aku akan membentuk Inti Emas milikku sendiri," gumam Feng Tian dengan kepuasan yang mendalam.
Dia kemudian memejamkan mata, memanggil sistem di dalam kesadarannya. "Sistem, buka fitur yang baru saja terbuka: 'Toko Kode Curang Tingkat Tinggi'. Aku punya lebih dari enam ribu koin yang siap dibelanjakan."
*嗡— (Weng—)*
Layar holografis berwarna merah keemasan—bukan lagi biru neon biasa—muncul di depan matanya, memancarkan tekanan visual yang sangat megah.
**[Ding! Toko Kode Curang Tingkat Tinggi Berhasil Diakses.]**
**[Sisa Koin Sistem: 6.310 Koin. Menampilkan Menu Cheat Kategori Dewa/Spesial:]**
*Cheat Code: 'One Hit K.O' (Level 1):* 2.500 Koin Sistem. (Mampu menghancurkan pertahanan dan melumpuhkan musuh 1 sub-ranah di atas Pengguna dalam sekali pukul. Cooldown: 24 Jam).
*Cheat Code: 'Darah Abadi / Instant Regen' (Durasi 10 detik):* 1.500 Koin Sistem. (Memulihkan seluruh luka fisik dan organ dalam secara instan meskipun jantung atau paru-paru terluka parah).
*Membuka Segel Bab 2 'Jurus Pedang Sembilan Langit: Langkah Dewa Menembus Ruang':* 1.000 Koin Sistem. (Jurus pergerakan tingkat tinggi yang melampaui teleportasi biasa).
Feng Tian bersiul rendah menatap daftar tersebut. "Harganya memang mahal, tapi efeknya benar-benar merusak hukum alam Benua Azure. Dengan *One Hit K.O* dan *Instant Regen*, bahkan jika aku harus dikepung oleh sepasang master Ranah Inti Emas di Ibu Kota nanti, aku bisa membantai mereka dengan mudah."
"Sistem, beli ketiganya sekaligus!" Perintah Feng Tian tanpa ragu.
**[Ding! Memotong total 5.000 Koin Sistem. Sisa Koin Anda: 1.310 Koin.]**
**[Proses sinkronisasi berhasil! Dua Kode Curang Tingkat Tinggi dan pemahaman Bab 2 Jurus Pedang Sembilan Langit telah ditanamkan ke dalam jiwa Pengguna!]**
Sebuah ledakan informasi yang luar biasa dahsyat membuat tubuh Feng Tian bergetar sesaat. Energi spiritual di dalam dantiannya mendadak bergolak, membentuk pola matriks emas yang sangat rumit di sekeliling pusaran cairannya. Di dalam benaknya, dia kini menguasai esensi ruang tingkat tinggi yang bahkan belum tentu dipahami oleh kultivator Ranah Transformasi Dewa.
*Sret.*
Suara langkah kaki yang sangat ringan dan anggun terdengar dari balik pintu paviliun. Tanpa perlu membuka mata, indra spiritual Fondasi Puncak milik Feng Tian sudah mengenali siapa pemilik langkah kaki tersebut.
"Rekan Feng Tian, apakah aku mengganggu meditasimu?" Suara lembut dan merdu milik Mu Ran terdengar.
Feng Tian membuka matanya, menoleh ke belakang dan melihat gadis berjubah sutra biru langit itu sedang berdiri dengan canggung di bawah naungan pohon anggrek. Wajah cantiknya yang seputih giok tampak sedikit merona di bawah siraman cahaya senja.
"Sama sekali tidak, Nona Mu Ran. Silakan duduk," Feng Tian tersenyum ramah, menunjuk ke sebuah batu datar di sampingnya.
Mu Ran berjalan mendekat dan duduk dengan anggun, melirik pedang hitam besar di pangkuan Feng Tian sebelum menatap profil wajah pemuda itu dari samping. "Kabar tentang keberangkatanmu ke Ibu Kota Kekaisaran Azure sudah tersebar di antara para tetua. Kamu... benar-benar akan pergi besok pagi?"
"Benar," Feng Tian mengangguk santai, menatap lurus ke arah hamparan awan. "Sekte Awan Hijau ini sudah terlalu kecil. Sumber daya dan lawan di sini sudah tidak bisa membantuku untuk tumbuh lebih tinggi lagi. Ibu Kota Kekaisaran adalah panggung yang lebih besar."
Mu Ran terdiam sesaat, jemari tangannya meremas pelan ujung jubah birunya. Ada secercah rasa kehilangan yang tersembunyi di balik matanya yang indah. "Aku tahu... dengan bakat monster sepertimu, tempat ini memang hanya seperti kolam dangkal bagi seekor naga sejati. Aku datang ke sini hari ini... sebenarnya ingin memberikan ini padamu."
Mu Ran merogoh saku jubahnya dan mengeluarkan sebuah token giok berwarna ungu dengan ukiran burung phoenix perak yang sangat indah, lalu menyerahkannya kepada Feng Tian.
"Ini adalah Token Penatua Kehormatan dari Klan Mu milikku di Ibu Kota," Mu Ran menjelaskan dengan wajah yang sedikit memerah. "Klan Mu kami adalah salah satu dari tiga klan dominan yang mengendalikan perdagangan batu spiritual di Ibu Kota. Jika kamu mengalami kesulitan dengan akomodasi atau diganggu oleh faksi lain di sana, bawa token ini ke Paviliun Phoenix Ungu. Mereka akan memperlakukanmu sebagai tamu tertinggi."
Feng Tian menerima token giok yang masih terasa hangat oleh suhu tubuh Mu Ran tersebut. Dia menatap token itu, lalu menatap Mu Ran dengan senyuman penuh arti.
"Terima kasih, Nona Mu Ran. Hadiah ini sangat berguna untukku yang baru pertama kali pergi ke Ibu Kota," Feng Tian menyimpan token tersebut ke dalam inventaris sistemnya. "Lalu, bagaimana denganmu? Apakah kamu akan tetap tinggal di Sekte Pedang Suci?"
Mu Ran berdiri, menatap langit senja dengan tekad yang membara di matanya yang indah. "Aku akan kembali ke sekteku untuk melakukan meditasi tertutup (*Seclusion*). Aku telah memutuskan untuk menembus Ranah Fondasi Dasar dalam waktu satu bulan! Feng Tian... aku tidak ingin jarak di antara kita menjadi terlalu jauh. Saat kita bertemu lagi di Ibu Kota nanti, aku pasti sudah menjadi cukup kuat untuk berdiri di sampingmu tanpa menjadi beban."
Mendengar janji yang tegas dari sang gadis, Feng Tian ikut berdiri. Dia melangkah mendekati Mu Ran, lalu dengan gerakan yang berani, tangan kanannya menepuk pelan pucuk kepala Mu Ran sambil terkekeh.
"Bagus, aku akan menunggumu di puncak Ibu Kota, Nona Cantik. Jangan membuatku menunggu terlalu lama," bisik Feng Tian dengan nada menggoda.
Mu Ran tersentak, wajah cantiknya seketika memerah sempurna hingga ke daun telinganya akibat perlakuan intim yang tiba-tiba dari Feng Tian. Sebelum dia sempat memprotes, tubuh Feng Tian sudah berbalik dan berjalan masuk ke dalam paviliun dengan lambaian tangan malas yang sangat ikonik.
Matahari akhirnya tenggelam sepenuhnya, membawa malam terakhir Feng Tian di Sekte Awan Hijau. Esok hari, tirai petualangan yang jauh lebih besar, lebih kejam, dan lebih dipenuhi oleh pembantaian menggunakan kode curang tingkat tinggi akan resmi dibuka di Ibu Kota Kekaisaran Azure!
> **💬 Catatan Penulis (Author's Note):**
> **ROMANTIS TAPI TETEP OP!** 😎❤️ Feng Tian bener-bener gak ada lawan! Selain ngeborong cheat tingkat tinggi kategori dewa (*One Hit K.O* & *Instant Regen*), dia juga sukses bikin neng geulis Mu Ran baper maksimal sebelum berangkat ke Ibu Kota! 😂🔥